Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

AMT (ACHIEVEMENT MOTIVATIONTRAINING) SEBUAH RANCANGAN INTERVENSI UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI DIRI PADA MAHASISWA PROGRAM KHUSUS ULAMA IAIN ANTASARI BANJARMASIN (Studi Eksperimen) Mulyani Mulyani; Mubarak Mubarak; Yulia Hairina
Jurnal Studia Insania Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jsi.v3i1.1103

Abstract

Belief or self efficacy is owned by someone to do an action influences activities and efforts of someone in facing difficulty of finishing of certain assignment. Especially, college students who are in Program Khusus Ulama in IAIN Antasari, they need to have a belief with theirselves to finish the final assignment as a schedule decided. With this reason, to increase the self efficacy this study designed an Achievement Motivation Training (AMT). It is a training oriented to increase motivation to achieve some goals had have decided by individuals based on their ability. The research subject invited to know theirselves more through self evaluation based on other people assessment. Then, deciding some goals wants to reach and deciding a strategy and a target based on their ability achieved from result of self evaluation. Sample of this research was 10 people and to decide experiment participation by random sampling. This training was for college students of Program Khusus Ulama of Tafsir Hadis department in Faculty of Ushuluddin and Humaniora. The conclusion is that Achievement Motivation Training (AMT) has effects to increase self efficacy of ollege students of Program Khusus Ulama. The score of Self Efficacy showed that students’ self efficacy proven higher than before they follow the AMT.
RIDHA DALAM PERSPEKTIF SUFI: (Perkembangan dan Pergeseran Maknanya) Mulyani Mulyani
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v7i2.3041

Abstract

Setiap bagian dari konsep ajaran Islam selain memiliki basis normatifnya dari teks keagamaan atau nash, baik Alquran maupun hadis, juga memiliki aspek historis atau kesejarahan dalam pengertian bahwa ajaran wahyu dijabarkan atau dijelaskan oleh para tokoh Islam yang berkembang dalam proses sejarahnya yang panjang. Aspek kesejarahan ini –karena menyangkut pemahaman, tafsiran, penjabaran oleh manusia karena sifatnya sebagai bagian dari produk kesejarahan– mengalami pergeseran dan perbedaan pemahaman antartokoh. Ini juga terjadi pada setiap konsep ajaran para sufi, termasuk konsep ridha, meskipun masing-masing tokoh mengklaim bahwa pemahaman sufistiknya tentang ridha ditarik dari pemahaman dari kitab suci dan hadits. Berikut dikemukakan uraian perkembangan konsep ridha di kalangan tokoh-tokoh tasawuf, terjadinya pergeseran konsep tersebut, latar belakang terjadi perbedaan pemahaman tersebut.
PSIKOEDUKASI PERAN ORANG TUA DALAM PROSES TUMBUH KEMBANG ANAK DI PAUD TERPADU TARBIYATUL ATHFAL Muhammad Aini; Sarmila Sarmila; Nadia Rahmah; Zul Ulfiah; Yulia Hairina; Mulyani Mulyani
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2022.15825

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Psikoedukasi peran orang tua terhadap tumbuh kembang anak bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran wali murid dalam mendidik anak yang bersekolah di PAUD Terpadu Tarbiyatul Athfal dalam setting pendidikan inkusi dengan cara mengerti dan menerima apapun kondisi anak,  dan memberikan dukungan sosial sesuai tanggung jawab orangtua. Pentingnya wawasan orangtua tentang proses tumbuh kembang anak, tahap perkembangan itu terdiri; 1) Bahasa dan sosial, 2) motorik kasar dan motorik halus, 3) fisik, 4) kognitif, 5) emosional. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melakukan psikoedukasi kepada orangtua atau wali murid PAUD Terpadu Tarbiyatul Athfal serta guru  - guru yang mengajar di PAUD Terpadu Tarbiyatul Athfal melalui metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Peserta pada pengabdian masyarakat ini berjumlah 46 orang yang terdiri dari orangtua dan guru PAUD di PAUD Terpadu Tarbiyatul Athfal. Tujuan dari psikoedukasi yang diberikan kepada orangtua ini adalah untuk 1) memberikan wawasan terkait pentingnya peran orang tua dalam proses tumbuh kembang anak, 2) Memberikan informasi terkait faktor apa saja yang dapat menghambat perkembangan anak, 3) Memberikan informasi tentang stimulus apa saja yang dapat dilakukan oleh orang tua disaat melihat anaknya memiliki hambatanKata kunci : Psikoedukasi, Peran Orangtua, Tumbuh Kembang Anak
Psikoedukasi untuk meningkatkan pemahaman tentang bullying pada Madrasah Ibtidaiyah Al-Istiqamah Banjarmasin Muhammad Hidayatullah; Ahmad Zaki Ahda; Eka Nur Aziza; Yulia Hairina; Mulyani Mulyani
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v2i2.4768

