Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar PJOK Materi Teknik Dasar Passing Bola Basket Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 1 Kediri Ni Putu Ary Anjani; I Ketut Semarayasa; I Komang Sukarata Adnyana; I Made Satyawan; Ketut Budaya Astra
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Sport
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar PJOK materi teknik dasar passing bola basket pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain posttest only control design. Populasi berjumlah 373 orang peserta didik kelas VII, dengan sampel 80 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling, terdiri dari kelas VII H sebagai kelompok eksperimen (40 orang) dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol (40 orang). Instrumen penelitian meliputi tes pilihan ganda untuk aspek pengetahuan, observasi untuk aspek sikap, dan unjuk kerja untuk aspek keterampilan. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U karena data tidak berdistribusi normal dan tidak homogen. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen (84,85) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (80,80). Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang berarti model pembelajaran NHT berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar PJOK teknik dasar passing bola basket. Kata Kunci: Model Pembelajaran NHT, Hasil Belajar, Passing Bola Basket, PJOK
Analyze of body mass index (BMI) and macronutrition needs for student age 11-13 Fikri Pratama; Hendra Mashuri; I Komang Sukarata Adnyana; Fikri Pratama; Hendra Mashuri; I Komang Sukarata Adnyana
Citius : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): CITIUS : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/citius.v6i1.5954

Abstract

Calculation of students' nutritional status can be done using measurement tools, namely anthropometry, assisted by body mass index (BMI) classification. The components of the body mass index consist of height and weight. This study aims to analyze the BMI and macronutrient needs of seventh grade students of MTs Kalifa Nusantara Denpasar. This study is a quantitative descriptive study using a survey method. The sample in this study were 66 seventh grade students of MTs Kalifa Nusantara Denpasar, with 24 (36%) males and 42 (64%) females. Based on the results of the study, it was found that 10 (15%) students were classified as severely underweight, 17 (26%) students were classified as mildly underweight, 24 (36%) students had an ideal BMI, 9 (14%) students were classified as mildly obese, and 6 (9%) students were categorized as severely obese. The average daily energy requirement for male is 2959,82 cal and for female 2529,38 cal. The average seventh grade students of MTs Kalifa Nusantara Denpasar have a non-ideal body mass index, because the calculation results of all categories except ideal (light thin, heavy and mild obesity, heavy) are 64%, while the ideal category is only 36%. This condition needs to be a concern, both for students personally, PE teachers, and parents, so that students are able to obtain balanced nutrition so that the ideal category is achieved.
Pengembangan Bahan Ajar Multimedia Berbasis Flipbook Materi Teknik Servis dan Smash pada Mata Kuliah TP. Pembelajaran Tenis Lapangan Murodi Nizar Nazhmi; I Komang Sukarata Adnyana; Peby Gunarto; Wahjoedi Wahjoedi; Hendra Mashuri
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i3.4438

