Anesa Surya
Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Representasi Pendidikan Karakter Berbassis Kearifan Lokal dalam Motif Batik Wahyu Ngawiyatan sebagai Muatan Pendidikan Senirupa di Sekolah Dasar Afni Miranti; Lilik Lilik; Retno Winarni; Anesa Surya
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.763

Abstract

Pentingnya pendidikan karakter yang dapat dibentuk dan dikembangkan melalui nilai-nilai karakter yang akan mendorong seseorang untuk mewujudkannya dalam bentuk tingkah laku sebagai suatu perbaikan moral yang tidak terlepas dari faktor budaya dan lingkungan yang mempengaruhinya. Sumber alternatif pendidikan nilai moral adalah kearifan lokal yang dapat digunakan sebagai pedoman aktivitas sehari-hari sebagai media pembentukan karakter yang bermakna dalam kehidupan sosial. Salah satu kearifan lokal yang dapat dijadikan pembelajaran nilai karakter adalah seni batik, suatu budaya bangsa dengan ciri khas motif yang unik dan penuh makna simbolik. Berbagai jenis batik nusantara yang divisualisasikan ke dalam bentuk motif selalu memiliki folosofi makna tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan nilai pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pada peserta didik sekolah dasar melalui representasi motif batik khas daerah tersebut. Pada penelitian ini, penulis berusaha merepresentasikan motif batik Wahyu Ngawiyatan ke dalam nilai-nilai pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang akan dijadikan sebagai muatan pendidikan seni rupa di sekolah dasar Kabupaten Ngawi.
Representasi Pendidikan Karakter Berbassis Kearifan Lokal dalam Motif Batik Wahyu Ngawiyatan sebagai Muatan Pendidikan Senirupa di Sekolah Dasar Afni Miranti; Lilik Lilik; Retno Winarni; Anesa Surya
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.763

Abstract

Pentingnya pendidikan karakter yang dapat dibentuk dan dikembangkan melalui nilai-nilai karakter yang akan mendorong seseorang untuk mewujudkannya dalam bentuk tingkah laku sebagai suatu perbaikan moral yang tidak terlepas dari faktor budaya dan lingkungan yang mempengaruhinya. Sumber alternatif pendidikan nilai moral adalah kearifan lokal yang dapat digunakan sebagai pedoman aktivitas sehari-hari sebagai media pembentukan karakter yang bermakna dalam kehidupan sosial. Salah satu kearifan lokal yang dapat dijadikan pembelajaran nilai karakter adalah seni batik, suatu budaya bangsa dengan ciri khas motif yang unik dan penuh makna simbolik. Berbagai jenis batik nusantara yang divisualisasikan ke dalam bentuk motif selalu memiliki folosofi makna tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan nilai pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pada peserta didik sekolah dasar melalui representasi motif batik khas daerah tersebut. Pada penelitian ini, penulis berusaha merepresentasikan motif batik Wahyu Ngawiyatan ke dalam nilai-nilai pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang akan dijadikan sebagai muatan pendidikan seni rupa di sekolah dasar Kabupaten Ngawi.
Local wisdom-based science e-module to improve cultural literacy and critical thinking skills of elementary school students Achmad Basari Eko Wahyudi; Moh. Salimi; Ratna Hidayah; Anesa Surya; Suhartono Suhartono; Wahyono Wahyono
Journal of Environment and Sustainability Education Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/joease.v3i3.91

Abstract

The low critical thinking skills and cultural literacy of elementary school students, along with the absence of teaching materials that integrate local wisdom into science and social studies (IPAS) learning, present challenges that need to be addressed. This study aims to develop a local wisdom-based IPAS e-module to enhance students’ critical thinking skills and cultural literacy. The research employed the ADDIE development model, encompassing the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation, with feasibility tests conducted by material, media, and instructional experts. Practicality tests were carried out through one-to-one trials, small group trials, and field trials, while effectiveness tests applied a quasi-experimental design with control and experimental classes analyzed using pretest–posttest data and N-gain calculations. The results indicated that the e-module was rated “highly feasible” by all validators, with “highly practical” ratings from teachers and students. Effectiveness tests showed an improvement in critical thinking skills with an N-gain of 0.70 (high category) and an improvement in cultural literacy with an N-gain of 0.44 (medium category) in the experimental class, while the control class remained in the low category. This study concludes that the local wisdom-based IPAS e-module is effective as a learning resource for improving critical thinking skills and cultural literacy, while also serving as a medium for preserving regional culture in elementary schools.