A. Ardiansyah
Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS MODEL PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SD PADA MATA PELAJARAN IPAS Siti Mufarriha J. Konan; A. Ardiansyah; Arda Arda; Ardiansyah Ardiansyah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11048

Abstract

This study aims to analyze the application of the Picture and picture learning model in enhancing student engagement in the IPAS subject in the fourth grade at SDN 04 Paleleh Barat. This study was motivated by the low level of student engagement in the IPAS learning process, where instruction still tends to be teacher-centered, resulting in students being less actively involved and easily becoming bored. The focus of this study includes the implementation of the Picture and picture learning model and the enhancement of student learning engagement through this model. The study employs a qualitative approach with a descriptive qualitative research design. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, while data validity was tested through triangulation of sources, methods, and time. The results of the study indicate that the implementation of the Picture and picture model was carried out systematically through activities such as presenting learning objectives, presenting images, logically sequencing images, discussion, and drawing conclusions. The application of this model was able to increase students’ learning activity, as evidenced by increased attention, the courage to ask and answer questions, participation in discussions, and the ability to express opinions. Thus, the Picture and picture learning model proved effective in creating a more.  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Picture and Picture dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN 04 Paleleh Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran IPAS, di mana pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang terlibat secara aktif dan mudah merasa bosan. Fokus penelitian ini meliputi penerapan model pembelajaran Picture and Picture serta peningkatan keaktifan belajar peserta didik melalui model tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Picture and picture dilakukan secara sistematis melalui kegiatan penyampaian tujuan pembelajaran, penyajian gambar, pengurutan gambar secara logis, diskusi, serta penarikan kesimpulan. Penerapan model ini mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik yang terlihat dari meningkatnya perhatian, keberanian bertanya dan menjawab, partisipasi dalam diskusi, serta kemampuan menyampaikan pendapat. Dengan demikian, model pembelajaran Picture and picture terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran IPAS yang lebih aktif, menarik, dan bermakna bagi peserta didik di SDN 04 Paleleh Barat.
PERAN DIGITAL PARENTING DALAM MENANAMKAN KARAKTER KEDISIPLINAN PADA ANAK DI SDIT BINA ANAK BANGSA PALU Enjoy Galuh Auliya; A. Ardiansyah; Ufiyah Ramlah; Anisa Anisa
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12045

Abstract

ABSTRACT The rapid development of digital technology has transformed children's interactions with learning and social environments, requiring parents to adopt adaptive parenting strategies in managing technology use. This study aims to explore the implementation of digital parenting and the role of parents in fostering disciplinary character among students at SDIT Bina Anak Bangsa. The study employed a qualitative descriptive approach. The participants consisted of seven parents selected purposively. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion verification techniques. Data validity was ensured through source triangulation. The findings revealed that parents have a strong awareness of the importance of supervising children's gadget use. Digital parenting practices were implemented through establishing rules that allow gadget use only after children complete responsibilities such as worship and studying, limiting screen time, monitoring digital activities, and guiding children toward educational and character-building content. These practices positively contributed to the development of children's disciplinary character, as reflected in their compliance with rules, time-management skills, and responsible use of digital technology. Therefore, digital parenting plays a significant role in optimizing children's technology use while strengthening disciplinary character development among elementary school students. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi anak dengan lingkungan belajar dan sosialnya, sehingga menuntut orang tua untuk menerapkan pengasuhan yang adaptif terhadap penggunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan digital parenting serta peran orang tua dalam menanamkan karakter disiplin pada anak di SDIT Bina Anak Bangsa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri atas tujuh orang tua siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya pengawasan penggunaan gadget pada anak. Praktik digital parenting dilakukan melalui pemberian aturan penggunaan gadget setelah anak menyelesaikan kewajiban seperti beribadah dan belajar, pembatasan durasi penggunaan, pemantauan aktivitas digital, serta pendampingan dalam mengakses konten yang edukatif dan bernilai positif. Penerapan strategi tersebut terbukti mendukung pembentukan karakter disiplin anak yang ditunjukkan melalui kepatuhan terhadap aturan, kemampuan mengelola waktu, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital. Dengan demikian, digital parenting berperan penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi sekaligus memperkuat pembentukan karakter disiplin pada anak usia sekolah dasar.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGURANGI PERILAKU BULLYING PADA PESERTA DIDIK Dwi Aulia Latifa Lakara; A. Ardiansyah; Wiwin Mistiani; Mirnawati Mirnawati
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12439

