Septina Sulistyaningrum
Jurusan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa Dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM SINETRON PREMAN PENSIUN DI RCTI Fauzia, Vina Shifa; Haryadi, Haryadi; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, fungsi, dan efek tindak tutur direktif dalam sinetron Preman Pensiun di RCTI. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan adalah pendekatan pragmatik, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dan kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan para tokoh sinetron Preman Pensiun, sedangkan sumber data penelitian ini adalah tuturan sinetron Preman Pensiun. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dengan teknik dasar yaitu teknik sadap, dilanjutkan dengan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas libat cakap yang kemudian diikuti dengan teknik rekam dan teknik catat. Analisis data menggunakan metode heuristik. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian dalam sinetron Preman Pensiun di RCTI ditemukan berbagai variasi tuturan. Berdasarkan jenis tindak tutur yang ditemukan adalah tindak tutur langsung, tindak tutur tidak langsung, tindak tutur harfiah dan tindak tutur tidak harfiah. Berdasarkan fungsi tindak tutur direktif yang ditemukan adalah tindak tutur direktif fungsi menyuruh, meminta, menyarankan, memaksa, mengajak, dan menantang. Berdasarkan efek yang muncul adalah efek positif dan efek negatif. Efek positif meliputi membuat senang, membuat lega, mendorong, dan membuat tertarik. Efek negatif yang muncul adalah membuat takut, membuat marah, dan membuat sedih.  This study aims to describe the type, function, and effect of directive speech acts in Preman Pensiun soap opera in RCTI. The research approaches used in this research are theoretical and methodological approach. The theoretical approach used is pragmatic approach, while the methodological approaches used are descriptive and qualitative approach. Data is in the form of speech fragments of Preman Pensiun soap opera figures , while the data source of this research is the speech of Preman Pensiun soap opera. Data collection was done by observation method with basic technique that is tapping technique, followed by advanced technique that is involved conversation observation technique then followed by Presentation of data analysis result uses informal method. Results of research of  Preman Pensiun soap opera in RCTI found various variations of speech. Based on the types of speech acts are direct speech acts, indirect speech acts, literal speech acts and non-literal speech acts. Based on the function are the directive speech act with function of telling, asking, suggesting, forcing, inviting, and challenging. Based on the effects that appear are positive effects and negative effects. Positive effects include making fun, making relief, encouraging, and attracting. Negative effects that appear are making fear, making angry, and making sad.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPENDAPAT MAHASISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) SEBAGAI PENDUKUNG PENCAPAIAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA (KKNI) PADA MATA KULIAH PRAGMATIK Syaifudin, Ahmad; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 32, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v32i2.5055

Abstract

This abstract aims to explain the improvement of students’ ability in giving opinion in pragmatic subject through PBL model as a support of KKNI achievement. The research was conducted through the lesson study (LS) consisting  of the stage plan, do, and see. Results of this study revealed that there are two factors that cause low ability to express their opinions, namely anxiety (fear) and lack of ability in understanding the material concept. Through PBL models with LS system, students’ fear could be erased. It increased material concept understanding of the students. The increase was offset by an ability improvement in expressing opinions as much as 91% of the number of students involved in learning.Keywords: Problem Based Learning (PBL), KKNI
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI NARASI DENGAN MODEL COOPERATIVE SCRIPT DAN MODEL CIRC BERBANTUAN LKS PADA SISWA KELAS VII SMP Suryandari, Wening; Hartono, Bambang; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2: November 2019
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.384 KB) | DOI: 10.15294/jpbsi.v8i2.11523

