Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems

SISTEM PENENTUAN NILAI UANG KULIAH TUNGGAL (UKT) MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Muhammad Agung; Jumadi Mabe Parenreng; Abdul Wahid; M. Syahid Nur Wahid; Suhendhar Aji Putra; Muhammad Mahdinul Bahar
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 1, No 1 (2020): May 2020
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uang Kuliah Tunggal atau yang biasa disebut UKT merupakan suatu kebijakan baru di dunia pendidikan Indonesia yang bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan khususnya pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Golongan UKT dibagi menjadi 8 kelompok, yaitu kelompok 1 dengan biaya UKT paling rendah, hingga kelompok 8 dengan biaya UKT paling tinggi. Tiap kelompok mempunyai presentase masing-masing untuk jumlah penerima pada kelompok UKT tersebut. Sehingga banyak mahasiswa yang ingin mengajukan keringanan karena biaya UKT yang sudah mereka dapatkan tidak sesuai dengan perekonomian keluarga. Dalam penentuan UKT, Beberapa PTN di kota Makassar menggunakan metode wawancara. Banyaknya jumlah mahasiswa baru yang diwawancarai untuk menetapkan UKT maka mempengaruhi tingkat kelelahan dari pewawancara dan juga mempengaruhi keputusan yang diambil tidak lagi bersifat objektif, sehingga perlu sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk membantu menangani masalah tersebut. Sistem akan menyeleksi setiap alternatif menggunakan delapan kriteria yaitu pendapatan orangtua/wali, rekening air, rekening listrik, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), jumlah tanggungan, kepemilikan mobil, kepemilikan motor dan tagihan telepon. Hasil akhir didapatkan bahwa sistem penentuan kelompok uang kuliah tunggal dapat memberi bahan pertimbangan dalam penentuan kelompok UKT dan dapat membantu mengurangi subyektifitas dalam penentuan kelompok UKT Calon Mahasiswa Baru
PERANCANGAN ELECTRONIC VOTING (E-VOTING) BERBASIS WEB UNTUK PEMILIHAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Muhammad Mahdinul Bahar; M. Syahid Nur Wahid
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 1, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-voting Merupakan penggunaan hardware dan software untuk mendirikan sebuah sistem elektronik yang berguna dalam proses pemilihan dengan membuat suara elektronik yang menggantikan kertas suara. E-Voting diperkenalkan oleh beberapa e-goverment terutama di Eropa dalam permintaan untuk melayani ketentuan pemungutan suara dengan menyediakan sistem kontrol, sehingga pemilih dapat memberikan suaranya kapanpun dan dimanapun. Senat Universitas Negeri Makassar (UNM) akan melaksanakna pemilihan rektor baru periode 2020-2024 dengan sistem e-voting. Dengan penggunaan e-voting anggota senat dan perwakilan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan penggunaan hak suaranya dilakukan secara online. E-voting ini berbasis web mempunyai kemampuan dapat diakses dimanapun tetapi proses pemilihan tetap didalam bilik. Dalam sistem ini hasil yang diperoleh dari E-voting di Universitas Negeri Makassar dari tiga bagian penting yaitu, , sistem pemilihan suara, sistem perhitungan suara, dan sistem cetak hasil pemilihan serta terdapat tiga hak akses yaitu admin, panitia, pemilih.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN (SIMPEG) BERBASIS WEB PADA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Muhammad Mahdinul Bahar; Muhammad Syahid Nurwahid; Suhendhar Aji Putra; Jumadi Mabe Parenreng; Abdul Wahid; Irmawati
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 2, No 1 (2021): May 2021
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sektor pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah telah mengalami perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yaitu melalui elektronic government (egovernment). Salah satu upaya subbagian tenaga kependidikan kepegawaian pada biroumum dan keuangan Univrsitas Negeri Makassar dalam mendukung e-government yaitu dengan melaksanakan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG). Seluruh kegiatan kepegawaian tidak jauh dari pengolahan data pegawai. Pada subbagian tenaga kependidikan kepegawaian pada biro umum dan keuangan Univrsitas Negeri Makassar proses pengolahan data masih menggunakan microsoft excel atau secara manual dalam memasukan data dan pencarian data, sehingga dalam pengolahan data butuh waktu yang lama dan tidak efisien dalam pengerjaannya. Tujuan dari pengembangan aplikasi ini untuk Optimalisasi Pelayanan Administrasi Kepegawaian Melalui Pembangunan Aplikasi Dokumen Digital Pada Subbagian Tenaga Kependidikan.
Internet of Things (Iot)-based Overcurrent Protection and Detection Device for Household Eletrical Safety Muliadi; Muhammad Mahdinul Bahar; Aulia Sabril; Muhammad Riska
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 6, No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jessi.v6i4.11715

Abstract

The increasing risk of electrical fires caused by overcurrent, overheating cables, and the lack of early monitoring mechanisms in conventional household electrical protection systems has become a significant safety concern, as most protection devices only disconnect power without providing real-time monitoring or early warnings. This study aims to develop an Internet of Things (IoT)-based electrical protection system capable of detecting abnormal electrical conditions and providing early warning notifications. The system uses an ESP32 microcontroller integrated with several sensors, including the PZEM-004T sensor to monitor electrical parameters, the DS18B20 sensor to detect cable temperature, the MQ-2 sensor for smoke detection, and a flame sensor for fire detection. The research methodology includes system design, hardware and software integration, and performance testing through sensor functionality tests and response time measurements. The testing results show that the PZEM-004T sensor measured voltage in the range of 212.50–213.60 V and current around 1.95–1.96 A during testing. The DS18B20 sensor recorded temperatures between 27.81°C and 28.94°C with an average response time of 12.05 seconds when the threshold was exceeded. The MQ-2 sensor achieved a 100% success rate in detecting smoke, while the flame sensor detected fire in approximately 85% of the trials, with response times of 1.4 seconds and 1.7 seconds before triggering automatic power disconnection via a relay. The system also transmitted monitoring data and warning notifications through a web application and Telegram using cloud-based IoT communication, demonstrating its potential to improve household electrical safety through integrated monitoring, automatic protection, and early warning notifications.