Abstract

ABSTRACT Bullying is one of the problems that can hinder students’ social, emotional, and academic development, making preventive efforts through character education strengthening essential within school culture and learning activities. This study aimed to analyze the implementation of character education strengthening in preventing and reducing bullying behavior among students at MI Muhammadiyah Nunu. The research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, teachers, and students. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that bullying behavior was predominantly verbal and nonverbal, with varying levels of intensity across grade levels. Character education strengthening was implemented through religious habituation activities, the 5S culture (smile, greeting, salutation, politeness, and courtesy), teacher role modeling, collaborative activities, school regulations, and cooperation with parents. These programs successfully instilled religious values, discipline, responsibility, tolerance, empathy, and mutual respect, which contributed to increasing students’ awareness of the negative impacts of bullying and fostering more positive social interactions. Although several cases of verbal and nonverbal bullying were still identified, their intensity tended to decrease as the programs were implemented consistently. It can be concluded that strengthening character education is an effective strategy for preventing and reducing bullying behavior while supporting the creation of a safe, comfortable, and conducive school environment for students’ development. ABSTRAK Bullying merupakan salah satu permasalahan yang dapat menghambat perkembangan sosial, emosional, dan akademik peserta didik sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui penguatan pendidikan karakter yang terintegrasi dalam budaya sekolah dan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi penguatan pendidikan karakter dalam pencegahan dan pengurangan perilaku bullying pada peserta didik di MI Muhammadiyah Nunu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying yang ditemukan didominasi oleh bullying verbal dan nonverbal dengan intensitas yang bervariasi pada setiap jenjang kelas. Penguatan pendidikan karakter dilaksanakan melalui pembiasaan keagamaan, budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun), keteladanan guru, kegiatan kolaboratif, penerapan tata tertib, serta kerja sama dengan orang tua. Program tersebut berhasil menanamkan nilai religius, disiplin, tanggung jawab, toleransi, empati, dan sikap saling menghormati yang berdampak pada meningkatnya kesadaran peserta didik terhadap dampak bullying serta terciptanya interaksi sosial yang lebih positif. Meskipun masih ditemukan beberapa kasus bullying verbal dan nonverbal, intensitasnya cenderung menurun seiring pelaksanaan program secara berkelanjutan. Disimpulkan bahwa penguatan pendidikan karakter merupakan strategi yang efektif dalam mencegah dan mengurangi perilaku bullying serta mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.
STRATEGI PEMBENTUKAN ADAB PESERTA DIDIK BERBASIS PENDIDIKAN ISLAM Afifa Ramadhani; Moh Arfan Hakim; Agustan Agustan; Erniati Erniati; A. Ardiansyah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12482

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the strategies for developing Islamic manners (adab) among students at Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Nunu, Palu City, through the stages of planning, implementation, and evaluation. The study was motivated by the phenomenon of moral degradation among young generations, reflected in declining politeness in communication, reduced respect for teachers, and weak application of Islamic values in daily life. This research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The collected data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the development of Islamic manners was carried out through the planning of religious habituation programs integrated into school activities, teacher role modeling, worship habituation, strengthening communication between school and family, and controlling students’ use of digital devices. Evaluation was conducted continuously through behavioral observation and collaboration with parents. The results indicate that the success of Islamic character development is influenced by the synergy among the school environment, family involvement, and the digital ecosystem that supports the internalization of Islamic values. Therefore, integrated and sustainable strategies can serve as an effective model for strengthening Islamic character education at the elementary Islamic school level. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembentukan adab Islami peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Nunu Kota Palu melalui tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi moral pada generasi muda yang ditandai dengan menurunnya kesantunan dalam bertutur, sikap hormat kepada guru, serta lemahnya pengamalan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembentukan adab Islami dilakukan melalui perencanaan program pembiasaan keagamaan yang terintegrasi dalam kegiatan sekolah, implementasi keteladanan guru, pembiasaan ibadah, penguatan komunikasi antara sekolah dan keluarga, serta pengendalian penggunaan gawai oleh peserta didik. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui pengamatan perilaku peserta didik dan kerja sama dengan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembentukan adab Islami dipengaruhi oleh sinergi antara lingkungan sekolah, keluarga, dan ekologi digital yang mendukung internalisasi nilai-nilai karakter Islami. Dengan demikian, strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan dapat menjadi model penguatan pendidikan karakter Islami di tingkat madrasah ibtidaiyah.
PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Kardina Baondong; Erniati Erniati; Wiwin Mistiani; Hidawati Hidawati; A. Ardiansyah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12483

Abstract

ABSTRACT The use of the internet as a learning resource has become an effective alternative for improving the quality of classroom instruction and enhancing students' learning motivation in elementary schools. This study aimed to describe the use of the internet as a learning resource in improving the learning motivation of third-grade students at MIS Al-Khairaat Pombewe. This research employed a qualitative approach using a descriptive research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation. The findings revealed that teachers utilized the internet as a learning resource through instructional videos, educational images, and supplementary learning materials relevant to the subject matter, making the learning process more engaging, interactive, and easier for students to understand. The use of the internet positively influenced students' learning motivation, as reflected in increased attention, interest, participation, enthusiasm, and active involvement during classroom activities. Although several challenges were identified, including limited internet connectivity, inadequate learning devices, and limited instructional time, the internet remained an effective learning resource. Therefore, the use of the internet contributes positively to improving students' learning motivation and supports the implementation of more effective and meaningful learning processes in elementary schools. ABSTRAK Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar menjadi salah satu alternatif yang dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus mendorong motivasi belajar peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan internet sebagai sumber belajar dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas III MIS Al-Khairaat Pombewe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan internet sebagai sumber belajar melalui video pembelajaran, gambar edukatif, serta materi tambahan yang sesuai dengan materi pelajaran sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami peserta didik. Pemanfaatan internet memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar yang ditunjukkan oleh meningkatnya perhatian, minat, keaktifan, antusiasme, dan partisipasi peserta didik selama mengikuti pembelajaran. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan jaringan internet, perangkat pembelajaran, dan waktu pembelajaran, penggunaan internet tetap mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif. Dengan demikian, internet sebagai sumber belajar memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik serta mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih berkualitas di sekolah dasar.