Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS LAYANAN ELEKTRONIK, NILAI TERPERSEPSI PELANGGAN DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KESETIAAN PELANGGAN ERAFONE.COM INDONESIA Hau Sen Chandra; Tonny Hendratono
Journal of Business & Applied Management Vol 11, No 2 (2018): Accredited by Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Repu
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1300.451 KB) | DOI: 10.30813/jbam.v11i2.1350

Abstract

Perkembangan situs belanja online di Indonesia pertumbuhannya sangat cepat, Internet telah mengubah kebiasaan konsumsi orang dan memberikan kemudahan untuk mencari informasi di tahap prapembelian, misalnya dengan menggunakan internet mempermudah, membandingkan harga dan fitur dari berbagai produk atau layanan. Di pasar yang sangat kompetitif saat ini, “fokus pelanggan” menjadi strategi paling penting dalam bisnis untuk mendapatkan kesetiaan pelanggan dan mempertahankan profitabilitas pasar. Penelitian ini ditujukan untuk menguji pengaruh kualitas layanan elektronik, nilai terpersepsi pelanggan, dan kepuasan pelanggan terhadap kesetiaan pelanggan erafone.com di Indonesia. Jenis Penelitian yang digunakan oleh penelitian ini adalah deskriptif kausal. Item kuesioner yang digunakan sebanyak 26 item. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada pelanggan erafone.com yang telah berbelanja lebih atau sama dengan 2 kali. Jumlah sebanyak 200 responden yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan Structural Equation Model (SEM) dengan aplikasi AMOS. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah kualitas layanan elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesetiaan pelanggan, nilai terpersepsi pelanggan memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kesetiaan pelanggan melalui kepuasan pelanggan. Saran bagi perusahaan adalah harus terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan elektronik dan nilai terpersepsi pelanggan terutama dalam ketersediaan stok barang, kecepatanpengiriman, dan memberikan manfaat khusus buat members atau point reward sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan kesetiaan pelanggan.Kata Kunci: Kualitas Layanan Elektronik, Kesetiaan Pelanggan
PENGARUH KEPUASAN GAJI, PENGEMBANGAN KARIR GURU TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI PENGUBAH PENGANTARA Suryatiningsih Suryatiningsih; Tonny Hendratono
Journal of Business & Applied Management Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.154 KB) | DOI: 10.30813/jbam.v10i02.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Kepuasan Gaji (X1) dan Pengembangan Karir(X2), terhadap Kepuasan Kerja (Y1) dan Komitmen pada Organisasi (Y2) pada guru Sekolah MenengahPertama (SMP) swasta di kota Tangerang. Alasan yang mendasari penelitian ini yaitu munculnyaresearch problem yakni penurunan jumlah guru, padahal disaat yang bersamaan terjadi penambahanjumlah sekolah, sehingga meningkatkan rasio guru-murid di kota Tangerang pada periode 2009 sampaidengan 2011. Permasalahan tersebut menunjukkan menurunnya kepuasan kerja yang berdampakrendahnya komitmen guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di kota Tangerang padaorganisasinya. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melaluikuesioner, literatur, jurnal, dan sumber–sumber yang mendukung. Sampel dalam penelitian ini sejumlah155 responden dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan SEMdengan program Lisrel versi 8.80. Hasil Confirmatory Factor Analysis (CFA) dari peubah-peubah yangdilakukan dalam penelitian ini menunjukkan bukti baik. Sedangkan hasil analisa Goodness of Fitmenunjukkan sebagian besar uji kelayakan model sesuai dengan indikator standar kecocokan, sehinggadapat disimpulkan bahwa penelitian yang dilakukan mempunyai Goodness of Fit baik dan model dapatditerima. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan: (1) kepuasan gaji mempengaruhi secara signifikan danpositif terhadap komitmen pada organisasi; (2) kepuasan gaji mempengaruhi secara signifikan dan positifterhadap kepuasan kerja; (3) pengembangan karir tidak mempengaruhi secara signifikan dan negatifterhadap komitmen pada organisasi; (4) pengembangan karir mempengaruhi secara signifikan dan positifterhadap kepuasan kerja; dan (5) kepuasan kerja mempengaruhi secara signifikan dan positif terhadapkomitmen pada organisasi.Kata Kunci: Gaji, Pengembangan Karir, Kepuasan Kerja, Komitmen.
Upaya Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Melalui Strategi Packaging And Programming Paket Wisata Di Taman Kakao Cokelat Desa Banjaroya Ellen Aurelie Basuki; Tonny Hendratono; Nur Widiyanto
Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol. 20 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/gemawisata.v20i3.361

Abstract

Banjaroya Village, Kulon Progo Regency has many tourism potentials, one of which is the Chocolate Cocoa Park. As an educational tourist attraction based on agrotourism, the Chocolate Cocoa Park serves several activities offered to tourists related to the cultivation of Cocoa plants and Chocolate production. However, in this case, the Chocolate Cocoa Park has not packaged and programmed the activity services well. The results of the study show that there are several things that need to be fixed in packaging and providing educational package programs at the Chocolate Cocoa Park. The thing that needs to be fixed is the way to package the tour package, it needs to display an itinerary so that tourists feel easy and can manage their time to participate in the activity. Then the programming is by grouping the activities offered according to the focus of each activity so that tourists can choose what focus activities they want to participate in.
Penerapan Konsep Pariwisata Hijau di Gunung Dempo Kota Pagar Alam Sumatera Selatan Muhammad Rais Al Qusyairi; Tonny Hendratono; Aldi Wisnumurti Sarwono
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 2 No. 4: Juni 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v2i4.1712