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah (1) mengetahui kemampuan mengubah teks wawancara menjadi narasi dengan model cooperative script berbantuan lembar kerja siswa pada siswa kelas VII SMP, (2) mengetahui kemampuan mengubah teks wawancara menjadi narasi dengan model CIRC berbantuan lembar kerja siswa pada siswa kelas VII SMP, (3) mengetahui tingkat signifikansi perbedaan kemampuan mengubah teks wawancara menjadi narasi dengan model cooperative script dan model CIRC berbantuan lembar kerja siswa pada siswa kelas VII SMP, (4) mengetahui model pembelajaran yang lebih efektif antara pembelajaran mengubah teks wawancara menjadi narasi menggunakan model cooperative script berbantuan lembar kerja siswa atau model CIRC berbantuan lembar kerja siswa pada siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni dengan desain kelompok pembanding tes awal-tes akhir beracak (randomzed  pretest-postest comparison group design). Kelas VII B dipilih sebagai kelompok eksperimen satu yang mendapat perlakuan menggunakan model cooperative script, sedangkan kelas VII D dipilih sebagai kelompok eksperimen dua yang mendapat perlakuan menggunakan model CIRC. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran mengubah teks wawancara menjadi narasi pada kelas VII menggunakan model CIRC lebih efektif dibanding dengan menggunakan  model cooperatif script. Kata Kunci : CIRC; Cooperative Script; LKS; mengubah teks wawancara menjadi narasi   The purposes of this research (1) to find out the ability to change the interview text into narrative by using cooperative script assisted with students? worksheet on seventh grade students of Junior High School, (2) to find out the ability to change the interview text into narrative by using CIRC model assisted with students? worksheet on seventh grade students of Junior High School, (3) to find out whether or not there is any significant difference of ability in changing  interview text into narrative by using cooperative script and CIRC assisted with students? worksheet on seventh grade students of Junior High School, (4) to find out the most effective teaching and learning model between changing the interview text into narrative by using cooperative script model assisted with students? worksheet or CIRC assisted with students? worksheet on seventh grade students of Junior High School. This study uses a true experimental design with the randomized pretest - posttest control group design. Class VII B have been selected as an experimental group that received the treatment using models cooperative script, while grade VII D selected as an experimental group that received treatments using models CIRC. The results showed teaching and learning changing the interview text into narrative in class VII using CIRC models more effective than using cooperatif script model Keywords: CIRC; Cooperative Script; Student Work Sheet; changing the interview text into narrative
Perangkat Pembelajaran Keterampilan Berbahasa dengan Standardisasi AUN QA Guna Mewujudkan BSI Bereputasi Internasional Pristiwati, Rahayu; Sulistyaningrum, Septina; Prasandha, Diyamon
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2: November 2020
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v9i2.42358

