Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Program “Ceria (Cerdas Bermedia)”: Optimalisasi Kreasi dan Inovasi Guru-Guru di SMP Negeri 6 Langsa Melalui Pelatihan Membuat Komik Digital Berbasis Budaya Aceh Rizki Amalia; Sofiyan Sofiyan; Ulya Nabilla
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 4 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i4.13467

Abstract

Di era digital saat ini, terlebih masa pasca pandemi yang memerlukan penyesuaian dari berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Dari segi pembelajaran, peran teknologi sudah tidak dapat dipisahkan. Pembelajaran yang menarik bagi siswa, dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sehingga belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan dan tidak terkesan belajar karena terpaksa. Peran serta pendidik sangat berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar yang optimal. Salah satunya adalah usaha pendidik melaui pengembangan media pembelajaran yang menarik dan terintegrasi dengan nilai-nilai budaya. Alhasil peserta didik tidak hanya mendapat ilmu pengetahuan yang diharapkan tetapi juga tidak merasa asing dengan budaya sendiri nantinya. Program “Ceria (Cerdas Bermedia)” ini diajukan tim sebagai usaha optimalisasi kreasi dan inovasi guru-guru di SMP Negeri 6 Langsa melalui pelatihan membuat komik digital berbasis budaya Aceh. Adapun tujuan diselenggarakannya program pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) Menumbuhkembangkan budaya peduli dan peka bagi dosen dan mahasiswa pendidikan Matematika Universitas Samudra dalam pengembangan media pembelajaran yang menarik dan terintegrasi dengan nilai-nilai budaya lokal; (2) Memberikan pelatihan kepada guru untuk dapat mengembangkan komik digital sesuai dengan materi pelajaran yang diampu dan berbasis budaya Aceh; dan (3) Membantu guru-guru di SMPN 6 Langsa menghasilkan buku komik digital yang ber-ISBN sebagai hasil karya kreasi dan inovasi media. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendekatan secara langsung, ceramah dan praktik. Hasil pada pengabdian kepada masyarakat ini adanya peningkatan kompetensi guru dan membuat media pembelajaran yaitu komik digital berbasis budaya Aceh. Pada akhirnya melalui program ini, diharapkan guru-guru dapat terus mengembangkan berbagai media pembelajaran lainnya secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI USAHA MURNISOY MILK (MINUMAN SEHAT PENCEGAH STUNTING SEBAGAI AGEN PERUBAHAN DALAM PENCEGAH STUNTING Riezky Purnama Sari; Rini Mastuti; Amelia Amelia; Ulya Nabilla; Fitra Muliani; Nurviana Nurviana; Fairus Fairus
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3785-3791

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bukan hanya memiliki peran dalam peningkatan ekonomi masyarakat namun juga dapat berperan membantu peningkatan nilai gizi masyarakat. Sekaligus menjadi agen perubahan dalam pencegah stunting sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan produk berkualitas seperti minuman sehat susu kedelai.  Tujuan dari kegiatan pemberdayaan  ini adalah untuk membekali UMKM Usaha Maju Mandiri dengan kapasitas usaha mandiri yang maju untuk memperkuat usaha minuman susu kedelai yang sehat dan siap menjadi agen perubahan pencegah stunting di Desa Paya Bujok tungoh.  Hasil diskusi antara mitra dan tim PKM mengidentifikasi dua permasalahan prioritas, yaitu: (1) Produk mitra masih dikemas secara tradional dan tidak menarik (2) Produk susu kedelai mitra hanya di pasarkan di seputar desa Paya Bujok tungoh saja sehingga perlu dipasarkan secara luas dengan memanfaatkan pemasaran digital. Kegiatan PKM ini terbagi dalam tiga tahapan yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah PRA (Partisipatori Rural Appresial) dengan teknik ceramah, diskusi interaktif demontrasi dan praktik langsung. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa mitra mendapatkan pengetahuan dan pendampingan PkM untuk meningkatkan kualitas produk usahanya. Selain itu 97% mitra sangat setuju pendampingan PkM sesuai dengan Kebutuhan mitra dan 100% Mitra sangat setuju jika Tim PkM yang terlibat dalam kegiatan pengabdian   masyarakat.
PEMBERDAYAAN REMAJA PRODUKTIF MELALUI PELATIHAN KREASI RANUP PEUNEUWOE SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN TRADISI BA RANUP DALAM ADAT ACEH Nurviana Nurviana; Rahmawati Rahmawati; Ulya Nabilla; Amelia Amelia; Riezky Purnama Sari; Fitra Muliani; Fairus Fairus
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3645-3651

