Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN TERNAK DOMBA DI PETERNAKAN DONBA ENGGAR KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI Choirina, Vifi Nurul; Setiyadi, Heru; Primadito, Moh. Raihan Aditya
BUANA SAINS Vol 25, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v25i1.6560

Abstract

Sheep farming is widely practiced in Indonesia, but most operations remain small-scale and traditional. Donba Enggar Farm, located in Pare District, Kediri Regency, represents a modern sheep farming enterprise with 150 heads and improved management practices. This study aims to formulate development strategies for the farm to enhance competitiveness and sustainability. Research was conducted using a case study approach with SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The results place Donba Enggar Farm in Quadrant I of the SWOT diagram, indicating a favorable and aggressive growth position. Five alternative strategies were identified: maintaining production quality, optimizing digital marketing through online platforms, developing organic feed and fertilizer businesses, expanding the flock population, and participating in livestock technology training. Among these, maintaining production quality ranked as the top strategic priority. Overall, the findings highlight that proactive and integrated development strategies can strengthen the farm’s role in meeting the growing demand for sheep, particularly for religious and culinary purposes.
Analisis Kelayakan Usahatani Kopi Robusta Di Desa Jugo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri Choirina, Vifi Nurul; Maharani, Navita; Dianasari, Melinda Nur
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 24 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/afp.v24i1.3114

Abstract

In the Mojo District of East Java, the Kediri Regency Government established Jugo Village as a hub for organic coffee. There is a lot of potential for coffee plants in the region. Mojo District's Jugo Village is home to one of the centers. To enable it to thereafter produce the highest-quality plants, the district administration offers help. It is anticipated that Kediri Regency will have greater coffee potential in the future. It is hoped that robusta coffee farming operations will be able to produce high income relative to the production costs paid so that the income earned by farmers is also higher, given the potential for increasing robusta coffee farming in Jugo Village. As a result, scientists studied whether growing Robusta coffee in Jugo Village, Mojo District, Kediri Regency, would be feasible. According to study findings, the R/C ratio value of robusta coffee farming in Jugo Village, Mojo District, Kediri Regency, is more than 1. This demonstrates that the farming enterprise is profitable and viable to maintain. Keywords: Organic, Robusta Coffee, Farming Feasibility
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PEMBIBITAN DAN PENGGEMUKAN DOMBA STUDI KASUS DI DONBA ENGGAR KECAMATAN PARE Sevia, Jeni; Maharani, Navita; Choirina, Vifi Nurul
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 22 No 2 (2025): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v22i2.4788

Abstract

Indonesia kaya akan potensi yang besar serta prospek yang menjanjikan di sektor peternakan. Donba Enggar Pare merupakan salah satu jenis usaha dalam sektor peternakan yang memiliki dua usaha sekaligus yaitu pembibitan dan penggemukan domba. Namun, usaha pembibitan dan penggemukan domba memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha pembibitan dan penggemukan domba di Peternakan Donba Enggar Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penelitian ini menerapkan metodologi analisis deskriptif kuantitatif melalui analisis biaya, penerimaan, pendapatan, R/C Ratio, BEP (Break Event Point). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dan kelayakan pada usaha pembibitan dan penggemukan domba di Peternakan Donba Enggar memilki nilai positif dan kedua usaha tersebut layak dan menguntungkan untuk dijalankan.
Implikasi Manajerial Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usahatani Jagung di Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri Vifi Nurul Choirina; Erlin Widya Fatmawati; Nur Ocvanny Amir; Ernawati Ernawati
Jurnal Agribest Vol. 10 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v10i1.5194

Abstract

Desa Parang di Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri dengan sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani dan jagung menjadi komoditas pilihan. Jagung yang ditanam ada dua varietas, yaitu jagung varietas Hibrida dan varietas Kristal. Masing-masing petani memiliki persepsi yang tidak sama tentang varietas jagung yang ditanam karena memiliki perbedaan seperti lamanya budidaya, harga jual dan hasil produksi. Permasalahan yang umum dihadapi dalam usahatani adalah mengalokasikan secara tepat faktor-faktor produksi terbatas supaya memaksimalkan pendapatan. Faktor produksi dapat diidentifikasi dari aspek banyaknya pada waktu yang tepat serta aspek efisiensi penggunaannya. Pengoptimalkan penggunaan faktor-faktor produksi (input) terdiri dari lahan, bibit, pupuk, pestisida, pemakaian tenaga kerja, dan manajemen usahatani akan menaikkan jumlah produksi dan pendapatan petani. Metode yang dipakai untuk melakukan analisis efisiensi penggunaan faktor produksi dengan analisis efisiensi alokatif. Kemudian dirumuskan implikasi manajerial baik prosedural maupun kebijakan. Hal ini bertujuan agar petani dapat melakukan manajemen usahatani dengan baik sehingga produksi dan pendapatannya meningkat. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa efisiensi alokatif penggunaan faktor produksi untuk usahatani jagung hibrida seperti benih, pestisida dan tenaga kerja belum efisien sehingga perlu penambahan dan untuk pupuk tidak efisien sehingga harus dikurangi karena penggunaannya terlalu banyak, sedangkan efisiensi alokatif faktor produksi untuk usahatani jagung kristal sama hasilnya jagung hibrida hanya saja ada satu faktor lain yaitu pestisida yang belum efisien sehingga perlu adanya penambahan jumlah penggunaannya. Implikasi prosedural yang dapat digunakan adalah tata cara pengalokasian faktor produksi yang harus disesuaikan lagi sehingga mendapatkan hasil produksi yang maksimal. Sedangkan implikasi kebijakan mengikuti kebijakan dari Pemkab Kediri yang ada karena sejalan dengan penlitian ini.