Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PKM Implementation of Complementary “Cupping” Nursing in Controlling Hypertension During Covid-19 Pandemic Ahmad Kholid Fauzi; Handono Fatkhur Rahman; Mohammad Alfian Faisol Mustaqim; Fauzan Abdul Latif; Dwiki Qutsi Ali Multazam; Anando Setyo Adiwirawan; Ahmad Labib Umam Musthofa; Badrul Nurul Hisyam
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 2, No 3 (2021): Pendampingan Sektor Pendidikan, Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v2i3.3087

Abstract

The number of sufferers infected with Covid-19 is increasing in Indonesia. Kompas states that there were 3,874 people infected with Covid-19 as of September 27, 2020. There are 275,213 people infected with Covid-19 to date. This case increase gives special attention to various government and scientific disciplines. Kompas 18 May 2020 stated that based on reports that around 35 % of Covid-19 patients are people with hypertension, diabetes mellitus, and other cardiovascular diseases. This community service staff will implement complementary nursing "wet cupping" in controlling hypertension during the Covid-19 pandemic. This service used the application of complementary nursing with wet cupping by pre-experimental method, namely one group pretest and posttest design. The people chosen were 16 participants who had hypertension problems. The community service participants will be measured their blood pressure before and after being given wet cupping. The final measurement was carried out after six hours of wet cupping. The instruments needed in this service are a set of cupping tools, a blood pressure meter, and an observation sheet. The evaluation results carried out on participants who had been given wet cupping were a decrease in blood pressure. After a statistical test was carried out, there was a significant effect of complementary "wet cupping" treatment on blood pressure with p-value at systolic = 0.004 and p-value at diastolic =0.036. The p-value for systolic and diastolic blood pressure was smaller than the alpha value of 0.05. Wet cupping is a prophetic treatment method with benefits and does not cause bad side effects. So that this cupping can be a recommendation for people with hypertension to control blood pressure levels by undergoing cupping regularly and can increase good immunity for people with hypertension.
Efektivitas Perawatan Dasar Bayi Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Merawat Bayi BBLR Helatul Mardiah; Zainal Munir; K Kholisotin; Ahmad Kholid Fauzi; Abdul Hamid Wahid
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v12i2.170

Abstract

AbstrakBayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) rendah merupakan berat badan bayi yang lahir kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi atau usia kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu merawat bayi BBLR sebelum dan sesudah diberikan perawatan dasar BBLR. mengetahui tingkat keterampilan ibu dalam memberikan perawatan terhadap bayi BBLR sebelum dan sesudah diberikan perawatan dasar bayi BBLR. Metode penelitian ini menggunakan total sampling dengan rancangan one-group pra-post test design dengan tujuan mengidentifikasi tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu dalam merawat bayi BBLR. populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi BBLR yang pernah melahirkan dan dirawat di RSUD dr.H. Koesnadi Bondowoso dengan total sampel 42 responden. Uji variabel menggunakan uji paired T test. Hasil penelitian dengan uji paired T test (α=0.05) sebanyak 42 responden menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan tingkat keterampilan ibu terhadap perawatan bayi BBLR memiliki nilai signifikan 0.000, P.Value kedua kelompok penelitian ini adalah ρ=0.000, pada tingkat pengetahuan dan keterampilan (α= <0.05). Ada peningkatan yang signifikan dari tingkat pengetahuan dan tingkat keterampilan ibu setelah diberikan edukasi perawatan dasar bayi BBLR. Kata kunci : Perawatan Dasar Bayi BBLR, Pengetahuan, keterampilan.The Effectiveness Of  Babies Basic Care Towards Knowledge and Maternal Skills Of LBW Babies  AbstractLow Birth Weight (LBW) is the weight of baby born less 2500 grams regardless of gestation or gestational age. The purpose of this research is to know the level of knowledge of mothers caring for LBW babies before and after giving basic care of  LBW babies. Knowing the level of maternal skills in providing care for LBW before and after giving basic care. This research method use sampling total with one-group pre-post test design with the aim of identifying the level of  knowledge and mothers skills in caring for LBW babies. The study population was the mother who had LBW babies who had given birth and treated at the RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso with a total sample 42 respondents. This variable test using paired T test. The result of this research with a paired T test (α = 0.05) 42 respondents indicated that the level of knowledge and the level of maternal skills towards LBW babies care had a significant value 0.000, P.Value of these two research groups was ρ = 0.000, at the level of knowledge and skills ( α = <0.05). There is a significant increase from the level of knowledge and the level of maternal skills after giving the basic caring education for LBW babies.Key words: the basic care of LBW babies, knowledge, Abilty
Hubungan Spiritual Coping dengan Self Monitoring pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poli Klinik Penyakit dalam RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Siti Syarifah; Setiyo Adi Nugroho; Ahmad Kholid Fauzi; Zainal Munir; Abdul Hamid Wahid
Journal of Ners and Midwifery Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v7i1.ART.p089-094

