Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pemanfaatan Drone Emprit dalam Melihat Trend Perkembangan Bacaan Digital melalui Akun Twitter Putut Suharso
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 4 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.914 KB) | DOI: 10.14710/anuva.3.4.333-346

Abstract

Perkembangan teknologi berbasis artificial intelligent (machine learning) saat ini telah dimanfaatakan oleh beberbagai bidang keilmuan. Drone Emprit salah satunya yang telah memanfaatkannya dengan membuat platform online yang berbasis teknologi big data. Media sosial saat ini merupakan salah satu media yang paling banyak dipakai oleh instansi pemerintah, koorporasi maupun individu di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui trends perkembangan percakapan warganet yang menggunakan twitter dan dapat melakukan pengelompokan secara klaster yang telah ditentukan. Metode penelitian yang dipakai menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif melalui media online berupa twitter. Data diperoleh setelah melakukan pengamatan selama 30 hari dari trending topic twitter dan menganalisis terhadap obyek kajian yaitu secara khusus Bacaan Digital. Data yang diberikan dalam penelitian ini dibatasi dalam kurun waktu satu minggu. Data diolah oleh sistem yang dimiliki Drone Emprit Academic, dan penulis memaparkan dan menganalisa secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada 141 akun twitter yang aktif dalam platfom topik yang sedang dibahas. Trend adanya promosi atau iklan lebih intens dilakukan oleh indihomeSeruTerus melalui penawaran produk buku digitalnya sebanyak 14 tweets. Pembahasan atau tweet oleh warganet menjadi tema yang menarik dikaji dalam bidang ilmu informasi dan perpustakaan sebagai bagian dari sarana promosi layanan perpustakaan dan trend pemustaka saat ini.
Upaya Pengembangan Koleksi Grey Literature di Perpustakaan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Misteriani Maria Jawa Koten; Putut Suharso
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.395 KB) | DOI: 10.14710/anuva.5.4.579-590

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengembangan Koleksi Grey Literature di Perpustakaan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekplorasi bagaimana pengembangan koleksi grey literature di Perpustakaan Fakultas Psikologi Undip. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, studi kepustakaan, penelusuran data online (internet searching), dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur dengan memilih tiga informan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan untuk memperoleh sumber data utama dan data lain yang selanjutnya dilakukan triangulasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif dengan melakukan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan memverifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengembangan koleksi grey literature di Perpustakaan Fakultas Psikologi Undip meliputi kegiatan pengadaan, seleksi, dan penyiangan. Pengadaan koleksi grey literature berasal dari penyerahan tugas akhir mahasiswa dan hasil sumbangan para dosen. Seleksi yaitu memilih koleksi yang telah memenuhi syarat sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perpustakaan. Penyiangan dilakukana dengan cara menarik koleksi yang sudah berumur lebih di atas lima tahun, dan koleksi yang mengalami kerusakan. 
Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa dalam Menggunakan Arsip di Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Mega Parwati; Putut Suharso
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 4 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.156 KB) | DOI: 10.14710/anuva.4.4.509-519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku pencarian informasi mahasiswa di Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dalam menggunakan arsip untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengambilan data berupa observasi dan wawancara. Wawancara dilakukan secara daring yaitu melalui media berupa WhatsApp. Data yang didapatkan, peneliti analisis menggunakan tematik analisis, dan melakukan uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas. Uji kredibilitas peneliti lakukan dengan melakukan triangulasi serta melakukan member check dengan beberapa informan. Berdasarkan hasil analisis maka didapatkan hasil berupa pola perilaku pencarian informasi mahasiswa dalam mendapatkan arsip di Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah yaitu dimulai dari latar belakang sehingga mahasiswa melakukan pencarian informasi, kemudian melakukan penelusuran referensi, penelusuran informasi, seleksi informasi, uji keabsahan informasi, pengolahan informasi sampai kepada penyajian informasi.
PEMANFAATAN E-RESOURCES PERPUSTAKAAN NASIONAL DI MASA PANDEMI COVID-19 OLEH MASYARAKAT Imara Audrea Syahrezi; Putut Suharso; Suharyanto Mallawa
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v6i12022p57-72

