Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR MELALUI PEMANFATAN LIMBAH LOKAL DI DESA WOISE KECAMATAN LAMBAI: Indonesia Nursalam; Syahrir; Masitah; Kartomo; Hairmaudiana; Rahayu Sudianti; Febrianti; Alip Nurjadin; Andika Tangketasik
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 8: Januari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i8.904

Abstract

Pupuk organik cair adalah larutan dari hasil pembusukan bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, limbah agroindustri, dan kotoran hewan yang memiliki kandungan lebih dari satu unsur hara. Pada dasarnya pupuk organik cair lebih baik dibandingkan dengan pupuk organik padat. Hal ini disebabkan penggunaan pupuk organik cair memiliki beberapa kelebihan yaitu pengaplikasiannya lebih mudah, unsur hara yang terdapat didalam pupuk cair mudah diserap tanaman, banyak mengandung mikroorganisme. Metode yang digunakan adalah pendekatan teknik pengembangan masyarakat (community development) dengan bentuk kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, difusi ipteks dan pendampingan masyarakat. Mitra kegiatan ini adalah sejumlah anggota kelompok tani Desa Woise Kecamatan Lambai Kabupaten Kolaka Utara. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat merespon, dengan rasa penasaran para petani, sangat semangat dalam menerima materi serta mampu membuat pupuk organik cair (POC). Dalam kegiatan ini petani dilatih membuat pupuk organik cair dari ekstrak dedaunan segar untuk dibuat menjadi pupuk organik cair (POC).
PEMBANGUNAN DAN KEBAHAGIAAN: STUDI EMPIRIS DI NEGARA ASEA Sapriyadi Ansar; Kartomo; Muhammad Syaiful
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 4 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v4i2.1278

Abstract

ABSTRAKTingginya pendapatan per kapita dan angka harapan hidup penduduk di beberapanegara ASEAN tidak selalu diikuti oleh tingginya tingkat kebahagiaan penduduknya, Filipina, Vietnam, dan Kamboja merupakan negara dengan pendapatan per kapita dan angka harapan hidup relatif rendah tetapi justru memiliki indeks kebahagiaan relatif tinggi dibandingkan negara ASEAN lainnya. Begitupun dengan tingginya emisi karbon dioksida tidak selalu diikuti rendahnya tingkat kebahagiaan penduduk, Malaysia dan Thailand memiliki emisi karbon dioksida relatif tinggi tetapi juga memiliki indeks kebahagiaan tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak pendapatan per kapita, angka harapan hidup, dan emisi karbon dioksida terhadap indeks kebahagiaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, data yang digunakan adalah data sekunder berupa data panel 8 Negara ASEAN selama tahun 2015-2019. Teknik analisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GDPper kapita dan angka harapan hidup berdampak positif signifikan terhadap indeks kebahagiaan. Sedangkan emisi karbon dioksida berdampak negatif signifikan terhadap indeks kebahagiaan di 8 Negara ASEAN.
Factors Affecting Rice Quality in Kasumeeto Village, Pakue District, North Kolaka Regency Kartomo Kartomo; Nursalam Nursalam; Helviani Helviani; Masitah Masitah; Syahrir Syahrir
Agribusiness Journal Vol 5, No 1 (2022): Agribusiness Journal
Publisher : UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.332 KB) | DOI: 10.31327/aj.v5i1.1677

Abstract

This study was aimed to determine factors that affect the quality of paddy in Kasumeeto Village, Pakue District, North Kolaka Regency. Discriminant analysis was used as the analytical tool  with a sample of 30 respondents. The results was obtained which was to determine the effect of the use of seeds, irrigation and fertilizer on the quality of lowland rice in Kusemeeto Village, Pakue District, North Kolaka Regency, can be conclude that quality of rice can be increase with increase the usage of high quality seeds and increase the usage of fertilizer. Lowland paddy is a commodity that has very promising prospects, so from the results of this study it is recommended that rice farmers should intensify the use of seeds and fertilizers because they can affect the quality of the paddy cultivated.
Estimasi Dampak Pengeluaran Pemerintah dan Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2007-2021 Meilan Anjasari; La Ode Turi; Kartomo; Sapriyadi
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v2i2.32234

