Articles
Pengaruh Penggunaan Media Animaker Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPS Sekolah Dasar
Rahma Fajrianti;
Septi Fitri Meilana
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3325
Penelitian tersebut memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pada media audio visual ANIMAKER terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas V SDN Pulo Gebang 05 Jakarta Timur. Dasar dari penelitian ini merupakan penggunaan media pembelajaran yang belum positif maka dari itu nilai yang didapat siswa dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penggunaan metode pada penelitian dengan metode quasi experimental design ini dengan Nonequivalent Control Group Design. Pada sampel penelitian terdiri dari 93 siswa, kelas V-A, V-B dan V-C dengan teknik sampel jenuh . Jenis instrument berupa tes pilihan ganda dan angket. Analisis data dengan teknik analisis yaitu statistic memakai SPSS 25.0 dalam tes normalitas, penggunaan rumus uji Kolmogorov-Smirnov, homogenitas, dan uji ANOVA. Hasil penelitian memperoleh terdapat pengaruh positif dari penggunaan media audio visual ANIMAKER dengan meningkatnya hasil belajar IPS. Berdasarkan angket media animaker terdapat pengaruh yang signifikan dengan ftabel > fhitung yaitu 5,380 > 4,18 bahwa H0 ditolak dan H1 diterima menunjukan penerapan serta penggunaan atau implikasi media pembelajaran animaker memberikan peningkatan dalam hasil belajar IPS siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa media Animaker cukup efektif dipergunakan dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 5 SDN Pulo Gebang 05 Jakarta Timur.
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar
Ovilia Savitri;
Septi Fitri Meilana
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3457
Saat ini pendidikan di Indonesia masih didominasi guru sebagai pusat utama ilmu pengetahuan di dalam kelas. Model pembelajaran yang digunakan masih konvensional dan kurang inovatif yang mengakibatkan siswa menjadi pasif dan mudah bosan saat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran flipped classroom terhadap kemampuan pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Post-Test Only Control Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Lubang Buaya 04 Pagi yang dibagi menjadi dua sampel, yaitu kelas kontrol berjumlah 32 siswa dan kelas eksperimen berjumlah 32 siswa. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test dengan hasil nilai sig. (2-tailed) yaitu 0.000 < 0.05. Dengan begitu, ditolak dan diterima serta ditemukannya perbedaan yang signifikasi antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran flipped classroom dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write Berbantuan Video Interaktif Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar
Cerin Novitasari;
Septi Fitri Meilana
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3464
Dalam mencapai keberhasilan pembelajaran sangat erat kaitannya dengan guru, peserta didik dan sumber belajar. Sehubungan dengan proses pembelajaran membutuhkan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. terkhusus pada mata pelajaran IPA. Supaya peserta didik memiliki pengalaman yang menarik dan bermakna Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Talk Write terhadap hasil belajar IPA. Metode penelitian yang dilakukan ialah kuantitatif eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Post-Test Only Control Design. Populasi penelitian yaitu siswa kelas IV SDN Lubang Buaya 04 Pagi yang terbagi menjadi dua sampel, yaitu kelas eksperimen yang terdiri dari 32 siswa dan kelas kontrol terdiri dari 32 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent sample t-test menyatakan bahwa nilai sig. (2-tailed) ialah 0.000 < 0.05. oleh sebab itu, di tolak dan diterima. Kelas kontrol dan kelas eksperimen terdapat perbedaan yang signifikan. Sebagai kesimpulan bahwa model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Media Animaker Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPS Sekolah Dasar
Rahma Fajrianti;
Septi Fitri Meilana
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3325
Penelitian tersebut memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pada media audio visual ANIMAKER terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas V SDN Pulo Gebang 05 Jakarta Timur. Dasar dari penelitian ini merupakan penggunaan media pembelajaran yang belum positif maka dari itu nilai yang didapat siswa dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penggunaan metode pada penelitian dengan metode quasi experimental design ini dengan Nonequivalent Control Group Design. Pada sampel penelitian terdiri dari 93 siswa, kelas V-A, V-B dan V-C dengan teknik sampel jenuh . Jenis instrument berupa tes pilihan ganda dan angket. Analisis data dengan teknik analisis yaitu statistic memakai SPSS 25.0 dalam tes normalitas, penggunaan rumus uji Kolmogorov-Smirnov, homogenitas, dan uji ANOVA. Hasil penelitian memperoleh terdapat pengaruh positif dari penggunaan media audio visual ANIMAKER dengan meningkatnya hasil belajar IPS. Berdasarkan angket media animaker terdapat pengaruh yang signifikan dengan ftabel > fhitung yaitu 5,380 > 4,18 bahwa H0 ditolak dan H1 diterima menunjukan penerapan serta penggunaan atau implikasi media pembelajaran animaker memberikan peningkatan dalam hasil belajar IPS siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa media Animaker cukup efektif dipergunakan dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 5 SDN Pulo Gebang 05 Jakarta Timur.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Keterampilan Membaca Cerita Fiksi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Putri Suci Wardani;
