Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Use Case Framework of Computerized Production Monitoring Processes in Textile Industry Irma Santikarama; Faiza Renaldi; Fatan Kasyidi; Agya Java Maulidin
Journal of Applied Informatics and Computing Vol 6 No 1 (2022): July 2022
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v6i1.3977

Abstract

Use cases are a description of system functions resulting from needs analysis and obtained from interviews and observations. In standard practices, this stage is also known as the most time-consuming stage. Although every use case produced in software development is unique, there is always a similarity in its function to systems made previously in other organizations. These similarities are studied to reduce time in the process during the requirements analysis stage. Many studies have built and used a Use Case Framework (UCF) to be used together by software developers. So far, UCF has been owned by the banking industry in mapping use case standards in ATMs, health in standardizing use cases in electronic medical records, libraries in standardizing information retrieval, and mapping processes in crowdfunding. This research adds to the list of the latest UCFs produced, namely in the related textile industry, in standardizing the functions that exist in computer-based production monitoring systems. It is based on the fact that there are many textile companies globally, with more than 1.000 of them are established in Indonesia. This study investigated eight Indonesian textile companies to obtain information data to determine what functions are required, t. The data collection techniques used were interviews and observation. More stages were carried out in this study afterward, namely defining Actor Analysis and Functional Methods, Combining Analysis, Classification of Use Cases, Describing Use Case Scenarios, and Visualizing Frameworks. The data analysis results obtained from each company, we managed to define 10 main use cases, 4 supporting use cases, and four specific use cases. This study’s products can help provide a reference in using case design to create a computer-based textile company monitoring system.
Klasterisasi Outlet Berdasarkan Data Penjualan Dengan Menggunakan Algoritma K-Medoids Sri Mulyani Azhari; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jumanji.v5i2.93

Abstract

Data mining kini digunakan diberbagai bidang termasuk bisnis. Data mining memiliki beberapa teknik, salah satunya yang populer yaitu teknik Clustering. Ketersediaan data yang melimpah, kebutuhan akan ketersediaan informasi (atau pengetahuan) sebagai acuan bagi pelaku bisnis dalam proses pengambilan keputusan untuk membuat solusi bisnis merupakan cikal-bakal dari lahirnya teknologi data mining. PT. Gondowangi salah satu bisnis yang memiliki ketersediaan data yang melimpah, menghasilkan data penjualan dari setiap outlet yang beragam sehingga pendistribusian produk dan penentuan strategi penjualan. Analisis terhadap data penjualan dengan jumlah yang besar dan data yang beragam tidak efektif dan efisien. Proses analisis data yang dilakukan manual memerlukan waktu yang lama, sehingga ketersediaan informasi atau pengetahuan mendalam dari data penjualan sulit ditemukan. Penelitian ini mengarah pada penggunaan teknik clustering dengan algoritma K-Medoids untuk mengeksplorasi data guna mendapatkan pengelompokan outlet berdasarkan data penjualan. Penggunaan teknik clustering dengan algoritma K-Medoids mampu menunjukan pengelompokan terhadap data penjualan yang menghasilkan pengelompokan outlet. Hasil pengujian pada hasil clustering dengan beberapa nilai K didapatkan jumlah K=3 memiliki nilai silhoutte Coefficient yang paling tinggi dan mendekasi Si = 1 yaitu dengan nilai 0,92669616303752 yang merupakan struktur kuat.
Pembangunan Perangkat Lunak Penjualan Alat Permainan Edukatif Pada CV. Muara Mandiri Fajariani Amalia; Anggi Saparda Rahayu; Irma Santikarama
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jumanji.v5i1.89

Abstract

Penjualan merupakan sebuah aktivitas atau bisnis dalam hal menjual produk/jasa, aktivitas tersebut menjadi bagian terpenting pada suatu perusahaan terutama untuk meraih keuntungan. Perusahaan CV. Muara Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang mainan edukatif terbuat dari kayu, spon, dan besi. Berdasarkan hasil observasi dengan direktur perusahaan terdapat beberapa permasalahan seperti transaksi terhambat karena adanya kendala mendapatkan respon yang lama sehingga informasi yang dibutuhkan tidak diterima dengan cepat dan proses jual-beli menjadi lambat. Selain itu, proses pencatatan data seperti data pelanggan, data pemesanan, serta data laporan penjualan pada perusahaan juga tidak tersimpan dengan baik sehingga menyulitkan ketika perusahaan membutuhkan data tersebut. Oleh karena itu, rancangan sistem dibutuhkan untuk membantu manajemen perusahaan dalam mengelola data produk, menyajikan informasi, dan memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk membeli produk. Selain dapat membeli produk yang tersedia, pembangunan sistem ini juga membuat fungsi untuk pemesanan khusus sehingga pelanggan dapat memesan sesuai keinginan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari metode pengumpulan data, dan pengembangan sistem menggunakan model waterfall. Pembangunan sistem ini menghasilkan perangkat lunak penjualan alat permainan edukatif pada CV. Muara Mandiri.
Pemetaan Daerah Asal Mahasiswa Unjani Berbasis WebGis Fatan Kasyidi; Seffiera Fauziah; Faiza Renaldi; Irma Santikarama
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jumanji.v5i1.90

