Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Influence of Vocabulary Mastery Ability to Write Exposition Text of Eighth Grade Students of SMP Negeri 1 Satu Atap Tampahan: The Influence of Vocabulary Mastery Ability to Write Exposition Text of Eighth Grade Students of SMP Negeri 1 Satu Atap Tampahan Erlinawati Situmorang
Jurnal Mantik Vol. 3 No. 4 (2020): February: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.421 KB)

Abstract

This study aims to determine whether there is a relationship between the mastery of vocabulary and the ability to write exposition text for eighth grade students of SMP N l atap tampahan in Academic Year 2019/2020. This research is a correlational study using a quantitative approach. The population consists 112 students, and a sample of 24 students. Based on data processing, the average value (m) of vocabulary mastery by eighth grade students of SMP Negeri 1 atap is 78.12 in the good category, while the average value (m) of the ability to write text the exposition is 81.4 in the very good category. Based on the results of the study, it is known that the calculated value is 0.858 while the r table is 0.404 that significance level of 5%. The value of r (count) is greater than r (table) which is 0.858> 0.404. Thus there is a positive and significant relationship between the mastery of vocabulary to write exposition text for eighth grade students of SMP Negeri 1 atap tampahan in academic year 2019/2020 . Then Ha is accepted and Ho is rejected at a significant level of 5%.
PENGARUH MODEL QUESTION STUDENTS HAVE TERHADAP KETERAMPILAN BERCERITA OLEH SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SIPOHOLON Erlinawati Situmorang; Mariati Saragih; Martinus Togatorop
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i3.2276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Question Students Have terhadap Keterampilan Bercerita Oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sipoholon. Sampel dan penelitian ini berjumlah 67 siswa. Metode dalam penelitian ini adalah pretest – posttest control group design. Instrument yang digunakan adalah test lisan. Dari pengolahan data diperoleh hasil pretest dengan rata-rata 68,67 dan standart deviasi = 8,37 dan termasuk kategori baik , yakni cukup 30% dan kurang yakni 43,33%. Hasil post-test dengan baik yakni 79,39 dan standart deviasi 8,60, kategori cukup yakni 30%. Dari uji data hasil pre-test dan post-test didapat kedua hasil berdistribusi normal. Dari uji Homogenitas di dapat bahwa sampel penelitian ini berasal dari populasi yang homogen. Setelah uji Normalitas dan Homogenitas di perolah t0 sebesar 5,09 dengan table t pada taraf signifikan 5% dengan df = N – 1 = 33-1 = 32 diperoleh t tabel 2,04, hasil tersebut menunjukkan nilai t hitung yaitu 5,09 > 2,04, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hasil penelitian yang dilakukan adalah kemampuan siswa sebelum diberi perlakuan adalah masih dikategorikan cukup dengan kategori penilaian 55-69 yang menunjukkan bahwa kemampuan siswa masih belum mencapai KKM 70. Sedangkan, setelah diberi perlakuan, kemampuan siswa dikategorikan baik dengan skala penilaian 70-84 yang menunjukkan kemampuan siswa sudah mencapai KKM. Maka, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Model Question Students Have terhadap keterampilan bercerita oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sipoholon.
KEEFEKTIFAN METODE SUGESTI IMAJINASI BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NARASI SUGESTIF PADA SISWA KELAS VII SMP ST.MARIA PARMONANGAN TAHUN AJARAN 2020/2021. Trisno Manalu; Erlinawati Situmorang
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 1 No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.199 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP St.Maria Parmonangan.Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek penelitian iniadalah seluruh siswa kelas VII SMP St. Maria Parmonangan Tahun Ajaran 2020/2021 yang terdiri dari dua kelas, yaitu Kelas VIIa dengan jumlah 32 siswa dan keas VIIb dengan jumlah 32 siswa. Metode penelitian yang dihgunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu untuk mengetahui keefektifan Metode Sugesti Imajinasi Berbantuan Audio Visual dalam pembelajaran menulis Narasi Sugestif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa penugasan bagi siswa untuk menulis narasi sugestif dengan berpedoman terhadap indikator penilaian. Berdasarkan hasil penelitian maka ditarik kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Terdapat perbedaan kemampuan menulis narasi sugestif yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menulis narasi sugestif menggunakan metode sugesti imajinasi berbantuan media audio visual dan siswa yang mengikuti pembelajaran tanpa menggunakan metode sugesti imajinasi berbantuan media audio visual. Perbedaan tersebut terbukti dengan hasil perhitungan dengan program komputer SPSS 16.0 yang dilakukan denganmenggunakan uji-t tes akhir kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, yaitu hasil yang penghitungan yang menunjukkan bahwa p lebih kecil dari 0,05(thitung = 12,57; p = 0,00 < 0,05) pada taraf kesalahan 0,05 (5%) dan df sebesar 62. Sehingga metode sugesti imajinasi berbantuan media audio visual efektif dalam pembelajaran menulis narasi sugestif pada siswa kelas VII SMP Swt Santa Maria Parmonangan. Skor rerata kelompok eksperimen mengalami kenaikan sebesar 18,35, pada kelompok kontrol sebesar 7,56. Kedua kelas sama-sama mengalami peningkatan kemampuan menulis narasi sugestif, tetapi kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih besar
