Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP KELAS II DAN III RSUD WONOSARI YOGYAKARTA Purnamasari, Nita; Istichomah, Istichomah; Utami, Dina Putri
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.46 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan merupakan hak bagi setiap orang yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang harus diwujudkan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Pelayanan kesehatan terkait dengan kepuasan pasien yang menjadi indikator kualitas pelayanan rumah sakit.Kepuasan pasien dapat terpenuhi dengan pelayanan keperawatan yang dilakukan melalui hubungan komunikasi terapeutik antara perawat dengan pasien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruangan rawat inap kelas II dan IIIRSUD Wonosari Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah sebanyak 115 pasien rawat inap kelas II dan III RSUD Wonosari Yogyakarta.Sampel penelitian sebanyak 54 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposivesampling.Instrumen penelitian berupa kuesioner komunikasi terapeutik perawat dan kepuasan pasien.Metode analisis data menggunakan uji korelasi Kendall Tau. Hasil: Komunikasi terapeutik yang diberikan perawat pada pasienberadadalam kategori baik sebesar 62,96%. Tingkat kepuasan pasien yang menjalani rawat inap beradadalam kategori puas sebesar 74,07%. Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruangan rawat inap berdasarkan nilai pvalue (0,017) < α (0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruangan rawat inap kelas II dan III RSUD Wonosari Yogyakarta.
PERAN TEMAN SEBAYA DAN PAPARAN MEDIA PORNOGRAFI TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YOGYAKARTA Lubis, Dina Putri Utami
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.641 KB)

Abstract

Latar belakang: Saat ini masalah kesehatan reproduksi remaja masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang cukup besar skalanya di Indonesia.. Pengaruh teman sebaya yang negatif dan paparan pornografi berkontribusi terhadap perilaku seksual remaja yang semakin permisif.. Metodelogi Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah peran teman sebaya dan paparan media pornografi, sedangkan variabel dependennya adalah perilaku seksual remaja. Sampel sebanyak 140 mahsiswa/wi yang dipilih dengan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat, bivariat menggunakan uji chi square, dan analisis multivariat yang digunakan adalah regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 95% (p<0,05) Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna (p<0,05) antara peran teman sebaya, paparan media pornografi, kontrol diri, alkohol dan narkoba terhadap perilaku seksual remaja. Hasil analisis regresi logistik ditemukan bahwa variabel yang paling dominan berhubungan dengan terjadinya perilaku seksual remaja adalah alkohol dan narkoba (OR: 3,110 95%CI= 1,011-9,564) Kesimpulan: Peran teman sebaya yang negatif, paparan pornografi yang tinggi, kontrol diri yang negatif serta remaja yang adiksi terhadap alkohol dan narkoba berhubungan dengan perilaku seksual remaja.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG TOILET TRAINING DENGAN SIKAP IBU DALAM TOILET TRAINING ANAK DI POSYANDU MANGGA, DESA TRIMULYO, BANTUL Hernanta, Rizky; Istichomah, Istichomah; Lubis, Dina Putri Utami
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.659 KB)

Abstract

Latar Belakang: Toilet training merupakan suatu aktivitas dalam buang air kecil dan besar pada anak yang bertujuan membantu anak menjaga kebersihan diri, menjadi mandiri dan tidak buang air sembarangan. Menurut survei kesehatan rumah tangga nasional (2012), diperkirakan jumlah balita yang susah mengontrol BAB dan BAK (ngompol) di usia sampai pra sekolah mencapai 75 juta anak. Hal tersebut akibat dari konsep toilet training yang tidak diajarkan secara benar dapat menyebabkan anak tidak dapat secara mandiri mengontrol buang air besar dan buang air kecil. Tujuan Penelitian:Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang toilet training dengan sikap ibu dalam toilet training anak di Posyandu Mangga Desa Trimulyo Bantul. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survey analitic dan menggunakan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 55 orang ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun dengan sampel berjumlah 55 orang ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun metode sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Metode analisa data menggunakan teknik correlation chi square. Hasil Penelitian: Hasil uji chi square pada sampel menunjukkan bahwa nilai p value 0,008 (a < 0,05) yang artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang toilet training dengan sikap ibu dalam toilet training anak. Kesimpulan: Pengetahuan dapat mempengaruhi sikap ibu dalam toilet training anak.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS Nurohkim, Nurohkim; Utami, Dina Putri; Priyantari, Wiwin
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 9 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.698 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. 60-80% pasien meninggal akibat ketidak patuhan dalam pembatasan cairan. Bila tidak melakukan pembatasan asupan cairan dapat mengakibatkan edema, hipertensi, hipertropi ventrikuler kiri, dan mempengaruhi lama hidup pasien. Keyakinan diri atau self-efficacy sangat diperlukan pada pasien dengan gagal ginjal kronik, dalam mengatasi tantangan kondisi sakit yang dihadapinya terutama dalam pembatasan cairan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik dan pendekatan cross sectional, yang dilakukan pada bulan September 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa rutin di RSUD Panembahan Senopati, sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah Kendal tau, untuk mengetahui self efficacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan self efficacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Dengan uji Kendal Tau p-value 0,000>0,05. Kesimpulan: Ada hubungan self efficacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Saran: Diharapkan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa mempunyai keyakinan diri, sehingga dapat patuh dalam melakukan diit pembatasan cairan.
PENGALAMAN PEREMPUAN INFERTIL DALAM MENCARI PENGOBATAN DI YOGYAKARTA Lubis, Dina Putri Utami; Pramesti, Despita; Sari, Galuh Kartika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 9 No 2 (2018): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.792 KB)

