Johannes Adhijoso Tjondro
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Research Report - Engineering Science

BALOK DAN KOLOM PAPAN KAYU LAMINASI- PAKU Johannes Adhijoso Tjondro
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4238.392 KB)

Abstract

Uji eksperimental terhadap balok papan kayu laminasi-paku horisontal dan vertikal dankolom papan kayu laminasi-paku dilakukan dalam penelitian ini. Benda uji terdiri dari12 buah benda uji balok papan kayu laminasi-paku horisontal, 9 buah benda uji balokpapan kayu laminasi-paku vertikal dan 9 buah kolom papan kayu laminasi-paku. Kayuyang digunakan adalah kayu hardwood yaitu albasia yang merupakan kayu cepattumbuh. Kuat lentur, kekakuan dan daktilitas pada balok dan kuat tekan dan faktorkoreksi kekakuan pada kolom diinvestigasi dalam penelitian ini. Efisiensi penggunaanmaterial dilakukan dengan tinjauan pada penampang persegi, I dan box. Hasil daripenelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk kebutuhan balok dan kolomberpenampang cukup besar.
DINDING GESER PAPAN KAYU TAHAN GEMPA Johannes Adhijoso Tjondro; Helmy Hermawan Tjahjanto; Herry Suryadi; Andreas Onky; Steven Varian Lokanatha; Nathanael Nathanael
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25343.151 KB)

Abstract

Di Indonesia kebutuhan perumahan sangat besar, rumah kayu menjadi salah satu solusinya.Teknologi tepat guna dalam pembangunan perumahan khususnya rumah kayu kurangditerapkan dalam upaya pengurangan risiko bencana gempa. Dinding geser merupakanelemen struktural bagian dari komponen rumah yang sangat efektif dalam menahan bebanhorisontal gempa maupun angin. Sampai saat ini penelitian tentang dinding geser kayuumumnya dengan lapisan penutup dinding dari panel gipsum atau plywood. Berbeda denganpenelitian-penelitian yang ada, dinding geser dalam penelitian ini terbuat dari rangka balokkayu dan papan-papan pelapis dari kayu dengan alat penghubung paku yang secara teknismudah dikerjakan. Kayu yang digunakan adalah kayu lokal dan cepat tumbuh, seperti sengondan albasia.Penelitian ini meliputi uji eksperimental elemen struktural dinding geser dengan 3 variasidinding geser penuh tanpa bukaan. Tiga macam lapisan penutup digunakan dalam penelitianini yaitu dengan plywood (PBR-SW) dengan rangka berbresing tulangan baja, papan-papankayu (WP-SW) dan papan kayu laminasi-paku silang (CNLT-SW). Kurva histeresis benda ujiPBR-SW dan WP-SW cenderung cocok dengan Degrading Tri-linear Model, sedangkanpada benda uji CNLT-SW lebih menyerupai Stewart Model. Kurva histeresis berdasarkanhasil uji eksperimental elemen dinding geser yang mewakili model dinding geser dapatdigunakan dalam simulasi numerik dengan komputer.Envelope histeresis dari ke 3 macam jenis dinding geser menunjukkan kurva tri-linierterendah adalah pada dinding geser dengan penutup papan kayu, sedangkan tertinggi adalahdengan dinding geser yang menggunakan dinding penutup plywood.
DINDING GESER PAPAN KAYU TAHAN GEMPA DENGAN BUKAAN PINTU DAN JENDELA Johannes Adhijoso Tjondro; Dennis Indriani
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.917 KB)

