Yopi Hutomo Bhakti
Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improve Vo2max And Arm Strength Of Handball Athletes Yopi Hutomo Bhakti; Adi S
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to increase Vo2Max and hand strength of handball athletes. This research is a pretest and posttest experimental research. The population in this study was the men's handball team of Lampung Province, totaling 18 athlete. The sample in this study used total sampling. The data obtained were then analyzed using SPSS (Version 21) to assess differences in physical conditions before and after treatment. The significant level at 0.05. High intensity interval training (HIIT) & Sprint Interval Training (SIT) workouts significantly increase VO2Max endurance. Body weight training exercises significantly increase hand strength endurance. The coach has to pay attention to two things: first, whether the measurement test is by the characteristics of the handball. Second, the athlete's performance in this research must improve by the treatment. There needs to be a particular measurement test instrument for handball athletes. Various treatments to improve athlete performance need to study in much literature.
Instrumen Pengukuran Kondisi Fisik Dalam Penelitian Pencak Silat: Trend Dan Penerapan Pradipta Bayu Wicaksono; Yopi Hutomo Bhakti; Guntur Yulisatria; Citra Azhariat Malasari
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i3.3834

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memetakan dan mereview penerapan instrumen pengukuran kondisi fisik pada atlet pencak dengan mengunakan sumber data Garuda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif berdasarkan investigasi bibliometrik dan literature review. Diperoleh 48 jurnal nasional terakreditasi Sinta berdasarkan topik penelitian yang disesuaikan dengan tujuan penulisan. Hasil penelitian menunjukan 5 kelompok klaster dari topik penelitian. Dari hasil studi literatur review diperoleh 75% artikel mengunakan istilah “kondisi fisik” dalam mengukur kemampuan fisik atlet pencak silat. Studi ini menunjukan komponen tes yang paling konsisten diteliti adalah 1. fleksibilitas 2. kecepatan 3. kekuatan 4. kelincahan 5. daya tahan aerobik/anaerobik 6. keseimbangan 7. Power. Alat tes yang digunakan seperti: Multistage Fitness Test/bleep, Sit dan rich, sprint 30 meter, tes push-up, sit-up, dan wall sit, side steps, Vertical Power Jump Test. Menariknya hanya 27,7% yang menjelaskan petunjuk pengunaan tes, atau memiliki prosedure dalam pelaksanaan penelitian. Sehingga diperlukan pedoman standar dalam mengukur kondisi fisik atlet pencak silat. Panduan ini harus mencakup protokol pengukuran, alat yang digunakan, dan prosedur pelaksanaan yang jelas agar hasil lebih valid dan reliabel. Kolaborasi antara peneliti, pelatih, dan organisasi pencak silat untuk menyusun standar pengukuran kondisi fisik. Dengan adanya konsensus, akan lebih mudah menerapkan standar ini dalam kompetisi maupun pembinaan atlet di berbagai tingkatan.