Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Excellent

Upaya Meningkatkan Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Perangkat Desa Kabupaten Wonogiri Utomo, Agus; Wahyuningtyas, Ita Sri; Imron P, Lukman Ahmad
Excellent Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/exc.v10i2.1609

Abstract

Manajemen SDM yang efektif di perangkat desa penting di era global saat ini. Hal ini meliputi perekrutan, pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan kinerja. Peningkatan SDM akan memperkuat kapasitas perangkat desa dalam memenuhi tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks dan dinamis..Penelitian ini menggunakan teknik sensus untuk mengumpulkan data primer. Sampel penelitian ini adalah Perangkat Desa Kecamatan Kismantoro Kabupaten Wonogiri 72 responden. Data penelitian diolah  dengan menggunakan software SPSS meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji linieritas dan analisis regresi jalur dan pengujian mediasi dengan aplikasi Proses-Hayes V.4.3.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi dan Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, budaya organisasi, Disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja perangkat desa.   Peran mediasi Kepuasan kerja   dari hasil boostrap  menunjukan bahwa Kepuasan kerja   mampu mediasi pengaruh Budaya organisasi  dan disiplin kerja terhadap kinerja. Hasil analisis jalur membuktikan bahwa jalur langsung atau pengaruh langsung budaya organisasi terhadap kinerja Perangkat Desa merupakan jalur yang dominan karena berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kinerja. Hasil analisis membuktikan pengaruh langsung budaya organisasi terhadap kinerja merupakan jalur yang dominan. Penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan kinerja perangkat desa dengan mendorong upaya internalisasi peningkatan budaya organisasi dan penekanan disiplin kerja untuk mendukung kinerja Kecamatan Kismantoro. Dipandang ada peluang pengujian selanjutnya pada lembaga sejenis, agar mampu memperkuat konseptualisasi penelitian ini.
Hubungan antara persepsi dukungan organisasi (POS) dengan kinerja pegawai dengan peran mediasi komitmen afektif dan pengaruh moderasi dari harga diri berbasis organisasi (OBSE) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sragen Setyawan, Tetuko Andri; Utomo, Agus
Excellent Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/exc.v11i1.1725

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris signifikansi pengaruh persepsi dukungan organisasi (POS) dengan kinerja pegawai dengan peran mediasi komitmen afektif dan pengaruh moderasi dari harga diri berbasis organisasi (OBSE) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sragen.Metode pengumpulan data adalah kuesioner atau angket. Sampel sejumlah 56 pegawai dengan menggunakan teknik sensus sampling. Analisis data dengan uji instrumen, uji linearitas, uji hipotesis, dan analisis peran mediasi dan moderasi dengan bootsrap process hayes.Hasil Uji t membuktikan POS berpengaruh signifikan terhadap komitmen afektif dan kinerja, Komitmen afektif berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja. Komitmen afektif terbukti tidak efektif sebagai pemediasi pada pengaruh POS terhadap kinerja. OBSE terbukti tidak efektif dalam memoderasi pada pengaruh komitmen afektif terhadap kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sragen. Hasil Uji F dapat disimpulkan secara bersama-sama variabel POS dan komitmen afektif berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sragen. Hasil Uji R2 total sebesar 0,866. Artinya kinerja di jelaskan oleh POS dan komitmen afektif sebesar 86,6 % dan sisanya sebesar 13,4 % dijelaskan variabel lain diluar model penelitian, misal variabel komunikasi, kemampuan kerja dan yang lain. Kesimpulan analisis jalur menunjukan bahwa pengaruh langsung POS terhadap Kinerja pegawai lebih dominan.