Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Mengenali Identitas Visual Institusi Pendidikan Desain di Indonesia: Sebuah Studi Komparatif Fenty Fahminnansih; Evi Farsiah Utami; Setya Putri Erdiana
Jurnal Pendidikan Multimedia (Edsence) Volume 4 No 1 (Juni 2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edsence.v4i1.40687

Abstract

Perkembangan desain di Indonesia saat ini cukup signifikan, dibuktikan dengan banyaknya perguruan tinggi yang meluncurkan fakultas desain. Seringkali mayoritas fakultas-fakultas desain ini memiliki program studi, mata kuliah dan bahan ajar yang hampir serupa. Peran logo fakultas sebagai suatu identitas visual menjadi sangat penting, terlebih karena visual menjadi fokus utama dalam suatu bidang desain. Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami makna dan dinamika di balik identitas visual suatu institusi desain. Studi ini menganalisa empat simbol visual dari fakultas-fakultas desain ternama di Indonesia yang kemudian dianalisis dan dibandingkan satu sama lain melalui metode analisis komparatif secara kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan adanya beberapa rekomendasi konsep desain yang dapat dijadikan acuan dalam perancangan desain logo untuk institusi desain di Indonesia agar dapat membangun citra yang lebih baik. Strategi identitas visual fakultas desain dapat direpresentasikan dalam bentuk lettermark dan wordmark, dan juga dengan visual yang digital friendly. Selain itu, juga dengan menambahkan elemen visual sederhana yang dapat mewakili visi, misi, dan tujuan fakultas. Dengan mengaplikasikan ketiga rekomendasi konsep desain tersebut, sebuah logo fakultas desain telah memenuhi indikator dan atribut dalam perancangan identitas visual yang sesuai. Kata kunci: Pendidikan Tinggi, Institusi Desain, Identitas Visual, Logo Fakultas
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DALAM UPAYA MENINGKATKAN BRANDING PRODUK UMKM DI DESA BUNCITAN, KABUPATEN SIDOARJO Fahminnansih, Fenty; Utami, Evi Farsiah; Erdiana, Setya Putri; Arifin, Mochammad
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7172

Abstract

Peningkatan branding pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat ini menjadi hal yang penting dilakukan, karena citra merek secara visual merupakan hal yang menarik untuk diperhatikan oleh calon konsumen. Pada Desa Buncitan Kabupaten Sidoarjo terdapat beberapa UMKM yang berkembang, namun belum diimbangi dengan branding yang menarik. Sehingga organisasi di lingkungan Desa Buncitan berinisiatif untuk memberikan pendampingan pada beberapa UMKM tersebut. Agar anggota karang taruna dapat melakukan pendampingan secara optimal dibutuhkan pelatihan terkait dengan branding produk dan perencanaan media promosi yang tepat, sehingga dibuatlah pelatihan yang bertajuk Pemberdayaan Karang Taruna dalam upaya meningkatkan branding produk UMKM di Desa Buncitan, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang dilakukan sebelum melakukan pelatihan adalah dengan observasi dan wawancara terkait kebutuhan karang taruna, melakukan sosialisasi kegiatan dan kesepakatan teknis pelaksanaan pelatihan. Adapun indikator keberhasilan dari pelatihan ini yaitu menambah wawasan terkait branding, pembuatan logo dan pembuatan media promosi pada media sosial secara sederhana. Hasil dari kegiatan ini adalah evaluasi pelatihan dalam pemahaman mengenai branding dan pembuatan logo, serta penggunaan aplikasi desain terkait, yang disebar melalui kuesioner kepada para peserta pelatihan. Hasil kesimpulan kuesioner menyebutkan bahwa pelatihan ini dapat menambah wawasan baru dan meningkatkan keterampilan/kreativitas dalam ilmu branding produk, yaitu pembuatan logo dan media promosi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para peserta terkait pemanfaatan aplikasi desain online.
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SIGN SYSTEM SEBAGAI SARANA PENUNJANG ECO GREEN SCHOOL Fahminnansih, Fenty; Farsiah, Evi; Erdiana, Setya Putri
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 6 No 1 (2025): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/amarasi.v6i1.4553

