Erni Setiawati
Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING PADA HOME INDUSTRY PISANG RIMPIK SRIKANDI DI SAMARINDA Nur Wahid Wahyudi; Erni Setiawati; Mansyur
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 2 No. 1 (2020): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.978 KB) | DOI: 10.24903/obor.v2i1.685

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi menurut perusahaan, untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi apabila menggunakan metode full costing dan metode variable costing dan untuk mengetahui perbandingan dari ketiga metode tersebut. Lokasi penelitian yaitu pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Home Industry Pisang Rimpik Srikandi yang terletak Di Samarinda kelurahan Bukit Pinang. Metode yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif deskriptif dengan analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan antara metode perusahaan dengan metode full costing costing. Perhitungan menggunakan metode perusahaan menghasilkan nilai harga pokok produksi sebesar Rp10.701, sedangkan menurut metode full costing harga pokok produksinya sebesar Rp9.837. Perbedaan tersebut dikarenakan perhitungan yang dilakukan perusahaan belum mengakui seluruh biaya yang berkaitan dengan proses produksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan belum tepat, karena tidak memasukkan biaya-biaya secara tepat ke dalam perhitungan harga pokok produksinya. Kata Kunci: Biaya, Harga Pokok Produksi, Metode Full Costing
ANALISIS PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) UNTUK MENILAI TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS DI DESA TANJUNG LIMAU KECAMATAN MUARA BADAK TAHUN 2019 Sawin Ester Jhoni; Erni Setiawati
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.312 KB) | DOI: 10.24903/obor.v3i1.1411

Abstract

The purpose of this study is to find out how the management of the revenue and expenditure budget of Tanjung Limau village, Muara Badak district in 2020 has been carried out transparently and to find out whether the management of the income and expenditure budget of Tanjung Limau village, Muara Badak district in 2020 has been carried out in an accountable manner. Villages are the pioneers of an autonomous and fully sovereign democratic system and have their own social norms. Villages as autonomous regions are given special rights, such as managing village budgets. Village financial management is derived in the form of village policies in the form of the Village Revenue and Expenditure Budget (APBDesa). This study aims to determine the transparency and accountability of the management of the village budget and expenditure income (APBDesa) in Tanjung Limau village, Muara Badak sub-district. This type of research is to use a qualitative approach in the type of case study. The research method is, the data sources used in this research are primary data sources and secondary data sources. Primary data sources were obtained through interviews and secondary data sources were obtained from books, internet, and related documents. Informants in this study were the village head, village secretary, village treasurer, head of development, BPD, RW, RT, and representatives of community leaders in Tanjung Limau village, Muara Badak district. The result of this research is that the management of APBDesa in Tanjung Limau village, Muara Badak sub-district is already based on the principles of transparency and accountability, although it is not fully in accordance with existing regulations. Thus, it is necessary to carry out continuous improvements while still adjusting to the situation and conditions as well as the development of the prevailing laws and regulations
ANALISIS AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN DALAM MENILAI KINERJA PUSKESMAS SEMPAJA TAHUN ANGGARAN 2018 Wahyuni Kumala Sari; Erni Setiawati
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 3 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.877 KB) | DOI: 10.24903/obor.v3i2.1426

