Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA KARYAWAN DIMEDIASI KOMITMEN ORGANISASIONAL Utami, Esti Margiyanti; Bandiastuti, Febrianti Nur
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah Vol. 2 No. 1 (2023): JIEMAS: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.899 KB) | DOI: 10.55883/jiemas.v2i1.7

Abstract

Employees are a key factor in achieving company goals. Good employee management will optimize employee work results. Employee performance improvement can be done by taking into account various factors that affect employee performance, including organizational culture and organizational commitment. This study examines the role of organizational commitment in mediating organizational culture and employee performance. The population in this study were employees of PT.URW Purworejo. Sampling using purposive sampling technique. The sample taken amounted to 126 employees. The research data was collected using a questionnaire, which was then tested for mediation with a causal step approach.The results of data analysis show that organizational culture has a positive effect on employee performance, organizational commitment has a positive effect on employee performance, and organizational commitment mediates the influence of organizational culture on employee performance
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI MEDIASI OLEH KEPUASAN KERJA PADA RUMAH SAKIT PALANG BIRU KUTOARJO Astuti, Selvia Dinda; Utami, Esti Margiyanti; Rahmawati, Fitri
Volatilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): VOLATILITAS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/volatilitas.v7i2.6231

Abstract

Rumah sakit merupakan sarana kesehatan baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupunmasyarakat. Rumah sakit mempunyai fungsi sebagai pelaku pelayanan kesehatan dasar atau kesehatanpenunjang. Keberhasilan rumah sakit dalam menjalankan fungsinya ditandai dengan adanyapeningkatan kualitas pelayanan. Salah satu keberhasilan pelayanan adalah seberapa besar kinerjaperawat dalam memeberikan asuhan keperawatan yang baik kepada pasien dan keluarganya. Untukmemberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhikinerja, diantaranya yaitu motivasi kerja dan kepuasan kerja.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menguji pengaruh motivasi kerja terhadap kinerjaperawat, (2) untuk menguji pengaruh motivasi kerja terhadap kepuasan kerja, (3) untuk mengujipengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja perawat, dan (4) untuk menguji pengaruh kepuasan kerjadalam memediasi pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja perawat. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh perawat Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo. Teknik pengambilan sampel pada penelitianini menggunakan teknik sensus atau sampling total dan diperoleh sampel sebanyak 92 responden.Instrumen pengumpulan data menggunakan angket kuesioner dengan skala likert yang masing-masingsudah diuji cobakan serta telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakanalat bantu SPPS 25.0 for Windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerjaperawat, (2) motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, (3) kepuasan kerjaberpengaruh positif terhadap kinerja perawat, dan (4) kepuasan kerja tidak memediasi secara parsialpengaruh motivasi kerja terhadap kinerja perawat.Kata Kunci: Motivasi, Kinerja, Kepuasan Kerja.
ANALISIS KONSEP INDUSTRI HALAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTURE DENGAN STUDI KASUS PT UNILEVER INDONESIA TBK Ekowati, Titin; Puspitasari, Intan; Utami, Esti Margiyanti; Budiyanto, Budiyanto; Wijayanti, Wijayanti; Widjajani, Susi
SEGMEN: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 20, No 2 (2024): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v20i2.9130

