Fuji Pratami
STAIN MANDAILING NATAL

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM DALAM KAJIAN HADIS Nelmi Hayati; Fuji Pratami
Al-Mu'tabar Vol. 3 No. 1 (2023): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.765 KB) | DOI: 10.56874/jurnal ilmu hadis.v3i1.1102

Abstract

Moral degradation in children, especially students, has begun to appear in the recent era. This requires us to re-examine the concept of character education which intersects with the psychology of Islamic education which incidentally will be based on the Qur'an and Hadith. However, this study is more focused on exposing hadiths that support the concept of character education rather than exposing normative verses from the Koran. This research is in the nature of a literature review with the aim of describing the hadiths that support the theory of human beings and character education. The result is of course found a number of hadiths that provide the concept of character education that is in line with the views of Islamic educational psychology. The formation of character begins when humans are born and develops according to the stages of life. Degradasi moral pada anak khususnya peserta didik mulai tampak terjadi pada era belakangan ini. Hal demikian menuntut kita untuk kembali menelaah konsep pendidikan karakter yang bersinggungan dengan psikologi pendidikan Islam yang notabene akan berlandaskan al-Qur’an dan Hadis. Akan tetapi, kajian ini lebih terfokus pada pemaparan hadis-hadis yang mendukung konsepn pendidikan karakter daripada pemaparan ayat normatif dari al-Qur’an. Penelitian ini bersifat kajian pustaka dengan tujuan mendeskripsikan hadis-hadis pendukung teori perihal manusia dan pendidikan karakter. Hasilnya tentu ditemukan sejumlah hadis yang memberikan konsep pendidikan karakter yang selaras dengan pandangan psikologi pendidikan Islam. Pembentukan karakter dimulai sejak manusia dilahirkan dan berkembang sesuai tahapan usia menjalani kehidupan.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM DALAM KAJIAN HADIS Nelmi Hayati; Fuji Pratami
Al-Mu'tabar Vol. 3 No. 1 (2023): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/jurnal ilmu hadis.v3i1.1102

Abstract

Moral degradation in children, especially students, has begun to appear in the recent era. This requires us to re-examine the concept of character education which intersects with the psychology of Islamic education which incidentally will be based on the Qur'an and Hadith. However, this study is more focused on exposing hadiths that support the concept of character education rather than exposing normative verses from the Koran. This research is in the nature of a literature review with the aim of describing the hadiths that support the theory of human beings and character education. The result is of course found a number of hadiths that provide the concept of character education that is in line with the views of Islamic educational psychology. The formation of character begins when humans are born and develops according to the stages of life. Degradasi moral pada anak khususnya peserta didik mulai tampak terjadi pada era belakangan ini. Hal demikian menuntut kita untuk kembali menelaah konsep pendidikan karakter yang bersinggungan dengan psikologi pendidikan Islam yang notabene akan berlandaskan al-Qur’an dan Hadis. Akan tetapi, kajian ini lebih terfokus pada pemaparan hadis-hadis yang mendukung konsepn pendidikan karakter daripada pemaparan ayat normatif dari al-Qur’an. Penelitian ini bersifat kajian pustaka dengan tujuan mendeskripsikan hadis-hadis pendukung teori perihal manusia dan pendidikan karakter. Hasilnya tentu ditemukan sejumlah hadis yang memberikan konsep pendidikan karakter yang selaras dengan pandangan psikologi pendidikan Islam. Pembentukan karakter dimulai sejak manusia dilahirkan dan berkembang sesuai tahapan usia menjalani kehidupan.
Penyuluhan Pencegahan Bullying terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik di MAN 3 Mandailing Natal Ahmad Zunaidi Lubis; Ali Ikhsan Umar; Dina Putri Andini; Ainun Salsabila; Aini Sakinah; Sasti Azfa Nasution; Luri Atikah; Zenat Kautsar; Yanti; Fuji Pratami
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Maret
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying adalah fenomena sosial yang melibatkan perilaku agresif, intimidasi, atau kekerasan yang dilakukan secara berulang terhadap individu lain dengan maksud untuk menyakiti baik secara fisik maupun psikologis. Bullying dapat terjadi di berbagai lokasi, seperti di sekolah, di tempat kerja, atau bahkan dalam dunia maya (cyberbullying).  Bullying dapat dibedakan dalam empat kategori utama, yaitu perundungan fisik, verbal, sosial, dan siber, yg lebih dikenal sebagai cyberbullying. Dampak psikologis pada korban bullying: depresi dan kecemasan, rendah diri dan kurangnya percaya diri, isolasi sosial, trauma dan gangguan stres pasca-trauma (PTSD), gangguan akademis dan produktivitas, pikiran atau tidakan bunuh diri. Dampak psikologis pada pelaku bullying kecenderungan agresif dan kurangnya empati, masalah perilaku dan keterlibatan dalam tindak kriminal, gangguan relasi sosial, masalah dengan otoritas, dan kedisiplinan pelaku bullying, kecenderungan depresi dan masalah mental, kesulitan akademis dan produktivitas.