Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PEDAGOGI

TIK UNTUK AUD: PENGGUNAAN PLATFORM “KAHOOT!” DALAM MENUMBUHKAN JIWA KOMPETITIF DAN KOLABORATIF ANAK Fitri Rofiyarti; Anisa Yunita Sari
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3b (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.102 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3b.1066

Abstract

Integrasi teknologi dalam pembelajaran anak harus dilakukan dengan tepat. Pembelajaran berbasis teknologi tetap harus dapat meningkatkan perkembangan sosial emosional anak, terutama jika dikaitkan dengan interaksi anak dengan dalam lingkungan sosialnya. Platform “Kahoot!” merupakan salah satu website yang dapat dijadikan salah satu alternatif. Desain permainan dalam “Kahoot!” yang bersifat multiplayer memungkinkan anak untuk dapat berkolaborasi sekaligus berkompetisi melalui permainan yang interaktif. Aktivitas yang dilakukan dengan menggunakan platform ini dapat memfasilitasi interaksi sosial anak sehingga kecenderungan terjadinya kecanduan terhadap teknologi (gadget addict) dapat dikurangiKata Kunci : AUD; kahoot; sosial emosional; TIK 
PENERAPAN DISIPLIN SEBAGAI BENTUK PEMBINAAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP ANAK USIA DINI Anisa Yunita; Fitri Rofiyarti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.715 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1077

Abstract

Pendidikan  karakter  disiplin  perlu  ditanamkan  semenjak  dini,  anggapan  bahwa  anak  usia  dini belum perlu diperkenalkan disiplin karena masih terlalu muda adalah anggapan yang tidak tepat. Karena  karakter  merupakan  sikap  atau  watak  yang  akan  terus  melekat  pada  anak  sampai  anak dewasa.  Manusia  merupakan  makhluk  monodualis,   yaitu    manusia  sebagai  makhluk  individu sekaligus  sebagai  makhluk  sosial.  Menerapkan  disiplin  kepada  anak   bertujuan  agar anak dapat berperan  sebagai  makhluk  sosial  karena  akan  bersinggungan  antara  kehidupan  individual  anak dengan   kehidupan   sosial   bermasyarakat,   sehingga   anak   harus   terampil   dan   terlatih   untuk berdisiplin  agar  dapat  menyesuaikan  kehidupan  dalam  bermasyarakat.  Anak  dapat  membentuk perilaku   sesuai dengan peran-peran yang ditetapkan kelompok budaya, tempat individu itu diidentifikasikan.  Karena  tidak  ada  pola  budaya  tunggal,  pergesekan  dengan  lingkungan  sosial tidak dapat dihindari,  agar anak dapat masuk dalam lingkungan  sosial maka diperlukan  karakter yang dapat diterima oleh lingkungan sosial. Kata Kunci:anak usia din, disiplin, pendidikan karakter