Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penggunaan Video Dikombinasikan dengan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MAN 2 Pontianak Rina, Rina; Anggela, Rika; Veriansyah, Ivan
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.179 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v5i1.865

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penggunaan media video dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XI IPS MAN2 Pontianak T.A. 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilakukan secara partisipatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Pontianak. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam 3 siklus. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XI IPS 4 berjumlah 31 orang. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes, panduan observasi dan dokumentasi. Teknis analisis datadilakukan secara kualitatif untuk menggambarkan aktifitas siswa yang diakumulasikan melalui hasil observasi di setiap siklusdan rata-rata untukhasilbelajar. Hasil penelitian diketahui pengunaan media pembelajaran sudah baik, terlihat dari pelaksanaan pembelajaran siklus I,siklus II dan siklus III. Afektif siklus I yaitu 60%, siklus II yaitu 76%,siklus III yaitu 88%. Aspek psikomotorik hasil siklus I yaitu56%, siklus II yaitu 76% siklus III yaitu 92% dan hasil belajar siklus I yaitu 19%, siklus II yaitu 67%, siklus III yaitu 97%.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Pengantar Geografi IKIP PGRI Pontianak Rina, Rina; Anggela, Rika; Veriansyah, Ivan
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.186 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v5i2.997

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar pada mata kuliah pengantar geografi. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen dengan bentuk penelitian Quasi eksperimen dengan model pretest postest control group desaign.Populasi dalam penelitian ini  adalah mahasiswa semester 2 IKIP PGRI Pontianak dan sampel dalam penelitian adalah kelas A dan B. kelas A yang berjumlah 35 orang dan kelas B yang berjumlah 35 orang. Instrumen pengumpulan data berupa soal  tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus rata-rata (mean) dan dengan menggunakan rumus t-test Hasil penelitian, diketahui (1) Hasil belajar siswa sebelum penerapan model pembelajaran inkuiri pada kelas eksperimen adalah 40,14 tergolong kurang baik (2) Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran inkuiri pada kelas eksperimen adalah 82 tergolong baik (3) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar mahasiswa di peroleh hasil H0 di tolak dan Ha diterima, dibuktikan dengan hasil Effect Size  0,63 yang tergolong sedang.
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU GEOGRAFI DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATERI LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS XI SMA NEGERI 10 SINGKAWANG Nurhakim, Ihsan; Veriansyah, Ivan
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.977 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v17i1.1074

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan pembelajaran geografi melalui kompetensi profesional guru geografi dalam proses pembelajaran materi Lingkungan Hidup di Kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Singkawang. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif berjenis deskriptif dan asosiatif yaitu menggunakan APKG 1  dan 2 sebagai alat ukur. Dari hasil penelitian APKG 1 memperoleh nilai 3,65 dengan karegori sangat baik dan APKG 2 memperoleh nilai 3,35 dengan kategori sangat baik. Sedangkan dari hasil angket 75,52 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kompetensi profesional guru geografi dapat mengembangkan proses pembelajaran materi Lingkungan Hidup kelas XI SMA Negeri 10 Singkawang dengan kategori sangat baik.
Kompetensi Profesional Guru Geografi dalam Proses Pembelajaran Materi Lingkungan Hidup di Kelas XI SMA Negeri 10 Singkawang Ihsan Nurhakim; Ivan Veriansyah
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v17i1.1074

Abstract

AbstrakTujuan penelitian adalah untuk mengembangkan pembelajaran geografi melaluikompetensi profesional guru geografi dalam proses pembelajaran materiLingkungan Hidup di Kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Singkawang.Penelitian merupakan penelitian kuantitatif berjenis deskriptif dan asosiatif yaitumenggunakan APKG 1 dan 2 sebagai alat ukur. Dari hasil penelitian APKG 1memperoleh nilai 3,65 dengan karegori sangat baik dan APKG 2 memperoleh nilai 3,35 dengan kategori sangat baik. Sedangkan dari hasil angket 75,52 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kompetensi profesional guru geografi dapat mengembangkan proses pembelajaran materi Lingkungan Hidup kelas XI SMA Negeri 10 Singkawang dengan kategori sangat baik. AbstractThe purpose of this study was to develop geography learning through the profesional competence of geography teachers in the learning process of Environmental Materials at the eleventh grade students of SMAN 10 Singkawang. This research is a descriptive and associative quantitative research of APKG 1 and 2 as a measurement tool. The result of the research showed that: (1) APKG 1 score is 3.65 which was categorized as very good; (2) APKG 2 score is 3.35 which was categorized as very good; and (3) the finding also revealed thatquestionnaire score is 75.52 which was categorized as very good. As for the results of this study known that the profesional competence of geography teachers can develop the learning process of environmental material on the eleventh grade students of SMAN 10 Singkawang which was categorized as very good.
Penggunaan Video Dikombinasikan dengan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MAN 2 Pontianak Rina Rina; Rika Anggela; Ivan Veriansyah
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v5i1.865

