Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Metode Latihan Strechcordz Longbelt Slider Terhadap Peningkatan Kecepatan 50m Bifins Kelompok Umur Junior Klub Dolphin Buleleng (Penelitian Eksperimen Pada Kelas Junior Klub Dolphin Buleleng) Luh Kade Dewi Rahayu; I Gede Suwiwa; I Komang Sukarata Adnyana; I Made Satyawan; Ni Luh Putu Spyanawati
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Sport
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i1.133

Abstract

Secara khusus, bagi atlet junior yang masih tahap perkembangan motorik, kecepatan menjadi komponen khusus dalam olahraga selam. Latihan menggunakan alat strechcordz longbelt slider latihan menggunakan saling merupakan cara yang efektif bagi atlet junior untuk men ingkatan kecepatan dan daya tahan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan atlet junior di club dolphin buleleng, yang berusia 12-17 tahun, sebelum dan setelah mereka mengikuti latihan strechcordz longbelt slider dengan menggunakan latihan sling. Para peneliti dalam studi ini menggunakan paradigma pretest/posttest satu kelompok, yang umum digunakan dalam desain penelitian kuantitatif, untuk mencapai kesimpulan mereka sebanyak dua puluh orang atlet, berusia antara dua belas sampai tujuh belas tahun, dipilih dari kelompok sembilan puluh atlet junior menggunakan tehnik pilihan dari catatan waktu mereka. Analisis statistik menunjukan pengaruh yang signifikan pada variabel kecepatan, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menyarankan bahwa atlet junior dapat memperoleh manfaat dari latihan strechcordz longbelt slider dengan latihan kecepatan tangan dan kaki dengan jarak 20meter untuk meningkatkan kecepatan mereka. Pelatih disarankan untuk mendorong perkembangan catatan waktu atlet junior dengan memasukan latihan ini ke dalam program latihan dasar mereka.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar PJOK Materi Teknik Dasar Passing Bola Basket Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 1 Kediri Ni Putu Ary Anjani; I Ketut Semarayasa; I Komang Sukarata Adnyana; I Made Satyawan; Ketut Budaya Astra
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Sport
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar PJOK materi teknik dasar passing bola basket pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain posttest only control design. Populasi berjumlah 373 orang peserta didik kelas VII, dengan sampel 80 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling, terdiri dari kelas VII H sebagai kelompok eksperimen (40 orang) dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol (40 orang). Instrumen penelitian meliputi tes pilihan ganda untuk aspek pengetahuan, observasi untuk aspek sikap, dan unjuk kerja untuk aspek keterampilan. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U karena data tidak berdistribusi normal dan tidak homogen. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen (84,85) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (80,80). Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang berarti model pembelajaran NHT berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar PJOK teknik dasar passing bola basket. Kata Kunci: Model Pembelajaran NHT, Hasil Belajar, Passing Bola Basket, PJOK
Analyze of body mass index (BMI) and macronutrition needs for student age 11-13 Fikri Pratama; Hendra Mashuri; I Komang Sukarata Adnyana; Fikri Pratama; Hendra Mashuri; I Komang Sukarata Adnyana
Citius : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): CITIUS : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/citius.v6i1.5954

Abstract

Calculation of students' nutritional status can be done using measurement tools, namely anthropometry, assisted by body mass index (BMI) classification. The components of the body mass index consist of height and weight. This study aims to analyze the BMI and macronutrient needs of seventh grade students of MTs Kalifa Nusantara Denpasar. This study is a quantitative descriptive study using a survey method. The sample in this study were 66 seventh grade students of MTs Kalifa Nusantara Denpasar, with 24 (36%) males and 42 (64%) females. Based on the results of the study, it was found that 10 (15%) students were classified as severely underweight, 17 (26%) students were classified as mildly underweight, 24 (36%) students had an ideal BMI, 9 (14%) students were classified as mildly obese, and 6 (9%) students were categorized as severely obese. The average daily energy requirement for male is 2959,82 cal and for female 2529,38 cal. The average seventh grade students of MTs Kalifa Nusantara Denpasar have a non-ideal body mass index, because the calculation results of all categories except ideal (light thin, heavy and mild obesity, heavy) are 64%, while the ideal category is only 36%. This condition needs to be a concern, both for students personally, PE teachers, and parents, so that students are able to obtain balanced nutrition so that the ideal category is achieved.