Pengaruh Model Pembelajaran Prediction Guide Terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas XI SMA Swasta PGRI Siborongborong Tahun Pembelajaran 2023/2024: The Effect of Prediction Guide Learning Model on the Ability to Write Descriptive Texts of Grade XI Students of PGRI Siborongborong Private Senior High School Learning Year 2023/2024 Leben Panggabean; Erlinawati Situmorang
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 NUMBER 1 OCTOBER 2024
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Prediction Guide  terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas XI SMA Swasta PGRI Siborongborong tahun pembelajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan di SMA Swasta PGRI Siborongborong Tahun Pembelajaran 2023/2024 yang berlokasi Jl. Sm Raja No.153A, Siborong Borong I, Kec. Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Tahun Pembelajaran 2023/2024 yang berjumlah 246 yang tersebar ke dalam 7 kelas. Dengan menggunakan teknik random sampling, maka yang menjadi sampel penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 dengan jumlah siswa sebanyak 37 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tes awal (pre-test), kemampuan menulis siswa kelas XI SMA Swasta PGRI Siborongborong menunjukkan nilai rata-rata 55,81. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori cukup dan kurang dalam kemampuan menulis teks deskripsi. Setelah penerapan model pembelajaran Prediction Guide, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 75,40. Hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan sebagian besar siswa berada pada kategori baik, dengan 51,35% siswa masuk dalam kategori tersebut. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis, Model Prediction Guide terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi siswa. Perbedaan yang nyata antara hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa penggunaan model ini secara efektif meningkatkan kualitas kemampuan menulis siswa.
Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas X SLB Negeri Dolok Sanggul Dengan Penggunaan Media Gambar Berseri: Improving The Speaking Ability Of Grade X Students Of Dolok Sanggul State Special School With The Use Of Serialized Picture Media Sarita Purba; Erlinawati Situmorang; Ipan Sihite
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 2 No. 1 (2025): VOLUME 2 NUMBER 1 FEBRUARY 2025
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v2i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan bercerita siswa kelas X di SLB Negeri Dolok Sanggul melalui penggunaan media gambar berseri. Fokus utama penelitian tindakan kelas ini adalah efektivitas penggunaan media gambar berseri terhadap kemampuan bercerita anak tuna grahita. Data dikumpulkan melalui observasi dan evaluasi hasil belajar yang dilakukan secara bertahap dari awal penelitian hingga siklus II. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan tes. Keberhasilan penerapan media gambar berseri diukur berdasarkan peningkatan nilai rata-rata keterampilan bercerita siswa hingga mencapai 70 dengan persentase minimal 80% dari jumlah keseluruhan siswa. Prosedur penelitian ini terdiri dari empat tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta analisis dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori D.B.P, yang memiliki keterampilan membaca kurang lancar namun berbicara lancar meskipun enggan bercerita di depan kelas, mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 50 pada kondisi awal, menjadi 62 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 73 pada siklus II. Siswa dalam kategori R.B, yang memiliki keterampilan membaca dan berbicara lancar tetapi jarang bercerita di depan kelas, mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 50 pada awal penelitian, menjadi 70 pada siklus I, dan mencapai 73 pada siklus II. Siswa kategori F.D, yang mengalami kesulitan dalam membaca dan bercerita, menunjukkan peningkatan dari nilai rata-rata 50 pada kondisi awal, menjadi 62,5 pada siklus I, dan mencapai 72 pada siklus II. Siswa dalam kategori Y.M.P, yang memiliki keterampilan membaca dan bercerita kurang lancar serta cenderung pemalu, mengalami peningkatan dari 50 pada kondisi awal, menjadi 60 pada siklus I, dan meningkat secara signifikan menjadi 78 pada siklus II. Siswa kategori S.A, yang membaca dengan lancar tetapi merasa malu untuk bercerita di depan kelas, mengalami peningkatan dari 60 pada awal penelitian, menjadi 70 pada siklus I, dan meningkat signifikan menjadi 80 pada siklus II. Siswa kategori T.A, yang memiliki kemampuan membaca lancar namun masih mengalami kesulitan bercerita di depan kelas, mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 50 pada awal penelitian, menjadi 70 pada siklus I, dan meningkat menjadi 80 pada siklus II. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan bercerita siswa, yang tercermin dari kenaikan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 65,5 dan meningkat menjadi 76 pada siklus II. Hasil akhir penelitian ini telah memenuhi indikator kinerja, dengan lebih dari 80% siswa mencapai nilai keterampilan bercerita minimal 70, menegaskan efektivitas media gambar berseri dalam meningkatkan keterampilan bercerita siswa tuna grahita.