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penggunaan media video dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XI IPS MAN2 Pontianak T.A. 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilakukan secara partisipatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Pontianak. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam 3 siklus. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XI IPS 4 berjumlah 31 orang. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes, panduan observasi dan dokumentasi. Teknis analisis datadilakukan secara kualitatif untuk menggambarkan aktifitas siswa yang diakumulasikan melalui hasil observasi di setiap siklusdan rata-rata untukhasilbelajar. Hasil penelitian diketahui pengunaan media pembelajaran sudah baik, terlihat dari pelaksanaan pembelajaran siklus I,siklus II dan siklus III. Afektif siklus I yaitu 60%, siklus II yaitu 76%,siklus III yaitu 88%. Aspek psikomotorik hasil siklus I yaitu56%, siklus II yaitu 76% siklus III yaitu 92% dan hasil belajar siklus I yaitu 19%, siklus II yaitu 67%, siklus III yaitu 97%.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Pengantar Geografi IKIP PGRI Pontianak Rina Rina; Rika Anggela; Ivan Veriansyah
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v5i2.997

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar pada mata kuliah pengantar geografi. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen dengan bentuk penelitian Quasi eksperimen dengan model pretest postest control group desaign.Populasi dalam penelitian ini  adalah mahasiswa semester 2 IKIP PGRI Pontianak dan sampel dalam penelitian adalah kelas A dan B. kelas A yang berjumlah 35 orang dan kelas B yang berjumlah 35 orang. Instrumen pengumpulan data berupa soal  tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus rata-rata (mean) dan dengan menggunakan rumus t-test Hasil penelitian, diketahui (1) Hasil belajar siswa sebelum penerapan model pembelajaran inkuiri pada kelas eksperimen adalah 40,14 tergolong kurang baik (2) Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran inkuiri pada kelas eksperimen adalah 82 tergolong baik (3) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar mahasiswa di peroleh hasil H0 di tolak dan Ha diterima, dibuktikan dengan hasil Effect Size  0,63 yang tergolong sedang.
ANALISIS SOAL HOTS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Ivan Veriansyah Veriansyah; Ihsan Nurhakim
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 2 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v8i2.3083

