Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah Oleh Guru Geografi pada Materi Bumi dan Jagad Raya dengan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Singkawang Tahun Ajaran 2012/2013 Ivan Veriansyah
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.234 KB) | DOI: 10.26737/jpipsi.v1i1.109

Abstract

This research aims to know the objective information about (1) the application of problem-based learning strategy about earth and solar system material of tenth grade students of SMA 10 Singkawang (2) students’ achievement about earth and solar system material of tenth grade students of SMA 10 Singkawang (3) the correlation between problem based learning strategy about earth and solar system material with the students’ achievement of tenth grade students of SMA 10 Singkawang.This research is quantitative research and uses correlation study method. The populations in this research are all the social tenth grade students which consist of 133 students and the samples are 53 students by using random sampling proportional technique. The technique of collecting the data is indirect observations and indirect communication. The tools of data collection are questionnaire and interview sheet. The data analysis technique in this research is using product moment correlation formula.The result of the research shows that (1) the application of problem based learning strategy about earth and solar system material of tenth grade students of SMA 10 Singkawang is “very good” with percentage 90,07%; (2) the average score of students’ achievement about earth and solar system material of tenth grade students of SMA 10 Singkawang is 78,58 and categorize as “good”; (3) there is a significant and positive correlation between problem based learning strategy about earth and solar system material with the students’ achievement of tenth grade students of SMA 10 Singkawang and the r is 0,7549 and categorize as “strong”.
PENGARUH JENIS KELAMIN PADA PENERAPAN MODEL OUTDOOR LEARNING TERHADAP MOTIVASI MAHASISWA GEOGRAFI IKIP PGRI PONTIANAK Adhitya Prihadi; Ivan Veriansyah; Rosanti Rosanti; Rika Anggela
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): VOLUME 6 NUMBER 1 MARCH 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v6i1.2097