Abstract

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2022 ada 226 kasus kekerasan fisik, psikis, termasuk perundungan. Dengan mudahnya akses informasi didunia maya dan juga buruknya lingkungan menjadi penyebab dari bullying di sekolah. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman siswa akan dampak bullying dan cara pencegahannya. Kegiatan pengabdian ini sebagai bentuk pencegahan terhadap tindakan bullying dengan memberikan psikoedukasi pemahaman tentang bullying pada siswa sekolah dasar Madrasah Ibtidaiyah Al-Istiqamah, yang menjadi sasaran pada kegiatan ini adalah siswa kelas V dan kelas VI. Metode pelaksanaan yang digunakan pada psikoedukasi tentang pengertian, penyebab, dampak, bentuk-bentuk, hukuman, dan cara pencegahan bullying yaitu menggunakan media power point presentation, tanya jawab mengenai materi bullying dan juga dilakukan pre-test dan post-test menggunakan kuisioner. Dan hasil kegiatan ini terdapat perbedaan pemahaman akan bullying sebelum dan sesudah pemberian materi yaitu adanya peningkatan 25.6 % yang sebelumnya 26.7 % menjadi 52.3 % untuk kategori baik, untuk kategori sedang menurun 25.6 % yang sebelumnya 73.3 % menjadi 47.7 %, dan kategori kurang 0 %. Psikoedukasi tentang bullying yang telah dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian Masyarakat pada Madrasah Ibtidaiyah Al-Istiqamah Banjarmasin, dapat meningkatkan pemahaman siswa dan siswi dengan memberikan penyuluhan tentang bullying yang meliputi pengertian, bentuk-bentuk bullying, penyebab bullying, dampak bullying dan cara pencegahan bullying.
The Role of Optimism on Self-Efficacy in Memorizing the Qur'an of Elementary School Students Aurana Zahro El Hasbi; Yulia Hairina; Mulyani Mulyani
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2022): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Islamic Psychology Department, Dakwah Faculty of Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v7i2.2736

Abstract

Students who have an optimistic attitude are expected to have a strong belief in their abilities. With optimism, students who memorize the Qur'an can show various good behaviors to maximize their potential, thereby strengthening self-efficacy so that they can continue to memorize the Qur'an and complete it based on the target. This study aims to determine the role of optimism and self-efficacy in memorizing the Qur'an. This study used quantitative research using a questionnaire to collect the data. The participants were 100 students of Elementary School (SD) X who participated in the tahfiz program. The optimism scale is based on aspects of Seligman's theory, namely permanence, pervasiveness, and personalization. In contrast, the self-efficacy scale is based on aspects of Bandura's theory, namely level, generality, and strength. Data analysis used a simple linear regression test. The results showed a significant role between optimism and self-efficacy, which was 44.9% (R=0.449, p=0.00<0.05). The regression equation between the optimism and the self-efficacy variables was positive, with Y= 13.379+0.508X. This equation means that for every 1% addition of student optimism, the student's self-efficacy will increase by 50.8%. Based on these calculations, it can be concluded that the higher the optimism, the higher the self-efficacy in memorizing the Qur'an in SD X Banjarmasin students.
Sosialisasi Tugas-Tugas Perkembangan Anak Usia Dini kepada Orangtua Taman Kanak-Kanak Darul Lulu Banjarmasin Fauziah Sri Wardani; Noor Sifa Nadya; Yulia Hairina; Mulyani Mulyani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 6 (2022): JAMSI - November 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.466

Abstract

Tugas-tugas perkembangan anak usia dini adalah sesuatu yang harus dicapai seorang anak dalam rentang usia tertentu, oleh karenanya tugas-tugas perkembangan anak usia dini penting untuk diketahui terutama oleh orang tua sebagai upaya pencegahan terhambatnya tumbuh kembang anak, Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan kali ini adalah sosialisasi, sosialisasi adalah suatu intervensi yang dapat dilakukan pada individu, keluarga, dan kelompok, yang fokus pada mendidik mereka mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam hidup, yakni pemberian materi tentang tugas perkembangan anak usia dini dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang bertujuan agar para orang tua memiliki tambahan wawasan terkait tumbuh kembang anak sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya. Berdasarkan hasil sosialisai ini sebagian besar orang tua memahami apa yang telah disampaikan yaitu sebanyak 12 responden, sedangkan untuk orang tua yang cukup memahami yaitu sebanyak 15 responden. Dan semua anak yang memiliki tugas perkembangan yang baik yaitu sebanyak 27 responden. Kesimpulan: adanya peningkatan pengetahuan orang tua tentang tugas-tugas perkembangan anak usia dini sebesar 44,4 % pada TK Darul Lulu Banjarmasin. Rekomendasi: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti tugas perkembangan anak usia dini seperti faktor-faktor yang mempengaruhi terhambatnya perkembangan anak usia dini.
The Dimensions of Sufi Healing in Traditional Medication of the Islamic-Banjar Community Muhammad Zainal Abidin; Ridhatullah Assya&#039;bani; Arni Arni; Mulyani Mulyani
Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora - UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/tos.v11i2.13721