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat pemanfaatan e-resources Perpustakaan Nasional Republik Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yakni metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan yang siginfikan terhadap jumlah keteraksesan terbitan. Selain itu kelompok pengguna yang paling banyak menafaatkan yaitu mahasiswa, pegawai negeri, pegawai swasta, dosen dan pelajar. Subjek yang paling diminati yakni pendidikan, kesehatan umum, nutrisi dan dietetik, periodontik, fisika umum, dan astronomi. Serta, jenis terbitan e-resources yang paling sering dimanfaatkan yakni Balai Pustaka, Ebsco Host, Indonesia Heritage, Neliti, dan Cambridge University Press.
Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Membatik di Perpustakaan Pustaka Sakti Desa Gemeksekti Kabupaten Kebumen Vara Khoirunnisa; Putut Suharso
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.3.293-306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pemberdayaan perempuan Desa Gemeksekti melalui Perpustakaan Pustaka Sakti Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif jenis penelitian deskriptif. Informan diperoleh melalui purposive sampling yaitu lima orang yang merupakan pengelola Perpustakaan Pustaka Sakti dan masyarakat desa Gemeksekti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perpustakaan Pustaka Sakti tidak hanya sebagai tempat membaca, Perpustakaan Pustaka Sakti juga merupakan tempat pemberdayaan masyarakat. Dengan ini pemberdayaan perempuan tidak akan terlepas dari pemberdayaan masyarakat. Berikut ini adalah kegiatan pemberdayaan yang telah dilakukan sesuai hasil wawancara dengan lima informan yaitu pelatihan keterampilan, memasak dan bercocok tanam seperti pelatihan membatik, pelatihan komputer dasar, pelatihan pemulasaran jenazah, pelatihan membuat permen barbie, workshop hidroponik, penyuluhan pembuatan pupuk, pelatihan jahe instan, dan pelatihan membuat abon lele. Pendekatan pelatihan dan pendidikan ini disebut pemberdayaan perempuan dengan bermitra berbagai pihak, advokasi dan pemberian bantuan pelatihan. Dalam hal ini, kecakapan hidup merupakan peluang dan potensi bagi perempuan. Pemberian kecakapan hidup kepada masyarakat merupakan upaya pembinaan langsung yang dilakukan setelah memberikan informasi kepada masyarakat dan masyarakat untuk benar-benar terlibat dalam kegiatan. Perpustakaan Pustaka Sakti telah berusaha memberdayakan masyarakat khususnya kaum perempuan agar tidak membedakan antara hak dan kewajiban dalam melayani dan kegiatan masyarakat.
KEPUASAN PEMUSTAKA TERHADAP LAYANAN PERPUSTAKAAN DI SMP NEGERI 12 SEMARANG Firdaus Arya Widyatama; Putut Suharso
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 7, No 1 (2023): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v7i1.176

Abstract

The services provided in the school library have an impact on the satisfaction of visiting users. The services in the school library must of course be adapted to the conditions and information needs of its users, namely school residents such as teachers and students. This study will discuss user satisfaction with the services in the library of 12 Junior High School Semarang so that in the future it can be used as an evaluation for the library in developing its services. The writing of this research applies a qualitative method with a descriptive approach. The author conducted observation and interviews with the users who use library services and the librarian who manages the library when the author visited to collect data. The results of this study indicate that the existing facilities in the library of 12 Junior High School Semarang are in accordance with the national standards of the Junior High School library. The service from the librarian is also considered good by most of the users, although the librarian who manages the library still has shortcomings in operating service support applications.Layanan yang terdapat di perpustakaan sekolah memiliki dampak terhadap kepuasan pemustaka yang berkunjung. Layanan yang ada di perpustakaan sekolah tentunya harus disesuaikan dengan kondisi dan juga kebutuhan informasi pemustakanya, yaitu warga sekolah seperti guru dan peserta didik. Penelitian ini akan membahas mengenai kepuasan pemustaka terhadap layanan yang ada di perpustakaan SMP Negeri 12 Semarang agar ke depannya dapat dijadikan evaluasi bagi perpustakaan tersebut dalam mengembangkan layanannya. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penulis melakukan observasi dan wawancara dengan pemustaka yang memanfaatkan layanan perpustakaan dan pustakawan yang mengelola perpustakaan tersebut pada saat penulis berkunjung untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitas yang ada di perpustakaan SMP Negeri 12 Semarangsudah sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan SMP. Pelayanan dari pustakawan juga dipandang baik oleh sebagian besar pemustaka, meskipun pustakawan yang mengelola perpustakaan tersebut masih memiliki kekurangan dalam mengoperasikan aplikasi penunjang layanan. 
Library Services in Supporting the Curriculum According to the National Standards of Library at Elementary School Damayanti, Era Valentina; Suharso, Putut
Edulib Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v12i1.42678