Abstract

Indonesia termasuk dalam daerah gempa, dimana teknologi tepat guna dalam pembangunan perumahan khususnya rumah kayu kurang diterapkan dalam upaya pengurangan risiko bencana gempa. Salah satu elemen struktur seperti dinding geser merupakan suatu elemen struktural dari komponen rumah yang sangat efektif dalam menahan beban horisontal gempa maupun angin. Sampai saat ini penelitian tentang dinding geser kayu umumnya dengan lapisan penutup dinding dari panel gipsum atau plywood. Berbeda dengan penelitian-penelitian yang ada, dinding geser dalam penelitian ini terbuat dari rangka balok kayu dengan papan-papan penutup dari kayu dengan alat penghubung paku yang secara teknis mudah dikerjakan. Lapisan penutup terdiri dari papan-papan kayu yang dipasang horisontal pada kedua sisi rangka. Kayu yang digunakan adalah kayu lokal dan cepat tumbuh, seperti sengon dan albasia.Penelitian ini meliputi uji eksperimental elemen struktural dinding geser dengan variasi dinding geser dengan bukaan pintu dan jendela. Kekuatan, kekakuan, pola keruntuhan, parameter-parameter kurva histeresis dan daktilitasnya akan diobservasi dan dianalisis. Hasil uji eksperimental elemen dinding geser yang mewakili model dinding geser dengan bukaan dibandingkan dengan dinding geser tanpa bukaan. Desain untuk bangunan bertingkat sederhana dari kayu akan dapat disimulasikan dengan komputer untuk wilayah gempa tertentu.
KUAT LENTUR DAN RIGIDITAS BALOK DAN LANTAI PAPAN KAYU LAMINASI SILANG DENGAN PEREKAT Johannes Adhijoso Tjondro; Sandra Natalia; Benny Kusumo
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1485.091 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara dengan hutan yang sangat potensial sumber bahan kayu yangmenjadi salah satu pilihan material untuk bangunan. Berkurangnya luas hutan karenapenebangan hutan liar menyebabkan pada beberapa saat menjadikan pasokan kayuberkurang. Saat ini telah dikembangkan hutan tanaman industri dengan tanaman pohonkayu cepat tumbuh, seperti albasia, sengon, akasia dan pohon cepat tumbuh lainnya.Kelemahan dari kayu cepat tumbuh adalah berat jenis dan kekuatan yang relatif cukuprendah. Karena dipanen pada saat berumur relatif muda, yaitu 6-10 tahun sehingga kayucepat tumbuh ini mempunyai dimensi yang tidak terlalu besar. Kayu albasia pada umumnyadiperoleh berupa papan kayu. Perkembangan kayu rekayasa saat ini sangat pesat untukmendapatkan dimensi maupun kekuatan yang lebih besar. Telah banyak dikenal kayurekayasa seperti glulam, laminated veneer lumber dan perkembangan terkini, crosslaminated lumber. Dalam penelitian in terdiri dari dua elemen struktur yaitu balok dan pelatlantai. Balok dan lantai kayu pabrikasi yang terbuat dari papan kayu laminasi silang diujikuat lenturnya dengan third point static loading. Benda uji dibuat dari papan-papan kayuAlbasia yang termasuk jenis kayu cepat tumbuh, yang disusun secara bersilangan tegaklurusseratnya dan direkatkan antara lapisan dengan menggunakan perekat PvAc.Sejumlah tiga buah benda uji balok kayu terdiri dari lima lapis papan-papan kayu yangdisusun secara bersilangan tegaklurus seratnya. Tebal dan lebar papan adalah 18 mm x 170mm. Dimensi total benda uji lebar x tinggi x panjang adalah 90 mm x 340 mm x 1800 mm.Dari hasil uji kekakuan dan kuat lentur, balok tersebut dianalisis rigiditasnya dan hasilnyadipresentasikan dalam makalah ini.Enam buah papan lantai kayu laminasi silang terdiri dari 3 lapis papan-papan kayu yangdisusun secara bersilangan tegaklurus seratnya. Variasi benda uji terdiri dari pelat lantaidengan lapisan tengah penuh dan tidak kontinu. Dimensi total benda uji adalah 54 mm x540 mm x 1260 mm. Faktor rijiditas dianalisis dan dipresentasikan dalam laporan ini.Keruntuhan yang terjadi bersifat daktail dan beban batasnya jauh lebih besar dari bebanproporsional, hal ini menunjukkan adanya faktor keamanan yang cukup. Prediksi untukbeban hidup merata untuk berbagai panjang bentang juga diberikan.