Septi Fitri Meilana
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 6, No 3 (2022): September (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jkp.v6i3.35182
This study has a purpose, namely to find out whether there is an effect of the cooperative script learning model on the fiction reading skills of fourth grade students at SDN Kramat Jati 01. This experimental study was a quasi-experimental type of design, non-equivalent control group design, and used samples in grades IV-A as the control class and class IV-B as the experimental class with saturated sampling technique. This type of research instrument is in the form of a description test. The results obtained from the Normality Test using the Lilifors test formula, in the pretest experimental class obtained Lcount < Ltable = 0.099 < 0.161, pretest in the control class 0.107 < 0.161, posttest experimental class 0.095 < 0.161, posttest in the control class 0.127 < 0.161 so that the stated value data obtained based on all classes normally distributed. Furthermore, the results of the independent t test hypothesis test obtained 0.004 <0.05. It was stated that there was an influence on the cooperative script learning model on the fourth-grade fiction reading skills at SDN Kramat Jati 01.
Hubungan Penerapan Profil Pelajar Pancasila pada Pembelajaran PPKn dengan Kemandirian Belajar Siswa
Nur Khasanah;
Septi Fitri Meilana
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 6, No 3 (2022): September (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jkp.v6i3.35306
This study aims to knowing whether there is a significant relationship between the application of the pancasila student profile in civics learning and student independence. This study was conducted because there are students whose character have not been seen, especially in independence. The method used in this research is correlational quantitative. The sample used was 59 students from all fourth grade students at Public Elementary School Susukan 07 there is IV A and IV B. The research instrument used is a questionnaire containing statements to obtain data on the profile of pancasila students and students learning independence. The data hypothesis used in this study is Pearson Correlation and the result obtained are significant values 0.72 > 0.05, which means there is no significant correlation between the profile of pancasila students in civics learning and student learning independence. The conclusion of this study is because the data obtained is greater than significant level of 0.05, it can be concluded that Hₐ is rejected and H₀ is eccepted.
PELATIHAN PEMANFAATAN MICROSOFT EXCEL DALAM PENYUSUNAN MASTER TABEL PENELITIAN
Virma Septiani;
Askan Askan;
Susanto Susanto;
Septi Fitri Meilana;
Dendi Zainuddin Hamidi;
Ansar CS
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17341
Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan Microsoft Excel sebagai alat bantu dalam pengelolaan data penelitian. Materi pelatihan mencakup teknik menyusun master tabel penelitian, penggunaan rumus, fungsi, filter, dan pivot table dalam Microsoft Excel. Metode pelaksanaan kegiatan ini melibatkan perencanaan dan persiapan menyeluruh, registrasi peserta, penyelenggaraan sesi pelatihan secara daring melalui aplikasi Zoom, dan evaluasi kegiatan melalui kuesioner. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan data penelitian menggunakan Microsoft Excel. Mereka mampu mengaplikasikan teknik-teknik yang dipelajari dalam aktivitas penelitian mereka, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengolahan data. Kesimpulannya, kegiatan "Pelatihan Pemanfaatan Microsoft Excel dalam Penyusunan Master Tabel Penelitian" memberikan manfaat yang nyata bagi peserta dari berbagai kalangan. Peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan data penelitian melalui Microsoft Excel berpotensi meningkatkan daya saing akademik dan kontribusi peserta dalam dunia ilmiah. Oleh karena itu, pelatihan semacam ini memiliki nilai penting dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pengembangan Profesi Guru Melalui Pelatihan PTK untuk Mengimplementasikan Model PBL dan PJBL
Roslaini Roslaini;
Septi Fitri Meilana
Jurnal Abdimas Adpi Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Abdimas ADPI Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47841/jsoshum.v4i3.298
