Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pembangunan Sistem Informasi Monitoring Pengelolaan Kegiatan Karang Taruna Kecamatan Padalarang Meryana Putri R; Faiza Renaldi; Irma Santikarama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2019: Peran Sains Data Dari Perspektif Akademisi dan Praktisi
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan badan pusat statistik kabupaten Bandung Barat terdapat 10 desa, 216 RW di Kecamatan Padalarang dan setiap RW tersebut telah difasilitasi organisasi lokal yaitu karang taruna. Permasalahan yang sering timbul dalam pelaksanaan monitoring kegiatan karang taruna yaitu kurangnya informasi yang didapatkan oleh karang taruna Kecamatan Padalarang mengenai pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh karang taruna desa. Sehingga pemantauan secara menyeluruh terhadap kegiatan desa karang taruna kecamatan kurang maksimal. Kurangnya pemantauan pada karang taruna desa dan unit mengakibatkan pemerintah kecamatan tidak dapat mengetahui gambaran tingkat pencapaian atau perkembangan dari setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna desa. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi yang memantau setiap perkembangan karang taruna unit dan desa di Kecamatan Padalarang. Pembuatan perangkat lunak pada penelitian ini menggunakan metode waterfall. Penelitian ini juga menghasilkan sistem yang dapat memonitoring kegiatan serta menghasilkan persentase dari setiap perkembangan karang taruna desa.
Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Desa Cikande Jawa Barat Rima Fitri Juliana; Faiza Renaldi; Irma Santikarama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2019: Peran Sains Data Dari Perspektif Akademisi dan Praktisi
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi di bidang pemerintahan digunakan untuk mengembangkan dan mencapai tujuan suatu pemerintahan. Pemerintah memiliki kewajiban untuk menyediakan pelayanan publik kepada masyarakat gunamembangun kepercayaan, serta memenuhi harapan dan tuntutan seluruh masyarakat. Pelayanan publik terdiri dari pelayanan administrasi, barang dan jasa. Salah satu pelayanan administrasi adalah pelayanan kependudukan yang merupakan hal penting didalam pemerintahan. Data kependudukan yang lengkap dan terbaru merupakan data wajib yang harus dimiliki dan diperhatikan oleh pihak desa yang digunakan sebagai alat kontrol untuk mengetahui perkembangan penduduk. Adanya perubahan informasi data kependudukan karena tingkat kelahiran, kematian dan migrasi penduduk menyebabkan data kependudukan tidak lengkap, sehingga beberapa penduduk tidak dapat menggunakan data kependudukannya untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. Proses penanganan pelayanan administrasi tidak berjalan dengan semestinya yang menyebabkan terhambatnya proses penanganan pelayanan sehingga mengakibatkan pelayanan yang diterima oleh masyarakat membutuhkan waktu yang cukup lama. Tidak adanya pemantauan terhadap penanganan proses pelayanan yang mengakibatkan proses penanganan pelayanan tidak sesuai dengan jadwal layanan. Penelitian ini bertujuan membangunsistem informasi yang dapat mengelola data kependudukan dan membantu masyarakat untuk melakukan permintaan pelayanan publik serta memantau proses penanganan pelayanan tersebut.
Pembangunan Sistem Informasi Pengelolaan Bahan Medis Habis Pakai pada Rumah Sakit Swasta di Kota Bogor Aldi Yori Aditya; Faiza Renaldi; Irma Santikarama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2019: Peran Sains Data Dari Perspektif Akademisi dan Praktisi
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan data bahan medis habis pakai pada saat ini memegang peran penting dalam menunjang kegiatan operasional pada rumah sakit, karena bahan medis habis pakaisifatnya hanya sekali pakai dan tidak bisa dipakai berulang kal i untuk pasien yang sama atau pasien berbeda. Pada gudang unit bagian maupun di gudang farmasi rumah sakit ini terdapat proses pencatatan data stok bahan medis habis pakai yang masih terdapat kendala sehingga pengawasan terhadap stok bahan medis habis pakai menjadi kurang efektif, dan kemungkinan terjadinya kehabisan stok bahan medis habis pakai cukup besar, untuk meningkatkan kinerja dari proses pengelolaan data bahan medis habis pakai maka diperlukan suatu sistem informasi yang dapat melakukan pengelolaan data bahan medis habis pakaiyang terintegrasi kepada seluruh unit gudang dalam rumah sakit. Dalam membangun sistem informasi pengelolaan data bahan medis habis pakai ini metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall dan keluaran dari peneliti an ini di antaranya yaitu sistem yang dapat melakukan pencatatan bahan medis habis pakai yang masuk ke gudang farmasi, pencatatan bahan medis habis pakai yang keluar dari gudang farmasi, pengawasan data stok bahan medis habis pakai di setiap gudang, laporan bahan medis habis pakai yang masuk dan laporan bahan medis habis pakai yang keluar sehingga dapat menunjang kegiatan operasional rumah sakit secara efektif.
PEMBANGUNAN SISTEM E-KONSELING PADA PROGRAM STUDI INFORMATIKA UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI Yuni Eka Pratiwi; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.728 KB)

