Arda Arda
Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS MODEL PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SD PADA MATA PELAJARAN IPAS Siti Mufarriha J. Konan; A. Ardiansyah; Arda Arda; Ardiansyah Ardiansyah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11048

Abstract

This study aims to analyze the application of the Picture and picture learning model in enhancing student engagement in the IPAS subject in the fourth grade at SDN 04 Paleleh Barat. This study was motivated by the low level of student engagement in the IPAS learning process, where instruction still tends to be teacher-centered, resulting in students being less actively involved and easily becoming bored. The focus of this study includes the implementation of the Picture and picture learning model and the enhancement of student learning engagement through this model. The study employs a qualitative approach with a descriptive qualitative research design. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, while data validity was tested through triangulation of sources, methods, and time. The results of the study indicate that the implementation of the Picture and picture model was carried out systematically through activities such as presenting learning objectives, presenting images, logically sequencing images, discussion, and drawing conclusions. The application of this model was able to increase students’ learning activity, as evidenced by increased attention, the courage to ask and answer questions, participation in discussions, and the ability to express opinions. Thus, the Picture and picture learning model proved effective in creating a more.  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Picture and Picture dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN 04 Paleleh Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran IPAS, di mana pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang terlibat secara aktif dan mudah merasa bosan. Fokus penelitian ini meliputi penerapan model pembelajaran Picture and Picture serta peningkatan keaktifan belajar peserta didik melalui model tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Picture and picture dilakukan secara sistematis melalui kegiatan penyampaian tujuan pembelajaran, penyajian gambar, pengurutan gambar secara logis, diskusi, serta penarikan kesimpulan. Penerapan model ini mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik yang terlihat dari meningkatnya perhatian, keberanian bertanya dan menjawab, partisipasi dalam diskusi, serta kemampuan menyampaikan pendapat. Dengan demikian, model pembelajaran Picture and picture terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran IPAS yang lebih aktif, menarik, dan bermakna bagi peserta didik di SDN 04 Paleleh Barat.
Efektivitas Model Discovery Learning Berbasis Mind Mapping terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Nurul Hijratul Ummahiroh; Arda Arda; Mirnawati Mirnawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4105

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu yang ditunjukkan melalui keterbatasan dalam mengemukakan ide dan kesulitan memahami materi pembelajaran secara optimal menjadi fenomena yang diperhatikan pada studi ini. Dengan hal tersebut, penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMPN 3 Palu tahun ajaran 2024-2025 dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping. Penelitian ini menerapkan pendekatan quasi eksperiment dengan desain nonequivalent control group. Penelitian ini tergolong dalam jenis kuantitatif dengan jumlah sampel 56 peserta didik yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol, dimana setiap kelas terdiri dari 28 peserta didik. Pengambilan sampel untuk menentukan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik ini digunakan karena memungkinkan pemilihan sampel dengan karakteristik akademik dan kemampuan berpikir kreatif yang relatif seimbang. Lima butir soal esai yang telah diverifikasi oleh ahli digunakan sebagai alat penelitian. Pada tingkat signifikansi 0,05, uji statistik parametrik seperti uji t sampel independen, uji homogenitas, dan uji normalitas digunakan dalam analisis data. Skor posttest rata-rata untuk kelas eksperimen = 65,04 dan kelompok kontrol = 37,57. Nilai signifikansi (2-tailed) = 0,001 < 0,05 mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Artinya, secara signifikan penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir kreatif dalam mata pelajaran IPA.
Pengembangan Komik Video Digital sebagai Media Pembelajaran pada Materi Simbiosis di Kelas VII Dela Anugrah Husain; Arda Arda; Indri Pratiwi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4229

Abstract

Kurangnya minat dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran menuntut adanya inovasi media yang lebih kreatif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik video digital bagi siswa kelas VII serta menguji tingkat validitas dan respons pengguna terhadap media tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang diadaptasi menjadi empat tahap, yaitu Analysis, Design, Development, dan Implementation, tanpa melaksanakan tahap Evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media serta angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi, dengan persentase sebesar 92,50% dan 95% dari ahli materi, serta 93,33% dan 78,33% dari ahli media. Selain itu, hasil uji coba terhadap 47 peserta didik menunjukkan respons positif dengan persentase sebesar 82,13% dalam kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa komik video digital yang dikembangkan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif di tingkat sekolah menengah pertama.