Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MANUSIA DALAM PANDANGAN IMAM AL-GHAZALI Hasanah
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.238 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.315

Abstract

Hakikat manusia sejak zaman Nabi Muhammad saw sampai saat ini, tetap terus menarik untuk dibahas sampai kapan. Berbagai macam pendekatan yang telah dilakukan untuk mengkaji hakikat manusia itu sendiri. Mulai dari pendektan filosofis sampai pendekatan multi disiplin-interkonektif. Akan tetapi pembahasan tentang manusia tidak pernah selesai dengan tuntas kerena terkait peran dan mamfaat manusia itu sendiri sebagai subjek dan sekaligus objek dalam kehidupan di dunia ini. Sebagai subjek, manusia selalu menjadi actor utama dalam setiap dimensi kehidupan manusia itu sendiri, dan sebagai objek manusia merupakan target dalam setiap aktivitas kehidupan yang pada akhirnya bermuaran kepada terwujudnya kebahagiaan hidup manusia itu sendiri.Salah satu dimensi kehidupan manusia adalah tentang pendidikan. Manusia merupakan pemeran utama dan menempati peranstrategis dalam proses pendidikan, baik sebagai subjek maupun objek. Oleh sebab itu, pembahasan tentang hakikat manusia dalam konteks pendidikan adalah suatu keniscayaan yang bersifat fundamental yang akan menentukan system pendidikan itu sendiri, mulai dari tujuan pendidikan, materi atau kurikuum,metode, media, evluasi pendidikan dan lainnya.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN AKHLAK PADA ANAK USIA DINI DI DESA ATEUK LAMPHAM KECAMATAN SIMPANG TIGA ACEH BESAR Hasanah; Saifuddin; Rahmi; Asih Winarty; Maulida; Ainal Mardhiyah; Ade Suci Sujana; Kettrin Surya
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1207.888 KB) | DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.667

Abstract

Pelaksanaan kegaitan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan suatu upaya memberikan penyuluhan kepada orang tua yang memiliki anak usia dini, permasalahan dari hasil survey dan wawancara dengan mitra maka  ditemukan bahwa masih banyak para orang tua yang tidak peduli dengan perilaku atau akhlak anak, sehingga hal ini menjadi alasan utama dalam sosialisasi pengabdian ini. Maka tujuan dari pengabdian ini memberikan penyuluhan bahwa pentingnya pendidikan akhlak pada anak sejak usia dini, agar nantinya dapat menerapkan perilaku sesuai dengan syariat Islam. Metode yang digunakan dalam pelaksanaa Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu dengan penyuluhan dan pembinaan berbentuk ceramah dan diskusi bersama antara tim dengan mitra. Hasil pengabdian ini antara lain: yaitu pertama, adanya pemahaman orangtua tentang pentingnya mendidik, mengajar dan mengarahkan anak untuk berkakhlak mulia, kedua timbulnya kesadaran orang tua tentang bahaya yang akan ditimbulkan dikemudian hari yang berefek pada kehidupan anak saat dewasa, ketiga kesadaran orang tua dalam memberikan nasihat yang baik terhadap anak dengan memberikan penghargaan saat berperilaku yang baik sesuai dengan ajaran Islam. Dengan adanya sosialisasi ini maka diharapkan dapat membawa perubahan yang baik bagi orang tua dan anak-anak untuk selalu mengedepankan pendidikan akhlak dalam semua aspek kehidupan. Kata Kunci: Pendidikan Akhlak, Anak Usia dini
Edukasi Dini Terhadap Bahaya Merokok Dan Penyalahgunaan Ganja Pada Anak-Anak Di Gampong Ie Seuum Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar Samsuar; Syarifah Rahmiza Muzana; Hasanah; Asih Winarty; Maslida
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Baturaja Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Baturaja
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/abdimu.v6i2.2254

Abstract

Jumlah perokok anak saat ini terus mengalami peningkatan. Sehingga harus dilakukan pencegahan dengan pemberian edukasi sejak dini. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk memberikan edukasi guna memperoleh pengetahuan oleh anak-anak Desa Ie Seuum Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh mengenai bahaya merokok dan penyalahgunaan ganja. Metode yang digunakan ceramah dan diskusi dengan menggunakan media slide power point. Kegiatan yang dilakukan yaitu anak-anak di Desa Ie Seuum memperoleh pengetahuan mengenai bahaya merokok dan penyalahgunaan ganja meliputi macam-macam jenis rokok dan ganja, kandungan zat kimia berbahaya rokok dan ganja, penyakit kronis yang ditimbulkan akibat merokok dan penyalahgunaan ganja, dan resiko ancaman cacat seumur hidup dan kematian, dan landasan hukum negara dan agama tentang rokok dan ganja. Anak—anak memiliki respon yang baik terhadap kegiatan edukasi, memahami materi disampaikan, tertarik dengan gambar-gambar ditampilkan, memberikan pertanyaan seputaran bahaya merokok dan ganja dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pemateri edukasi.
Pelatihan Pengembangan Kecerdasan Emosional Melalui Permainan Kartu Ekspresi untuk Meningkatkan Empati Siswa di Desa Lagang Hasanah; Asih Winarty; Irma Aryani; Rahmi; Sadikin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah rendahnya empati sosial dan keterbatasan kemampuan mengenali emosi pada anak usia dini sering kali menjadi pemicu tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan empati siswa kelas rendah melalui pengembangan kecerdasan emosional dengan media permainan kartu ekspresi. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekolah Dasar yang terletak di Desa Lagang, Kabupaten Aceh Besar, dengan melibatkan siswa kelas 1 hingga kelas 3 sebagai subjek utama. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: (1) Sosialisasi dan pengenalan jenis-jenis emosi dasar, (2) Implementasi permainan kartu ekspresi di mana siswa diajak untuk menebak, mendeskripsikan, dan mensimulasikan perasaan orang lain, serta (3) Refleksi kelompok untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman konkret kepada siswa bahwa setiap individu memiliki perasaan yang harus dihargai. Melalui interaksi yang menyenangkan, siswa tidak hanya belajar mengenali perasaan diri sendiri, tetapi juga terdorong untuk memberikan respon positif terhadap kondisi emosional temannya. PkM ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran karakter yang aplikatif bagi guru di Desa Lagang dalam membangun fondasi kepekaan sosial anak sejak dini guna menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan inklusif.