p-Index From 2021 - 2026
1.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BroadComm BroadComm
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BroadComm

DAMPAK MENONTON FILM BERTEMA KEKERASAN TERHADAP PERILAKU AGRESI PELAJAR SMK DARUL MUKMININ JAKARTA TIMUR Emilianshah Banowo; Diki Putra Dema
Jurnal Broadcomm Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v1i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak Nonton Film Bertema Kekerasan Terhadap Perilaku Agresi Remaja karena beberapa tahun terakhir adegan kekerasan banyak ditayangkan dalam film. Tingkat kekerasan dalam film terus meningkat dalam kualitas dan kuantitas. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode kuantitatif yaitu dengan menyebarkan angket studi lapangan di SMK Darul Mukminin Jakarta Timur, untuk memperoleh data yang dibutuhkan dengan jumlah responden 60 siswa. Setelah melakukan pengumpulan data, kemudian yang dilakukan adalah transformasi data dengan menggunakan Teknik Statistik Parametrik Regresi Linier Sederhana. Setelah dilakukan pengujian persyaratan model regresi normalitas dan linearitas keduanya terpenuhi sehingga model regresi yang diperoleh dapat tepat diterapkan pada penelitian survey yang telah di transformasi data menjadi interval. Hasil pengujian hipotesis membuktikan adanya pengaruh film bertema kekerasan terhadap perilaku agresif remaja yang masuk dalam kategori kecil hanya sebesar 6,6% yang berarti semakin kecil pengaruhnya semakin baik. Hal tersebut membuktikan bahwa perilaku kebiasaan menonton film bertema kekerasan tidak memiliki hubungan signifikan dengan perilaku agresi remaja.Kata Kunci: Dampak, Film Bertema Kekerasan, Perilaku Agresi Remaja, Statistik Parametrik, Regresi Linier Sederhana.
GERAKAN FEMINISME MELAWAN BUDAYA PATRIARKI DI INDONESIA Clarissa Nathania Octaviani; Edy Prihantoro; Sariyati Sariyati; Emilianshah Banowo
Jurnal Broadcomm Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.446 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v4i1.231

Abstract

Penelitian ini berfokus pada gerakan feminisme yaitu suatu ideologi perlawanan terhadap budaya patriarki di Indonesia yang ditampilkan oleh akun Instagram @lawanpatriarki. Feminisme dan patriarki lahir dari adanya praktik-praktik seksis yang merugikan gender tertentu. Sampai saat ini, budaya patriarki masih menjadi isu di masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang menggunakan logika sebagai penalaran. Penalaran yang mendasar menurut Pierce dilakukan melalui tanda-tanda. Tanda-tanda memungkinkan manusia untuk berpikir, berhubungan dengan orang lain serta dapat memberi makna terhadap apa yang ditampilkan alam semesta. Data diperoleh dengan mengobservasi delapan unggahan akun Instagram @lawanpatriarki yang kemudian diklasifikasikan serta dimaknai dengan menggunakan Teori Segitiga Makna Charles S. Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki yang paling sering terjadi di Indonesia menurut akun @lawanpatriarki adalah diskriminasi gender dan pelecehan seksual. Budaya patriarki menempatkan perempuan di level kedua sedangkan laki-laki menjadi pihak yang superior dan kuat. Persamaan gender yang sering diwacanakan berbeda dengan implementasi di lapangan bahwa perempuan masih menduduki posisi kedua dalam masyarakat Indonesia.Kata Kunci: Gerakan Feminisme, Budaya Patriarki, Gender, Indonesia