Muhammad Hadi Maulidin Nugraha
Universitas Budi Luhur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Harga Jual, Kualitas Produk Dan Kualitas Layanan Terhadap Loyalitas Nasabah Pembiayaan Murabahah (Studi Kasus Pada PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah/BPRS X) Periode Maret - Juli 2012 Muhammad Hadi Maulidin Nugraha
Jurnal Ekonomika dan Manajemen Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.744 KB) | DOI: 10.36080/jem.v4i1.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji adanya pengaruh harga jual, kualitas produk, kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah pembiayaan murabahah. Penelitian ini dilakukan pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah X agar dapat meningkatkan loyalitas nasabah para nasabahnya.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data tersebut diperoleh dengan cara membuat kuesioner dan meminta responden yaitu nasabah PT BPRS X untuk mengisinya. Adapun teknik pengambilan datanya menggunakan non probability sampling, yakni pengambilan sampling yang dilakukan secara subjektif terhadap elemen yang berkaitan dengan penyediaan data yang dibutuhkan. Berdasarkan tujuan penelitian ini, maka teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dan uji t.Tingkat penelitian ini menunjukkan bahwa angka Adjusted R Squared sebesar 88,6%. Hal ini menunjukkan bahwa model sudah mampu menjelaskan kondisi sebenarnya. Artinya sebesar 88,6%  dapat dijelaskan oleh variabel penelitian dan sisanya sebesar 11,4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Transformasi Risiko Pembiayaan Bank Syariah dalam Ekosistem Digital Farida Ayu Avisena Nusantari; Suryani Suryani; Muhammad Hadi Maulidin Nugraha
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/margin.v4i02.1492

Abstract

Transformasi digital telah mengubah model bisnis perbankan syariah melalui penerapan layanan digital, integrasi teknologi finansial, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses pembiayaan. Perubahan tersebut meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan, namun sekaligus memperluas kompleksitas risiko pembiayaan yang berpotensi memengaruhi kualitas aset, keamanan informasi, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik risiko pembiayaan pada bank syariah di era digitalisasi serta mengidentifikasi strategi mitigasi risiko yang dapat mendukung keberlanjutan industri perbankan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap 10 artikel ilmiah utama periode 2023–2026 yang diperoleh melalui Google Scholar, Garuda, DOAJ, dan portal jurnal perguruan tinggi. Literatur diseleksi berdasarkan relevansi topik, kualitas publikasi, dan keterbaruan, kemudian dianalisis menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi dan menyintesis tema-tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pembiayaan, dan memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, tetapi juga meningkatkan eksposur terhadap risiko keamanan siber, teknologi informasi, fraud digital, kepatuhan syariah, dan pihak ketiga. Temuan utama menunjukkan bahwa risiko pembiayaan pada era digital tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan finansial nasabah, tetapi telah berkembang menjadi risiko yang saling terhubung dengan aspek teknologi, keamanan data, tata kelola, kompetensi sumber daya manusia, dan kepatuhan syariah. Berdasarkan sintesis tersebut, penelitian ini mengusulkan kerangka Digital Financing Risk Management yang mengintegrasikan Risk Governance, Digital Technology, Cyber Security, Human Resources Competency, dan Sharia Compliance. Temuan tersebut menegaskan pentingnya pendekatan pengelolaan risiko pembiayaan yang terintegrasi untuk menjaga kualitas pembiayaan, memperkuat ketahanan operasional, serta mendukung keberlanjutan bank syariah di era digital.