Abstract

Saat ini terdapat berbagai masalah lingkungan di Indonesia, seperti masalah banjir, longsor, kesulitan air bersih, serta polusi udara, air dan tanah yang akhirnya berpotensi mengurangi kualitas kesehatan masyarakat. Hal tersebut menjadi pemikiran dari berbagai macam lini masyarakat. Salah satunya sekolah dasar yang menjadi lini pertama pendidikan usia dini di Indonesia. Seiring berkembangnya waktu dan media digital yang memberikan informasi terbaru mengenai permasalahan ini membuat kesadaran mengenai pentingnya kepedulian lingkungan semakin muncul, tidak hanya pada orang dewasa pun juga pada anak usia dini. Hal tersebut ditangkap salah satunya oleh SD Labschool Unesa 1 yang mengarahkan sekolahnya menjadi Eco Green School yang menjadi awal anak usia dini mengenal mengenai masalah lingkungan dan pemecahannya. Sekolah ini juga memiliki visi dan misi agar nantinya akan mencapai predikat sekolah Adiwiyata, sehingga berbagai macam peningkatan sarana yang berkaitan dengan green school dikembangkan. Namun dalam prakteknya beberapa media visual belum dikemas dengan baik sehingga belum mudah dipahami murid sekolah. Media visual sign system yang memuat edukasi kepedulian lingkungan dapat menjadi cara yang efektif untuk mengedukasi siswa. Selain sebagai sistem penanda, sign system juga dapat memuat informasi tentang sebuah kebiasaan dan pengetahuan baru di lingkungan sekolah karena dapat diakses setiap saat dan berada di sekitar siswa dalam berbagai area ruang publik saat mereka sedang beraktivitas di sekolah. Melalui metode perancangan design thinking yang berorientasi pada pengguna, diharapkan sign system ini dapat menjadi media yang efektif untuk menanamkan rasa peduli lingkungan sejak dini.
MEDIA KAMPANYE SOSIAL PENCEGAHAN STUNTING SEBAGAI UPAYA MENEKAN ANGKA STUNTING DI KABUPATEN NGANJUK Surya Dharma, Anak Agung Gede; Karsam, Karsam; Fahminnansih, Fenty
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 12, No 2 (2025): Mei - Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v12i2.64187

Abstract

Stunting pada masa anak-anak mengacu pada kondisi di mana pertumbuhan dan perkembangan anak terganggu secara signifikan, sehingga mengakibatkan tinggi atau panjang badan di bawah standar usia dan jenis kelamin. Penanganan stunting di sejumlah daerah masih terbilang belum maksimal. Sebagai contoh Kabupaten Nganjuk dengan angka prevalensi stunting di angka medium. Beberapa faktor yang membuat penanganan stunting di suatu daerah tidak maksimal antara lain kurangnya kesadaran masyarakat dan kurangnya media yang digunakan dalam sosialisasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah media yang dapat digunakan untuk membantu tenaga kesehatan dalam sosialisasi pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data metode kualitatif didapatkan dari penelitian dan analisa sesuai kenyataan yang ada di lapangan. Untuk memperoleh data-data tersebut adapun beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah rancangan media kampanye sosial dan pembelajaran menggunakan motion graphic yang dapat memudahkan penyampaian informasi pencegahan stunting untuk orang tua maupun calon orang tua, dengan rentang usia 20-30 tahun. Perancangan media kampanye sosial ini diharapkan dapat mengedukasi para orang tua sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi anak yang berprestasi dan mencetak generasi yang unggul.
Grow the Plant!: An Environmental-Themed Board Game as A Sustainable Living Learning Medium for Elementary School Students Nisa, Fika Khoirun; Fahminnansih, Fenty; Erdiana, Setya Putri
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 13, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Grow the Plant!: An Environmental-Themed Board Game as A Sustainable Living Learning Medium for Elementary School Students. Objectives: This research aims to enhance awareness and understanding of sustainability issues through an enjoyable educational game at the UNESA Laboratory Elementary School. Methods: This research employs the Design Thinking method with qualitative data analysis. There were 20 participants aged 8-12 years who participated in answering the research questionnaire. Data is presented and described based on the percentages obtained from the questionnaire results. Findings: This research indicates that 90% of the users of the "Grow the Plant!" board game better understand the importance of plants for environmental sustainability and examples of actions in caring for plants in daily life. Conclusion: Through a board game approach, children can develop awareness and commitment to fostering a positive attitude towards the environment, stimulate their interest in plant cultivation, and provide a foundational understanding of the importance of sustainable living Keywords: board game, sustainable living, elementary school.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v13.i3.202318 
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SIGN SYSTEM SEBAGAI SARANA PENUNJANG ECO GREEN SCHOOL Fahminnansih, Fenty; Farsiah, Evi; Erdiana, Setya Putri
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 6 No 1 (2025): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/amarasi.v6i1.4553