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan waktu praktik, pembelajaran yang masih berpusat pada dosen, serta belum tersedianya media digital yang fleksibel pada mata kuliah Pembelajaran Tenis Lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis Flipbook pada materi teknik dasar servis dan smash yang layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model analysis, design, development, implementation, dan evaluation (ADDIE). Subjek dalam penelitian ini meliputi 1 orang ahli isi, 1 orang ahli media pembelajaran, 1 orang ahli desain pembelajaran, 1 orang praktisi lapangan, serta mahasiswa aktif semester IV program studi penjaskesrek yang mengambil mata kuliah tp. pembelajaran tenis lapangan sebagai subjek uji coba produk yang terdiri dari 3 orang dalam uji coba perorangan, 7 orang dalam uji coba kelompok kecil, dan 21 orang dalam uji coba kelompok besar. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi produk menunjukkan persentase dari ahli isi sebesar 96%, ahli media pembelajaran 100%, ahli desain pembelajaran 98%, dan praktisi lapangan 97%, yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Hasil uji coba kepada mahasiswa memperoleh persentase 96% pada tahap perorangan, 98% pada kelompok kecil, dan 98% pada kelompok besar dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar digital berbasis Flipbook dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman teknik dasar mahasiswa, menumbuhkan kemandirian belajar yang fleksibel, serta menyelaraskan proses perkuliahan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan penguasaan literasi digital dan pemanfaatan teknologi.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar PJOK pada Peserta Didik Kelas VIII-A SMP Negeri 3 Singaraja Ozi Purwanto; I Ketut Budaya Astra; I Komang Sukarata Adnyana
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 3, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v3i2.358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PJOK dengan materi passing bawah dalam permainan bola voli dengan model PBL pada peserta didik kelas VIII-A SMP Negeri 3 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom action research. Prosedur penelitian PTK langkah-langkah umum dalam melakukan analisis data dari PTK yaitu (1) Rencana tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi/evaluasi, dan (4) Refleksi. Subyek penelitian ini 36 peserta didik di kelas VIII SMP N 3 Singaraja, terdiri dari 16 laki-laki dan 20 perempuan. Penelitian ini menggunakan 2 siklus dengan masing-masing siklus terdiri atas 2 (dua) kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kognitif, afektif dan psikomotor. Teknik analisis data meliputi Organisasi Data, Deskripsi Data, Analisis Kualitatif, Analisis Kuantitatif, dan Perbandingan Data. Hasil penelitian pada siklus I untuk aspek psikomotor ada 75% peserta didik yang tuntas, sedangkan 25% belum tuntas, aspek kognitif yang 75%, belum tuntas 25%, aspek afektif yang tuntas 86,5%, belum tuntas 13,5%. Sedangkan pada siklus II untuk aspek psikomotor yang tuntas 94% peserta didik, belum tuntas ada 6%, aspek kognitif yang tuntas 84%, belum tuntas 16%, aspek afektif ada 7,50% dengan afektif baik dan 92,50% dengan afektif baik. Sehingga dapat disimpulakan bahwa hasil penelitian tindakan kelas mengalami peningkatan hasil belajar bola voli passing menggunakan model problem based learning pada peserta didik kelas VIII-A SMP N 3 Singaraja tahun pelajaran 2024.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL TEKNIK DASAR SMASH BOLA VOLI PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMK TRIATMAJAYA SINGARAJA Gede Mahendra Yasa Suardana Mahendra; I Ketut Semarayasa; I Komang Sukarata Adnyana
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Sports and technology
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i2.140

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis video tutorial teknik dasar smash bola voli yang berkualitas dan menarik bagi peserta didik kelas XI SMK Triatmajaya Singaraja. Rendahnya pemahaman dan keterampilan teknik smash serta minimnya media pembelajaran inovatif menjadi latar belakang utama penelitian ini.Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 1 ahli isi/materi, 1 ahli desain, 1 ahli media, serta peserta didik kelas XI yang meliputi uji coba perorangan (3 orang), uji coba kelompok kecil (6 orang), dan uji coba kelompok besar (12 orang). Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi dan respons pengguna.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video tutorial yang dikembangkan memperoleh penilaian yang sangat baik dari para ahli, dengan persentase validitas ahli isi/materi sebesar 91,6%, ahli desain 92%, dan ahli media 94%. Sementara itu, respons peserta didik juga sangat positif dengan rata-rata uji perorangan 94%, kelompok kecil 90,33%, dan kelompok besar 91,33%. Media ini dikemas secara menarik dengan kombinasi teks, gambar, audio, dan video slow-motion menggunakan aplikasi CapCut, sehingga memudahkan peserta didik memahami tahapan smash secara mandiri.Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis video tutorial teknik dasar smash bola voli ini layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran PJOK, mampu meningkatkan motivasi serta pemahaman peserta didik terhadap materi smash bola voli. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Video Tutorial, Teknik Smash Bola Voli, Model ADDIE, Pendidikan Jasmani
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GERAK DASAR TANGAN DENGAN KOMBINASI LANGKAH KAKI BERBASIS VIDEO TUTORIAL PADA MATA KULIAH TP. PEMBELAJARAN SENAM IRAMA DAN KEBUGARAN UNTUK MAHASISWA PENJASKESREK UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Gede Komang Devananda Kori; Ni Luh Putu Spyanawati; I Putu Darmayasa; Wahjoedi Wahjoedi; I Komang Sukarata Adnyana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.61259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video tutorial pada materi gerak dasar tangan dengan kombinasi langkah kaki dalam mata kuliah TP. Pembelajaran Senam Irama dan Kebugaran bagi mahasiswa Prodi Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Video tutorial dipilih karena kondisi pembelajaran yang masih minim penggunaan media yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, sehingga pemahaman mahasiswa terhadap gerakan senam irama, khususnya gerak dasar tangan, masih belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas tahap (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Validasi produk dalam penelitian ini melibatkan ahli isi/materi, ahli desain, ahli media pembelajaran, dan ahli praktisi lapangan. Subjek uji coba produk adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi melalui uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar pada mahasiswa semester IV kelas D tahun ajaran 2026. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan instrumen yang disusun dalam skala Likert. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji ahli isi/materi memperoleh persentase 97%, uji ahli desain 97%, uji ahli media pembelajaran 100%, uji ahli praktisi lapangan 90%, uji coba perorangan 96%, uji coba kelompok kecil 96%, dan uji coba kelompok besar 94,64%, yang seluruhnya berada pada kualifikasi sangat baik. Diperoleh kesimpulan bahwa media pembelajaran gerak dasar tangan dengan kombinasi langkah kaki berbasis video tutorial ini dinyatakan layak dan sangat baik sehingga sangat layak digunakan sebagai media pendukung dalam proses perkuliahan.
PENGEMBANGAN MEDIA FLASHCARD GERAK DASAR ROLL DEPAN SENAM LANTAI PADA PESERTA DIDIK KELAS RENDAH Kadek Darma Ananda; Made Agus Wijaya; I Komang Sukarata Adnyana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.61261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis flashcard pada materi gerak dasar roll depan senam lantai untuk peserta didik kelas III sekolah dasar serta mengetahui tingkat validitas dan kepraktisan media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media pembelajaran, praktisi pembelajaran, serta peserta didik kelas III SD Negeri 1 Sidetapa. Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli dan angket respons pengguna yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan praktisi pembelajaran. Selain itu, hasil uji kelompok kecil, kelompok besar, dan uji kepraktisan menunjukkan bahwa media memperoleh kategori sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Media flashcard yang dikembangkan mampu menyajikan tahapan gerakan secara sistematis, menarik, serta mudah dipahami oleh peserta didik sehingga dapat membantu guru dalam menyampaikan materi gerak dasar roll depan. Dengan demikian, media flashcard layak digunakan sebagai media pembelajaran PJOK pada materi gerak dasar roll depan di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS IT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI PERMAINAN NET (BOLA VOLI) PADA PESERTA DIDIK KELAS VI SD NEGERI 2 PEMECUTAN TAHUN AJARAN 2025/2026 I Kadek Irwan Candradinata; I Gede Suwiwa; I Komang Sukarata Adnyana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.61940

