Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGGUNAAN TEKNIK KONSELING DALAM MENURUNKAN KECEMASAN YANG TINGGI PADA KLIEN DI PUSKESMAS BANJARMASIN INDAH Dyta Setiawati Hariyono; Lita Ariani
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.126 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v6i4.3765

Abstract

Setiap orang cenderung pernah merasakan kecemasan pada saat-saat tertentu dengan tingkat yang berbeda-beda. Kecemasan merupakan salah satu bentuk emosi yang berkenaan dengan adanya rasa terancam oleh sesuatu dengan objek ancaman yang tidak begitu jelas. Kecemasan timbul akibat adanya respon terhadap kondisi stress atau konflik. Hal ini biasa terjadi dimana seseorang mengalami perubahan situasi dalam hidupnya dan dituntut untuk mampu beradaptasi. Salah satu cara untuk menurunkan tingkat kecemasan yang dialami oleh individu adalah dengan memberikan konseling terhadap individu tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan subjek tunggal. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Adapun penanganannya adalah dengan memberikan intervensi dengan metode konseling. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa konseling efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan pada seseorang yang mengalami kecemasan yang tinggi.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Self-Regulated Learning pada Remaja PPRSAR Mulia Satria Nor Afifah Humaira; Dyta Setiawati Hariyono
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i4.2865

Abstract

Pendidikan remaja merupakan bagian penting dari sistem pendidikan yang berfokus pada tahap perkembangan individu yang berada di usia remaja. Banyak permasalahan perkembangan yang terjadi pada masa remaja apalagi ke remaja yang tinggal di panti dalam proses pembelajarannya adalah aktivitas belajar yang belum tentu berjalan. Untuk menghadapi tantangan perlu kolaborasi dukungan sosial pendidik, orang tua atau pengasuh, dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pertumbuhan positif remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan sosial dengan self-regulated learning pada remaja PPRSAR Mulia Satria. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasional. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala dukungan sosial dan skala self-regulated learning. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan subjek yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu remaja PPRSAR Mulia Satria berjumlah 49 remaja. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu korelasi Spearman’s Rho. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai (r = 0.170, p = 0.242 (> 0.05)) artinya tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan self-regulated learning. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan sosial dengan self-regulated learning pada remaja PPRSAR Mulia Satria.
GAMBARAN PERILAKU KONSUMTIF DAN KONTROL DIRI PADA GENERASI Z YANG BERBELANJA ONLINE SHOP Dyta Setiawati Hariyono
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 4 No. 3 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v4i3.4679

Abstract

Teknologi pada zaman sekarang telah menginspirasi dunia bisnis untuk memanfaatkanya sebagai media utama dalam pemasaran produk dan jasa. Online shop merupakan sarana atau toko untuk menawarkan barang dan jasa lewat internet sehingga pengunjung online shop dapat melihat barang-barang di toko online. Semakin banyaknya dan mudahnya fasilitas internet, belanja online menjadi trend baru yang terasa lebih sederhana, cepat, dan efisien. Trend ini juga terjadi dikalangan mahasiswa. Pada umumnya gen Z melakukan belanja online bukan karena didasarkan pada kebutuhan semata, melainkan demi kesenangan dan gaya hidup sehingga menyebabkan seseorang menjadi boros. Penelitian ini bertujuan mengetahui Gambaran Kontrol Diri Dan Perilaku Konsumtif Gen Z. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 orang Gen Z. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek dalam penelitian ini kurang mempunyai konrol diri yang baik dalam berbelanja online sehingga menjadikan dirinya berperilaku konsumtif, yaitu perilaku yang tidak lagi didasarkan pada pertimbangan yang rasional dan akan membeli suatu barang tanpa mempertimbangkan prioritasnya.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP SELF EFFICACY WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS IIA MARTAPURA Nina Fitriana; Dyta Setiawati Hariyono
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i1.4755