Abstract

Saat ini terdapat berbagai masalah lingkungan di Indonesia, seperti masalah banjir, longsor, kesulitan air bersih, serta polusi udara, air dan tanah yang akhirnya berpotensi mengurangi kualitas kesehatan masyarakat. Hal tersebut menjadi pemikiran dari berbagai macam lini masyarakat. Salah satunya sekolah dasar yang menjadi lini pertama pendidikan usia dini di Indonesia. Seiring berkembangnya waktu dan media digital yang memberikan informasi terbaru mengenai permasalahan ini membuat kesadaran mengenai pentingnya kepedulian lingkungan semakin muncul, tidak hanya pada orang dewasa pun juga pada anak usia dini. Hal tersebut ditangkap salah satunya oleh SD Labschool Unesa 1 yang mengarahkan sekolahnya menjadi Eco Green School yang menjadi awal anak usia dini mengenal mengenai masalah lingkungan dan pemecahannya. Sekolah ini juga memiliki visi dan misi agar nantinya akan mencapai predikat sekolah Adiwiyata, sehingga berbagai macam peningkatan sarana yang berkaitan dengan green school dikembangkan. Namun dalam prakteknya beberapa media visual belum dikemas dengan baik sehingga belum mudah dipahami murid sekolah. Media visual sign system yang memuat edukasi kepedulian lingkungan dapat menjadi cara yang efektif untuk mengedukasi siswa. Selain sebagai sistem penanda, sign system juga dapat memuat informasi tentang sebuah kebiasaan dan pengetahuan baru di lingkungan sekolah karena dapat diakses setiap saat dan berada di sekitar siswa dalam berbagai area ruang publik saat mereka sedang beraktivitas di sekolah. Melalui metode perancangan design thinking yang berorientasi pada pengguna, diharapkan sign system ini dapat menjadi media yang efektif untuk menanamkan rasa peduli lingkungan sejak dini.
Retorika Visual dan Dramatisasi Karakter Mimi Peri dalam Sosial Media sebagai Komoditas Yurisma, Dhika Yuan; Erdiana, Setya Putri; Fahminnansih, Fenty
Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Vol 5 No 01 (2023): Volume 05, Nomor 01, Maret 2023
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/cd.v5i01.716

Abstract

The use of sensationalism as a medium to boost popularity is not a new phenomenon in the entertainment industry, as demonstrated by Mimi Peri, one of the Instagram celebrities on social media. She leverages her gained popularity as a source of livelihood, presenting herself as a flirty woman with masculine features and adding dramatic content based on her imagination as an angel from heaven. By using Burke's visual rhetoric theory, which is divided into three elements: pathos, logos, and ethos, we can examine the meaning of signs and the purpose of the visuals displayed on Mimi Peri's Instagram account. Additionally, dramatism theory is used as supporting theory to further analyze Mimi Peri's character in greater depth. Mimi Peri has received both tremendous appreciation and criticism from netizens, but the backlash she receives only increases her popularity. The more people criticize her, the more she is discussed. This indicates that Mimi Peri intentionally portrays herself as a dramatic figure to achieve popularity and become a commodity in social media.
Interpretasi Makna Desain Ilustrasi Cerita Semut dan Belalang Menggunakan Semiotika Barthes Fahminnansih, Fenty; Martono, Siswo; Utami, Evi Farsiah
GESTALT : JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Gestalt : Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Arsitektur dan Desain Jalan Raya Rungkut Madya, Gn.Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/gestalt.v7i2.488

