Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SLR: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Protokol Kesehatan COVID-19 Lindra Anggorowati; Dwi Nur Siti Marchamah; Lukman Fauzi; Wahyu Eko Giri Kusumo
Indonesian Journal of Health Community Vol 4 No 1 (2023): Volume 4 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/ijheco.v4i1.2588

Abstract

Compliance with the Covid-19 health protocol will determine the success of handling COVID-19. In fact it is not easy to build compliance with health protocols in the community in handling COVID-19 in various countries, including Indonesia. Searches related to compliance with health protocols in this study were carried out using the PRISMA method to obtain 8 literature from 1558 articles obtained from Pubmed and Scopus. The analysis shows that adherence to health protocols carried out, both in efforts to wash hands, use masks, not shake hands and avoid crowds, is greatly influenced by the knowledge and motivation a person has.
Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Puskesmas Ngemplak Simongan Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang Wahyu Eko Giri Kusumo; Dewi Sri Rahayu; Rani Tiara Desty
Indonesian Journal of Health Community Vol 4 No 1 (2023): Volume 4 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/ijheco.v4i1.2487

Abstract

Patient satisfaction is an assessment of the good or bad quality of health services received by patients. The background of this research is that the Ngemplak Simongan Public Health Center, Semarang City, in carrying out health duties has not yet achieved the desired goals, in general there are still weaknesses. The aim of the research was to determine the level of service quality at the Ngemplak Simongan Health Center. Quantitative research using a descriptive observational study design, using a cross-sectional research design approach. This research was conducted at the Ngemplak Simongan Health Center in December 2022. Sampling used the Purposive Sampling Method. This research instrument used a questionnaire, how to collect data by interview and Google form. The results of the research are good product quality, poor price, poor service quality, good reliability, good tangibility, poor assurance, good emotional factor, good convenience. Suggestions for this research institution can be used as material for consideration in efforts to improve the quality of health services.
Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Bahaya Konsumsi Makanan dan Minuman Manis sebagai Determinan Penyakit Diabetes Mellitus di Usia Muda Lindra Anggorowati; Rani Tiara Desty; Sri Rahayu; Al Dina Yuliyana; Wahyu Eko Giri Kusumo
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8449

Abstract

Saat ini 25% remaja dengan kelebihan berat badan menunjukkan adanya tanda-tanda gejala diabetes mellitus. Hasil studi pendahuluan menjelaskan bahwa siswa dan siswi SMP IT Mutiara Hati, memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan fast food, minuman kemasan berpemanis dan jarang mengkonsumsi buah dan sayur yang dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes mellitus di masa mendatang. PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi atau penyuluhan kesehatan tentang bahaya konsumsi makanan dan minuman manis melalui informasi kepada para remaja agar dapat menjaga pola konsumsi makanan dan minuman berpemanis serta gaya hidup yang sehat. Kegiatan peningkatan pengetahuan ini diselenggarakan pada bulan Januari 2023 dengan sasaran kelompok usia muda di SMP IT Mutiara Hati Kota Semarang sebanyak 43 siswa. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengukuran BB dan TB untuk mengetahui IMT dan status kesehatan, edukasi atau penyuluhan seputar faktor risiko diabetes mellitus dan bahaya makanan dan minuman manis, menilai efektivitas penyuluhan melalui penilaian sebelum dan sesudah penyuluhan dengan paired T-test. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan nilai pengetahuan siswa yang awalnya 71,86±8,24 meningkat menjadi 82,58±9,78 tentang faktor risiko diabetes mellitus dan bahaya makanan dan minuman manis. Perlu adanya komitmen dari siswa, pendampingan dan pengawasan dari guru atau orang tua agar makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa berkualitas dengan kalori seimbang.Currently, 25% of overweight adolescents show signs of diabetes mellitus. The results of the preliminary study explained that students at SMP IT Mutiara Hati have a habit of consuming fast food, packaged sweetened drinks, and rarely consuming fruits and vegetables, which can increase the risk of developing diabetes mellitus in the future. There needs to be health education about the dangers of consuming sweet foods and drinks to provide information to adolescents so they can reduce consumption of sweetened foods and drinks and have a healthy lifestyle. This counseling activity was held in January 2023 at SMP IT Mutiara Hati, Semarang. The series of activities included measuring weight and height to determine BMI and health status, education or counseling about risk factors for diabetes mellitus and the dangers of sweet food and drinks, and assessing the effectiveness of counseling through assessment before and after counseling. This activity proved to be effective in increasing students' knowledge scores, which initially increased from 71.86 ± 8.24 to 82.58 ± 9.78 about the risk factors for diabetes mellitus and the dangers of sweet foods and drinks. There needs to be a commitment from students, assistance, and supervision from teachers or parents so that the food and drinks consumed by students are of high quality with balanced calories.
Pemanfaatan Komoditas Pangan Lokal Berupa Puding Alpukat Sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bagi Balita Stunting Dwi Nur Siti Marchamah; Wahyu Eko Giri Kusumo; Sururim Maudlunah; Fitra Khoirizza
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9522

Abstract

Dusun Jambon memiliki hasil tani melimpah, namun masih terdapat masalah balita stunting. Hasil analisis fishbone meliputi: kurangnya perhatian keluarga, pola asuh kurang baik, ekonomi yang kurang, kader dan tenaga kesehatan kurang memantau secara berkala, dan kurangnya kreativitas dalam membuat pemberian makanan tambahan lokal. Tujuan pengabdian yakni pemanfaatan komoditas pangan lokal berupa puding alpukat sebagai pemberian makanan tambahan bagi balita stunting. Tim pengabdian melakuakan pendataan jenis tanaman lokal sumber gizi, dan pelatihan pembuatan olahan makanan tambahan berbahan dasar lokal. Tim pengabdian menghitung kalori dan membuat resep puding alpukat. Setelah itu memberikan puding alpukat, dan penyuluhan secara door to door pada ibu balita stunting mengenai manfaat puding alpukat guna memperbaiki gizi balita stunting. Inovasi puding alpukat dikarenakan alpukat merupakan salah satu hasil panen warga lokal yang mudah didapatkan dan dimanfaatkan. Alpukat memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang baik untuk dikonsumsi oleh balita stunting. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan kejadian stunting dan mengembalikan status gizi yang baik pada masyarakat di Dusun Jambon.