Abstract

Sufi healing has become an exciting topic to discuss amid the COVID-19 outbreak. Various alternative health treatments remain a concern from a medical and non-medical perspective. One kind of Sufi healing originating from the Banjar community in South Kalimantan is the practice of Batatamba. This study examines the forms, methods and sources of Sufi healing practice that live and develop in South Kalimantan. The method used in this study is qualitative. The data were collected from field research. It employs an anthropological approach which looks at the Sufi side of healing in the practice of Batatamba.Contribution: This study gives a new insight into Sufi healing that developed in South Kalimantan that combines the Sufistic tradition with local wisdom and the legitimacy of mystics in knowledge transfer (epistemology). The mystical legitimacy has made practitioners of traditional medication in this area, commonly known as Pananamba, have a sacred element and are committed to a humane mission to help others. 
Media Poster sebagai Upaya dalam Membentuk Karakter Anak di PAUD IT Al-Firdaus Banjarmasin Husna Amalia Rahmi; Sari Yanti; Sarpiya Maulida; Yulia Hairina; Mulyani .
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama'.v3i1.8538

Abstract

Keadaan peserta didik di lingkungan sekolah PAUD IT Al-Firdaus Banjarmasin memiliki latar belakang yang beraneka ragam sifat, karakter, bahasa maupun kebiasaan sehari-hari. Perbedaan tersebut pasti akan berdampak terhadap perilaku dan karakter siswa. Pembuatan poster di lingkungan sekolah menjadi salah satu media sebagai upaya membentuk karakter anak di PAUD tersebut. Anak dibiasakan bersikap sopan dan santun dalam kehidupan sehari-hari baik dalam pergaulan dalam satu keluarga maupun dengan lingkungan. Salah satu upaya dalam membentuk karakter anak yaitu pembuatan poster yang menarik agar mudah dipahami oleh anak usia dini. Media poster sebagai sarana yang mampu memberikan perubahan perilaku, pengetahuan dan kedamaian, kenyamanan saat belajar. Tujuan akhir dari poster selain media edukasi dapat berdampak pada karakter anak di PAUD IT Al-Firdaus Banjarmasin.  
The Role of Optimism on Self-Efficacy in Memorizing the Qur'an of Elementary School Students Aurana Zahro El Hasbi; Yulia Hairina; Mulyani Mulyani
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 2 (2022): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v7i2.2736

Abstract

Students who have an optimistic attitude are expected to have a strong belief in their abilities. With optimism, students who memorize the Qur'an can show various good behaviors to maximize their potential, thereby strengthening self-efficacy so that they can continue to memorize the Qur'an and complete it based on the target. This study aims to determine the role of optimism and self-efficacy in memorizing the Qur'an. This study used quantitative research using a questionnaire to collect the data. The participants were 100 students of Elementary School (SD) X who participated in the tahfiz program. The optimism scale is based on aspects of Seligman's theory, namely permanence, pervasiveness, and personalization. In contrast, the self-efficacy scale is based on aspects of Bandura's theory, namely level, generality, and strength. Data analysis used a simple linear regression test. The results showed a significant role between optimism and self-efficacy, which was 44.9% (R=0.449, p=0.00<0.05). The regression equation between the optimism and the self-efficacy variables was positive, with Y= 13.379+0.508X. This equation means that for every 1% addition of student optimism, the student's self-efficacy will increase by 50.8%. Based on these calculations, it can be concluded that the higher the optimism, the higher the self-efficacy in memorizing the Qur'an in SD X Banjarmasin students.
Pendampingan Inovasi Rasa dan Pengemasan Keripik Pisang Masyarakat Desa Tandilang dalam Meningkatkan Nilai Jual Ainun Jariah; Nurul Wida; Muftia 'Izzatul Amalia; Muhammad Zaki Ramadhan; Muhammad Zuhdi Permana; Seruni Sekar Arum; Sri Hartini; Mulyani
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v2i2.11180

Abstract

Sebagian besar warga Desa Tandilang berprofesi sebagai petani/pekebun. Salah satu hasil kebun yang dimanfaatkan sebagai usaha sampingan adalah buah pisang. Pemanfataan hasil kebun ini biasa dikembangkan menjadi keripik pisang. Akan tetapi, pengemasan keripik pisang yang diproduksi masih tergolong sederhana dengan rasa pada umumnya. Oleh sebab itu, Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi rasa dan pengemasan agar dapat meningkatkan nilai jual keripik pisang. Pada kegiatan ini dilakukan pendampingan menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) dengan melibatkan partisipasi petani Desa Tandilang sebagai subyek utama untuk menciptakan inovasi pada keripik pisang. Kegiatan dilakukan selama 1 bulan mulai 15 Oktober hingga 15 November 2022. Langkah pendampingan dilakukan melalui tahap inkulturasi, discovery, design, define, dan reflection. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa potensi bahan baku yang mudah didapatkan, pengolahan pisang menjadi keripik dengan tambahan inovasi rasa dan pengemasan dapat meningkatkan nilai lebih pada produk tersebut. Selain itu juga, mampu meningkatkan keterampilan dan kreativitas bagi masyarakat, sehingga kemampuan berwirausaha bisa maksimal guna meningkatkan nilai jual pisang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa usaha pembuatan keripik pisang dengan inovasi rasa dan pengemasan mampu meningkatkan nilai jual.