Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS SPASIAL KEJADIAN STUNTING BERDASARKAN FAKTOR RISIKO RUMAH SEHAT DI KOTA KENDARI TAHUN 2022 Athisa Dwi Junisa Rizkijanti; Jumakil Jumakil; Fifi Nirmala G
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i1.43099

Abstract

Abstrak Stunting adalah suatu bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan. Anak yang mengalami stunting sering terlihat memiliki badan normal yang proporsional namun sebenarnya tinggi badannya lebih pendek dari tinggi badan normal yang di miliki anak seusiannya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor risiko kejadian stunting berdasarkan rumah sehat di Kota Kendari tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan sistem informasi geografi (SIG) menggunakan aplikasi dalam menentukan tingkat risiko kejadian stunting berdasarkan rumah sehat di Kota Kendari dengan model equal count (quantile) dalam aplikasi Quatum GIS. teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah analsis spasial kejadian stunting dan variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor risiko rumah sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan yang termasuk dalam risiko sangat tinggi kejadian stunting berdasarkan faktor risiko rumah sehat adalah Kecamatan Mandonga, Baruga dan Kendari Barat. Kecamatan risiko sedang adalah Kecamatan Kambu dan Nambo sedangkan Kecamatan dengan tingkat risiko rendah adalah Kecamatan Kendari, Poasia, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, Poasia, dan Abeli. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemetaan kasus kejadian stunting di Kota Kendari tahun 2022 berdasarkan faktor risiko rumah sehat, kecamatan yang termasuk dalam risiko sangat tinggi adalah Kecamatan Mandonga, Baruga dan Kendari Barat. Kecamatan risiko sedang adalah Kecamatan Kambu dan Nambo sedangkan Kecamatan dengan tingkat risiko rendah adalah Kecamatan Kendari, Poasia, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, Poasia, dan Abeli. Kata kunci: gizi dan kesehatan ; analisis spasial ; kejadian stunting ; rumah sehat Abstract Stunting is another form of growth failure. Children who are stunted are often seen to have a proportional normal body but in fact their height is shorter than the normal height that their children have. This study aims to map the risk factors for stunting events based on healthy houses in Kendari City in 2022. This research is a quantitative research with a geographic information system (GIS) approach using an application in determining the level of risk of stunting events based on healthy houses in Kendari City with an equal count (quantile) model in the Quatum GIS application. The sampling technique used in this study is total sampling, which is a sampling technique where the number of samples is equal to the population. The bound variable in this study is spatial analysis of stunting incidence and the free variable in this study is a risk factor for healthy homes. The results showed that the sub-districts that are included in the risk of stunting based on the risk factors of healthy homes are Mandonga, Baruga and West Kendari Districts. Medium risk districts are Kambu and Nambo districts while low-risk districts are Kendari, Poasia, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, Poasia, and Abeli. The conclusion of this study is mapping stunting cases in Kendari City in 2022 based on risk factors for healthy houses, the districts that are included in the very high risk are Mandonga, Baruga and West Kendari Districts. Medium risk districts are Kambu and Nambo districts while low-risk districts are Kendari, Poasia, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, Poasia, and Abeli. Keywords: nutrition and health ; spatial analysis ; the incidence of stunting ; healthy homes
PENERAPAN HIGIENE & SANITASI FOOD SAFETY PENGOLAHAN MAKANAN DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT UMUM DEWI SARTIKA KOTA KENDARI TAHUN 2022 nuradinda lestari; Jumakil Jumakil; Harleli Harleli
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i1.43100