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi permainan net (bola voli) di kelas VI SD Negeri 2 Pemecutan. Permasalahan tersebut disebabkan oleh kurang optimalnya penerapan model pembelajaran dan pemanfaatan teknologi informasi sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam menguasai teknik dasar passing bawah dan servis bawah. Penelitian ini berlandaskan teori konstruktivisme dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video tutorial berbasis Information Technology (IT). Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar PJOK peserta didik. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar aspek kognitif, penilaian aspek psikomotor, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata aspek kognitif meningkat dari 68,00 pada prasiklus menjadi 71,00 pada siklus I dan 87,00 pada siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 43,33% menjadi 60,00% dan 90,00%. Pada aspek psikomotor, nilai rata-rata meningkat dari 65,50 menjadi 70,40 dan 79,83, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 36,67% menjadi 56,67% dan 86,67%. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan video tutorial berbasis IT efektif meningkatkan hasil belajar PJOK materi permainan net (bola voli).
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 MENGWI TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Ida Ayu Mas Ratiningsih; I Gede Suwiwa; I Komang Sukarata Adnyana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.62589

Abstract

Pembelajaran teknik dasar passing bola voli membutuhkan contoh gerak yang dapat diamati secara jelas, bertahap, dan berulang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis video tutorial teknik dasar passing bola voli serta menilai kelayakan dan kepraktisannya pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Mengwi. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Analisis kebutuhan melibatkan 36 peserta didik. Produk direview oleh ahli isi, ahli desain pembelajaran, ahli media, dan praktisi lapangan, kemudian diuji pada kelompok kecil, guru PJOK, dan peserta didik. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan persentase 74,5% dengan kategori tinggi. Penilaian ahli isi mencapai 100%, ahli desain pembelajaran 89,58%, ahli media 97,22%, dan praktisi lapangan 100%. Uji coba kelompok kecil memperoleh 92,08%, respons guru PJOK 92,50%, dan respons 36 peserta didik 90,49%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa video tutorial yang dikembangkan layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung pembelajaran teknik dasar passing bawah dan passing atas. Penelitian ini belum menguji efektivitas media terhadap peningkatan hasil belajar atau keterampilan secara eksperimental.