Abstract

Program Studi Informatika menunjuk dosen wali untuk dapat membimbing mahasiswa dalam kegiatan akademik selama menempuh studi. Selama menempuh studi mahasiswa mempunyai hak untuk mendapatkan bimbingan berdasarkan bakat, minat, kemampuan. Pengambilan paket mata kuliah pada semester selanjutnya yang akan ditempuh mahasiswa sering kali tidak dapat dilakukan dikarenakan pengambilan mata kuliah pada semester sebelumnya memiliki hasil nilai kurang dari cukup, hal ini terjadi karena pada semester sebelumnya tidak dilakukan identifikasi dengan baik pada saat proses perwalian. Keterbatasan media menyebabkan komunikasi antara dosen wali dengan mahasiswa yang dibimbingnya tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional tentang petunjuk teknis pelaksanaan penilaian angka kredit jabatan dosen. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat sebuah sistem yang dapat merekomendasikan pengambilan mata kuliah, memprediksi masa studi mahasiswa yang memiliki kasus khusus, menyediakan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang akan diambil apakah mahasiswa tersebut akan tetap lanjut menempuh studi atau DO, membantu mahasiswa mengambil keputusan di bidang akademik yang sifatnya kurikuler maupun non kurikuler, dan menyediakan hak akses sebagai sarana orang tua untuk mendapatkan informasi hasil akademik selama anaknya menempuh studi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall, dikarenakan metode sangat terstruktur, prosesnya yang mengalir memudahkan memecah sebuah tahap-tahap penelitian menjadi potongan-potongan kecil berdasarkan aktivitas. Kata kunci : Decision Support Systems, E-konseling, Future simulation
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG BARAT Sandi Maulana; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.093 KB)

Abstract

Kebutuhan informasi menjadi kebutuhan mutlak bagi setiap organisasi atau perusahaan untuk memenangkan sebuah persaingan. Dimana informasi digunakan sebagai bahan acuan untuk perencanaan strategis dan pengambilan keputusan, sehingga dibutuhkan penyampaian informasi yang cepat, tepat, akurat. Kondisi yang terjadi di dalam maupun di luar yang selanjutnya akan digunakan sebagai dasar perencanaan strategis dan program kerja. Seiring dengan berkembangnya kebutuhan informasi khususnya untuk para eksekutif guna pengambilan keputusan dan untuk mengetahui kinerja organisasi atau perusahaan maka berkembanglah sebuah sistem informasi. Dinas kesehatan merupakan penanggung jawab dari tersedianya sarana dan prasarana kesehatan yang ada, dimana pemerintah melalui dinas kesehatan melakukan pendataan dan pengawasan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya diwilayah Kabupaten Bandung Barat. Sistem informasi eksekutif ini dibangun untuk memudahkan dinas kesehatan dalam menganalisa data SP3 dengan perhitungan yang terotomatisasi. Metode pengembangan waterfall dan penelitian ini dilakukan secara sistematis, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem dan desain sistem, pengkodean dan implementasi, penerapan dan pengujian sistem, pemeliharaan, pelaporan dan publikasi ilmiah. Sistem ini dapat menampilkan informasi yang telah diringkas dari data SP3 (sistem pencatatan pelaporan puskesmas) yang telah diolah dan selanjutnya akan ditampilkan dalam bentuk visual grafik dan tabel yang akan digunakan oleh pihak eksekutif dinas kesehatan dalam pengambilan keputusan. Kata kunci : dinas kesehatan, grafik, sistem informasi eksekutif 
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DI CV. ARIE Nadya Kurnia Utamawati Sumarsono; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.204 KB)