Problem-based learning (PBL) and project-based learning (PjBL) are learning models set by the Ministry of Education and Culture to be implemented in schools. Therefore, teachers are expected to be able to apply both models to achieve learning objectives at school. At SMAN 3 Tambusai Utara, Rokan Hulu, Riau, teachers are mostly not familiar with the implementation of PBL and PjBL yet. For this reason, the Uhamka PkM team organized a training to equip the teachers with skills to implement PBL and PjBL based on TPACK. In the training process, the teachers are given theoretical knowledge of PBL and PjBL followed by writing action research proposals. The training model is conducted online with synchronous and asynchronous activities using Zoom Meeting and Email. The training results show that the teachers can develop action research proposals with PBL and PjBL models based on TPACK. In other words, teachers are able to design proposals and select attractive digital media to support students' enthusiasm for learning.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI CAMTASIA BAGI GURU SDN SUKAMANAH 03 KABUPATEN BEKASI
Septi Fitri Meilana;
Zulfadewina Zulfadewina
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Januari-April 2024
Publisher : LP2M STP Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/eamal.v4i1.3089
Mengingat tantangan yang dihadapi para mitra, cara yang disarankan untuk mengatasi tantangan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan dalam membuat materi edukasi dengan program Camtasia. Dengan melakukan pelatihan ini, berguna untuk meningkatkan kompetensi guru pada sekolah SDN Sukamanah 03 Kabupaten Bekasi. Selain itu juga membantu guru untuk meningkatkan keterampilan dalam membuat media pembelajaran berlandaskan teknologi yang kreatif dan inovatif. Metode pelaksanaan pengabdian akan diikuti oleh guru SDN Sukamanah 03 Kabupaten Bekasi secara luring dengan datang langsung ke SDN Sukamanah 03 Kabupaten Bekasi. kegiatan inti dimulai dengan pemaparan Materi petama yaitu mengenai RPP kurikulum merdeka mata pelajaran IPAS. Lalu dilanjutkan dengan pemaparan Materi kedua mengenai pengenalan teknologi aplikasi Camtasia. Terakhir yaitu praktek pembuatan media Pembelajaran menggunakan aplikasi Camtasia. Berikut ini adalah beberapa langkah yang membentuk layanan ini: Tahapan A, B, dan C masing-masing untuk persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Keberhasilan penggunaan media pembelajaran dengan aplikasi Camtasia akan dibahas melalui evaluasi pelaksanaan program pengabdian. Latihan pembuatan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Camtasia menarik minat, kegembiraan, dan antusiasme para peserta pengabdian. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta pengabdian diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya membuat materi pembelajaran yang menarik dan mutakhir, sehingga mereka dapat menggunakan dan mengimplementasikannya dalam upaya pendidikan mereka. Peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan baru dengan adanya program kemitraan masyarakat ini
Pengaruh Media Pembelajaraan KAHOOT Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Mira Humaira;
Septi Fitri Meilana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.1063
Media pembelajaran memiliki peran penting pada saat pembelajaran berlangsung dikelas yaitu salah satunya kahoot, media ini masih banyak belum digunakan oleh guru disekolah padahal kahoot merupakan media edukasi online berbasis kuis dengan berbagai fitur yang interaktif sehingga dapat menarik minat belajar siswa dan suasana pembelajaran dikelas menjadi menyenangkan. Terutama pada pembelajaran IPAS, sangat diperlukan media ajar yang menarik seperti media kahoot ini untuk terciptanya minat belajar sehingga siswa memahami materi yang diajarkan dengan baik. Oleh karena itu peneliti tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Media Pembelajaran Kahoot Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran IPAS di SDN Ciracas 15 Pagi. Dalam penelitian ini, pendekatatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dan metode quasi eksperimen yaitu terdapat 2 kelompok sampel, kelompok pertama berlaku sebagai menerima perlakuan dan kelompok yang kedua sebagai kelompok control (tidak diberi perlakuan) dengan desain penelitian PostTest Only Control Design dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling untuk melihat pengaruh media Kahoot dikelas. Pengumpulan data dilakukan dengan mengerjakan soal kepada siswa yang terpilih sebagai sampel pada penelitian ini. Berdasarkan hasil olah data yang didapat dari penelitian ini yaitu memperoleh hasil nilai rata-rata post test sebesar 63.23 pada kelas control dan rata-rata hasil post test sebesar 68.60 pada kelas eksperimen. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh pada kelompok yang diberi perlakuan menggunakan media kahoot, dan menunjukan bahwa hasil belajar IPAS siswa kelas eksperimen dalam kategori “baik”.