Abstract

Model pembelajaran dapat digunakan sebagai inovasi untuk memperbaiki proses belajar mahasiswa program studi geografi di IKIP PGRI Pontianak. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui tingkat motivasi mahasiswa laki-laki pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak. 2) mengetahui tingkat motivasi mahasiswa perempuan pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak. 3) mengetahui perbedaan tingkat motivasi mahasiswa laki-laki dan perempuan pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan bentuk pre eksperimen dan rancangan One- shot case study. Jumlah populasi 75 mahasiswa terdiri dari 3 kelas dengan sampel seluruhnya dari data populasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) tingkat motivasi mahasiswa laki-laki pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak dengan jumlah persentase sebesar 86,74. 2) Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi mahasiswa laki-laki pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak dengan jumlah pesesentasi sebesar 82,84. 3) Sedangkan hasil perbedaan tingkat motivasi mahasiswa laki-laki dan perempuan pada penerapan model pembelajaran outdoor learning pada mahasiswa geografi IKIP PGRI Pontianak dengan uji T terdapat hasil dengan Sig. (2-tailed) 0,602 dan nilai probabilitas sebesar 0,050, maka hasilnya adalah Ho di terima dengan hasil uji Sig. (2-tailed) = 0,602 < 0,050. Yang berarti dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada penerapan model pembelajaran outdoor learning terhadap motivasi berdasarkan jenis kelamin mahasiswa geografi IKIP-PGRI Pontianak. Effect size untuk melihat pengaruh jenis kelamin pada pembelajaran outdoor learning terhadap motivasi mahasiswa geografi IKIP-PGRI Pontianak dengan hasil 0,3 yang tergolong rendah, hasil ini menunjukkan jenis kelamin tidak menentukan tingkat motivasi yang signifikan dengan pembelajaran outdoor learning dan bisa juga dipengaruhi oleh berbagai jenis faktor lainnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE CIRLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA OLEH GURU GEOGRAFI SMA NEGERI 6 PONTIANAK TIMUR Ivan Veriansyah; Adhitya Prihadi; Rosanti Rosanti
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): VOLUME 5 NUMBER 1 MARCH 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.033 KB) | DOI: 10.26737/jpipsi.v5i1.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengethaui pengaruh dari penerapan model pembelajaran inside outside circle pada pelajaran Geografi pada siswa kelas X SMA Negeri 6 Pontianak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA NEgeri 6 Pontianak yang terdiri dari 5 kelas. Sedangkan sampel pada penelitian ini adalah siswa di kelas XB dan XE. Penelitian ini menggunakan  Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian two group post test only. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) nilai rata-rata siswa pada pelajaran geografi pada kelas control atau kelas yang tidak diterapkan metode inside outside circle adalah sebesar 67,6 dengan kategori “cukup”. 2) nilai rata-rata siswa pada pelajaran geografi pada kelas eksperimenatau kelas yang menerapkan metode inside outside circle adalah sebesar 70,6 dengan kategori “baik”. 3) Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas X SMA Negeri 6 Pontianak dengan nilai hasil uji u mannwhitneyAsymp Sig. (2-tailed) = 0,027 < 0,050.  Kata kunci :inside outside circle, hasil belajar
ANALISIS PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MINAT BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI Ivan Veriansyah; Ihsan Nurhakim
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 JANUARI 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v8i1.3873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran online pada masa pandemic covid 19 terhadap minat belajar mahasiswa program studi pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak. Hasil penelitian dijabarkan secara deskriptif dalam metode penelitian kualitatif dengan pendekatan  fenomenologi berbasis first-hand experiences di mana sumber informasi responden sebagai subjek yang mengalami secara langsung aspek permasalahan proses pembelajaran yang terjadi,  Data yang dikaji dan dianalisis dengan teori fenomenologi dan teori proses pembelajaran menunjukkan beberapa hal, yakni persiapan yang dilakukan dosen pada proses pembelajaran sistem daring meliputi penyusunan bahan ajar yang lebih terperinci, teknik mengajar yang lebih menarik, ketersediaan perangkat pembelajaran, dan ketersediaan jaringan internet. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara virtual asynchronous dan collaborative synchronous Hasil analisisis penelitian pada mahasiswa semester II prodi geografi ini menitikberatkan kepada permasalahan pembelajaran daring dan rendahnya minat belajar mahasiswa. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran online  yang dilaksanakan di IKIP PGRI Pontianak sudah tergolong optimal karena dosen pengampu mata kuliah sudah sangat terbiasa dan berkompeten dalam menggunakan aplikasi-aplikasi penunjang pembelajaran online misalnya Zoom Meeting, Google Classroom maupun WhatApp. Selain itu, fasilitas yang menunjang juga menjadi factor utama dalam pembelajaran online misalnya handphone atau laptop dan jaringan internet di Pontianak.
Upaya meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining pada mata pelajaran IPS Kelas VII di SMP Negeri 03 Sukadana Kabupaten Kayong Utara Ratih Lisma Purbayanti; Suherdiyanto Suherdiyanto; Ivan veriansyah
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 1 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v1i1.3839

Abstract

This study aims to determine the increase in student learning activities with the learning model student facilitator and explaining in social studies subjects for class VII at SMP Negeri 03 Sukadana, North Kayong Regency. This research is a classroom action research which consists of three meetings, namely pre-action, cycle I and cycle II. Each cycle has four stages. The techniques used in this research consist of direct observation techniques, direct communication techniques, and documentary study techniques. Data collection tools in this stud y used observation sheets, interview guidelines and documentation. The population and sample in this study were all class VIIB of SMP Negeri 03 Sukadana, Kayong Utara district, which consisted of 1 class with a total of 25 students. Sources of data obtained from observations will be analyzed quantitatively. Based on the research results, the results of this study indicate that using the student facilitator and explaining learning model can improve the learning activities of class VIIB students in social studies subjects at SMP Negeri 03 Sukadana, North Kayaong Regency. In the pre-action stage, the learning activities that appear are 46.66%, then in the first cycle stage the learning activities that appear are 68.26%, in the second cycle stage the learning activities that appear reach 86.66%. In the implementation of the second cycle of student learning activities are considered successful because the indicators of the success of student learning activities have been set with an achievement of 81%.
Meningkatkan Kreatifitas dan Kerjasama Mahasiswa Dalam Membuat Media Pembelajaran Geografi Menggunakan Model PjBL Rosanti; Agus Sudiro; Ivan Veriansyah; Eviliyanto
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 10 No. 2 (2025): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v10i2.11790