Abstract

CV. Arie merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang usaha percetakan yang memproduksi cetak sesuai kebutuhan pemesan seperti kop surat, brosur, stiker dan lain sebagainya. CV. Arie menggunakan konsep made to order dikarenakan perusahaan akan melakukan produksi apabila mendapat order dari pemesan. Pada CV. Arie pengolahan data transaksi terkait data order belum terorganisir sehingga bisa menyebabkan kesalahan pencatatan transaksi. Banyaknya produksi menyebabkan supervisor produksi kesulitan dalam mengontrol proses produksi yang sedang berjalan sehingga informasi yang dibutuhkan antar divisi terkait sering terlambat, sering terjadinya kekurangan atau kelebihan stok bahan baku di gudang sangat mempengaruhi proses produksi, untuk meningkatkan proses produksi maka dibutuhkan sistem informasi yang mampu terintegrasi antar divisi terkait yaitu membangun sistem informasi dengan konsep SCM (Supply Chain Management). Pada penelitian ini konsep SCM diharapkan dapat mengolah data order agar lebih terorganisir, perencanaan dan penjadwalan produksi yang fleksibel, proses produksi lebih terkontrol serta memberikan informasi data stok bahan baku yang akurat. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan pada penelitian ini yaitu waterfall. Hasil keluaran sistem diantaranya yaitu laporan produksi berupa hasil produksi dan hasil penggunaan bahan baku produksi setiap harinya, pemberitahuan bahan baku yang mencapai batas limit, daftar jadwal produksi setiap harinya untuk menunjang perencanaan dan penjadwalan produksi yang optimal.Kata kunci : percetakan, produksi, sistem informasi, supply chain management. 
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PENGALOKASIAN SUMBER DANA DI PEMERINTAHAN KOTA CIMAHI Diah Hasna Salsabila; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.311 KB)

Abstract

Sebagai kota otonom, Cimahi tentunya terdapat perangkat pemerintah kota yang salah satu di dalamnya terdapat dinas Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dalam melaksanakan tugasnya BPKAD memerlukan beberapa informasi yang dapat menunjang pada pengambilan keputusan, seperti halnya informasi yang mengacu pada laporan pengajuan anggaran tiap Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) serta laporan program, urusan dan kegiatan tiap SKPD guna menentukan pencairan anggaran sumber dana yang diajukan layak atau tidaknya anggaran tersebut dilakukan pencairan oleh BPKAD. Namun banyaknya anggaran kegiatan tiap SKPD menyebabkan tidak teralokasikan dengan baik sumber dana yang turun dari provinsi atau pusat. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat sebuah sistem yang dapat mengalokasikan sumber dana yang turun untuk kegiatan yang dianggarkan oleh sumber dana provinsi atau pusat, serta sistem yang dapat memberikan pemberitahuan kepada tiap SKPD bahwa ada atau tidaknya dana yang diajukannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall, dikarenakan metode yang digunakan metode yang sangat restruktur, prosesnya yang mengalir memudahkan memecah sebuah tahap-tahap penelitian menjadi potongan-potongan kecil berdasarkan aktivitas. Kata kunci : BPKAD; Sistem Informasi; Sumber Dana
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI KRIMINALITAS DI KEPOLISIAN RESORT CIMAHI Alvin Sofiyan Hermawan; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.192 KB)