Abstract

Melestarikan keberagaman adat dan budaya Indonesia adalah tanggung jawab bersama pemerintah, masyarakat, dan individu. seni kreasi ranup peuneuwoe (sirih hantaran) merupakan salah satu adat dan kebudayaan Aceh yang harus dijaga kelestariannya dan juga kewajiban bersama dalam mewariskan seni ini kepada generasi muda. Hal ini karena seni ini merupakan salah satu warisan budaya Aceh dan menjadi kearifan lokal yang perlu dikembangkan. Penggunaan sirih di Aceh memiliki nilai simbolis dan sering terkait dengan tradisi adat dan upacara. Sirih digunakan dalam prosesi adat sebagai lambang keharmonisan, kerukunan, dan penyatuan keluarga Saat ini, kegiatan merangkai sirih biasanya dilakukan oleh para orang tua di desa, sementara generasi muda terlibat dalam tingkat yang lebih rendah atau bahkan tidak terlibat sama sekali sehingga dikhawatirkan tidak ada generasi penerus dalam upaya pelestarian tradisi ba ranup dalam upacara adat Aceh. Hal ini menjadi perhatian tim pengabdian untuk dilakukan kegiatan pelatihan kreasi Ranup Peuneuwoe bagi remaja usia produktif di Desa Sungai Pauh. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan dan melestarikan tradisi ba ranup dalam adat istiadat Aceh sehingga dapat membentuk remaja produktif yang kreatif dan inovatif serta mencintai adat budaya. Adapun hasil dari kegiatan ini sangat baik dan berdampak dapat dilihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan yang menghasilkan produk kreasi yang rapi dan indah. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dan upaya pelestarian adat Aceh khususnya masyarakat Desa Sungai Pauh. Selain itu, keterampilan merangkai sirih juga dapat dijadikan ladang usaha untuk meningkatkan pendapatan di bidang ekonomi kreatif.
Weather-Driven Loss Modeling for Rice Farmers' Losses Using Cobb-Douglas and VaR-ES Nurviana Nurviana; Amelia Amelia; Riezky Purnama Sari; Ulya Nabilla; Mawarni Mawarni; Masthura Masthura
ZERO: Jurnal Sains, Matematika dan Terapan Vol 9, No 3 (2025): Zero: Jurnal Sains Matematika dan Terapan
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/zero.v9i3.26842

Abstract

Weather variability poses significant risks to rice production, leading to potential income losses for farmers and increased uncertainty in agricultural planning. This study integrates a Cobb-Douglas production function with Value at Risk (VaR) and Expected Shortfall (ES) measures to assess weather-driven production losses in Aceh Besar using secondary data on rainfall, temperature, and wind speed from 2010 to 2023. Rice production is first modeled to estimate output sensitivity to climatic factors, after which production losses are derived from forecast-based outcomes. Several candidate parametric probability distributions are fitted to the loss data, and the most suitable distribution is selected based on goodness-of-fit ranking. The results indicate that weather variables significantly reduce rice output and that the production process exhibits decreasing returns to scale. The selected distribution yields a potential loss of IDR 774,352 and an expected loss of IDR 940,160 per hectare at the 95% confidence level. These findings provide a quantitative basis for weather-based agricultural risk assessment and support evidence-based risk mitigation strategies for farmers and policymakers.
Model Epidemi SIR (Susceptible-Infected-Removed) pada Penyebaran Penyakit HIV/AIDS di Provinsi Sumatera Utara Miranda Olivia; Fitra Muliani; Ulya Nabilla
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 23 No. 1 (2026): Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Volume 23 Nomor 1 Edisi Ap
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah LPPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/limits.v23i1.3454