Abstract

Indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Kolaka dapat dikatakan meningkat cukup baik, namun peningkatannya masih lambat dibandingkan Kota Kendari dan Kota Bau-bau di Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal tersebut tidak konsisten terhadap pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan kesehatan yang anggarannya naik terus menerus tiap tahunnya. Begitu pula, pada tingkat kemiskinan yang bertambah sehingga menjadikan Kabupaten Kolaka menjadi Kabupaten/kota dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, pengeluaran pemerintah bidang kesehatan, dan kemiskinan terhadap indeks pembangunan manusia di Kabupaten Kolaka tahun 2007-2021. Metode penelitian yang digunakan ialah analisis regresi linear berganda. Hasil analisis pengaruh secara parsial menunjukkan pengeluaran pemerintah pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan bidang kesehatan berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia, sementara kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia. Untuk dapat menyelesaikan masalah IPM maka pemerintah Kabupaten Kolaka diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan kinerja ekonomi melalui ekonomi kerakyatan agar dapat mereduksi tingkat kemiskinan
Pengelolaan Kebersihan Pesisir Laut Sebagai Penunjang Daya Tarik Wisata Kecamatan Watubangga Syakila Syakila; Rasnawati Rasnawati; Miftahuddin Miftahuddin; Awaluddin Awaluddin; Selfidani Selfidani; Luluk Magfirah Ramadani; Nur Wakiya; Muh. Rizki Risaldi; Andi Andi; Kartomo Kartomo; Muhammad Syaiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.701

Abstract

Dibalik pesona keindahannya, pantai kalomang dan pantai kembar masih menghadapi masalah terkait sampah yang berserakan di laut dan sampah dari masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode observasi. Adapun yang dimaksud dengan metode observasi adalah cara mengumpulkan informasi dan data yang relevan dengan mengamati. Metode pelaksanaan dilakukan dengan terjun langsung di sekitaran pantai untuk melakukan pembersihan. Kegiatan bakti sosial pada minggu, 05 juni 2022 bertempat di pantai kalomang dan pantai kembar. Beberapa tim pengabdi dan petugas kebersihan pantai yang melibatkan untuk melakukan kegiatan ini. Sebelum memulai pengabdian, dilakukan survey lokasi dan kebutuhan pengabdian. Sebagian besar sampah yang ditemukan berupa jenis sampah plastik. Setiap jenis plastik ini memiliki sifat tertentu, seperti densitas. Ini membuat sampah plastik bisa berserakan di laut, misalnya permukaan dan tentu saja ke laut dalam. Pelaksanaan pelayanan tim terlibat dalam pekerjaan suka rela dimasyarakat. Program ini juga diharapkan meningkatkan pengetahuan masyarakat ataupun pengunjung tentang kebersihan lingkungan pesisir laut sehingga memungkinkan mereka untuk memperhatikan dan merawat lingkungan pesisir dan laut mereka. Saran selanjutnya agar sosialisai terkait kebersihan laut perlu dilakukan lebih luas lagi sehingga masyarakat semakin sadar untuk ikut serta terlibat dalam menjaga pesisir dan laut kita bersama.
FACTORS AFFECTING THE PRODUCTION OF RICE FARMING IN POLENGA VILLAGE, KECAMATAN WATUBANGGA DISTRICT KOLAKA REGENCY Muhammad Obi Kasmin; Kartomo Kartomo
Agribusiness Journal Vol 3, No 2 (2020): Agribusiness Journal
Publisher : UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.769 KB) | DOI: 10.31327/aj.v3i2.1361

Abstract

The productivity of rice farming is largely determined by the use of production factors such as land, seeds, fertilizers, pesticides and labor. High productivity will only be achieved when the allocation of production factors is done effectively and efficiently. This study aims to determine the effect of production factors on the production quantity of rice farming in the Polenga village, Watubangga district, Kolaka regency. The sample determination in this study was performed using the Slovin method, while the data analysis method used in this study was multiple linear regression analysis. The results showed that the production factor of land area had a significant effect on the quantity of rice farming production. Meanwhile, the production factors of the quantity of seeds, the amount of urea fertilizer, the amount of NPK fertilizer, the amount of pesticides and the quantity of workers did not have a significant effect on rice farming production in Polenga village.
Analysis of Opportunity Coston Land Utilization of Soybean and Corn Farming in Watubangga Sub-district, District of Kolaka Kartomo Kartomo
Agribusiness Journal Vol 2, No 2 (2017): Agribusiness Journal
Publisher : UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.626 KB) | DOI: 10.31327/aj.v2i2.255

Abstract

This study aimed to analyze the utilization of agricultural land and income difference between soybean (Glycine max L Merril) farming and corn (Zea mays L)farming in Watubangga sub-District, District of Kolaka. Data were collected by survey and interview and analyzed using an income approach and mean difference test for 65 samples of  heads of households (KK).The results of data analysis showed that the opportunity cost of land utilization was Rp 5.481.651/ Ha which caused by choosing soybean farming. The result also showed a significant difference in land utilized for soybean and corn farming. The Result of study suggested the farmers cultivate corn.
Dynamics of Price Growth of Curly Red Chili and Red Chili in Kolaka District Lukman Hakim; Kartomo Kartomo; Nursalam Nursalam
Agribusiness Journal Vol 3, No 2 (2020): Agribusiness Journal
Publisher : UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.943 KB) | DOI: 10.31327/aj.v3i2.1367