Abstract

Kepolisian Resort Cimahi yang selanjutnya di singkat Polres Cimahi memiliki tugas negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan pada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan di wilayah Kabupaten dan Kota yang berada dibawah Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat. Polres Cimahi di pimpin oleh Kepala Kepolisian Resort Cimahi yang memilki tugas memimpin, membina, mengawasi, dan mengendalikan satuan organisasi dilingkungan Polres Cimahi dan bertanggung jawab kepada kepala Kapolda Jawa Barat. Dalam pelaksanaan tugas satuan reserse kriminal di singkat satreskrim diperlukan beberapa informasi yang dapat menunjang pada proses pengambilan keputusan seperti informasi yang mengacu pada laporan masyarakat dan temuan dari polisi. Laporan hasil penyelidikan guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan yang dihasilkan dari setiap jumlah tindak pidana yang diperiksa setiap tahunya, masalahnya banyaknya data temuan penyidikan dari masing-masing  jenis tindak pidana dan yang diperiksa setiap tahun. Menyebabkan  terhambatnya  informasi yang spesifik oleh pihak kepolisian mengenai jumlah data temuan penyidikan, jenis tindak pidana, karena proses pengambilan informasi data tidak diolah dengan baik lamanya waktu proses pengambilan keputusan dalam menyusun jenis tindak pidana, sehingga beranjak dari permasalahn tersebut tujuan penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat pembangunan sistem informasi kriminalitas di Polres Cimahi dengan dengan perancangan sistem baru pemodelan Unified Modeling Language (UML), dan menggunakan pengembangan perangkat lunak metode waterfall. Menghasilkan keluaran berupa laporan-laporan dan informasi yang dibutuhkan kapan saja. Serta dapat direpresentasikan dalam bentuk grafik dan tabel agar memudahkan pihak eksekutif untuk pengambilan keputusan dalam menentukan kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan tugas dan wewenang Kapolres Cimahi. Kata kunci : Sistem informasi kriminalitas, penyelidikan, penyidikan, Unified Modeling Language (UML), waterfall
PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama; Herdy Ashaury
Sebatik Vol 23 No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.849 KB)

Abstract

Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) adalah salah satu perguruan tinggi yang terletak di kota Bandung. UNJANI sudah mengunakan sistem informasi akademik berbasis komputer secara terpusat. Sistem informasi yang digunakan tersebut sudah disosialisasikan kepada para penggunanya, hal ini dilakukan oleh UNJANI karena dirasakan sudah waktunya semua sistem yang ada dirubah menggunakan bantuan teknologi informasi. Namun demikian, belum semua sumber daya yang ada di UNJANI mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang sama dalam menggunakan sistem informasi berbasis teknologi informasi. Pengukuran pengetahuan dan kemampuan teknologi informasi atau biasa dikatakan tingkat kesiapan yang dimiliki oleh sumberdaya yang ada di UNJANI, dapat dilakukan dengan menggunakan framework STOPE (Strategy, Technology, Organization, People, dan Environtment), yang akan menunjukan tingkat kesiapaan UNJANI dari sisi-sisi strategi teknologi informasi, teknologi yang digunakan, organisasi, sumber daya manusia, dan lingkungan bisnis pada UNJANI. Hasil dari penelitian dapat digunakan untuk pemetaan kemampuan sumberdaya yang ada di UNJANI, dengan pemetaan ini dapat di identifikasi masing-masing unit yang memerlukan pengetahuan dan kecakapan tambahan atau hanya sekedar penyegaran. Kondisi tersebut dapat membantu pihak manajamen UNJANI, untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan sumberdaya manusia UNJANI dalam teknologi informasi
Sistem Fleet Management Distribusi Menggunakan Metode Saving Matrix Lidya Siti Hafsari; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol 19, No 1 (2020): JICT-IKMI, Juli 2020
Publisher : STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36054/jict-ikmi.v19i1.144

Abstract

Distribution is the activity of distributing goods from producers to consumers. Companies are obliged to optimize distribution so that they can easily compete with other companies, this can be done by optimizing the fleet. Each fleet must obtain information including the distance traveled, objectives achieved, periodic maintenance and service planning. PT Kino has 30 fleets, there is a problem where the estimated delivery time cannot be monitored because the company does not have a route plan in each shipment, this results in route optimization with the layout of goods in an unstructured fleet, from these problems the company does not have schedule reports and route planning data optimal for the achievement of the company. Another problem is that it is difficult for companies to monitor the fleet during the delivery of goods, this is because the ongoing process is still carried out in a minimalist manner which results in different reporting data between the customer and the delivery bag. The solution to overcome this problem was created a Fleet Management System using the concept of the Saving Matrix used to determine the distance and route of goods delivery from the company to consumers in order for the delivery of goods to be carried out in an effective and efficient manner. The software development method used is the waterfall. The results of this study are in the form of a system that has outputs including displaying route recommendations and monthly or yearly distribution schedule reports. After building the system, the user acceptance test was carried out with a result of 83.95% of the 41 test cases conducted by 6 actors.