Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DIPENGARUHI OLEH PENILAIAN PRESTASI KERJA, KEPEMIMPINAN, PENDIDIKAN, MASA DINAS DAN JENJANG PEKERJAAN PADA PT. CENTRALPERTIWI BAHARI FEED MILL OPERATION DI LAMPUNG ZAENAL ARIFIN
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5 No. 2 (2021): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v5i2.456

Abstract

ABSTRACT This research aimed at finding out whether the performance appraisal, education, length of service and work rank simultaneously or partially influenced employee’s productivity at PT. CPB. Performance appraisal, leadership, education, length of service and work rank simultaneously gave positive and significant influence towards employee’s productivity at PT. CPB. Employee’s productivity at PT. CPB was determined by performance appraisal, leadership, education, length of service and work rank. Employee’s productivity at PT. CPB  was significantly influenced by performance appraisal. Employee’s productivity at PT. CPB was significantly influenced by leadership. Employee’s productivity at PT. CPB  was significantly influenced by education. Employee’s productivity at PT. CPB was significantly influenced by length of service. Employee’s productivity at PT. CPB not influenced by work rank. The performance appraisal had a major influence on employee’s productivity at PT. CPB which was proved by the high score of regression coefficient of performance appraisal variable (0.963), higher than the regression coefficient of leadership variable (0.538), higher than regression coefficient of education variable (0.009), higher than regression coefficient of length of service variable (0.011), and higher than regression coefficient of work rank variable at (0.010).  
Optimalisasi Teknologi Pascapanen dan Manajemen Rantai Pasok untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Petani Desa Poncowati Zaenal Arifin; Nambi Anasta; Pipiet Mutiara Trisentian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64390

Abstract

Penanganan pascapanen merupakan kegiatan krusial yang menentukan mutu dan kuantitas hasil pertanian, namun kesalahan dalam proses ini dapat menimbulkan kerugian signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat adopsi teknologi pascapanen dan praktik manajemen rantai pasok di kalangan petani Desa Poncowati, Kabupaten Lampung Tengah. Menggunakan desain campuran (mixed methods), data dikumpulkan melalui survei terhadap 50 responden kelompok tani, Focus Group Discussion, dan wawancara mendalam. Hasil menunjukkan bahwa praktik pascapanen konvensional masih dominan, di mana pengeringan dengan sinar matahari hanya menurunkan kadar air tongkol jagung hingga 26,2% dan jagung pipilan hingga 16%, masih di atas standar nasional 12%–14%. Rata-rata skor efisiensi logistik merupakan yang terendah (2,22 dari 5), sementara persepsi kualitas produk memperoleh skor tertinggi (3,39). Rendahnya adopsi digital dan lemahnya integrasi informasi semakin menghambat optimalisasi rantai pasok. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterbatasan infrastruktur dan rendahnya adopsi teknologi menjadi tantangan utama dalam meningkatkan ketahanan pangan di tingkat desa.
PENGARUH KOMPENSASI, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DI PT. FERMENTECH INDONESIA Dominikus Djago Djoa; Zaenal Arifin
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 1 No. 1 (2022): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.342 KB)

Abstract

Pada penelitian ini yang dimaksud produktivitas kerja adalah kinerja karyawan atau performance yang merupakan hasil atau keluaran dari suatu proses. Data tentang produktivitas kerja ini berupa performance appraisal, yaitu penilaian kerja. Hal ini dikarenakan penilaian kerja merupakan faktor evaluasi bagi pihak perusahaan terhadap kerja karyawan dan juga evaluasi bagi karyawan sendiri sebagai perwujudan untuk peningkatan produktivitas kerja. Pelatihan dan Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT.Fermentech dengan nilai + statistik = 10,27 > dari t tabel = 0,279 dan sig (Probabilitas) sebesar 0,000 < taraf signifikan 0,05. Kompensasi,Pelatihan dan Pendidikan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kinerja Karyawan PT.Fermentech dengan nilai F statistik yang didapat sebesar 102,262 > dari F tabel = 1,99 dan sig (probabilitas) sebesar 0,000 < taraf signifikan 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima (terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y).
ANALISIS PENYIMPANAN DAN PENGUMPULAN LIMBAH MINYAK PELUMAS BEKAS SEBAGAI LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI PT NATURA PERISA AROMA LAMPUNG Feri Irawan; Zaenal Arifin; Leni Rudihartati; Feti Arman
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. limbah yang berasal dari industry migas dikategorikan sebagai limbah B3 karena sifat dan konsentrasinya dapat membahayakan lingkungan hidup. Berdasarkan dari latar belakang masalah, terdapat sistem penyimpanan dan pengumpulan limbah minyak pelumas bekas sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun, apakah sistem penyimpanan dan pengumpulan limbah minyak pelumas bekas lebih efisien dengan metode hand pallet system sebagai sistem yang baru, dan metode wellbarrow sistem sebagai sistem yang lama di PT Natura Perisa Aroma. Metode yang digunakan yaitu hand pallet system dan wellbarrow system, dari kedua metode tersebut bertujuan untuk membandingkan mana yang lebih efisien dengan menghitung beban kosong dan beban angkut dikedua metode tersebut, dari kedua metode sudah ada standar efisien yang ditetapkan. Dalam penelitian yang diperoleh adalah lama penyimpanan minyak pelumas bekas, pengumpulan minyak pelumas bekas, pengemasan minyak pelumas bekas, simbol dan label minyak pelumas bekas, bangunan minyak pelumas bekas, lokasi bangunan minyak pelumas bekas, pengangkutan minyak pelumas bekas, pihak ketiga, dan pemenuhan baku mutu air limbah. Hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya program 5R dapat disimpulkan bahwa analisis penyimpanan limbah minyak pelumas bekas sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dengan membandingkan kedua metode terdapat satu metode yaitu hand pallet sistem yang lebih efisien waktu, sehingga dapat berpengaruh dalam produktivias pada saat proses pengumpulan minyak pelumas bekas dan tentu lebih ringkas dan efisien.