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a virus that attacks the immune system, especially the white blood cells.  HIV progresses to Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) if not treated effectively. Generally, people with this disease have several symptoms such as fever, chills, rash, muscle pain, sore throat, and fatigue. HIV/AIDS can cause serious complications, such as heart disease, nervous disorders, and problems with the digestive system, even death. North Sumatra ranks fifth nationally for HIV/AIDS sufferers.  Mathematical modeling in the spread of HIV/AIDS aims to analyze the equilibrium point, analyze the rate of spread of HIV/AIDS, and project the number of cases in the future. This model involves three variables, namely Susceptible (S), Infected (I), and Recovered (R). The research data were obtained from Dinas Kesehatan Sumatera Utara dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. The results showed that the equilibrium point is stable. The transmission rate is 0.000129/day. By using Next Generation Matrix (NGM), the basic reproduction number ( ) is 28.981. It means that the disease will become endemic over a long period of time.
Pendampingan Usaha Pembesaran Kepiting Bakau pada Tambak Tradisional Untuk Meningkatkan Pendapatan Pokdakan Laot Berjaya di Kabupaten Aceh Tamiang Cut Gustina; Agus Putra AS; Afrah Junita; Fairus Fairus; Lilis Nurjanah; Ulya Nabilla; Mawarni Mawarni; Tri Rahmani
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5826

Abstract

Pokdakan Laot Berjaya mengelola usaha pembesaran dan pematangan telur kepiting bakau (Scylla sp.) di tambak tradisional. Namun, usaha ini menghadapi kendala utama berupa produksi yang belum optimal dan minimnya penerapan teknik budidaya yang efektif, sehingga menghambat inovasi dan menurunkan pendapatan mitra. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi kelompok Pokdakan Laot Berjaya mengenai mengenai inovasi teknologi tepat guna pada budidaya pembesaran kepiting bakau yang baik dan efektif, serta memberikan pelatihan kepada mitra teknologi budidaya pembesaran kepiting, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi kepiting dan omset kelompok. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan sosialisasi dan workshop teknologi tepat guna dengan memanfaatkan pipa paralon untuk budidaya pembesaran kepiting bakau. Hasil pengabdian menunjukkan 90% mitra setuju bahwa penngabdian ini sangat bermanfaat untuk mitra, 84% mitra memahami menganai inovasi teknologi tepat guna pada budidaya pembesaran kepiting bakau yang baik dan efektif, 85% mitra memahami dan terampil menerapkan budidaya kepiting dengan pipa paralon, 70% mitra mengalami peningkatan omset.
Pemberdayaan Istri Nelayan dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga melalui Pembuatan Garam di Desa Kuala Idi Cut Kabupaten Aceh Timur Rosmaiti Rosmaiti; Fairus Fairus; Riezky Purnama Sari; Muhammad Salman; Amelia Amelia; Safrizal Safrizal; Ulya Nabilla; Muhammad Fuad; Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.3.370-375

Abstract

The fishermen's wife group is PKM Partners, who need empowerment. The limited knowledge and skills of partners in processing iodized salt and hygiene are problems that must be resolved. This community service aims to increase people's income, especially partners of fishermen's wives, by providing training and assistance in processing iodized and hygienic salt. The stages of this activity include 1) Socialization with partners regarding the processing of iodized and hygienic salt; 2) Salt processing training; 3) Financial bookkeeping training; 4) Monitoring and evaluation of PKM activities. The PKM method is the RRA (Rapid Rural Appreial) / PRA (Participatory Rural Appreial) method. This PKM produces iodized and hygienic salt products. Based on the questionnaire, it was found that 77% of partners are very understanding and skilled in processing iodized and hygienic salt, and 78% of partners strongly agree that this PKM activity can improve the quality of partners' salt.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENANAMAN APOTIK HIDUP PADA PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) SEBAGAI UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA GELANGGANG MERAK Amelia; Ulya Nabilla; Nirmala Sari; Muhammad Salman; Ida Ratna Nila
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v3i3.12553