Abstract

Pendahuluan: Di Indonesia terdapat 10-15% pasangan yang memiliki masalah kesuburan. Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta menganut budaya patrilineal dan adanya istilah koncowingking dimana perempuan sebagai subordinasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenology. Penelitian dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Juli sampai Semptember 2015. Partisipan berjumlah tujuh orang. Instrumen pada penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan pedoman wawancara mendalam, catatan lapangan dan alat perekam. Analisis data menggunakan langkah dari Colaizzi. Hasil: Ditemukan tujuh tema dalam penelitian ini yaitu variasi pengobatan yang dijalani, berbagai hambatan yang dialami dalam pengobatan, sumber keputusan, ketidaknyamanan dalam menjalani pengobatan, dukungan yang diterima selama pengobatan, respon berduka, dan strategi koping yang dipilih. Analisis dan diskusi: Pengalaman hidup perempuan infertil dalam mencari pengobatan bervariasi, terdapat hambatan berupa kecewa pengobatan yang sering gagal dan mahalnya biaya pengobatan. Sumber dukungan diperoleh perempuan infertil dari suami, teman dan keluarga. Terdapat ketidaknyamanan berupa dampak fisik dan psikologis dan respon berduka sampai strategi koping dengan berdo’a, sholat dan puasa.
THE CORRELATION OF KNOWLEDGE ABOUT BREAST CANCER WITH EXAMINATION BEHAVIOR OF SELF BREAST EXAMINATION FOR FERTILE TIME WOMEN IN KURAHAN I, SANDEN BANTUL YOGYAKARTA Lutfi, Nurni; Lubis, Dina Putri Utami; Kora, Firmina Theresia
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.197 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i2.120

Abstract

ABSTRACT Background: The incidence of breast cancer in Indonesia reaches 40 cases per 100,000 population. Early detection is a very important first step to determine the presence of a tumor or lump in the breast so that it can reduce the death rate. Knowledge is a factor that can shape the behavior of women of childbearing age to do Self Breast Examination (SADARI). Objective: To determine the relationship between knowledge about breast cancer and self breast examination behavior in Fertile Women in Kurahan I, Sanden Multigading, Bantul, Yogyakarta. Method: This study is a quantitative correlation with a cross sectional approach. The study population was 143 fertile women aged 15-49 years. The research sample of 59 respondents was determined by accidental sampling technique. The research instrument was a knowledge and behavior questionnaire about breast cancer. The data analysis techniques using Chi Square test. Results: Knowledge of breast cancer in women of childbearing age is in the sufficient category of 45.76%. The behavior about breast cancer in women of childbearing age is in the positive category of 69.49%. There is a correlation between knowledge and behavior about breast cancer in women of childbearing age based on the value of X2 count (24,126) > X2 table (5,991) and the Sig. (0,000) < α (0.05). Conclusion: There is a relationship between knowledge and behavior about breast cancer in women of childbearing age in the Kurahan 1, Murtigading, Sanden, Bantul, Yogyakarta.
CORRELATION OF KNOWLEDGE LEVELS ABOUT MENARCHE WITH READINESS FOR THE MENARCHE INSTUDENTS CLASS V AND VI IN SD NEGERI 2 JAMBIDAN BANTUL YOGYAKARTA Wahyuni, Wahyuni; Utami Lubis, Dina Putri
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.654 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v12i1.135

Abstract

ABSTRACT Background: Menarche (first menstruation) is the first menstruation that occurs in the uterine wall and is known a menstruation. The arrival of Menarche has a problem to discuss psychological problems in young women, they need to get information about menarche to have good knowledge and have good preparedness in the conversation that the arrival of menarche. Objective: this study aims to determine the relationship of the level of knowledge about menarche with the readiness to has menarche in class V and VI students at SD Negeri 2 Jambidan Bantul Yogyakarta.Method: The research design used was descriptive correlational with cross sectional approach. The technique used in this study is total sampling with a total sample of 37 peoples.Results: Most respondents had a good level of knowledge of 26 peoples (70.3%) and preparedness to has menarche in the category of ready 34 peoples (91.9%). When using Kendall Tau correlation analysis with a correlation coefficient of 0.783 and the results obtained p value <α (0,000 <0.05).Conclusion: There is a significant relationship between the level of Knowledge About Menarche and Menarche's Readiness in Class V and VI Students at SD Negeri 2 Jambidan Bantul Yogyakarta.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Amalia, Ika Desi; Lubis, Dina Putri Utami; Khoeriyah, Salis Miftahul
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.419 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v12i2.153