Abstract

This study aims to improve student creativity and collaboration in creating geography learning media, which was previously identified as low. This problem was seen in the 2017 and 2018 classes, where only a handful of students took an active role. To address this problem, Classroom Action Research (CAR) was implemented using the Project-Based Learning (PjBL) model, which adopted Kurt Lewin's design, including the stages of Planning, Action, Observation, and Reflection. The research subjects were 31 students from the Geography Education Study Program at PGRI Pontianak University. The results showed a very significant increase. In Cycle I, the level of student creativity that reached the new standard reached 48.38%, and cooperation was 48.38%. However, after intervention and improvements in Cycle II, there was a drastic increase, with 90.32% of students successfully achieving the established creativity criteria, and 87.09% of students achieving the cooperation criteria. This increase proves that the implementation of the PjBL model is very effective in encouraging essential 21st-century skills, namely creativity and cooperation, in an academic environment.
Meningkatkan Kreatifitas dan Kerjasama Mahasiswa Dalam Membuat Media Pembelajaran Geografi Menggunakan Model PjBL Rosanti; Agus Sudiro; Ivan Veriansyah; Eviliyanto
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 10 No. 2 (2025): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v10i2.11790

Abstract

This study aims to improve student creativity and collaboration in creating geography learning media, which was previously identified as low. This problem was seen in the 2017 and 2018 classes, where only a handful of students took an active role. To address this problem, Classroom Action Research (CAR) was implemented using the Project-Based Learning (PjBL) model, which adopted Kurt Lewin's design, including the stages of Planning, Action, Observation, and Reflection. The research subjects were 31 students from the Geography Education Study Program at PGRI Pontianak University. The results showed a very significant increase. In Cycle I, the level of student creativity that reached the new standard reached 48.38%, and cooperation was 48.38%. However, after intervention and improvements in Cycle II, there was a drastic increase, with 90.32% of students successfully achieving the established creativity criteria, and 87.09% of students achieving the cooperation criteria. This increase proves that the implementation of the PjBL model is very effective in encouraging essential 21st-century skills, namely creativity and cooperation, in an academic environment.
Pengembangan Modul Literasi Lingkungan melalui Program Sekolah di Sekolah Dasar Mawardi, Pitalis; Nurhakim, Ihsan; Veriansyah, Ivan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5351

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat di berbagai bidang memunculkan dampak pada lingkungan, baik yang secara positif maupun negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakteristik, efektivitas, dan efisiensi program dalam hal peningkatan pemahaman siswa terhadap literasi lingkungan yang diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Metodologi model penelitian dan pengembangan (R&D) 4-D yang digunakan adalah salah satu yang dikembangkan Thiagarajan. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 39 Sungai Raya, serta instrumen pengumpulan data berupa observasi dan angket yang divalidasi oleh staf akademik, desain, bahasa, dan dokumentasi. Hasil analisis ahli materi menunjukkan bahwa lingkungan literasi yang dikembangkan telah berhasil menghilangkan kriteria tertentu dalam bidang substansi, pendidikan, bahasa, dan desain. Efisiensi modul diukur menggunakan uji-t dan N-Gain (selisih skor sebelum dan sesudah tes). Hasil percobaan menunjukkan hasil belajar meningkat sebesar 0,512% selama percobaan, dan hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan.