Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Makna Industri Kreatif Kearifan Lokal Kerajinan Limbah Pelepah Pinang Masyarakat Pinggiran Desa Mendis Lesi Hertati; Lilis Puspitawati; Rilla Gantino; Meifida Ilyas
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v2i1.29

Abstract

Tujuan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa dalam mengolah limbah lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam atau limbah-limbah yang disekitar. Serta memberikan pelatihan kepada masyarakat di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dalam menciptakan ide kreatif dalam membuat produk inovatif pelepah pinang. Pada metode pelaksanan terdiri dari tahapan kegiatan sosialisasi, pengajaran, aplikasi, dan evaluasi. Pada tahapan sosialisasi diberikan Pelatihan di tanah lapangan penduduk setempat, pada tahapan pengajaran diberikan pengetahuan Pengolahan limbah Pelepah Pinang. Tahapan ketiga diberikan pelatihan inovasi produk kreatif atau menciptakan sebuah produk inovatif. tahap akhir adalah tahapan evaluasi, dimana diberikan pemahaman dan solusi pengembangan produk baru. Indikator pelaksanaan berupa Kuesioner pre-test dan post-test serta kemampuan dan tingkat pemahaman dalam menguasi pangsa pasar dan penghasilan dari pengolahan limbah. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan sebuah pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat serta produk inovasi pengelolaan pelepah pinang yang merupakan hasil kreatifitas serta ide masyarakat Muba sebagai produk yang ramah lingkungan dan layak dipasarkan di dunia.
ANALISIS PIUTANG TAK TERTAGIH BERDASARKAN UMUR PIUTANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Chairani; Meifida Ilyas
Jurnal Liabilitas Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1, Maret 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.657 KB) | DOI: 10.54964/liabilitas.v1i1.7

Abstract

Di beberapa perusahaan, aktivitas penjualan baik tunai atau kredit merupakan kegiatan yang penting untuk mencapai tujuan utama yaitu untuk memperoleh laba yang optimal. Terutama perusahaan manufaktur. di beberapa perusahaan manufaktur untuk mengelola keuntungan perputaran menjadi penjualan secara kredit. Dalam penjualan kredit ada dua sisi yang satu adalah memberikan kredit dan lain menerima kredit. Ini menyebabkan piutang bagi kreditur dan juga akun hutang untuk debitur. Jadi sebenarnya dari kemampuan penjualan kredit akan membuat klaim terhadap akun piutang kepada kreditur. Walaupun piutang tidak dapat dibayar atau klien menjadi bangkrut, itu disebabkan beban piutang ragu ragu atau piutang tidak tertagih. Ini disebabkan dalam transaksi kredit ada lebih banyak waktu sebelum debitur membayar rekening hutang, dalam kondisi ini kemungkinan piutang tidak tertagih masih akan terjadi. Objek penelitian ini adalah beberapa perusahaan manufaktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perpanjangan umur piutang, persentase tidak tertagihnya piutang atau beban piutang tak tertagih. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif statistik. Yang merupakan statistik yang menjelaskan bagaimana cara untuk mengumpulkan data, untuk membangun data, mempersiapkan dan menganalisa jumlah data. Dalam rangka memberikan penjelasan singkat dan jelas tentang kondisi perusahaan, sehingga dapat membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, lebih panjang umur piutang sehingga lebih tinggi persentase beban piutang tak tertagih. Hal tersebut dapat dilihat dari perhitungan hasil rata-rata persentase piutang tidak tertagih berdasarkan umur piutang, yang rata-rata tidak tertagih piutang 9,16% untuk 1-30 hari, rata-rata 31-60 hari adalah 13,66%, rata-rata 61-90 hari adalah 25,66%, selanjutnya rata-rata 91-180 hari adalah 34,83%, dan kemudian rata-rata 181-365 hari adalah 45,33%, dan yang terakhir lebih satu tahun rata-rata piutang tidak tertagih adalah 67,16%.
Tingkat Pemahaman Akuntansi Dan Kemampuan Membuat Laporan Keuangan Dalam Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan Melalui Pelatihan Akuntansi Sebagai Variabel Moderating (Studi Kasus Pada PT. Sekawan Jaya Lestari Di Provinsi Ntb, Ntt Dan Bali) Nia Tresnawaty; Christina; Meifida Ilyas
Jurnal Liabilitas Vol 5 No 1 (2020): Volume 5 No.1, Februari 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.118 KB) | DOI: 10.54964/liabilitas.v5i1.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik pengaruh tingkat pemahaman akuntansi dan kemampuan membuat laporan keuangan dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan melalui pelatihan akuntansi sebagai variabel moderating pada PT. Sekawan Jaya Lestari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kausal. Penelitian dilakukan pada 27 kantor cabang yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Bali. Data yang digunakan adalah data primer dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 79 sample. Metode analisis data yang digunakan dalam pengujian hipotesis pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dan analisis regresi variabel moderasi dengan metode uji nilai selisih mutlak dengan menggunakan alat bantu program SPSS (Statistical Program for Social Science) 23.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tingkat Pemahaman Akuntansi, Kemampuan membuat laporan keuangan, berpengaruh dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan melalui pelatihan akuntansi sebagai variabel moderating pada seluruh kantor cabang di PT. Sekawan Jaya Lestari. Secara parsial tingkat pemaham akuntansi, kemampuan membuat laporan keuangan, berpengaruh dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan dengan pelatihan akuntansi sebagai variabel moderating
Makna Industri Kreatif Kearifan Lokal Kerajinan Limbah Pelepah Pinang Masyarakat Pinggiran Desa Mendis Lesi Hertati; Lilis Puspitawati; Rilla Gantino; Meifida Ilyas
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v2i1.29

Abstract

Tujuan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa dalam mengolah limbah lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam atau limbah-limbah yang disekitar. Serta memberikan pelatihan kepada masyarakat di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dalam menciptakan ide kreatif dalam membuat produk inovatif pelepah pinang. Pada metode pelaksanan terdiri dari tahapan kegiatan sosialisasi, pengajaran, aplikasi, dan evaluasi. Pada tahapan sosialisasi diberikan Pelatihan di tanah lapangan penduduk setempat, pada tahapan pengajaran diberikan pengetahuan Pengolahan limbah Pelepah Pinang. Tahapan ketiga diberikan pelatihan inovasi produk kreatif atau menciptakan sebuah produk inovatif. tahap akhir adalah tahapan evaluasi, dimana diberikan pemahaman dan solusi pengembangan produk baru. Indikator pelaksanaan berupa Kuesioner pre-test dan post-test serta kemampuan dan tingkat pemahaman dalam menguasi pangsa pasar dan penghasilan dari pengolahan limbah. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan sebuah pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat serta produk inovasi pengelolaan pelepah pinang yang merupakan hasil kreatifitas serta ide masyarakat Muba sebagai produk yang ramah lingkungan dan layak dipasarkan di dunia.