Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN PRESTASI KERJA GURU DENGAN KEMAJUAN MADRASAH ALIYAH SE-KABUPATEN SURAKARTA Angga Eka Yuda Wibawa
Berajah Journal Vol. 1 No. 1 (2021): May
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara kepemimpinan Kepala Madrasah dengan kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta, (2) hubungan antara prestasi kerja guru dengan kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta, dan (3). hubungan antara kepemimpinan Kepala Madrasah dan prestasi kerja guru secara bersama dengan kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi korelasional. Data yang digunakan adalah data primer dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 30 orang sampel penelitian yang terdiri dari kepala madrasah dan guru Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta. Hasil pengumpulan data selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi dan analisis regresi dengan bantuan Program IBM SPSS (Statistical Product and Service Solution) Statitics versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan kepala madrasah dengan kemajuan madrasah, hubungan yang signifikan antara prestasi kerja guru dengan kemajuan madrasah, dan hubungan yang signifikan secara bersama antara kepemimpinan kepala madrasah dan prestasi kerja guru dengan kemajuan madrasah.
IMPLEMENTASI PLATFORM DIGITAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI MI MUHAMMADIYAH PK KARTASURA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Angga Eka Yuda Wibawa
Berajah Journal Vol. 1 No. 2 (2021): August
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i2.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemanfaatan berbagai platform digital sebagai media pembelajaran pada masa pandemi covid-19 di MI Muhammadiyah PK Kartasura. Penelitian ini merupakan bagian penting atas adanya perubahan proses kegiatan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring/online dengan bantuan beberapa platform digital yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kajian pustaka. Data penelitian yang dikumpulkan berupa data studi literatur. Sumber data yang digunakan diambil dari berbagai referensi yang relevan dengan penelitian seperti buku, jurnal penelitian, dan manual book atau buku panduan penggunaan beberapa platform digital. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis), yaitu mengkaji informasi utama yang dibahas dalam referensi, mengaitkan dengan setiap topik yang dibahas, kemudian pemetaan konsep dalam bentuk perbandingan dari setiap data penelitian. Hasil dari penelitian ini diharapkan memberi kontribusi dalam memudahkan sekolah, guru, dan siswa memanfaatkan beberapa platform digital yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai media pembelajaran selama covid-19.
KEBUN GIZI SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI GUNA MENDUKUNG PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKOREJO Christy Purnama Sari; Muhamad Rasyid Prasetyo; Adini Arifati Akhkami Arifin; Galih Fajar Fadillah; Angga Eka Yuda Wibawa; Anni Nurul Hidayati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59244

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting tidak hanya memiliki postur tubuh lebih pendek dari standar usianya, tetapi juga berisiko mengalami keterlambatan perkembangan kognitif dan rendahnya produktivitas ketika dewasa. Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, termasuk salah satu wilayah pedesaan yang masih menghadapi permasalahan ini, meskipun memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Program kebun gizi diinisiasi sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, bersama tim pengabdian masyarakat. Tim pengabdian masyarakat menyediakan pangan bergizi melalui pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Metode kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pendiseminasian. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat terlibat aktif dalam perawatan tanaman, terbentuk kebun gizi percontohan yang menghasilkan sayuran segar, serta adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Dengan demikian, kebun gizi dapat menjadi strategi efektif dan berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Dampak berkelanjutan secara positif apabila mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan posyandu setempat