Wiwin Mistiani
Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGURANGI PERILAKU BULLYING PADA PESERTA DIDIK Dwi Aulia Latifa Lakara; A. Ardiansyah; Wiwin Mistiani; Mirnawati Mirnawati
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12439

Abstract

ABSTRACT Bullying is one of the problems that can hinder students’ social, emotional, and academic development, making preventive efforts through character education strengthening essential within school culture and learning activities. This study aimed to analyze the implementation of character education strengthening in preventing and reducing bullying behavior among students at MI Muhammadiyah Nunu. The research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, teachers, and students. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that bullying behavior was predominantly verbal and nonverbal, with varying levels of intensity across grade levels. Character education strengthening was implemented through religious habituation activities, the 5S culture (smile, greeting, salutation, politeness, and courtesy), teacher role modeling, collaborative activities, school regulations, and cooperation with parents. These programs successfully instilled religious values, discipline, responsibility, tolerance, empathy, and mutual respect, which contributed to increasing students’ awareness of the negative impacts of bullying and fostering more positive social interactions. Although several cases of verbal and nonverbal bullying were still identified, their intensity tended to decrease as the programs were implemented consistently. It can be concluded that strengthening character education is an effective strategy for preventing and reducing bullying behavior while supporting the creation of a safe, comfortable, and conducive school environment for students’ development. ABSTRAK Bullying merupakan salah satu permasalahan yang dapat menghambat perkembangan sosial, emosional, dan akademik peserta didik sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui penguatan pendidikan karakter yang terintegrasi dalam budaya sekolah dan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi penguatan pendidikan karakter dalam pencegahan dan pengurangan perilaku bullying pada peserta didik di MI Muhammadiyah Nunu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying yang ditemukan didominasi oleh bullying verbal dan nonverbal dengan intensitas yang bervariasi pada setiap jenjang kelas. Penguatan pendidikan karakter dilaksanakan melalui pembiasaan keagamaan, budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun), keteladanan guru, kegiatan kolaboratif, penerapan tata tertib, serta kerja sama dengan orang tua. Program tersebut berhasil menanamkan nilai religius, disiplin, tanggung jawab, toleransi, empati, dan sikap saling menghormati yang berdampak pada meningkatnya kesadaran peserta didik terhadap dampak bullying serta terciptanya interaksi sosial yang lebih positif. Meskipun masih ditemukan beberapa kasus bullying verbal dan nonverbal, intensitasnya cenderung menurun seiring pelaksanaan program secara berkelanjutan. Disimpulkan bahwa penguatan pendidikan karakter merupakan strategi yang efektif dalam mencegah dan mengurangi perilaku bullying serta mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.
PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Kardina Baondong; Erniati Erniati; Wiwin Mistiani; Hidawati Hidawati; A. Ardiansyah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12483

Abstract

ABSTRACT The use of the internet as a learning resource has become an effective alternative for improving the quality of classroom instruction and enhancing students' learning motivation in elementary schools. This study aimed to describe the use of the internet as a learning resource in improving the learning motivation of third-grade students at MIS Al-Khairaat Pombewe. This research employed a qualitative approach using a descriptive research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation. The findings revealed that teachers utilized the internet as a learning resource through instructional videos, educational images, and supplementary learning materials relevant to the subject matter, making the learning process more engaging, interactive, and easier for students to understand. The use of the internet positively influenced students' learning motivation, as reflected in increased attention, interest, participation, enthusiasm, and active involvement during classroom activities. Although several challenges were identified, including limited internet connectivity, inadequate learning devices, and limited instructional time, the internet remained an effective learning resource. Therefore, the use of the internet contributes positively to improving students' learning motivation and supports the implementation of more effective and meaningful learning processes in elementary schools. ABSTRAK Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar menjadi salah satu alternatif yang dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus mendorong motivasi belajar peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan internet sebagai sumber belajar dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas III MIS Al-Khairaat Pombewe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan internet sebagai sumber belajar melalui video pembelajaran, gambar edukatif, serta materi tambahan yang sesuai dengan materi pelajaran sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami peserta didik. Pemanfaatan internet memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar yang ditunjukkan oleh meningkatnya perhatian, minat, keaktifan, antusiasme, dan partisipasi peserta didik selama mengikuti pembelajaran. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan jaringan internet, perangkat pembelajaran, dan waktu pembelajaran, penggunaan internet tetap mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif. Dengan demikian, internet sebagai sumber belajar memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik serta mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih berkualitas di sekolah dasar.
Developing a Pancasila students' character instrument: Proof of construct validity and estimation of construct reliability Wiwin Mistiani; Edi Istiyono; Amir Syamsudin; Nor Hasnida Md. Ghazali
REID (Research and Evaluation in Education) Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta & Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/reid.v10i2.44920

Abstract

This study aims to prove construct validity and estimate construct reliability of the character scale of Pancasila students by using confirmatory factor analysis. The research approach used is quantitative with a sample of 200 high school students selected at random. This study measured the variables by six aspects, 15 indicators, and 20 questions. The six aspects include faith and piety to God Almighty, global nationality, cooperation, independence, critical reasoning, and creativity. The data analysis technique used is confirmatory factor analysis. The study results concluded that the instrument for assessing the character of Pancasila students in high school had a loading factor of more than 0.4 and a value of more than 0.96 which was declared valid and significant. Likewise, the instrument has been declared fit in testing the goodness of fit model. Thus, this finding indicates that the observed and performance covariance matrices are not significantly different. This study recommends a scale to measure the character of Pancasila students in senior high school.