Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Edukasi Pembuatan Yoghurt Berbahan Dasar Susu Sapi Pada Ibu PKK Di Desa Kemuning Lor Kabupaten Jember Yohan Yuanta; Veronika Vestine; Dina Fitriyah; Surya Dewi Puspita; Gandu Eko Julianto Suyoso; Bakhtiyar Hadi Prakoso
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v2i1.18

Abstract

Milk production for dairy cows in Jember Regency is quite a lot, marked by a total production per year reaching 2.9 million liters per/year, but the use of fresh milk into processed products in Rayap Hamlet, Kemuning Lor Village, Arjasa District is still lacking, only limited to being used as a dairy product. pure cow's milk drink. Fresh cow's milk that has not undergone processing is easily damaged and has low economic value. Therefore, efforts are needed to be able to increase the economic value, benefits and good shelf life of the processing of fresh milk, one of the processing based on fresh milk is to make yogurt. The nutritional content of yogurt, especially protein and calcium, can meet nutritional needs. Nutrition is needed in every life cycle, starting from the womb (fetus), infants, children, adults, and the elderly. This service is carried out to increase knowledge and skills through education on processing milk into yogurt. This activity involved PKK Kemuning Lor Village women and institutional components from tertiary institutions, namely lecturers as activity assistants and assisted by two students. The output achieved from this service is an increase in knowledge of making yogurt.
Optimalisasi Edukasi Gizi Balita melalui Kegiatan Kelompok Diskusi kepada Ibu Balita di Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember Surya Dewi Puspita; Wahyu Dwi Nur Fitriana; Dina Fitriyah; Dessya Putri Ayu
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v2i1.21

Abstract

  Studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Wonojati yaitu  5 dari 7 ibu balita memiliki pengetahuan yang rendah tentang gizi balita. Sosialisasi terkait gizi balita juga kurang optimal sehingga pemahaman orangtua terkait gizi seimbang kurang, sehingga banyak orang tua balita belum memahami tentang gizi balita dengan baik. Hal ini akan memiliki dampak pada tumbuh kembang balita karena kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi balita. Pengetahuan gizi merupakan salah satu faktor penting bagi orang tua dalam memastikan bahwa anak-anak mendapatkan gizi yang cukup. Pengetahuan gizi yang baik dapat membantu orang tua untuk mengenali masalah gizi seperti gizi kurang atau gizi lebih pada balita dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Tanpa pengetahuan gizi yang cukup, orang tua tidak dapat mengenali masalah gizi yang muncul pada balita mereka dan tidak dapat memberikan dukungan yang tepat untuk meningkatkan kesehatan gizi balita. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan optimalisasi pemahaman gizi balita pada orangtua balita Desa Wonojati, dengan kegiatan sosialisasi berupa penyuluhan gizi dengan metode kelompok diskusi. Partisipan dalam penelitian ini adalah orangtua balita. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah penyuluhan, terjadi peningkatan dalam pengetahuan ibu balita tentang gizi seimbang. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu penyuluhan gizi melalui kelompok diskusi efektif dalam meningkatkan status gizi balita dengan masalah gizi kurang di Desa Wonojati. Kata Kunci: gizi balita, kelompok diskusi, pengetahuan  
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Inisiasi Menyusui Dini (IMD) Untuk Keberhasilan Memberikan ASI Eksklusif di Kabupaten Jember Erna Selviyanti; Ria Chandra Kartika; Dessya Puti Ayu Umbaran; Dina Fitriyah; Yohan Yuanta
Journal of Community Development Vol. 3 No. 2 (2022): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v3i2.89

Abstract

In 2013, there were 18 provinces whose coverage of early breastfeeding was below the national figure, one of which was East Java. Mother's knowledge from pregnancy to childbirth about IMD is very decisive for the success of exclusive breastfeeding and avoiding the baby from being malnourished. The counseling activity for early breastfeeding initiation at Posyandu Catleya 19 was attended by 22 prospective mothers, 7 pregnant women and 6 breastfeeding mothers. Participants were given a pretest to determine the level of knowledge about early breastfeeding initiation. The activity continued with the presentation of material about early breastfeeding initiation to participants. The community service team also provided modules to participants in easy-to-understand language, followed by discussion and question and answer sessions. The topics that were used as questions by the participants were related to family support in breastfeeding, the fear of pregnant women about breast milk that did not come out when giving birth to a baby and equalizing perceptions regarding the importance of breastfeeding for babies starting with early initiation of breastfeeding for newborns. Based on the evaluation results, there were 20 prospective mothers, 7 pregnant women and 4 breastfeeding mothers with a post test score higher than the pretest score or a total of 88.57%. This shows that there is an increase in knowledge about the importance of early breastfeeding initiation for the success of exclusive breastfeeding to infants.
Sifat Fisiko-Kimia dan Fungsional Tepung Umbi Talas Belitung Metode Pengukusan dan Fermentasi Oktavia Eka Muthia Bahari; Huda Oktafa; Heri Warsito; Dina Fitriyah
Indonesian Journal of Microbiology Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijm.v3i1.5820

Abstract

Talas belitung merupakan umbi yang berpotensi sebagai salah satu sumber alternatif pangan lokal. Pengolahan umbi talas menjadi tepung dapat memperluas pemanfaatannya menjadi berbagai jenis produk olahan pangan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui karakteristik sifat fisiko-kimia dan fungsional tepung talas. Penelitian menggunakan desain eksperimen sederhana dengan tiga perlakuan berbeda yaitu kontrol (P0), pengukusan 30 menit (P1), dan fermentasi spontan 72 jam (P2). Setiap perlakuan dilakukan pengujian sebanyak 2 kali ulangan untuk melihat perubahan karakteristik fisiko-kimia dan fungsional tepung yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik tepung dengan warna paling cerah (L=78,10) pada perlakuan fermentasi, sedangkan rendemen tertinggi pada kontrol (22,82%) dan densitas tertinggi pada pengukusan (0,48 g/ml). Sifat kimia pada perlakuan fermentasi memiliki beberapa nilai tertinggi dibandingkan perlakuan lain yaitu kadar protein (5,73%), lemak (1,42%), serat pangan total (4,14%), pati resisten (16,10%) dan abu (1,63%). Sedangkan kadar karbohidrat tertinggi pada kontrol (81,80%) dan kadar air terendah pada pengukusan (9,38%). Sifat fungsional pada perlakuan pengukusan memiliki nilai tertinggi dibandingkan perlakuan lain yaitu pada swelling power (360,64%) dan water holding capacity (213,75%), sedangkan nilai water holding capacity tertinggi pada perlakuan fermentasi (105,45%).  Perbedaan metode penepungan akan mempengaruhi karakteristik fisiko-kimia dan fungsional tepung yang dihasilkan. Perlakuan fermentasi spontan memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan perlakuan lain terutama pada sifat fisik dan kimia.