Abstract

Berpikir kritis merupakan kemampuan berpikir yang sangat penting dalam cabang ilmu geografi. Pada dasarnya dalam menyelesaikan permasalahan geografi mahasiswa di tuntut untuk berpikir, oleh itu kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan, jelaskan pada makna kemampuan berpikir kritis sendiri, yakni berpikir kritis merupakan kemampuan pikiran untuk menganalisis, mengidentifikasi, menemukan serta mengambil keputusan untuk menarik kesimpulan terhadap apa yang di yakini. Kemampuan berpikir penting dalam menyelesaikan soal geografi dalam bentuk HOTS, karena geografi dalam bentuk Hots ini memiliki tingkat C4 kemampuan untuk berpikir kritis, sangat diperlukan dalam menyelesaikan soal ini karena sifatnya memancing agar mahasiswa bepikir lebih berkembang dalam menyelesaikan soal. Kemamampuan berpikir setiap individu tentunya berbeda-beda baik individu dengan individu lainnya, sehingga harus ada perhatian khusus untuk membantu mahasiswa mencapai keberhasilan dalam pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis mahasiswa laki-laki dalam menyelesaikan soal SDA materi pembahasan yang ditinjau dari perbedaan gender kelas A Pagi semester VI Prodi geografi, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal materi SDA yang ditinjau dari perbedaan gender A Pagi semester VI Prodi geografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi Penelitian Prodi Geografi IKIP PGRI Pontianak dengan Obyek Penelitian Kelas A Pagi semester VI. Data yang diperoleh berupa data dari observasi, tes tulis dan wawancara. Data dari hasil tes yang diperoleh dari hasil analisis pekerjaan siswa dalam menyelesaikan soal SDA materi pencemaran yang dikemukakan oleh Ennis yaitu memberikan penjelasan sederhana, membuat penjelasan lanjut, menentukan strategi dan menyelesaikan masalah, dan membuat simpulan.inferensi (menyimpulkan) yang masing-masing mendapat skor 61%.(2) Mahasiswa perempuan yang memiliki presentase paling tinggi terdapat pada indikator yang memberikan penjelasan sederhana dan penjelasan lebih lanjut yaitu memperoleh skor 85%, sedangkan jumlah mahasiswa perempuan yang memiliki presentase baik dan jelas. baik terdapat pada indikator strategi dan taktik memperoleh skor 80% dan menyimpulkan masing-masing hanya memperoleh skor 73%.
HUBUNGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SUMBER DAYA ALAM MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPEGROUPINVESTIGATION (GI)PADA MAHASISWASEMESTER VI PENDIDIKAN GEOGRAFI IKIP PGRI PONTIANAK TA.2017/2018 Adhitya Prihadi; Rina Rina; Ivan Veriansyah
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.69 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v4i1.2799

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk informasi secara jelas objektif dan sistematis tentang hubungan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dengan hasil belajargeografi sumber daya alam (sda) pada mahasiswa semester IV pendidikan geografi IKIP PGRI Pontianak TA2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian studi hubungan (interrelationship studies). Dari hasil penelitian, diketahui bahwa secara keseluruhan model pembelajaran kooperatif tipegroup investigation (gi)pada materi sumber daya alam pada mahasiswa semester 6 pendidikan geografi IKIP-PGRI Pontianak di kategori “Baik” dengan persentase sebesar 74,41. Hasil belajar mencapai 81,85 %,dapat dikategorikan “sangat baik” dan hubungan model pembelajaran kooperatif tipegroup investigation (gi) dengan hasil belajar berkategori “Sedang”
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU GEOGRAFI DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATERI LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS XISMA N10 SINGKAWANG Ihsan Nurhakim; Ivan Veriansyah
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.611 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v4i1.2800

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi dan kejelasan yang objektif mengenai Kompetensi Profesional Guru Geografi Dalam Proses Pembelajaran Materi Lingkungan Hidup di Kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Singkawang .Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berjenis deskriptif dan asosiatif. Adapun hasil penelitian ini diketahui bahwa kompetensi professional guru geografi dalam proses pembelajaran materi lingkungan hidup kelas XI SMA Negeri 10 Singkawang dikategorikan “sangat baik” dengan peroleh nilai 3,425 dari hasil penilaian APKG 1 dan 2. Sedangkan dari hasil angket dengan persentase sebesar 75,52% dengan kategori “sangat baik”
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUALIZATION, INTELEGTUALITY) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X SMA NEGERI 6 PONTIANAK Ivan Veriansyah
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 7, No 1 (2022): VOLUME 7 NUMBER 1 JANUARI 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v7i1.3029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mnegetahui pengaruh dari penerapan model pembelajaran SAVI pada siswa kelas X SMA Negeri 6 Pontianak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 6 Pontianak yang terdiri dari 5 kelas yaitu XA, XB, XC, XD dan XE Sedangkan sampel pada penelitian ini adalah siswa pada kelas XB dan XE Penelitian ini menggunakan  Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian two group post test only. Adapun hasil dari penelitian ini adalah adalah 1) nilai rata-rata siswa pada pelajaran geografi pada kelas control atau kelas yang tidak diterapkan metode SAVI adalah sebesar 67,6 dengan kategori “cukup”. 2) nilai rata-rata siswa pada pelajaran geografi pada kelas eksperimen atau kelas yang menerapkan metode SAVI adalah sebesar 70,6 dengan kategori “baik”. 3) Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran SAVI terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas X SMA Negeri 6 Pontianak dengan nilai hasil uji u mann whitney Asymp Sig. (2-tailed) = 0,027 < 0,050.