Abstract

Sistem Informasi Geografis merupakan bidang ilmu yang membahas bidang geografis yang bisa diterapkan dalam berbagai bidang institusi, misalnya di bidang kemiliteran, bidang kedokteran, bidang pendidikan hingga bidang pertanian. Manfaat SIG secara umum memberikan informasi yang mendekati kondisi dunia nyata, memprediksi suatu hasil dan perencanaan strategis. Implementasi SIG dalam pendidikan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan. Pemanfaatan SIG dalam pendidikan diantaranya mengatur data dan informasi yang ditampilkan secara geografis sehingga dapat diketahui sebaran dan pola yang terbentuk serta dapat menginventarisasi infrastruktur pendidikan. Pada sistem PMB Universitas Jenderal Achmad Yani belum memiliki pemetaan yang menjadikan pemrosesan data menjadi lebih lama. Sebelumnya unjani melakukan pengecekan daerah asal mahasiswa berupa tabel saja. Dari persoalan ini, GIS dapat memudahkan dalam membaca data dalam bentuk peta. Hal ini bertujuan untuk mengetahui daerah mana yang kurang mahasiswa yang nantinya bagian PMB bisa mengetahui perencanaan promosi unjani di periode berikutnya dari hasil pemetaan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang memberikan informasi mengenai sebaran mahasiswa tersebut yang berbasis online. Metode yang digunakan untuk pembuatan sistem informasi geografis tersebut adalah metode waterfall. Beberapa pemrograman yang digunakan antara lain PHP dan HTML. Sistem yang dibuat mampu memberi informasi berupa peta sebaran mahasiswa dalam bentuk peta yang berbasis web (WebGIS). Pengujian ini dilakukan dengan User Acceptance test yang memiliki rata-rata kelayakan 76,50%
Perancangan Service Landscape Untuk Sistem Informasi Terpadu Perguruan Tinggi Swasta Menggunakan Service Oriented Architecture Irma Santikarama; Faiza Renaldi
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.646 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v2i2.41

Abstract

Pemanfaatkan Teknologi Informasi (TI) dapat memudahkan proses bisnis dalam Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Tantangan kemudian muncul pada saat proses adopsi teknologi yang beragam yang seringkali membuat perubahan pada proses bisnis PTS. Terlebih lagi, pola investasi TI yang bertahap di PTS pun kemudian berbanding lurus dengan pengembangan sistem informasi yang dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan platform yang berbeda-beda, yang menyebabkan PTS kesulitan dalam mengimplementasikan sebuah solusi yang terintegrasi, yang termasuk di dalamnya adalah faktor skalabilitasnya, dimana TI pada PTS harus memperhatikan fleksibilitas TI terhadap perubahan di masa mendatang [1]. Tantangan tersebut di atas, yang bermuara pada integrasi dan fleksibilitas TI pada PTS dapat dijawab dengan menggunakan teknologi berbasis Service Oriented Architecture (SOA). Dalam penelitian ini akan dilakukan perancangan Service Landscape untuk Sistem Informasi Terpadu PTS pada domain akademik dengan menggunakan pendekatan SOA. Service Landscape merupakan gambaran hirarkis service atau layanan yang dikelompokan berdasarkan proses bisnis. Tujuan dari pembuatan service landscape adalah untuk melihat secara utuh kapabilitas layanan yang dibuat untuk sebuah sektor PTS, sehingga dapat mempermudah analisis SOA pada sektor PTS, dalam penelitian ini diperuntukan untuk sektor PTS. Metodologi penelitian yang digunakan adalah DSRM Process Model. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah Service Landscape untuk Sistem Informasi Terpadu PTS yang dapat digunakan untuk mempermudah analisis SOA pada PTS dan membantu PTS untuk menentukan service atau layanan apa yang akan dibangun; dan pengembangan perangkat lunak mesin pengolah kuesioner untuk mendukung perancangan service landscape.
Pemodelan Enterprise Architecture di Sekolah Tinggi Kesehatan Irma Santikarama; Diana Trivena Yulianti
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 1 No 1 (2017): JUMANJI
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1453.527 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v1i1.5