Abstract

Pasar halal telah muncul sebagai sektor pengembangan baru yang menciptakan potensi pasar dalam ekonomi global. Di Indonesia pasar halal juga sangat potensial karena sebagian besar penduduknya sebagai konsumen Muslim. Sehingga perusahaan penting untuk memperhatikan konsep industri halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi konsep industri halal yang diimplementasikan PT. Unilever Indonesia Tbk, yang meliputi aktivitas industry halal, halal procurement, halal manufacturing, dan halal logistic. Penelitian ini menggunakan desain single case study dengan mengidentifikasi konsep industri halal yang dilaksanakan oleh satu perusahaan yaitu PT Unilever Indonesia Tbk. Hasil studi kasus ini tidak dapat digeneralisasi, namun demikian tetap mungkin untuk dimunculkan proposisi, yaitu: aplikasi konsep industri halal di perusahaan dapat membentuk positioning perusahaan terhadap kebutuhan pasar Muslim. Hal tersebut dapat terjadi karena dari hasil temuan studi kasus ini diketahui bahwa perusahaan yang menjadi obyek penelitian yaitu PT. Unilever Indonesia memiliki komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan konsep industri halal sehingga mampu memiliki positioning yang bagus dalam memenuhi kebutuhan pasar Muslim
Pendampingan Digital Marketing Pada Pelaku Usaha Mikro Di Desa Gintungan, Gebang, Purworejo Utami, Esti Margiyanti; Anggita, Hanna; Asokawati, Desvika Suci; Wulandari, Herlina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3541

Abstract

Di era digital yang terus berkembang pesat, perkembangan teknologi menjadi faktor utama yang mengubah cara perusahaan melakukan digital marketing. perkembangan digital telah memberikan peluang baru dan mengubah lanskap pasar secara mendasar. Menguasai strategi digital marketing dan pendampingan pembuatan akun media social TikTok serta cara pengelolaan kontennya untuk memperluas promosi bisnis. Akan tetapi masih banyak pelaku usaha mikro di Desa Gintungan yang belum memanfaatkan kemanjuan teknologi informasi. Pelaku usaha mikro masih kurang memahami tentang pemasaran digital marketing. Mereka hanya memasarkan produknya secara tradisional. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi menganai digital marketing. Serta memberikan pendampingan dalam penggunaan akun dan perancangan strategi digital marketing. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode edukasi, diskusi dan praktek langsung. Hasil kegiatan ini adalah pemberian akun kepada pelaku usaha dan memberikan arahan untuk membuat content pemasaran produk pelaku usaha. Pelaku usaha akan meneruskan akun tersebut dengan content kreatifitas dari pelaku usaha agar pemasaran memiliki nilai jual tinggi.
Menciptakan Inovasi Produk Melalui Pendampingan Rintisan Bisnis Kue Sagon Jagung di Purworejo Utami, Esti Margiyanti; Ariningsih, Endah Pri; Rahmawati, Fitri; Titin Ekowati, Titin Ekowati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4569

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan rintisan bisnis. Pendampingan dilaksanakan dalam hal proses produksi dan inovasi, pemasaran yang meliputi pemilihan media promosi, pengemasan dan penjualan, pembuatan laporan keuangan bisnis, pengelolaan sumber daya manusia dan pembentukan jaringan bisnis. Dengan pendampingan usaha ini, pelaku usaha pemula diharapkan dapat lebih mengembangkan usaha yang telah dirintis bersama kelompoknya. Sehingga tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan usaha bagi kelompok pelaku bisnis pemula (rintisan bisnis) pengolahan jagung menjadi Kue Sagon Jagung guna mengembangkan potensi lokal yang ada di Purworejo. Hasilnya kelompok rintisan bisnis ini sudah dapat membuat perencanaan bisnis dengan baik, melakukan praktek bisnis dengan hasil yang cukup memuaskan, membuat berbagai sarana iklan dan promosi, serta menjalin kerjasama dengan baik dengan pemasok, peyalur dan konsumen. Dengan kegiatan pendampingan ini, kelompok rintisan bisnis dapat memiliki pemahaman tentang penyusunan rencana bisnis sampai ke praktek bisnis. Selanjutnya rintisan bisnis dapat mengembangkan diri menjadi bisnis yang lebih besar di masa mendatang. Kegiatan pendampingan ini juga dapat dilakukan pada kelompok rintisan bisnis dengan produk yang berbeda.
Membangun Inovasi Produk Melalui Pendampingan Rintisan Bisnis Kue Semprong Biji Nangka dan Durian di Purworejo Ekowati, Titin; Utami, Esti Margiyanti; Ariningsih, Endah Pri; Rahmawati, Fitri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6412