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan daya tarik buku ilustrasi Semut dan Belalang karya Karima Kurnia Sasi, melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan fokus pada makna denotatif, konotatif, dan mitos dari elemen visual seperti ilustrasi, tipografi, dan palet warna. Dalam konteks pendidikan karakter anak usia 7–9 tahun, buku ini berperan sebagai media pembelajaran yang menyampaikan nilai moral seperti kerja keras, tanggung jawab, dan perencanaan masa depan. Melalui analisis semiotika, ditemukan bahwa ilustrasi tokoh tidak hanya menggambarkan karakter secara literal, tetapi juga membentuk makna simbolik dan ideologis yang mempengaruhi persepsi pembaca. Semut ditampilkan sebagai simbol etos kerja dan ketekunan, sedangkan belalang direpresentasikan ulang sebagai lambang kebebasan dan ekspresi diri, yang memperkaya sudut pandang anak maupun orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode semiotika Barthes. Data primer diambil dari buku ilustrasi Semut dan Belalang, sementara data sekunder diperoleh dari literatur tentang teori semiotika, pendidikan karakter anak, dan desain komunikasi visual. Analisis dilakukan melalui tiga tahap: identifikasi makna denotatif, penafsiran konotatif berdasarkan asosiasi budaya dan emosional, serta pengkajian mitos sebagai konstruksi ideologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain buku yang komunikatif secara visual dan emosional mampu memperkuat peran orang tua sebagai pendidik, meningkatkan minat baca anak, serta merespons kebutuhan pasar literasi anak secara strategis.
PELATIHAN PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL DI MEDIA SOSIAL UNTUK KOMUNITAS WARIA SURABAYA (PERWAKOS) Utami, Evi Farsiah; Erdiana, Setya Putri; Fahminnansih, Fenty
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5573

Abstract

Perwakos merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat di Indonesia yang mewadahi kaum waria yang berlokasi di Kota Surabaya. Waria seringkali menjadi korban stigmatisasi negatif di masyarakat, karenanya Perwakos mengarahkan para anggotanya untuk dapat meningkatkan keterampilan sebagai penunjang keahlian waria. Salah satu keterampilan yang dibutuhkan yaitu mengoperasikan dan membuat konten di media sosial sebagai upaya meningkatkan relevansi dan eksistensi identitas diri. Hal ini juga berfungsi sebagai kepentingan positif komunitas itu sendiri dalam menjalin hubungan dengan khalayak luas.  Oleh sebab itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pelatihan yang bertajuk “Pelatihan Perancangan Komunikasi Visual di Media sosial untuk Perwakos”.  Metode yang dilakukan sebelum melakukan pelatihan adalah dengan observasi dan wawancara terkait kebutuhan staf Perwakos, kemudian melakukan sosialisasi kegiatan dan kesepakatan teknis pelaksanaan pelatihan. Adapun indikator keberhasilan dari pelatihan ini yaitu menambah wawasan terkait pembuatan konten yang menarik, motivasi penggunaan aplikasi canva, dan meningkatkan daya kreativitas para staf Perwakos. Hasil dari kegiatan ini adalah evaluasi pelatihan dalam penggunaan aplikasi desain Canva, yang disebar melalui kuesioner kepada para peserta pelatihan. Hasil kesimpulan kuesioner menyebutkan bahwa pelatihan ini dapat menambah wawasan baru dan meningkatkan keterampilan atau kreativitas dalam mengembangkan konten media sosial. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para peserta terkait pemanfaatan aplikasi desain online.