Abstract

This study aims to determine whether the accounting for accountability For the use of the expenditure budget that has been given by the government to the community health center has been carried out economically and effectively and to analyze the achievement of the performance of budget management and accountability for the use expenditure budget in samarinda city sempaja community health center in carrying out and funding organizational activities. The analytical method used in this research is quantitative research using measurement effectiveness analysis and economic analysis. The data used in this study are reports on budget work plans and plans for implementing activities as well as reports on implementing budget activities. Data collection techniques used in this research are field research including interview and document studies and literature review. The results of the analysis of this study are based on calculation data of effectiveness analyzing and economic analysis by analyzing the budget, realization and the target of its activities shows that accountability accounting in achieving the performance of sempaja community health center in 2018 has been carried out quite effectively and economically in accounting for the implementation of targeted activities and funding for puskesmas activities sempaja
PENGARUH AKUNTANSI LINGKUNGAN, TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA BUMN SUB SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2021) Harry Andrew Mampung; Erni Setiawati
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v4i2.1772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh akuntansi lingkungan, tata kelola perusahaan, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan berjumlah 74 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dari 74 perusahaan hanya 22 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS versi 26. Vaariabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel independent (akuntansi lingkungan, tata kelola perusahaan, profitabilitas) sedangkan variabel dependent (nilai perusahaan). Dalam hasil penelitian ini output dari spss variabel Akuntansi Lingkungan (X1), Tata Kelola Perusahaan (X2), dan Profitabilitas (X3) terhadap Nilai Perusahaan (Y) maka nilai signifikan (sig) dapat disimpulkan nilai signifikasi adalah sebesar 0,571%. Karena nilai sig 0,571, maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji f maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima atau dengan kata lain akuntansi lingkungan, tata kelola perusahaan, dan profitabilitas secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN SATU HARGA MINYAK ‎GORENG TERHADAP KESEIMBANGAN PASAR DAN ‎SURPLUS EKONOMI Erni Setiawati
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 11 No. 2 (2022): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v11i2.1573