Abstract

This study aims to describe the implementation of the national library standard, especially the point of integration of the school library with the curriculum at SDIT At-Taqwa Surabaya, and the relationship between these standards and the satisfaction of the user community. This research is a qualitative method based on case studies. Data collection using observation, semi-structured interviews, and literature studies that take the subject from the SDIT At-Taqwa Library Surabaya. Researchers used purposive sampling to select informants with criteria relevant to the research objectives so that the librarian suitable became an informant. This finding explains that the eight points in integrating elementary school libraries with the curriculum based on SNP 10:2017, are half relevant to the existing standard. Meanwhile, the other four points still do not conform with the current standards because several reasons influence them. Future research is expected to be able to review aspects of elementary school library integration with the curriculum in the National Library Standards for the coming year and its relationship to user community satisfaction.
Development of Reading Literacy Culture in Elementary School Age Children in The Pekunden Flats in Semarang During the New Normal Period Indrawan, Muhamad Fahrizal; Suharso, Putut
Edulib Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v14i1.66971

Abstract

The low level of literacy that occurs among elementary school age children, especially in Indonesia, means that they still lack knowledge of the importance of literacy culture itself. Children from as early as possible should be given knowledge about the importance of literacy. This research discusses about the understanding and development of reading literacy culture among elementary school age children in the Pekunden Flats in Semarang during the period new normal. This research used qualitative method and with a case study approach. The method for taking informants uses the method purposive sampling, while the data collection technique uses interview, observation, and document techniques. The outcomes of the research show that elementary school age children in Pekunden Flats have increased their interest in reading during new normal compared to before during the pandemic era, there was a very significant decline in interest in reading. This is caused by several factors, including changes in the system of teaching and learning activities, government policies, and understanding of the culture of reading literacy in children which is influenced by internal and external factors. Internal factors include awareness of oneself, parents and family. External factors include the social environment, globalization, community and school environment.
Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Promosi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Selama Pandemi Covid-19 Putri, Masitha Khansa; Suharso, Putut
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.2.215-232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Instagram media promosi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia selama pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah tim media sosial Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan followers dari akun @perpusnas.go.id, dengan pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa banyak fitur instagram seperti, Instagram feeds, InstaStory, Insight, Instagram Ads, dan Video (IGTV, IG live dan Reels) telah dimanfaatkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang ditunjukkan melalui respon positif berupa likes, views, dan juga komen pada tiap unggahan. Pelaksanaan promosi yang dilakukan melalui akun @perpusnas.go.id meliputi kegiatan periklanan, promosi penjualan, penjualan personal, hubungan masyarakat, dan pemasaran langsung dan digital. Namun, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia juga masih mengalami beberapa hambatan yang juga dirasakan baik dari pihak internal maupun eksternal, tidak adanya grand desgin, kendala dalam komunikasi antar pegawai, jam kerja yang tidak sesuai, dan aplikasi yang belum beroperasi secara maksimal.
Representasi Literasi Media sebagai Upaya Preventif Penyebaran Hoaks dalam Film Pendek Tilik Sari, Margita Tiara; Suharso, Putut
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.3.559-572

Abstract

Film pendek Tilik mengkritisi bagaimana bentuk kritik sosial hoaks yang ditampilkan pada potret masyarakat ketika menghadapi sajian informasi di media sosial. Penelitian ini mengkaji representasi literasi media sebagai upaya preventif penyebaran hoaks dalam film pendek Tilik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi literasi media pada adegan dan karakter Bu Tejo dan Yu Ning yang merupakan karakter utama film ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sumber data primer berupa hasil wawancara dengan informan ahli dan sumber data sekunder berupa adegan literasi media yang direpresentasikan pada film pendek Tilik dalam bentuk capture gambar. Analisis dilakukan dengan analisis semiotika peta tanda Roland Barthes sebagai metode analisis data serta berlandaskan pada lima konsep inti literasi media yang dikemukakan oleh Elizabeth Thoman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film pendek Tilik berupaya untuk mengkampanyekan literasi media dengan berpikir kritis dalam membiasakan budaya verifikasi dan validasi untuk mencari sebuah kebenaran informasi. Dua karakter utama Bu Tejo dan Yu Ning memerankan karakter sebagai penyebar informasi hoaks. Informasi hoaks disebarkan terkait dengan isu hoaks di kalangan masyarakat desa, malinformasi terhadap isu kontestasi pemilu, dan misinformasi akibat infobesitas informasi. Faktanya, masyarakat masih menelan informasi secara mentah-mentah tanpa memverifikasi informasi terlebih dahulu. Lima konsep inti literasi media berfungsi sebagai gagasan besar atau pemahaman untuk menghasilkan pemikiran kritis, pengorganisasian, dan mengkomunikasikan kompetensi atas informasi yang didapatkan.