Abstract

Spiritual merupakan salah satu faktor penting Untuk meningkatkan pemantauan diri bagi pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Tingkat spiritualitas yang tinggi dapat mempengaruhi kognisi manusia untuk berpikir positif. Pasien dengan diabetes dua kali lebih beresiko mengalami status kecemasan, depresi dan masalah psikologis yang serius. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan Spiritual Coping dengan Self Monitoring pada Klien DM tipe 2. Desain dalam penelitian adalah cross sectional, yaitu penelitian yang bertujuan mendeskripsikan atau menguraikan suatu keadaan dan selanjutnya menjelaskan suatu keadaan tersebut melalui pengumpulan data pengukuran variabel korelasi yang terjadi pada objek penelitian secara simultan atau dalam waktu yang bersamaan, dengan jumlah sampel 110 responden, Variabel bebas dalam penelitian ini Spiritual Coping dan Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Self Monitoring. dengan, Tekhnik pengambilan sampel dilakukan secara Probability Sampling, yaitu dengan cara simple random sampling yang mana jenis probabilitas yang paling sederhana. Untuk mencapai sampling ini, setiap elemen diseleksi secara acak. Hasil penelitian didapatkan hubungan yang signifikan (P=0,002<0,05 )  antara hubungan Spiritual Coping dengan Self Monitoring. Kesimpulannya: tedapat hubungan Spiritual Coping Dengan Self Monitoring Pada Klien Diabetes Mellitus tipe 2 di Poli Klinik Penyakit Dalam RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo. Spiritual is one of the important factors to increase self-monitoring for Type 2 Diabetes Mellitus patients. High spiritual level can influence human cognition to think positively. Patients with diabetes are twice as likely to experience anxiety, depression, and serious psychological problems. Objective: this study is to determine the relationship between Spiritual Coping and Self Monitoring on DM type 2 clients. The design in this study is cross sectional, namely research that aims to describe or describe a situation and then explain a situation through collecting data that measures the correlation variable that occurs on the research object simultaneously or simultaneously, with a sample of 110 respondents. The independent variable in this study is Spiritual Coping and the dependent variable in this study is Self Monitoring. with, the sampling technique is done by Probability Sampling, namely by means of simple random sampling which is the simplest type of probability. To achieve this sampling, each element is chosen randomly. The results showed a significant relationship (P = 0.002 <0.05) between the relationship of Spiritual Coping with Self Monitoring. In conclusion: there is a relationship between Spiritual Coping and Self Monitoring on Type 2 Diabetes Mellitus Clients in the Internal Medicine Clinic at Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Hospital.
Senam Aerobik Low Impact dalam Asuhan Keperawatan Keluarga Ny.A dengan Diagnosa Medis Hipertensi di Dusun Karang Rejo Rw.02/Rt.07 di Desa Pajarakan Kulon Kabupaten Probolinggo Rike Nur Safitri; Ahmad Kholid Fauzi; S. Tauriana
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.74

Abstract

Hipertensi menjadi masalah yang serius yang paling sering terjadi pada kardiovaskuler dan juga sebagai masalah utama di negara maju dan negara berkembang. Hipertensi adalah dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal (140/90 mmHg). Fenomena ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup masyarakat secara global, sehingga memiliki peranan besar dalam meningkatkan kejadian hipertensi. Tujuan untuk mengetahui Penerapan Senam Aerobik low impact Terhadap Penurunan Hipertensi di desa pajarakan kulon. Metode penelitian menggunakan metode wawancara/anamnese, pemerikasaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Hasil setelah dilakukan intervensi 4x dalam 2 minggu pasien mengatakan sudah tidak merasakan nyeri seperti cekot-cekot di kepala belakang. Kesimpulan berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan dengan masalah keperawatan Nyeri Akut (D. 0077) teratasi sebagian ditandai dengan klien mengatakan bahwa nyeri dibagian belakang berkurang dan dapat menyebabkan penurunan tekanan darah.
Penerapan Teknik Relaksasi Hand Massage Terhadap Intensitas Penurunan Tingkat Nyeri pada Tn.K Pasien “Gagal Ginjal Akut” di Ruang Rawat Inap Mawar Pink Nuri Lailatul Maulidia; Handono Fatkhur Rahman; Ahmad Kholid Fauzi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.83