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan rintisan bisnis. Metode pendampingan dilaksanakan dengan menggunakan motivasi bisnis, konsultasi bisnis, praktek bisnis, dan monitoring bisnis. Dengan pendampingan usaha ini, pelaku bisnis pemula diharapkan dapat lebih mengembangkan usaha yang telah dirintis bersama kelompoknya. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan usaha bagi kelompok rintisan bisnis pengolahan biji Nangka dan Durian menjadi Kue Semprong guna mengembangkan potensi lokal yang ada di Purworejo. Hasil menunjukkan bahwa kelompok rintisan bisnis ini sudah dapat membuat perencanaan bisnis dengan baik, melakukan praktek bisnis dengan hasil yang cukup memuaskan, membuat berbagai sarana iklan dan promosi, serta menjalin kerjasama dengan baik dengan pemasok, penyalur dan konsumen, serta dapat memiliki pemahaman tentang penyusunan rencana bisnis sampai ke praktek bisnis. Pentingnya pengabdian ini, rintisan bisnis dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan ketrampilan tentang bisnis, serta metode pendampingan ini juga dapat diterapkan pada kelompok rintisan bisnis dengan produk yang berbeda.
PENGENALAN LITERASI KEUANGAN DAN BISNIS UNTUK ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI KALIMIRU, BAYAN, PURWOREJO Ekowati, Titin; Rahmawati, Fitri; Utami, Esti Margiyanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19367

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pengenalan literasi keuangan dan bisnis bagi anak sekolah dasar. Pengenalan literasi keuangan meliputi informasi dan pengetahuan tentang uang, fungsi uang, lembaga keuangan, pentingnya menabung, dan pentingnya investasi. Pengenalan literasi bisnis meliputi informasi dan pengetahuan yang terkait dengan produsen, konsumen, distributor, dan transaksi jual beli.  Pengenalan literasi keuangan dan bisnis dalam bentuk pengabdian masyarakat sangat penting dilakukan agar anak-anak sekolah dasar dapat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang literasi keuangan dan bisnis. Pemahaman tentang literasi keuangan dan bisnis yang dimiliki oleh anak kelas 4, 5 dan 6 SD Negeri Kalimiru, Bayan, Purworejo belum maksimal atau belum memahami secara lengkap. Sehingga tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengenalan tentang literasi keuangan dan bisnis pada anak-anak sekolah dasar di SD Negeri. Hasilnya mitra pengabdian yang dalam hal ini adalah anak-anak kelas 4, 5 dan 6 SD Negeri Kalimiru, Bayan, Purworejo dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan yang lebih baik tentang literasi keuangan dan bisnis. Berdasarkan hasil observasi saat pelaksanaan diskusi, respon anak-anak terkait materi yang disampaikan tim pengabdian juga sangat baik, terbukti dengan sikap antusias dan semangat anak-anak dalam mengikuti ceramah dan diskusi serta simulasi dalam kegiatan pengabdian ini. Pengabdian masyarakat dengan tema ini dapat dilaksanakan pada mitra pengabdian lain seperti anak-anak sekolah dasar yang ada di kampung-kampung atau sekolah dasar yang masih terpencil, sehingga mereka dapat memperluas pemahaman dan wawasan terkait literasi keuangan dan bisnis untuk anak-anak. Kata Kunci: literasi keuangan dan bisnis; anak-anak ABSTRACTThis community service activity is carried out in the form of introducing financial and business literacy for elementary school children. Introduction to financial literacy includes information and knowledge about money, the function of money, financial institutions, the importance of saving, and the importance of investing. Introduction to business literacy includes information and knowledge related to producers, consumers, distributors and buying and selling transactions. The introduction of financial and business literacy in the form of community service is very important so that elementary school children can have a more comprehensive understanding of financial and business literacy. The understanding of financial and business literacy possessed by children in grades 4, 5 and 6 of Kalimiru State Elementary School, Bayan, Purworejo is not optimal or they do not understand it completely. So the aim of implementing this community service is to provide an introduction to financial and business literacy to elementary school children at state elementary schools. As a result, the service partners, in this case the children in grades 4, 5 and 6 of Kalimiru State Elementary School, Bayan, Purworejo, can have a better understanding and knowledge about financial and business literacy. Based on the results of observations during the discussion, the children's responses regarding the material presented by the service team were also very good, as evidenced by the enthusiastic attitude and enthusiasm of the children in participating in lectures and discussions as well as simulations in this service activity. Community service with this theme can be carried out with other service partners such as elementary school children in remote villages or elementary schools, so that they can broaden their understanding and insight regarding financial and business literacy for children. Keywords: financial literation; children
PENGARUH MODAL SOSIAL, MODAL MANUSIA, DAN DIGITALISASI BISNIS TERHADAP KEBERLANGSUNGAN UMKM SEKTOR MAKANAN DI KABUPATEN PURWOREJO Pramesti, Devyana; Utami, Esti Margiyanti; Ishak
Volatilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 5 (2025): VOLATILITAS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/volatilitas.v7i5.6950

