Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Tingkat Kenyamanan Iklim dan Termal Berdasarkan Metode Tourism Climate Index (TCI) di Kawasan Wisata Bukittinggi Rahmadhani, Annisa; Sudiar, Nofi Yendri; Hamdi, Hamdi; Zulhendra, Zulhendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjadi peningkatan kunjungan wisatawan ke kota Bukittinggi yaitu lebih dari satu juta kunjungan selama tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kenyamanan iklim dan termal wisatawan serta mengetahui waktu optimal untuk berkunjung dengan menggunakan metode TCI. Metode TCI mengukur kenyamanan wisatawan berdasarkan parameter iklim seperti suhu, kelembaban, curah hujan, penyinaran matahari dan kecepatan angin. Data iklim diperoleh dari stasiun GAW Bukit Kototabang selama periode 2013 – 2020. Data primer dikumpulkan melalui survei wisatawan yang dilakukan di lokasi jam gadang dan panorama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kenyamanan bervariasi sepanjang tahun, nilai TCI tertinggi terjadi pada bulan Juni dan Juli. Waktu kunjungan optimal di jam gadang terjadi pada pukul 07.00-08.00 pagi dan pukul 17.00-18.00 sore. Sedangkan pada panorama pada pukul 08.00-11.00 pagi dan pada pukul 16.00-18.00 sore. Terjadi perbedaan persepsi kenyamanan termal antara hasil survei dengan teori yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor lingkungan, albedo permukaan dan sensitivitas kulit manusia.
Analysis of Vertical Atmospheric Structure on the Formation of Convective Clouds and Heavy Rainfall in Padang Pariaman Maharani, Trimike; Sudiar, Nofi Yendri; Amir, Harman; Zulhendra
Journal of Climate Change Society Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jccs/Vol3-iss2/63

Abstract

Padang Pariaman is one of the regions in West Sumatera that is highly vulnerable to hydrometeorogical disasters, particularly flooding caused by heavy rainfall. This study aims to analyze the influence of vertical atmospheric structure on the formation of convective clouds and heavy rainfall in the area. The data used include radiosonde observations and synoptic data from the Minangkabau Meteorological Station, as well as five atmospheric stability indices: Showalter Index (SI), K-Index (KI), Lifted Index (LI), Convective Available Potential Energy (CAPE), and Precipitable Water (PW). The study was conducted over one year, divided into four seasonal periods (DJF, MAM, JJA, SON). Multiple linear regression and correlation analysis were applied to evaluate the relationship between atmospheric indices and the occurrence of convective clouds and heavy rainfall. The results show that atmospheric instability generally increases during the DJF and MAM periods, as indicated by negative values of SI and LI, along with high values of CAPE and PW. These conditions support the development of Cumulonimbus clouds, which have the potential to produce heavy rainfall. Correlation analysis revealed a strong relationship between several stability indices—particularly CAPE and PW—and rainfall intensity. These findings suggest that analyzing vertical atmospheric structure using radiosonde data and RAOB indices can serve as an important early indicator in forecasting extreme weather events in Padang Pariaman.