Abstract

Analisis Dampak Kebijakan Satu Harga Minyak Goreng Terhadap Keseimbangan Pasar dan Surplus Ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak kebijakan satu harga minyak goreng terhadap keseimbangan pasar dan surplus ekonomi; baik surplus produsen maupun surplus konsumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang mengolah data-data penelitian berupa angka-angka dan analisisnya menggunakan model serta persamaan matematis dan statistik. Secara spesifik penelitian ini menganalisis pergeseran equilibrium (keseimbangan pasar) akibat kebijakan satu harga minyak goreng yang ditetapkan oleh pemerintah, dan berapa besar dampaknya pada hilangnya surplus ekonomi (surplus produsen dan surplus konsumen). Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data-data sekunder yang bersumber dari instansi terkait dan berwenang mempublikasikan data-data harga minyak goreng dari tahun 2017 yang lalu hingga tahun 2022 ini. Alat analisis yang digunakan adalah model/persamaan matematika fungsi permintaan (demand) dan fungsi penawaran (supply) minyak goreng, integral dari fungsi permintaan dan fungsi penawaran tersebut untuk menghitung surplus ekonomi, serta analisis pergeseran kurva/grafiknya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ketika HET < Harga di Pasar, maka surplus konsumen bernilai negatif (defisit), dikarenakan konsumen harus membayar lebih dari kemampuan bayar konsumen, yaitu pada titik harga keseimbangan pasar (PE). Ketika HET dibandingkan dengan harga keseimbangan pasar (PE) yang terbentuk, dan HET lebih tinggi dari PE (HET > PE), maka surplus konsumen menjadi bernilai positif, konsumen mendapatkan selisih lebih dari kemampuan membayar mereka dengan harga pada keseimbangan pasar. Ketika Harga di Pasar > HET, surplus produsen bernilai positif. dikarenakan produsen mampu menjual lebih tinggi dari kemampuan jual produsen, yaitu pada titik harga keseimbangan pasar (PE). Namun, ketika HET dibandingkan dengan harga keseimbangan pasar (PE) yang terbentuk, di mana HET menjadi lebih rendah dari PE, maka surplus produsen menjadi bernilai negatif (defisit).
DAMPAK EKONOMIS DAN PSIKOLOGIS KENAIKAN HARGA BBM Erni Setiawati; Aurellia Leonny Suryanli
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak Ekonomis dan Psikologis Kenaikan Harga BBM. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa dampak kenaikan harga BBM di Indonesia pada tahun 2022 ini. Metode penelitiannya adalah merupakan penelitian sosial empiris dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menyelidiki hubungan antara dua atau lebih gejala sosial, atau praktik-praktik sosial menyangkut individu, kelompok, masyarakat, institusi atau juga lingkungan yang lebih luas. Dalam penelitian ini gejala atau praktik sosial yang diamati adalah tentang kenaikan harga BBM dan dampaknya secara ekonomis dan psikologis pada peekonomian dan kehidupan masyarakat di Indonesia. Secara ekonomis, dampak kenaikan harga BBM mendorong kenaikan biaya produksi, mendorong inflasi (cost push inflation) yang pada gilirannya akan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, penurunan upah riil dan konsumsi rumah tangga. Dampak psikologis dari sisi masyarakat terjadi manakala masyarakat secara bersama-sama memiliki ekspektasi bahwa kenaikan harga BBM akan diikuti oleh kenaikan harga di sektor-sektor lainnya, di mana produsen (termasuk pedagang) menaikkan harga melebihi dari kenaikan biaya produksi atau distribusi yang mereka keluarkan. Secara sektoral, sektor-sektor yang banyak menggunakan BBM pasti akan mengalami kontraksi yang paling tinggi terutama sektor angkutan darat, angkutan laut, angkutan kereta api, jasa kurir dan pengiriman. Untuk bertahan sektor-sektor tersebut tentu saja akan menaikkan harga dan ini sudah terlihat dari kenaikan ongkos angkutan. Kenaikan harga pada sektor transportasi pada gilirannya akan mempengaruhi sektor-sektor perekonomian lainnya melalui dampak multiplier, dan kenaikan harga-harga barang yang terjadi secara serentak tersebut akan mendorong kenaikan inflasi di Indonesia. Pada gilirannya dapat memicu keresahan di semua lapisan masyarakat, mulai dari produsen, pedagang, dan konsumen.
ANALISIS KORELASI KONTINGENSI LABEL HALAL, KOMPOSISI BAHAN DAN TANGGAL ‎KADALUARSA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MAKANAN KEMASAN DI ‎SAMARINDA Erni Setiawati; Rabiyatul Adawijayah; Selamat Djunaidi
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Korelasi Kontingensi Label Halal, Komposisi Bahan dan Tanggal Kadaluarsa Terhadap Keputusan Pembelian Produk Makanan Kemasan di Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis dan membuktikan apakah ada hubungan (korelasi) label halal, komposisi bahan dan tanggal kadaluarsa pada terhadap keputusan pembelian produk makanan kemasan. Metode penelitiannya adalah penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang menyelidiki hubungan antara dua variabel (X dan Y) menggunakan angka dan alat statistik dalam pengolahan serta analisis datanya. Populasi penelitian adalah penduduk kota Samarinda yang berjumlah 827.994 jiwa, dengan sampel atau responden adalah konsumen yang pernah membeli produk makanan kemasan. Terkumpul 135 orang responden sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan sumber data primer (responden langsung) melalui instrumen kuisioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data menggunakan data nominal (kategori) yang terdiri dari 2 kategori pilihan jawaban, yaitu jawaban Ya (skor 2) dan Tidak (skor 1) Alat analisis yang digunakan adalah analisis Korelasi Kontingensi (Contigency Correlation), dengan menghitung nilai Chi Square (X2) dan nilai Contingency Coeffecient Correlation (CC). Hasil penelitian menyatakan bahwa keeratan hubungan antara label/logo halal terhadap keputusan pembelian dilihat dari nilai Contingency Coefficient sebesar 0,25 yang artinya keeratan hubungan adalah sangat lemah, hanya 25%, namun korelasinya positif (searah), artinya ada kesesuaian antara peningkatan label/logo halal dengan keputusan pembelian. Keeratan hubungan antara komposisi bahan terhadap keputusan pembelian dilihat dari nilai Contingency Coefficient sebesar 0,71 yang artinya keeratan hubungan adalah kuat, yaitu sebesar 71%, dan korelasinya positif (searah), artinya ada kesesuaian antara peningkatan komposisi bahan dengan keputusan pembelian. Keeratan hubungan antara tanggal kadaluarsa terhadap keputusan pembelian dilihat dari nilai Contingency Coefficient sebesar 0,60 yang artinya keeratan hubungan adalah sedang, sebesar 60%, korelasinya positif (searah), artinya ada kesesuaian antara peningkatan tanggal kadaluarsa dengan keputusan pembelian