Abstract

Abstrak Instalasi gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika memiliki peranan penting, yakni sebagai penyelenggara dalam pengolahan makanan. Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini yaitu mengenai Penerapan Higiene dan Sanitasi Food Safety Pengolahan Makanan Di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Higiene dan Sanitasi Food Safety Pengolahan Makanan Di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari Tahun 2022. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jenis penelitian kualitatif, informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yaitu kepala instalasi gizi, pramusaji, dan 2 orang chef/pengolah makanan. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data hasil wawancara kemudian dideskripsikan untuk menggambarkan Penerapan Higiene & Sanitasi Food Safety Pengolahan Makanan Di Instalazi Gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada beberapa ketidaksesuaian antara penerapan di lapangan dengan peraturan yang berlaku, seperti bahan makanan tidak diberi tanggal penerimaan, penyimpanan di kulkas tidak memiliki pengatur suhu, pengolah makanan kadang tidak mencuci tangan dengan sabun, pengolah makanan pada saat memasak mereka tidak melakukan pengukuran temperatur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan higiene dan sanitasi food safety pada pengolahan makanan di instalasi gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari masih ada yang kurang sesuai dengan peraturan Permenkes. Kata kunci: higiene, food safety, rumah sakit Abstract Dewi Sartika General Hospital Nutrition Installation has an important role, namely as an organizer in food processing. The problems contained in this study are about the application of hygiene and sanitation of food safety food processing at the nutritional installation of the Dewi Sartika General Hospital in Kendari City. The purpose of this study was to determine the application of food safety hygiene and sanitation of food processing in the nutritional installation of Dewi Sartika General Hospital in Kendari City in 2022. The research approach used was a survey method with a type of qualitative research, the informants in this study were 4 people, namely Head of Nutrition Installation, Presenters, and 2 Food Chefs/Processors. Data analysis was carried out by collecting data on the results of the interview and then described to describe the application of hygiene & sanitation food safety food processing at Instalazi Nutritional Hospital Dewi Sartika Kendari City. The results showed that there are still some discrepancies between the application in the field and applicable regulations, such as food ingredients not given a date of receipt, storage in the refrigerator does not have a temperature regulator, food processors sometimes do not wash their hands with soap, food processors when cooking they do not do temperature measurement. The conclusion of this study is the application of food safety hygiene and sanitation to food processing at the nutritional installation of the Dewi Sartika General Hospital in Kendari City is still not in accordance with Permenkes regulations. Keywords: hygine, food safety, hospital
SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PASAR RAKYAT ATAPANGE KECAMATAN MAJAULENG KABUPATEN WAJO SULAWESI SELATAN Safrina Safrina; La Ode Muhamad Sety; Jumakil Jumakil
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43245

Abstract

Sampah merupakan suatu benda baik dalam bentuk cair maupun padat yang sudah tidak dapat digunakan kembali. Kuantitas sampah di Indonesia setiap tahunnya selalu meningkat, menurut Kementrian Negara Lingkungan Hidup (KNLH) Tahun 2021 mencapai 38,5 juta ton pertahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di Pasar Rakyat Atapange, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan penelitian yaitu Koordinator Pasar Rakyat Atapange, Koordinator Persampahan, Petugas Pengangkut sampah, dan Pedagang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemilahan sampah belum dilakukan oleh sumber penghasil sampah/pedagang sesuai jenisnya. Pengumpulan sampah dilakukan dengan memilah sampah kemudian dimasukkan kedalam karung. Tidak adanya wadah penampungan sampah sementara yang disediakan melainkan hanya menggunakan kardus bekas, karung bekas atau kantongan kresek bagi sedikit pedagang. Pengangkutan sampah pasar dilakukan oleh petugas cleaning service dan pengangkut sampah dengan menggunakan arco/gerobak dorong dan mobil dump truck khusus pengangkut sampah dari TPS menuju TPA. APD yang disediakan hanya, kaos tangan, sepatu boot dan masker. Untuk proses pendaur ulangan sampah tidak dilakukan di pasar ini, sampah plastik dan sejenisnya hanya dikumpulkan dan dijual. Proses pengelolaan sampah di Pasar Rakyat Atapange belum sepenuhnya sesuai dengan Peraturan Daerah Kab. Wajo No. 10 Tahun 2015 khususnya pada proses pemilahan, TPS tidak disediakan, APD tidak lengkap dan tidak ada proses daur ulang sampah.
GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN PERUMAHAN NELAYAN DI WILAYAH PESISIR DESA PASIR PUTIH KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Runi Dwiana Umirlan; Jumakil Jumakil; Paridah Paridah
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43255