Abstract

Tanaman apotik hidup merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan untuk kebutuhan sehari-hari. Kelompok Mawar Mekar merupakan kelompok tani yang didukung oleh pemerintah melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang aktif dalam penanaman palawija dan apotik hidup. Sejauh ini tanaman apotik hidup yang ada di P2L kelompok Mawar Mekar masih kurang optimal. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: 1) Masih kurangnya jenis tanaman apotik hidup yang ditanam; 2) Tempat penanaman bibit yang sudah rusak sehingga sulit untuk mengembangkan tanaman apotik hidup; 3) Jenis apotik hidup yang ditanam kurang bernilai ekonomis dan diminati pasar, dan 4) Kurangnya edukasi kepada kelompok terkait manfaat dan khasiat dari setiap tanaman apotik hidup sehingga anggota kelompok kurang termotivasi untuk mengembangkan tanaman apotik hidup. Oleh karena itu, untuk mewujudkan pengoptimalan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) khususnya pada tanaman apotik hidup, tim pengabdian melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pendampingan penanaman apotik hidup sebagai upaya pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat di Desa Gelanggang Merak. Berdasarkan hasil analisis kuesioner menunjukkan bahwa rata-rata 32% peserta menjawab setuju dan 68% menjawab sangat setuju dengan kegiatan dan manfaat dari penanamam apotik hidup pada pekarangan P2L di Desa Gelanggang Merak.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA GURU MENGGUNAKAN IMPROVED K-MEANS CLUSTERING DAN METODE SAW Mawarni Mawarni; Fitri Rezky Hamzani; Ulya Nabilla; Intan Sari; Masthura Masthura
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6707

Abstract

Abstract: School A Banjarmasin is a boarding school that motivates teachers through exemplary teacher selection and salary increases based on performance clusters. However, in 2022–2023, teacher performance appraisal was not conducted due to the absence of a supporting system and historical performance data, resulting in equal salary increases. To address this issue, this study proposes the development of a Decision Support System (DSS) that integrates Improved K-Means Clustering for grouping salary increases and the Simple Additive Weighting (SAW) method for determining exemplary teachers. The system is implemented using Visual Basic for Applications (VBA) in Microsoft Excel. The data used in this study consist of teacher performance assessment results for the 2023/2024 academic year, evaluated across four assessment dimensions comprising eleven criteria. The DSS produces two outputs. Based on school-defined standards, two outputs were generated. The first output indicates suboptimal performance, with three populated clusters, while the fourth cluster contains no members due to data distribution. The second output represents the author's recommended clustering, with a silhouette score evaluation value of 0.5125, indicating optimal visibility between clusters, ensuring four salary increase clusters. Overall, the proposed DSS provides more accurate, objective, and systematic calculations and rankings, thereby supporting decision makers in evaluating teacher performance and determining salary increases more effectively. Keywords: k-means clustering, simple additive weighting (SAW), teacher performance assessment, VBA Excel   Abstrak: Sekolah A Banjarmasin merupakan sekolah berasrama yang memotivasi guru melalui pemilihan guru teladan dan kenaikan gaji berdasarkan klaster kinerja. Namun, pada tahun 2022–2023, penilaian kinerja guru tidak dilaksanakan karena ketiadaan sistem pendukung dan data historis kinerja, sehingga kenaikan gaji diberikan secara merata. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang mengintegrasikan metode Improved K-Means Clustering untuk pengelompokan kenaikan gaji dan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menentukan guru teladan. Sistem ini diimplementasikan menggunakan Visual Basic for Applications (VBA) pada Microsoft Excel. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup hasil penilaian kinerja guru tahun ajaran 2023/2024, yang dievaluasi berdasarkan empat dimensi penilaian yang terdiri dari sebelas kriteria. Sistem ini menghasilkan dua keluaran. Keluaran pertama menunjukkan kinerja yang kurang optimal, dengan tiga klaster yang terisi, sementara klaster keempat tidak memiliki anggota akibat distribusi data. Keluaran kedua merepresentasikan hasil pengelompokan yang disarankan oleh penulis, dengan nilai evaluasi silhouette score sebesar 0,5125 yang menunjukkan pemisahan optimal antar-klaster serta memastikan terbentuknya empat klaster kenaikan gaji. Secara keseluruhan, SPK yang diusulkan memberikan perhitungan dan pemeringkatan yang lebih akurat, objektif, dan sistematis, sehingga membantu pengambil keputusan dalam mengevaluasi kinerja guru dan menentukan kenaikan gaji secara lebih efektif. Kata kunci: k-means clustering, simple additive weighting (SAW), penilaian kinerja guru, VBA Excel