Abstract

This study aims to: 1) Identify the price data pattern of Curly Red Chili and red chilies in Kolaka Regency; 2) Obtain the best time series forecasting method for forecasting the price of Curly Red Chili and ordinary red chilies in Kolaka Regency; 3) Get a forecast for the price of Curly Red Chili and regular red chilies for the coming year. This type of research is descriptive quantitative, the source of the data in this study is secondary data obtained from the office of industry and trade, Kolaka district. The data analysis method used is the time series forecasting method.The results showed that: 1) The results of the identification of data patterns on the plot of price data for Curly Red Chili and common red chilies in Kolaka Regency in 2015-2019 obtained a seasonal pattern. 2) The results of the application of the time series forecasting method for the price of curly red chilies, obtained the best time series forecasting method, namely the box-jenkins method of the SARIMA (1,0,0) (2,0,0) 12 model with the smallest MSE value, namely MSE = 41,534 590 While for the price of ordinary red chilies, the best time series forecasting method is the box-jenkins method of the SARIMA (1,0,0) (1,0,0) 12 model with the smallest MSE value, namely MSE = 44,764,512. 3) The results of forecasting the price of Curly Red Chili using the box-jenkins method SARIMA (1,0,0) (2,0,0) 12 with the help of the MINITAB 19 program is the highest price of IDR 47,355.4 / Kg which occurred in August 2020 and the lowest price is IDR 23,169 / Kg which occurred in January 2020, while the average price of Curly Red Chili in 2020 is IDR 32,487.3 / Kg. While the results of forecasting the price of ordinary red chilies using the box-jenkins method with the SARIMA (1,0,0) (1,0,0) 12 model with the help of the MINITAB 19 program is the highest price of Rp. 32,967.8 / Kg which occurred in August. 2020 and the lowest price is IDR 16,756.4 / Kg which occurred in December 2020, while the average price of ordinary red chili in 2020 is IDR 23,346.27 / Kg.
Kajian Empiris Tentang Ketimpangan Ekonomi Regional di Provinsi Sulawesi Selatan Sapriyadi Sapriyadi; Kartomo Kartomo; Muhammad Syaiful; Yuyun Anggraini
JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jemma.v6i1.1804

Abstract

Ketimpangan ekonomi regional di Provinsi Sulawesi Selatan masih cukup tinggi dan belum menunjukkan penurunan secara konsisten setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transfer fiskal terhadap ketimpangan ekonomi regional di Provinsi Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer fiskal dalam bentuk dana alokasi umum (DAU) memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan ketimpangan ekonomi regional, sedangkan dana bagi hasil (DBH) berpengaruh signifikan terhadap penurunan ketimpangan ekonomi regional, adapun dana alokasi khusus (DAK) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ketimpangan ekonomi regional di Provinsi Sulawesi Selatan. Oleh karena itu efektivitas pengalokasian transfer fiskal sangat diperlukan terutama pada pemerataan infrastruktur dan peningkatan kuantitas serta kualitas sumberdaya manusia sehingga pada gilirannya diyakini akan berdampak pada penurunan ketimpangan ekonomi regional di Provinsi Sulawesi Selatan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Melalui Penyediaan Sarana Tempat Sampah di Pantai Ayu Lestari Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara Enry Juliawan; Musdalifa Musdalifa; Indah Ayu Purnamasari; Rahmat Jumardan; Kartomo Kartomo; Muhammad Syaiful; Hariono Hariono
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 4 (2023): JAMSI - Juli 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.814

Abstract

Sampah merupakan masalah serius yang dihadapi banyak orang di berbagai daerah. Salah satunya di Wisata Pantai Ayu Lestari di Desa Palewai, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kebersihan dimana seringkali disebabkan oleh kurangnya pemahaman akan dampak negatif dari tindakan yang tidak menjaga kebersihan. Dengan adanya penyediaan fasilitas tempat sampah yang masih kurang memadai, hal ini menyebabkan kecenderungan masyarakat untuk membuang sampah sembarangan atau tidak ada dorongan untuk membuang sampah pada tempatnya. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan, metode pelaksanaan dilakukan dengan terjun langsung ke lokasi wisata untuk melakukan pembersihan dan menyediakan fasilitas tempat sampah. Sebelum melaksanakan program, kondisi wisata pantai ayu lestari sangat tidak terawat. Hal ini dibuktikan dengan hasil observasi sebelumnya yang menunjukkan bahwa minimnya fasilitas tempat sampah dan banyaknya sampah yang berserakan di lokasi. Setelah melakukan pembersihan dan pengadaan tempat sampah di Wisata Pantai Ayu lestari, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya mulai terbentuk di masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluasi setelah kegiatan yang dimana terdapat tempat sampah yang penuh dan sampah yang berserakan cenderung lebih sedikit.