Abstract

Masalah utama sanitasi lingkungan perumahan nelayan di wilayah pesisir Desa Pasir Putih Kecamatan Wawonii Barat adalah sarana pengelolaan sampah masyarakat banyak yang tidak terdapat fasilitas penampungan sampah sementara disetiap gang, dan masih terdapat masyarakat yang membakar dan membuang sampah ke laut, serta kurangnya penyediaan tempat sampah umum sehingga menyebabkan sampah berserakan dan kondisi pembuangan air limbah penduduk yang tidak tertutup menyebabkan bau yang tidak sedap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran sanitasi lingkungan perumahan nelayan di wilayah pesisir Desa Pasir Putih Kecamatan Wawonii Barat Tahun 2022. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menjukkan bahwa penyediaan air bersih yang memenuhi syarat sebanyak 100 atau 100,0%, secara fisik air menunjukkan bahwa 100% air yang digunakan masyarakat sudah memenuhi syarat kesehatan. Saluran pembuangan air limbah menunjukkan hasil bahwa yang memenuhi syarat sebanyak 23 atau 23,0% serta yang tidak memenuhi syarat sebanyak 77 atau 77,0%. Jamban menunjukkan hasil bahwa seluruh sampel yang memenuhi syarat sebanyak 93 atau 93,0% serta yang tidak memenuhi syarat yaitu sebanyak 7 atau 7,0%. Penyediaan sarana tempat sampah menunjukkan hasil bahwa yang memenuhi syarat yaitu sebanyak 13 atau 13,0% serta yang tidak memenuhi syarat yaitu sebanyak 87 atau 87,0%. Kesimpulan: sanitasi lingkungan di Perumahan Nelayan Desa Pasir Putih Kecamatan Wawonii Barat masih tergolong kurang baik.
HUBUNGAN KONDISI FISIK LINGKUNGAN, KEBIASAAN MEROKOK, DAN KONSUMSI ALKOHOL DENGAN TEKANAN DARAH PADA PEKERJA DI LABORATORIUM PT. ANUGRAH HARISMA BARAKAH KABUPATEN BOMBANA Nurul Azzikien Hasmuroah; Jumakil Jumakil; Irma Yunawati
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43253

Abstract

Tekanan darah merupakan tekanan yang ditimbulkan pada dinding arteri ketika darah tersebut dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh. Semakin tinggi tekanan darah maka semakin keras jantung itu bekerja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan intensitas kebisingan, intensitas pencahayaan, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol dengan tekanan darah pada pekerja di laboratorium PT. Anugrah Harisma Barakah Kabupaten Bombana Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional study terhadap 85 sampel yang dipilih dari seluruh populasi pekerja menggunakan teknik total sampling. Data penelitian ini dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan anatara intensitas kebisingan (p-value = 0,046), intensitas pencahayaan (p-value = 0,046), kebiasaan merokok (p-value = 0,009) dan konsumsi alkohol (p-value = 0,001) dengan tekanan darah pada pekerja di laboratorium PT. Anugrah Harisma Barakah Kabupaten Bombana Tahun 2022. Kesimpulan penelitian ini yaitu semua variabel bebas yang diteliti berhubungan dengan tekanan darah pada pekerja di laboratorium PT. AHB Kabupaten Bombana.
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KESIAPAN SDM KANTOR DINAS DALAM MENGELOLA SISTEM INFORMASI K3 DI KOTA KENDARI Jumakil Jumakil
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i2.87