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Stunting atau anak pendek merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Saat ini di indonesia terdapat balita yang mengalami stunting sebanyak 37,2% dan untuk daerah istimewa yogyakarta terdapat balita stunting sebanyak 21,8%. Salah satu faktor yang memepengaruhi stunting yaitu pengetahuan ibu tentang gizi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Planjan Puskesmas Saptosari Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain survey analitik dan metode pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai balita di Desa Planjan wilayah kerja Puskesmas Saptosari kabupaten Gunung Kidul. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data mengguankan uji statistik chi square. Hasil: Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita yang ditunjukkan dengan hasil korelasi chi-square (χ²) sebesar 75,602 dengan sig. 0,000 < 0,05 . Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Planjan Puskesmas Saptosari Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta ABSTRACT Background: Stunting is a chronic malnutrition problem caused by inadequate nutritional intake for a long time due to feeding that is not in accordance with the body's needs. Currently in Indonesia there are 37.2% stunting toddlers and for the special region of Yogyakarta there are 21.8% stunting toddlers. One of the factors that influence stunting is mother's knowledge about nutrition. Objective: To determine the relationship between maternal knowledge about nutrition and the incidence of stunting in children under five in Planjan Village, Saptosari Health Center, Gunung Kidul Regency, Yogyakarta. Methods: This research is a quantitative study using an analytical survey design and a cross sectional approach. The population in this study are mothers who have toddlers in Planjan Village, the working area of ​​the Saptosari Health Center, Gunung Kidul Regency. Sampling in this study using purposive sampling technique. Data analysis using chi square statistical test. Results: There is a relationship between maternal knowledge about nutrition and the incidence of stunting in children under five as indicated by the chi-square correlation (χ²) of 75,602 with sig. 0.000 < 0.05 . Conclusion: There is a relationship between maternal knowledge about nutrition and the incidence of stunting in toddlers in Planjan Village, Saptosari Health Center, Gunung Kidul Regency, Yogyakarta.
HUBUNGAN HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN KEPATUHAN 5M DI MASA PANDEMI COVID-19 DI RT 05 RW 34 JURUGENTONG Utami Lubis, dina putri
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 13 No 02 (2022): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55426/jksi.v13i02.225

Abstract

Data kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Dunia yaitu 469.212.705 dengan 6.077.252 meninggal dunia. Sedangkan di Indonesia data kasus terkonfirmasi positif covid-19 yaitu 5.974.646 dengan 154.062 meninggal dunia. WHO menghimbau, cucilah tangan memakai sabun atau antiseptik selama 20-30 detik dan menerapkan langkah-langkah yang benar. Perilaku tidak taat ditunjukkan tidak memakai masker, tidak mencuci tangan, berkumpul dengan banyak orang, kurang menjaga imun dengan olahraga dan minum vitamin serta memiliki penyakit lain. Kegiatan masyarakat ditiadakan dalam beberapa bulan terakhir. Rancangan pada penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross- sectional.Pengetahuan responden dimana responden dengan mayoritas memiliki pengetahuan baik dengan frekuensi 56 responden (90,32 %). Distribusi kepatuhan responden dimana responden dengan mayoritas memiliki kepatuhan baik dengan frekuensi 52 responden (83,87%). Berdasarkan tabel 4.6 Nilai p value = 0,000 dengan tingkat kemaknaan 0,05 maka p<0,000 sehingga ada hubungan antara pengetahuan covid- 19 dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan 5M.
PENGARUH METODE BERMAIN BOLA BASKET TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK TUNAGRAHITA USIA 10-12 TAHUN I Gede Eka Santika Putra; Salis Miftahul Khoeriyah; Dina Putri Utami Lubis; Istichomah Istichomah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.507

Abstract

Salah satu keterlambatan pada perkembangan anak dengan disabilitas adalah motorik kasar. Permainan bola basket dapat melatih ketangkasan dan koordinasi gerak antara tangan dan mata,  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain bola basket terhadap kemampuan motorik anak tungrahita umur 10-12 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian  pre-ekperiment dengan menggunakan desain dalam penelitian One group pre test – post test. Sampel sebanyak 33 anak usia 10-12 tahun dengan tunagrahita ringan yang berada di SLB N 1 Gunungkidul dan SLB N 1 Bantul. Metode analisis data yang digunakan adalah Paired T-test. Hasil penelitian diperoleh berupa skor rata-rata sebelum diberikan terapi bermain bola basket sebesar 168,03 dengan hasil sebesar 63,65%.  Sedangkan skor setelah di berikan terapi bermain sebesar 200,42 dengan hasil sebesar 75,92%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi bermain bola basket terhadap kemampuan motorik anak tungrahita usia 10-12 tahun dimana dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata sebesar 7,62% dari pre-post test  dengan nilai p=0,000