Abstract

Kota Pagar Alam menjadi salah satu sektor pariwisata yang unggul, diprediksi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan serta diprediksi juga meningkatnya perekonomian daerah kota Pagar Alam, diharapkan menjadi indikator keberhasilan dampak pariwisata Kota Pagar Alam. Akan tetapi di khawatirkan jika meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan bisa terjadi kerusakan lingkungan maka perlu diterapkan konsep Pariwisata Hijau supaya menjaga kelestarian lingkungan daerah wisata. Hal ini berlaku juga di Gunung Dempo dalam mewujudkan konsep Pariwisata Hijau sebagai acuan dalam pengembangan wisata di Gunung Dempo dengan tujuan untuk memahami penerapan dengan menggunakan konsep Pariwisata Hijau dalam pengelolaan objek wisata Gunung Dempo kota Pagar Alam dan mengetahui peran pemerintah daerah setempat dalam melakukan koordinasi perencanaan pengembangan dengan menerapkan konsep Pariwisata Hijau sebagai pengembangan pariwisata Gunung Dempo kota Pagar Alam. Metode penelitian yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi untuk melihat, mengamati dan mendengarkan kondisi di lapangan. Adapun data yang diperoleh dilakukan analisis berupa reduksi data, penyajian data, triangulasi dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil yang diperoleh di objek wisata Gunung Dempo. Hasil yang didapatkan konsep Pariwisata Hijau di kawasan wisata Gunung Dempo dapat dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan masyarakat lokal dan pelaku usaha karena dalam pengembangan Pariwisata Hijau peran serta dukungan dari masyarakat lokal dan para pelaku usaha yang disekitar kawasan wisata Gunung Dempo memiliki elemen penting dalam pembangunan Pariwisata Hijau dan Peran Pemerintah Kota Pagar Alam khususnya Dinas Pariwisata dalam pengembangan atau pembangunan pariwisata masih belum maksimal dikarenakan terbatasnya anggaran daerah namun pihak pemerintah juga telah bekerja keras dalam merealisasikan pembangunan yang belum selesai.
FROM COLLABORATION TO RESILIENCE: MODELING THE MEDIATING ROLE OF SUSTAINABLE TOURISM MANAGEMENT IN COMMUNITY-BASED TOURISM SYSTEMS Lenny Kurnia Octaviani; Sugiarto; Tonny Hendratono; D. Rudi Susanto
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.1661

Abstract

This study aims to analyze the influence of multi-stakeholder collaboration on the resilience of tourism activities and to examine the mediating role of sustainable tourism management within a community-based tourism village context. A quantitative explanatory research design was employed, using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The research was conducted in Nglanggeran Tourism Village, Special Region of Yogyakarta, Indonesia, with data collection carried out in 2025. A total of 90 respondents were selected through purposive sampling based on their active involvement in village tourism activities. The three main constructs, namely multi-stakeholder collaboration, sustainable tourism management, and tourism activity resilience, were measured using a 5-point Likert scale instrument. PLS-SEM analysis was employed to evaluate the measurement and structural models, encompassing assessments of validity, reliability, R², Q², and hypothesis testing via bootstrapping. Findings indicate that multi-stakeholder collaboration has a positive and significant effect on both sustainable tourism management and tourism activity resilience. Sustainable tourism management also shows a positive and considerable influence on tourism activity resilience. Furthermore, a partial mediation effect was identified, wherein sustainable tourism management strengthens the impact of multi-stakeholder collaboration on the strength of tourism activities. Structured and inclusive multi-stakeholder collaboration, when integrated with sustainable tourism management practices, enhances the resilience of tourism activities in community-based destinations. These results underscore the crucial importance of collaborative governance and sustainable management practices in fostering destination sustainability and resilience.
Does Quality Assurance of Hotel Horison GKB Gresik East Java Matters Affecting Customer Loyalty? Irene Indri Dewi Astuti; Sugiarto Sugiarto; Tonny Hendratono; Fongnawati Budhijono; Sutrisno Sutrisno
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 4 No. 3 (2025): December : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v4i3.3589

Abstract

In the era of increasingly competitive hospitality industry, the implementation of Quality Assurance has become a strategic factor in ensuring the quality of hospitality services in line with the company's quality management standards. This study aims to analyze the effect of Quality Assurance on customer loyalty mediated by customer satisfaction at the Horison GKB Hotel in Gresik, East Java. This study uses a quantitative approach. The research variables are Quality Assurance, Customer Satisfaction, and Customer Loyalty. Data collection uses communication techniques and observation techniques with survey tools and direct observation at the Horison GKB Hotel in Gresik. In this study, a sample size of 153 was used, obtained from users of the Horison GKB Hotel in Gresik, East Java, who have met the criteria as determined in purposive sampling. Data analysis uses Structural Equation Modeling with SmartPLS4 tools. The results show that Quality Assurance has a positive and significant effect on customer satisfaction and customer loyalty both directly and indirectly. This finding confirms that Quality Assurance has a strategic role in building customer loyalty in the hospitality industry.