Abstract

Permasalahan SDM dalam implementasi sistem informasi berbasis digital di Kota Kendari diantaranya adanya keterbatasan kompetensi digital hal ini menyebabkan rendahnya literasi digital di kalangan ASN (Aparatur Sipil Negara), terutama pegawai senior yang kurang familiar dengan teknologi. Kemudian minimnya keterampilan teknis dalam mengoperasikan software , serta kurangnya pelatihan yang berkelanjutan untuk peningkatan kapasitas SDM. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dan merupakan penelitian penjelasan (explanatory research). Cara pengambilan sampel/responden di lokasi penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 326 orang ASN lingkup Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan Kompetensi SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan SDM dalam mengelola Sistem Informasi K3 dengan nilai p-value 0,000 < 0,05, sedangkan dukungan instansi tidak berpengaruh terhadap kesiapan SDM dalam mengelola Sistem Informasi K3 dengan nilai p-value 0,871 > 0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemerintah daerah perlu memperhatikan kompetensi pegawai yang akan ditunjuk untuk mengelola Sistem Informasi K3
ANALYSIS OF HEALTH WORKER READINESS VIEWED FROM INDICATORS OF LENGTH OF SERVICE, TRAINING, AND CONTINUOUS LEARNING AT BLUD PUSKESMAS WUA-WUA, KENDARI CITY, 2026 La Ode Rifaldy Rizqi Ramadan. M; Jumakil Jumakil; Hartati Bahar
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan tenaga kesehatan merupakan faktor strategis bagi kinerja garda terdepan fasilitas pelayanan kesehatan primer, namun proses pembentukannya melalui akumulasi pengalaman kerja masih jarang dikaji secara kualitatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan tenaga kesehatan ditinjau dari indikator lama kerja, riwayat pelatihan, dan inisiatif pembelajaran berkelanjutan di BLUD Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan, melibatkan 10 informan yang dipilih secara purposive sampling: 5 informan kunci (bidan, dokter umum, perawat, apoteker, tenaga laboratorium) dan 5 informan pendukung (penanggung jawab ruangan dan Kepala Puskesmas). Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi pasif, dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama kerja memperkuat kepercayaan diri dan kecepatan pengambilan keputusan klinis, meskipun tidak menghilangkan kehati-hatian pada kasus baru. Riwayat pelatihan bervariasi antar profesi; bidan dan dokter umum telah banyak mengikuti pelatihan teknis, sementara perawat dan tenaga laboratorium belum mengakses pelatihan formal dan mengandalkan pembelajaran mandiri melalui SOP. Inisiatif pembelajaran berkelanjutan, berupa webinar, modul digital, dan diskusi kasus sejawat, didorong oleh tuntutan profesi, pemenuhan SKP, dan keselamatan pasien. Kesimpulannya, kesiapan tenaga kesehatan dibentuk oleh interaksi pengalaman kerja, akses pelatihan yang belum merata, dan inisiatif individu dalam pembelajaran berkelanjutan yang cukup kuat. Penguatan program mentoring, pemerataan anggaran pelatihan, dan sistem pembelajaran daring internal direkomendasikan untuk meningkatkan kesiapan secara lebih merata.
Efektivitas Edukasi Kesehatan Menggunakan Ular Tangga Dalam Meningkatkan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Desa Lalembo Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara Tahun 2025 La Ode Ahmad Saktiansyah; Jumakil Jumakil; La Ode Liaumin Azim
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1141

Abstract

Diare merupkan salah satu penyakit yang paling sering menyerang anak-anak di seluruh dunia. Diare adalah kehilangan cairan dan elektrolit secara buang air besar dengan bentuk tinja yang encer atau cair lebih dari 3 kali sehari dengan atau tanpa darah atau lendir.. Diare merupakan pembunuh utama anakanak, terhitung sekitar 8% dari semua kematian pada anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia. Di desa Lalembo Kec. Sawa, Kabupaten Konawe Utara. Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering ditemukan pada anak usia sekolah dan dapat dipengaruhi oleh perilaku hidup bersih dan sehat. Di Desa Lalembo Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara masih ditemukan kasus diare pada anak yang diduga berkaitan dengan perilaku kebersihan diri dan lingkungan yang belum optimal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan menggunakan media permainan ular tangga terhadap peningkatan pengetahuan PHBS pada anak usia sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 dengan jumlah responden sebanyak 16 anak sekolah dasar, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi kesehatan menggunakan media permainan ular tangga, sehingga media ini efektif digunakan sebagai sarana promosi kesehatan pada anak usia sekolah dasar