Abstract

Sekolah Tinggi Kesehatan (yang menjadi objek penelitian) sudah memanfaatkan teknologi informasi pada proses bisnisnya. Namun, pemanfaatan teknologi informasi tersebut tidak dilengkapi dengan melakukan perencanaan atau blueprint yang digunakan sebagai acuan pengembangan teknologi informasi sehingga dalam mengembangkan teknologi informasi tidak terintegrasi dan tidak selaras dengan rencana strategis organisasi. Untuk itu diperlukan adanya pemodelan teknologi informasi yang akan membantu organisasi untuk melihat current state organisasi sehingga dapat dengan mudah menentukan future state dan strategi yang dilakukan. Oleh karena itu, muncul permasalahan mengenai bagaimana melakukan pemodelan teknologi informasi pada Sekolah Tinggi Kesehatan. Pemodelan teknologi informasi dapat dilakukan dengan memanfaatkan Enterprise Architecture menggunakan Enterprise Architecture Framework, yaitu dengan menggunakan Treasury Enterprise Architecture Framework. Pemodelan teknologi informasi ini ditinjau dari designer perspective yang menghasilkan work products yang berfokus pada desain proses, model informasi, komponen dan desain aplikasi pada Sekolah Tinggi Kesehatan. Hasil penelitian ini berupa dokumen pemodelan EA yang dapat dijadikan acuan untuk dapat menentukan future state dan strategi yang dilakukan pada Sekolah Tinggi Kesehatan.
Sistem Informasi Kepegawaian pada PT Ladang Harta Insani Berbasis Web Rofiqoh Hadiyan Dien Haqque; Senas Salsabila; Irma Santikarama
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jumanji.v5i1.87

Abstract

Kepegawaian merupakan kegiatan mengelola sumber daya manusia dalam organisasi. PT Ladang Harta Insani merupakan perusahaan swasta yang memiliki bidang usaha berupa SPBU di bawah naungan PT Pertamina (Persero) yang memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa pengisian bahan bakar. Pengelolaan data kepegawaian di PT Ladang Harta Insani merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Proses kepegawaian yang sedang berjalan meliputi pengadaan data pegawai, kehadiran, cuti, dan rekapitulasi kehadiran dan cuti pegawai. Berdasarkan hasil observasi, terdapat beberapa masalah dalam pengolahan data dan informasi pegawai, rekapitulasi kehadiran dan cuti serta pembuatan laporan pegawai yang belum tersampaikan dengan baik sehingga mengakibatkan kendala dalam prosesnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian ini telah membangun sistem informasi kepegawaian berbasis web untuk membantu dan memudahkan dalam pengelolaan dan pelaporan data pegawai. Sistem dibangun mencakup proses bisnis kelola pegawai, kelola kehadiran, kelola cuti, dan rekapitulasi kehadiran dan cuti. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data dan pengembangan sistem dengan tahap prototyping. Hasil UAT menunjukkan persentase sebesar 83%, sehingga sistem ini dapat diterima dan memungkinkan akan diterapkan di PT Ladang Harta Insani. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu dapat melakukan penanganan data penjualan dan gaji pegawai disertai komputasi perhitungannya yang disesuaikan dengan data kehadiran, cuti, dan jabatan pegawai.
Pembangunan Sistem Customer Relationship Management (CRM) Menggunakan Metode Asosiasi Algoritma Apriori Risma Restu Ramadina; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak Vol 2, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jinrpl.v2i2.3539

