Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN VEGETASI DI KAWASAN HUTAN LINDUNG “SUMBER UBALAN” Nia Agus Lestari; Chitra Dewi Yulia Christie
Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14 No 2 (2020): Nopember 2020
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/viabel.v14i2.1202

Abstract

Keanekaragaman hayati yang terdapat di Indonesia sangatlah beragam dan sangatlah tinggi. Keanekaragaman hayati tersebut diantaranya ialah keanekaragaman dari tumbuhan yang tersebar di berbagai wilayah dan mencakup hutan. Hutan sendiri terdiri dari banyak jenis dan fungsinya masing-masing dan salah satu diantaranya ialah hutan lindung. Kehadiran dari hutan lindung ini salah satunya ialah untuk melindungi penyangga kehidupan dan pengaturan tata air. Keanekaragaman dan potensi vegetasi yang dimiliki oleh hutan lindung “Sumber Ubalan” penting untuk diketahui karena hutan lindung sendiri merupakan bagian penting dari sebuah ekosistem yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Sehingga jika keanekaragaman hayati yang semakin menurun akan semakin membahayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan potensi vegetasi yang dimiliki oleh hutan lindung “Sumber Ubalan”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan vegetasi di kawasan hutan lindung “Sumber Ubalan” sebagai populasi dan spesimen vegetasi yang ditemukan sebagai sampel. Vegetasi yang ditemukan pada tingkatan pohon ialah sebanyak 9 jenis pohon yang mana jenis pohon ini terdiri dari 7 Famili. Kemudian vegetasi yang ditemukan pada tingkatan tiang ialah sebanyak 13 jenis tumbuhan tiang yang mana jenis ini terdiri dari 10 Famili. Untuk vegetasi yang ditemukan pada tingkatan pancang ialah sebanyak 12 jenis tumbuhan pancang ini terdiri dari 7 Famili. Dan untuk vegetasi yang ditemukan pada tingkatan semai sebanyak 12 jenis tumbuhan semai ini terdiri dari 10 Famili. Kata kunci: Hutan Lindung, Keanekaragaman Vegetasi, Sumber Ubalan
Analisis Tingkat Literasi Digital Mahasiswa dan Dampaknya pada Pembelajaran di Masa Depan Aria Indah Susanti; Nia Agus Lestari
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21791

Abstract

Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan yang mendidik dan mencetak mahasiswa perlu melakukan pemahaman mendalam terkait tingkat keterampilan literasi digital mahasiswa agar dapat melakukan penyesuaian kurikulum dan strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Pentingnya keterampilan literasi digital menjadi tujuan penelitian ini dilakukan dan melihat dampak dari literasi digital pada pembelajaran di masa depan. Pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan dan metode ini digunakan untuk mendapatkan gambaran tentang tingkat literasi digital mahasiswa tarbiyah UIN Madura. Sedangkan dampak dari literasi digital terhadap pembalajaran akan dibahas menggunakan metode analisis data sekunder yaitu hasil penelitian sebelumnya. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa tarbiyah UIN Madura dan teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling sehingga reponden penelitian berjumlah 48. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan instrumen penelitian form kuesioner secara digital yaitu google form. Kuesioner yang peneliti gunakan berdasarkan pada delapan komponen literasi digital untuk melihat tingkat literasi digital mahasiswa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat literasi digital pada ketujuh dimensi masuk pada kategori tinggi dan satu dimensi lainnya masuk dalam kategori cukup. Kontribusi literasi digital dalam pembelajaran diantaranya Peningkatan keterampilan, motivasi, dan minat belajar peserta didik, mempersiapkan peserta didik agar mampu menghadapi tantang dan peluang di era dominasi teknologi digital, menumbuhkembangkan keterampilan literasi melalui kemudahan akses informasi, dan meningkatkan kemampuan belajar secara mandiri baik formal dan informal.