Abstract

Gangguan ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI) dapat diartikan sebagai penurunan cepat dan tiba-tiba pada fungsi filtrasi ginjal. Kondisi ini biasanya ditandai oleh peningkatan konsentrasi kreatinin serum atau azotemia dan/atau penurunan sampai tidak ada sama sekali produksi urin. Oleh karena itu gagal ginjal akut menyebabkan nyeri pada pinggang karena adanya gangguan pada fungsi organ ginjalnya. Tujuan untuk mengetahui gambaran penerapan teknik relaksasi Hand Massage terhadap intensitas penurunan tingkat nyeri pada Tn. K pasien gagal ginjal akut di Ruang Rawat Inap Mawar Pink. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pendokumentasian penerapan teknik hand massage. Penerapan teknik hand massage dilakukan selama 3 hari dengan durasi 15 menit. Hasil evaluasi keperawatan berdasarkan catatan perkembangan menunjukkan bahwa, setelah dilakukan teknik hand massage selama 3 kali pertemuan, indicator kriteria hasil tercapai sepenuhnya penurunan tingkat nyeri, mengeluh kesakitan dan gangguan pola tidur. Kesimpulan berdasarkan hasil evaluasi kasus yang dilakukan bahwa penerapan hand massage mengenai intensitas tingkat nyeri untuk penurunan intensitas tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan teknik hand massage yaitu adanya perubahan terhadap intensitas tingakat nyeri, mengeluh kesakitan menurun dan pola tidur meningkat.
Penerapan Rendam Air Hangat Jahe Merah Terhadap Tingkat Nyeri Asam Urat (Gout Arthritis) pada Ny. S di Wisma Seruni Dinia Silvi; Handono Fatkhur Rahman; Ahmad Kholid Fauzi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.85

Abstract

Nyeri merupakan respons kompleks tubuh terhadap rangsangan yang merugikan atau berpotensi merugikan. Hal ini mekanisme perlindungan alami yang membantu tubuh untuk menghindari atau merespons cedera. Nyeri bisa menjadi tanda peringatan bahwa ada sesuatu yang salah di dalam tubuh atau sebagai hasil dari cedera atau penyakit. Nyeri bisa disebabkan dari berbagai faktor salah satunya penyakit asam urat. Nyeri akibat asam urat terkait dengan kondisi medis yang disebut sebagai gout, atau gout arthritis. Gout terjadi ketika terlalu banyak asam urat terakumulasi dalam tubuh, biasanya dalam bentuk kristal, dan menumpuk di persendian atau jaringan sekitarnya. Kristal asam urat ini dapat menyebabkan peradangan yang menyakitkan. Tujuan: Melaksanakan Penerapan Rendam Air Hangat Jahe Merah Terhadap Tingkat Nyeri Asam Urat (Gout Arthritis) Pada Lansia Di Wisma Seruni. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode eksperimen, wawancara, dan pemeriksaan fisik. Pengambilan kasus asuhan keperawatan pada Ny, S terhadap penurunan nyeri dan asam urat (Gout Arthritis) dengan penerapan tehnik rendam air hangat jahe merah. Hasil: Gambaran kasus ini menunjukkan setelah dilakukan intervensi teknik rendam air hangat jahe merah progresif asam urat (gout arthritis) pada klien menurun serta membuat klien nyaman dan tenang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil evaluasi kasus yang didapatkan klien dengan asam urat (gout arthritis) penulis mengangkat diagnosa keperawtan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis ditandai dengan asam urat yang tinggi.
Penerapan Teknik Diaphragmatic Breathing untuk Mengurangi Tingkat Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea dengan Indikasi Gemeli Diruang Peristi Ibu Zulika Qismiatul Khomariyah; Ahmad Kholid Fauzi; Novela Eka Candra Dewi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.88

Abstract

Persalinan sectio caesarea (SC) merupakan prosedur pembedahan melalu insisi di dinding abdomen dan dinding uterus untuk mengeluarkan janin yang bertujuan untuk menyelamatkan dan mempertahankan kehidupan ibu dan janin, pasien pasca sectio caesarea akan muncul dampak fisik atau fisiologis yaitu nyeri, kejadian ini muncul pasca sectio caesarea karena diakibatkan adanya torehan jaringan saat pembedahan, salah satu cara meredakan rasa nyeri , adalah teknik relaksasi diaphragmatic breathing yang dimana teknik ini mengajarkan kepada klien bagaimana cara melakukan nafas dalam, nafas lambat (menahan inspirasi secara maksimal) dan bagaimana menghembuskan nafas secara perlahan, selain dapat menurunkan intensitas nyeri, teknik relaksasi nafas dalam juga dapat meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi darah. Tujuan penelitian: untuk mengetahui gambaran penerapan teknik diaphragmatic breathing untuk mengurangi tingkat nyeri pada pasien post sectio caesarea dengan indikasi gemeli di ruang Peristi Ibu. Metode Penelitian: Laporan kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek pada laporan kasus ini adalah pasien dengan diagnosa medis post sectio caesarea yang mengalami nyeri akut. Hasil Penelitian: Setelah dilakukan intervensi diaphragmatic breathing pada pasien post sectio caesarea yang mengalami nyeri akut terdapat penurunan tingkat nyeri. Kesimpulan: Melihat dari hasil laporan kasus ini, maka penerapan diaphragmatic breathing merupakan intervensi yang tepat pada penanganan kasus post sectio caesarea yang mengalami nyeri akut.