Abstract

Butik SR Fashion Store merupakan perusahaan fashion yang terletak di Kota Cimahi. Perusahaan fashion saat ini sudah banyak pesaing dimana-mana khususnya di daerah Kota Cimahi. Butik SR Fashion Store saat ini memiliki target yaitu meningkatkan jumlah pelanggan serta mempertahankan pelanggan lama. Namun karena Butik SR Fashion Store mempunyai permasalahan yaitu penyampaian dan menentukan rekomendasi masih dilakukan secara langsung ditempat, sehingga mengakibatkan ketidaknyamanan bagi pelanggan apabila rekomendasi yang ditawarkan tidak sesuai dengan selera pelanggan tersebut, karena pelayanan yang diberikan oleh pihak butik belum maksimal menyebabkan loyalitas pelanggan semakin menurun. Solusi mengatasi permasalahan tersebut harus dibuatnya Sistem Customer Relationship Management (CRM) yang dapat dikelola oleh pihak butik selain itu sistem yang akan dibangun juga dapat diakses oleh pelanggan. Sistem yang dibangun akan memberikan rekomendasi secara sistem berdasarkan histori transaksi pelanggan. Untuk memberikan rekomendasi secara sistem dengan menerapkan metode asosiasi menggunakan algoritma apriori, rekomendasi tersebut diterima oleh pelanggan member melalui pesan email. Dengan melihat histori transaksi pelanggan minimal telah melakukan transaksi lebih dari lima kali maka rekomendasi tersebut secara otomatis akan dikirim ke pelanggan member. Penerapan metode asosiasi menggunakan algoritma apriori ini menunjukan keberhasilan untuk menentukan rekomendasi produk berdasarkan histori transaksi, dengan mengambil 5 sample produk dan 7 histori transaksi dalam satu member menghasilkan 2 rule rekomendasi dengan nilai support 42,8% dan confidence 75%. Pengujian yang dilakukan yaitu menggunakan pengujian Black Box dan User Acceptence Test (UAT). Hasil dari pengujian black box yaitu fungsi yang ada di dalam sistem 100% sudah sesuai dan untuk pengujian UAT menghasilkan 98% penilaian kepuasan user terhadap sistem yang dibangun.
Pembangunan Sistem Manajemen Armada pada PT. Kino Indonesia Tbk Lidya Siti Hafsari; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak Vol 2, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jinrpl.v2i2.3541

Abstract

Manajemen armada merupakan kegiatan operasional perusahaan untuk layanan angkutan orang ataupun barang, manajemen armada dilakukan untuk memperoleh informasi seperti jarak yang ditempuh, tujuan yang dicapai, perbaikan serta pemeliharaan dan perencanaan servis berkala. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa banyak penelitian mengenai manajemen armada tetapi penelitian tersebut dilakukan sebagian besar fokus pada salah satu modul manajemen armada. Sistem manajemen armada ini menerapkan beberapa modul seperti routing, shipment management dan vehicle management. Dalam studi ini, peneliti mencoba untuk menerapkan sistem manajemen armada pada PT Kino yang memiliki 30 armada tetapi terdapat masalah yaitu perkiraan waktu pengiriman tidak dapat dipantau dikarenakan perusahaan tidak mempunyai perencanaan rute yang tepat dalam setiap pengiriman yang mengakibatkan optimalisasi rute dengan tata letak barang pada armada tidak terstruktur, sehingga perusahaan tidak kunjung mempunyai perencanaan rute yang optimal untuk pencapaian perusahaan. Selanjutnya perusahaan sulit memonitoring armada saat proses pengiriman barang, hal ini dikarenakan proses yang berjalan masih dilakukan secara minimalis yang mengakibatkan adanya data laporan berbeda antara pelanggan dan bagian pengiriman. Setelah melakukan pembangunan sistem yang dibutuhkan, tes penerimaan pengguna dilakukan dengan hasil sebesar 83.95% dari 41 kasus uji yg dilakukan oleh 6 aktor. Untuk pengembangan sistem manajemen armada ini maka disarankan agar dapat melakukan live tracking menggunakan Maps.
Service landscape for private universities in indonesia based on service oriented architecture and cloud technology Faiza Renaldi; Irma Santikarama; Esmeralda C. Djamal; Agya Java Maulidin
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 22, No 1: April 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v22.i1.pp497-506

Abstract

Information technology (IT) has been widely adopted and is believed to improve academic processes’ efficiency and run private universities’ academic functions (PTSs) in Indonesia. Nonetheless, adopting diverse technologies for them will also create many challenges. PTSs are struggling to survive in terms of technological implementation, in the sense that the investment and implementation rate in the PTSs just cannot catch up with the technological advancement rate. Even when more PTSs are trying to transform into digital entities, the next problem will be system integration and flexibility. This study aims to overcome this problem by implementing a framework that can be both integrated and flexible while also serving the efficiency of investments. Many studies already suggested that service oriented architecture (SOA) and cloud technology are the solutions. Nevertheless, none has been able to define what standard services can be applied within those platforms. To determine this, we use the BIAN service landscape, which was translated from the banking industry, offering a comprehensive view of the business domain and business capabilities alongside its service functions. While BIAN offers common services throughout the same platform, we modify the framework using the OASIS model from SOA, which allows the framework to be flexible in complying with many platforms of databases, programming languages, and network infrastructures. We completed our study by defining one business area: academic processes, three business domains, 19 business capabilities, and 84 service functions. We are strongly confident that our findings and study results will act as a reference in creating a cloud-based platform for Indonesia’s higher education academic systems.