Abstract

Pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas dapat tercapai melalui peran dosen. Dosen yang baik tentunya akan mempersiapkan pelaksanaan proses pembelajaran dengan baik pula. Dalam dunia pendidikan, rancangan proses pembelajaran dapat disebut sebagai perangkat pembelajaran. Sebagai sebuah rancangan perangkat pembelajaran perlu memperhatikan banyak aspek agar tidak hanya sistematis, namun juga berdaya inspiratif saat diterapkan. Adapun untuk memenuhi tuntutan zaman, perangkat pembelajaran perlu memiliki standar kualifikasi yang memenuhi. Sebagai sebuah upaya untuk menghadirkan pendidikan berkualitas, penelitian ini memaparkan terkait perangkat pembelajaran keterampilan berbahasa dengan standardisasi AUN QA guna mewujudkan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia bereputasi internasional. Metode yang digunakan adalah dengan kualitatif-naturalistik. Hasil dari penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berbasis luaran (outcame learning) dengan standar AUN QA. Manfaat dari penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran keterampilan berbahasa bersandar AUN QA agar Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia bereputasi internasional. AbstractEducation in the collage that has quality can be achieved through the role of lecturers. Good lecturers will certainly prepare for the implementation of the learning process well. In the world of education, the design of the learning process can be called as a learning tool. As a learning device design, it needs to pay attention to many aspects so that it is not only systematic, but also inspiring when it is implemented. As for fulfilling the demands of the times, learning devices need to have qualification standards that fulfill it. As an effort to present education that has quality, this study explains the teaching tools for language skills with AUN QA standardization in order to create an internationally reputable of Indonesian Language and Literature Department. The method used is qualitative-naturalistic. The result of this study is an output-based learning tool. Through AUN QA standards. The benefit of this research is to produce language skills learning tools based on AUN QA so that the Indonesian Language and Literature Department has an international reputation.
Tuturan Ilokusi pada Acara Mata Najwa di Metro TV Ruvianto, Alit Widi; Rustono, Rustono; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 6 No 3 (2017): Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada proses berkomunikasi atau berinteraksi, manusia saling mengujarkan tuturan satu sama lain. Selain berfungsi untuk mengatakan atau menginformasikan sesuatu, dapat juga dipergunakan untuk melakukan sesuatu. Bila hal ini terjadi, tuturan yang terbentuk adalah tuturan ilokusi. Dalam acara televisi banyak ditemukan tuturan baik yang menggunakan pengungkapan suatu hal secara langsung atau pengungkapan suatu hal secara tidak langsung. Acara Mata Najwa merupakan salah satu acara televisi yang menarik perhatian masyarakat. Acara Mata Najwa ini memiliki fungsi memberikan hiburan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dalam mengidentifikasi tuturan ilokusi pada acara Mata Najwa tidak hanya dilihat dari siapa yang bicara ataupun siapa yang menjadi mitra tuturnya tetapi juga mempertimbangkan konteks, agar pesan yang disampaikan penutur dapat dipahami oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa di Metro Tv dan mendeskripsi fungsi tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa di Metro Tv. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. metode dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak, dengan teknik lanjutan rekam dan catat. Metode dan teknik analisis data menggunakan metode padan dengan sub-jenis metode padan pragmatis dan teknik pilah unsur penentu. Penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini adalah jenis tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa meliputi (1) tuturan representatif, (2) tuturan direktif, (3) tuturan ekspresif, dan (4) tuturan komisif. Sementara itu, fungsi ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa adalah (1) fungsi kompetitif, (2) fungsi konvivial, (3) fungsi kolaboratif, dan (4) fungsi konfliktif. Kata kunci: tuturan, ilokusi, dan mata najwa
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DI MEDIA TELEVISI SERTA KEMUNGKINAN EFEKNYA Nugraha, Dawam Setia; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis tuturan direktif dalam iklan layanan masyarakat yang ada di media televisi, memaparkan jenis tuturan direktif, mengidentifikasi jenis tuturan direktif. Mendeskripsikan fungsi tuturan direktif yang ada dalam iklan layanan masyarakat di media televisi. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa jenis tindak tutur direktif dalam iklan layanan msyarakat yang ada di media televisi ini, seperti tuturan direktif memaksa, mengajak, meminta, menyuruh, menagih, mendesak,memohon, menyarankan, memerintah, memberi aba-aba, dan menantang. Temuan lain dari penelitian ini yakni adanya beberapa tindak tutur direktif yang mendominasi seperti tindak tutur direktif memerintah, menyuruh dan mengajak. The objective of this research is to analyze the directive speech in public service advertisement in television media, to explain the type of speech directive, to identify the type of speech directive. Describe the directive speech function that exists in public service advertisements in television media. The results show there are several types of directive speech acts in public service ads that exist in this television media, such as directive directive forcing, inviting, asking, ordering, billing, urging, pleading, suggesting, commanding, giving cue, and challenging. Another finding of this research is the existence of several acts of speech directive that dominates as the act directive commands directive, ordered and invited.
Nilai Filosofis dalam Leksikon Batik Demak di Kabupaten Demak (Kajian Etnolinguistik) Sari, Devita Maliana; Mardikantoro, Hari Bakti; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan leksikon batik Demak di Kabupaten Demak dan nilai filosofis dalam leksikon batik Demak di Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnolinguistik dan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini dijaring dengan menggunakan metode simak dan cakap. Analisis data digunakan metode agih teknik BUL, metode padan subtranslasional, dan metode interaktif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, leksikon batik Demak terdiri atas dua klasifikasi yaitu berdasarkan kategori satuan lingual dan berdasarkan kategori bentuk. Kedua, leksikon batik Demak mencerminkan 3 nilai filosofis yang terdiri atas nilai religius, nilai moral, dan nilai sosial. Nilai filosofis tersebut mencerminkan dimensi hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam. The aim of this study describe the lexicon of batik Demak in Demak Regency and the philosophical value in lexicon of batik Demak in Demak regency. This study uses ethnolinguistic approach and qualitative descriptive approach. Data was captured using hear and speak methods. Analysis of the data using BUL method, subtranslasional method, and interactive method. The result showed as follows. First, the lexicon of batik Demak consisting of two classifications, namely by lingual unit category and by category of form. Second, the lexicon of batik Demak reflects 3 philosophical values consisting of religious values, moral values, and social values. The value of the philosophical reflects the dimensions of human relationships with Gods, human relationships with humans, and human relationships with nature.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM SINETRON PREMAN PENSIUN DI RCTI Fauzia, Vina Shifa; Haryadi, Haryadi; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2019): Maret
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, fungsi, dan efek tindak tutur direktif dalam sinetron Preman Pensiun di RCTI. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan adalah pendekatan pragmatik, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dan kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan para tokoh sinetron Preman Pensiun, sedangkan sumber data penelitian ini adalah tuturan sinetron Preman Pensiun. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dengan teknik dasar yaitu teknik sadap, dilanjutkan dengan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas libat cakap yang kemudian diikuti dengan teknik rekam dan teknik catat. Analisis data menggunakan metode heuristik. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian dalam sinetron Preman Pensiun di RCTI ditemukan berbagai variasi tuturan. Berdasarkan jenis tindak tutur yang ditemukan adalah tindak tutur langsung, tindak tutur tidak langsung, tindak tutur harfiah dan tindak tutur tidak harfiah. Berdasarkan fungsi tindak tutur direktif yang ditemukan adalah tindak tutur direktif fungsi menyuruh, meminta, menyarankan, memaksa, mengajak, dan menantang. Berdasarkan efek yang muncul adalah efek positif dan efek negatif. Efek positif meliputi membuat senang, membuat lega, mendorong, dan membuat tertarik. Efek negatif yang muncul adalah membuat takut, membuat marah, dan membuat sedih. This study aims to describe the type, function, and effect of directive speech acts in Preman Pensiun soap opera in RCTI. The research approaches used in this research are theoretical and methodological approach. The theoretical approach used is pragmatic approach, while the methodological approaches used are descriptive and qualitative approach. Data is in the form of speech fragments of Preman Pensiun soap opera figures , while the data source of this research is the speech of Preman Pensiun soap opera. Data collection was done by observation method with basic technique that is tapping technique, followed by advanced technique that is involved conversation observation technique then followed by Presentation of data analysis result uses informal method. Results of research of Preman Pensiun soap opera in RCTI found various variations of speech. Based on the types of speech acts are direct speech acts, indirect speech acts, literal speech acts and non-literal speech acts. Based on the function are the directive speech act with function of telling, asking, suggesting, forcing, inviting, and challenging. Based on the effects that appear are positive effects and negative effects. Positive effects include making fun, making relief, encouraging, and attracting. Negative effects that appear are making fear, making angry, and making sad.
Pemertahanan Eksistensi Majalah Sekolah Melalui Pendampingan Produksi Majalah Sekolah Daring Santi Pratiwi Tri Utami; Septina Sulistyaningrum; Abdul Rahman; Moh. Iqbal Mabruri; Ninuk Sholikhah Akhiroh
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8070