Abstract

Self-efficacy adalah suatu keyakinan seseorang dalam melakukan sesuatu dan mengarah kepada hasil yang diharapkan. Self-efficacy sangat berpengaruh terhadap bagaimana dukungan yang diberikan oleh keluarga, teman, pasangan dan orang sekitar terhadap individu dikarenakan hal ini sangat penting untuk membuat self-efficacy menjadi tinggi dikarenakan dukungan sosial yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap self-efficacy warga binaan lembaga pemasyarakatan perempuan kelas IIA Martapura. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain korelasional. Instrumen penelitian yang digunakan dalam variabel self-efficacy adalah dengan skala GSES (General Self-Efficacy Scale) dan variable dukungan sosial dengan skala MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support). Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 100 orang warga binaan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji analisis regresi linier sederhana, Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura dengan p=0,176 yang artinya 0,176 > 0,05.
GAMBARAN SELF-CONTROL SISWA SMP NEGERI 14 BANJARMASIN Tia Juliawati; Dyta Setiawati Hariyono
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v5i2.5035

Abstract

Lembaga pendidikan formal atau sekolah adalah salah satu dari sub-sistem pendidikan karena lembaga pendidikan itu sesungguhnya identik dengan jaringan-jaringan kemasyarakatan. Remaja merupakan salah satu periode perkembangan manusia yang paling penting dalam kehidupan setiap manusia. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran self control siswa di SMP Negeri 14 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik random sampling. Populasi penelitian ini berjumlah 666 siswa, sampel yang di gunakan yaitu sebanyak 195 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakanberupa penyebaran angket self control dengan model skala likert. Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk mengetahui nilai masing- masing variabel, baik satu maupun lebih. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran self control pada siswa di SMP Negeri 14 Banjarmasin dalam kategori sedang.
Hubungan Komitmen Organisasi Dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Anggota Forum Anak Kota Banjarmasin Annisah Ahmadya; Ceria Hermina; Dyta Setiawati Hariyono
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 2 No. 3 (2024): September : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebid
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v2i3.564

Abstract

Teenagers are a valuable assets in shaping the future of a country. Teenage participation in education and social activities is very important. The government facilitates this by providing participation forums such as the children’s forum. The aim of this research is to determine the relationship between organizational commitment and organizational citizenship behavior (OCB) among members of the Banjarmasin City Children's Forum. This research uses quantitative methods with a correlational approach. This research found that there is a significant relationship between organizational commitment and organizational citizenship behavior (OCB) among members of the Banjarmasin City Children's Forum. The results of the hypothesis test show a sig. (2-tailed) is 0.003, which indicates significant and a positive relationship between the two variables with a correlation coefficient of 0.294. These results indicate that the higher the organizational commitment, the higher the OCB, and vice versa, namely the lower the organizational commitment, the lower the OCB.      
Experiences Of Emotional Abuse and Anxiety in Romantic Relationships Among Early Adults Lestari, Anjar Sri; Rizqi Amalia Aprianty; Dyta Setiawati Hariyono
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 10 No. 2 (2025): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v10i2.31802

Abstract

Anxiety is a complex emotional response that is temporary and can vary in intensity depending on the situation faced by the individual. This study aims to determine the relationship between experiences of emotional abuse and levels of anxiety in young adults in Banjarmasin City. The approach used in this research is quantitative with a correlational design. A total of 100 respondents aged 18 to 25 years were selected using purposive sampling techniques. Data were obtained through a questionnaire containing two main scales: an anxiety scale adapted from the State-Trait Anxiety Inventory (STAI), and an emotional abuse scale measured using The Multidimensional Measure of Emotional Abuse (MMEA). The results of the data analysis indicate a significant positive relationship between emotional abuse and anxiety (ρ = 0.573; p< 0.001), meaning that the higher the emotional abuse experienced, the higher the level of anxiety in individuals. These findings highlight the importance of education, early detection, and awareness regarding emotional abuse to foster healthy relationships in early adulthood.  Keywords: Anxiety in Romantic Relationships, Emotional Abuse, Young Adults