Abstract

Keberlangsungan UMKM menjadi isu penting di tengah persaingan pasar yang ketat, di mana faktor internal dan eksternal berperan signifikan. Modal sosial, yang mencakup jaringan, kepercayaan, dan norma-norma, dianggap mampu memperkuat kolaborasi dan akses sumber daya. Sementara itu, modal manusia, yang merepresentasikan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman pemilik UMKM, menjadi kunci dalam inovasi dan efisiensi operasional. Ditambah lagi, digitalisasi bisnis kini menjadi keharusan untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan efektivitas promosi serta transaksi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menguji pengaruh modal sosial terhadap keberlangsungan UMKM, (2) menguji pengaruh modal manusia terhadap keberlangsungan UMKM, dan (3) menguji pengaruh digitalisasi bisnis terhadap keberlangsungan UMKM. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemilik UMKM sektor makanan di Kabupaten Purworejo yang terdaftar di dinas terkait. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sampel karena jumlahnya yang relatif kecil dan terjangkau. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan diolah menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) modal sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM, (2) modal manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM, dan (3) digitalisasi bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM. Ketiga variabel independen tersebut secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberlangsungan UMKM. Katakunci: Modal Sosial, Modal Manusia, Digitalisasi Bisnis, Keberlangsungan UMKM
Menanamkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini Pada Anak-anak Sanggar Bimbingan Hulu Langat, Selangor Malaysia Utami, Esti Margiyanti; Puspitasari, Intan; Rahmawati, Fitri; Ariningsih, Endah Pri; Budiyanto, Budiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v7i1.3762

Abstract

Berwirausaha mempunyai peluang besar untuk meraih kesuksesan masa depan sehingga perlu adanya pengenalan kewirausahaan sejak dini untuk membentuk karakter wirausaha. Penanaman nilai-nilai karakter wirausaha pada anak-anak dilakukan dengan metode ceramah, kisah/cerita, diskusi dan tanya jawab. Dari pemaparan materi, anak-anak mendapatkan pengetahuan dan wawasan tentang konsep dasar kewirausahaan. Bercerita/kisah akan membangun pemahaman dan menginspirasi anak-anak untuk berpikir lebih besar dalam mengembangkan jiwa wirausahanya. Dengan mengenali diri, anak-anak dapat belajar memahami kemampuan yang dimiliki. Sesi tanya jawab memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait hal-hal yang ingin mereka ketahui tentang kewirausahaan. Kegiatan pengabdian ini memberikan inspirasi dan motivasi kepada anak-anak Sanggar Bimbingan Hulu Langat untuk tetap percaya diri dan rajin belajar dalam keterbatasan kesempatan belajar dan fasilitas belajar. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam membangun mental dan jiwa anak-anak dengan menanamkan nilai-nilai kewirausahaan. Nilai-nilai positif yang ditanamkan pada anak-anak akan membentuk sikap mandiri, kreatif dan kritis yang dapat mendorong mereka untuk menjadi orang yang sukses.