Abstract

Background: Majalah sekolah Champion terbitan SMK Muhammadiyah Sampang berhenti terbit sejak awal 2019. Berdasarkan observasi situasi, pengelola mengalami dua kendala utama, yaitu kurangnya pendanaan untuk mencetak, dan kurangnya pengetahuan dan kompetensi jurnalistik guru pembimbing dan pengelola majalah sekolah sehingga terbitan majalah sekolah menjadi monoton dan kaku. Metode: Metode pendampingan dan pelatihan, 1) pendampingan persiapan pengubahan bentuk majalah sekolah cetak ke format daring dengan mempersiapkan domain www.majalahchampion.com, 2) pelatihan pengaturan rubrikasi konten diawali dengan penyampaian materi melalui video tutorial, 3) pasca akses materi, dilakukan praktik unggah konten majalah sekolah dalam platform daring. Hasil: 1) upaya yang dilakukan untuk pemertahanan eksistensi majalah dengan pengubahan format majalah dari format cetak ke format daring, 2) implementasi pendampingan produksi majalah sekolah daring dengan membuat, merancang, dan mempersiapkan domain www.majalahchampion.com, 3) implementasi pelatihan pengaturan rubrikasi konten majalah sekolah pada platform daring dengan pemberian materi berbentuk video tutorial pengaturan rubrikasi konten, dan 4) eksistensi majalah sekolah pasca kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dipertahankan dengan baik melalui format daring yang bisa diakses secara luas oleh masyarakat. Kesimpulan: Upaya pemertahanan eksistensi majalah sekolah di SMK Muhammadiyah Sampang dapat dilakukan dengan optimal, terbukti dengan terbitnya majalah sekolah daring yang dapat diakses di www.majalahchampion.com.
Penggunaan Kaidah Kebahasaan Teks Pidato pada Siswa Kelas IX : Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Sintaksis Afham, Muhammad Naufal; Sulistyaningrum, Septina
Journal Prakarsa Paedagogia Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v5i1.7852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk kesalahan penggunaan struktur frasa dalam tataran sintaksis pada teks pidato milik siswa SMP kelas IX, (2) mendeskripsikan bentuk kesalahan penggunaan struktur kalimat dalam tataran sintaksis pada teks pidato milik siswa SMP kelas IX, dan (3) perbaikan kesalahan penggunaan struktur frasa dan kalimat dalam tataran sintaksis pada teks pidato milik siswa SMP kelas IX. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik anaslisis data pada penelitian ini menggunakan teknik catat (taking note method) dan teknik pilah. Pencatatan dapat dilakukan pada kartu data yang telah disediakan atau akan disediakan. Setelah pencatatan dilakukan, peneliti melakukan klarifikasi atau pengelompokkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total keseluruhan kalimat dari 40 sampel adalah 757 kalimat, terdapat 198 (26,16%) kesalahan, dengan rincian 123 (16,25%) kesalahan frasa dan 75 (9,911%) kesalahan pada struktur kalimat.