Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Batik Gaya Modern di Surakarta dalam Perspektif Quantum Sujadi Rahmat Hidayat; Rustopo Rustopo; Dharsono Dharsono
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 37, No 1 (2020): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v37i1.5321

Abstract

Peningkatan apresiasi terhadap batik gaya modern di Surakarta pada awal abad XXI merupakan fenomena penting untuk dipelajari sebagai referensi untuk terus menjaga kelangsungan batik atau pelestarian seni tradisi lainnya. Apresiasi terhadap batik gaya modern dipengaruhi oleh wujud seni dan esensi dari karya yang dikreasi oleh penciptanya. Kajian ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan wujud dan esensi batik gaya modern di Surakarta pada awal abad XXI. Metode yang digunakan dalam kajian permasalahan melalui penelitian deskriptif kualitatif studi kasus pada karya Pandono. Metode pengumpulan data yang dignakan adalah wawancara, observasi, analisis dokumen, dan studi pustaka. Setelah dilakukan analisis terhadap data yang terkumpul, diketahui bahwa wujud batik gaya modern yang dikembangkan di Surakarta pada awal abad XXI tidak mengacu pada pakem visual batik gaya klasik ataupun batik tradisi lainnya, namun seringkali masih mengambil bentuk-bentuk khas dari batik klasik untuk diolah dengan prinsip desain yang berbeda sebagai penanda bahwa batik gaya modern tersebut masih terdapat benang merah dengan batik klasik. Esensi batik gaya modern lebih bersifat profan sebagai ekspresi keindahan dan bentuk kecintaannya terhadap tradisi melalui inovasi tradisi bukan pembekuan tradisi.
FASHION PRODUCT DESIGN INNOVATION AND DIGITAL MARKETING ON IKAT WEAVING ARTISANS IN GROBOGAN M. Rudianto; Sarwono Sarwono; Noor Ismawati Binti Jaafar; Sujadi Rahmat Hidayat; Nisaul Hasanah A Rosyad; Rochmat Aldy Purnomo; Ratna Endah Santoso; Siti Arifah
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The production of traditional ikat weaving in Lajer Village, Grobogan Regency, has produced woven fabrics as local creative products. There are issues related to limited design variety, production capacity, and marketing reach, which have resulted in market demand not being optimally met. This international community service program involves partners from the Syahadah Grobogan Cooperative Group (KUB), comprising young people and women from economically disadvantaged backgrounds. The program aims to improve product quality, expand the market, and increase revenue through training in innovative motif design, fashion product development, and digital marketing via e-commerce platforms. The implementation method includes presentations, hands-on practice, and ongoing mentoring. The results of the activities show an increase in technical skills and design creativity, understanding of modern production technology, and the use of digital media for promotion and sales. This program supports the achievement of the SDGs, particularly Goal 5 (Gender Equality), Goal 8 (Decent Work and Economic Growth), and Goal 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), and aligns with the President of the Republic of Indonesia's Nawa Cita vision for building economic self-reliance based on local potential.