A.A. Ayu Yuliati Darmini
Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JRKN

TINGKAT PENGETAHUAN PENGUNJUNG DALAM HAND HYGIENE DI RUANG ICU RUMAH SAKIT BALI ROYAL Made Adi Sinta Meryanti; Anak Agung Ayu Yuliati Darmini; I Gusti Ayu Rai Rahayuni
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.889 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.64

Abstract

ABSTRAK Infeksi nosokomial dapat dicegah dengan cara hand hygiene efektif namun belum sepenuhnya individu memahami hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pengunjung dalam melakukan Hand Hygiene .Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional ini  menggunakan teknik Consecutive Sampling pada 55 pengunjung Rumah Sakit di ruang Ruang ICU Rumah Sakit Bali Royal. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki 31 (56,45%), berpendidikan sebagian besar sarjana 24 (43,6%), bekerja sebagai wiraswasta sebanyak 24 (43,6%). Sebagian besar pengunjung memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 38 (69,1%), memiliki pengetahuan cukup sebanyak 13 (23,6%) dan pengetahuan kurang sebanyak 4 (7,3%) responden. Meskipun sebagian besar pengunjung memiliki pengetahuan baik tentang hand hygiene, masih ada sebagian yang perlu ditingkatkan pemahaman tentang hand hygiene pada saat membesuk pasien ke rumah sakit untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial. Kata Kunci : Hand Hygiene, Pengetahuan  ABSTRACTNosocomial infections can prevent by effective but not all individual know about this. Study aimed to describe the level of knowledge of visitors in conducting Hand Hygiene in ICU Bali Royal Hospital. Descriptive research design with cross-sectional approach was used consecutive Sampling technique with 55 hospital visitors in the Intensive Care Unit of Bali Royal Hospital. The result showed the majority respondents is male (31 respondents; 56.45%), most of them were scholars educated (24 respondents; 43.6%) and work as self-employed about (24 respondents; 43.6%). It could be seen most of the visitors had a good knowledge (38 repondents; 69.1%), had sufficient knowledge (13 respondents; 23.6%) and lack of knowledge (4 respondents; 7.3%). The study concluded that even though most of hospital’visitor have good knowledge about hand hygiene when visit the patient at the hospital, but still need to improve the knowledge about hand hygiene to prevent nosocomial infections.  Keywords: Hand Hygiene, Knowledge 
PENGARUH PENKES DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN AUDIOVISUAL TERHADAP MOTIVASI PEMERIKSAAN IVA Ni Putu Iasminiantari; Anak Agung Ayu yuliati Darmini; Idah Ayu Wulandari
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.642 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v2i2.118

Abstract

ABSTRAKTujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks dengan media audiovisual terhadap motivasi pemeriksaan IVA pada WUS di Banjar Tengah, Kelurahan Renon.Metode. Penelitian ini menggunakan rancangan pre experimental dengan one group pre-test post-test design. Dengan menggunakan teknik consecutive sampling, sebanyak 67 responden direkrut sebagai sampel. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan media audiovisual. Data dianalisis menggunakan  Dependen T Test  dengan SPSS for windows versi 20.Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang sangat signifikan pemberian pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks terhadap motivasi WUS melakukan pemeriksaan IVA di Banjar Tengah, Kelurahan Renon (p value <  0,001).Simpulan. Pemberian pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks dengan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi WUS untuk melakukan pemeriksaan IVA. Diharapkan puskesmas memberikan pendidikan kesehatan dengan media audiovisual.Kata Kunci : Motivasi, IVA, Kanker Serviks
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG HIV/AIDS DENGAN STIGMA TERHADAP ODHA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II DENPASAR SELATAN Jeanne Valentina Natassa Bely Natassa Bely; Anak Agung Ayu yuliati Darmini
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1691.991 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.251

Abstract

ABSTRACTBackground: HIV/AIDS is one of an infected disease. Until now days, there is not find an effective medicine or treatment to cure this diseases. The last six years, this disease shows an incretion rapidly either in the world or Indonesia. Often in the community people with HIV/AIDS has an alienated stigma. Purpose: To determine correlation  level of public knowledge about HIV / AIDS stigma to the people with HIV / AIDSMethod: The study design was descriftive correlational survey with crossectionamethod. Sample of the study was  100 respondents was taken by simple random sampling technique, Data was collected by a questionnaire and analyze by Spearman Rho statistical test with SPSS version 20. Result: The study Findings shows; 79% respondances classified into good categoriey, 85% classified into sufficient category poor. There is a significan correlation with negative direction between knowledge with stigma with the correlation value p= 0,000 (r = -0,543). Conclussion: Communit y Knowledge level has a closed correlation with stigma. More higer community knowledge level they will perform a low stigma. The community hope to find more information about HIV/AIDS in other to decriese stigma to the people with HIV/AIDS. Keywords: Knowledge, Public, HIV/AIDS, Stigma, ODHA.
Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Manggis I I Dewa Ayu Eka Candra Astutisari; AAA Yuliati Darmini AAA Yuliati Darmini; Ida Ayu Putri Wulandari Ida Ayu Putri Wulandari
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v6i2.350

Abstract

  Latar Belakang : Penyakit diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang sering terjadi akibat pola makan dan aktivitas fisik yang kurang baik. Banyak faktor mempengaruhi pola makan dan aktivitas fisik yang perlu diketahui untuk membantu pasien dalam mempertahankan kadar gula darahnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Manggis I. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 109 responden yang direkrut menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner FFQ, kuesioner PAL, rekam medis serta data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik korelasi Spearman Rho. Hasil : Hasil penelitan menunjukkan sebagian besar responden memiliki pola makan sering (56%), aktivitas fisik ringan (97,2%) dan kadar gula darah tinggi (73,4%). Terdapat hubungan korelasi yang positif dengan nilai pvalue untuk pola makan sebesar 0,038 dan aktivitas fisik sebesar 0,009 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan. Kesimpulan : Makin baik pola makan dan makin teratur aktivitas fisik maka kadar gula darah pasien akan dapat dipertahankan dalam keadaan normal.
Hubungan Antara Kecanduan Bermain Game Online Dengan Perkembangan Psikososial Anak Usia Sekolah Di Sdn 1 Sesetan Nyoman Ayu Dian Saskia Dewi P; A.A.A Yuliati Darmini; Asthadi Mahendra Bhandesa
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.426

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Seiring dengan pesatnya perkembangan internet banyak jenis game online bermunculan. Secara umum anak usia sekolah lebih banyak menghabiskan waktunya dengan mencoba hal baru dan bermain, mereka bermain untuk menyenangkan rasa penasaran mereka melalui game online. Game online dianggap sebagai hal yang menarik bagi anak sekolah dasar, mereka menyukai permainan bernuansa persaingan sehingga tidak memperdulikan waktu yang digunakan untuk bermain. Tujuan : untuk mengetahui Hubungan antara Kecanduan Bermain Game Online dengan Perkembangan Psikososial Anak Usia Sekolah di SDN 1 Sesetan. Metode : Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 368 siswa SDN 1 Sesetan. Besar sampel dalam penelitian ini diperoleh sebanyak 192 siswa. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan menggunakan probability sampling    dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan lembar kuesioner Kecanduan Bermain Game Online dan Lembar Kuesioner Perkembangan Psikososial Anak. Analisa data menggunakan uji SPSS versi 20. Pada uji univariat menggunakan uji asumsi Kolmogorov-Smirnov, selanjutnya  uji bivariat menggunakan uji Rank Spearman.Hasil : Hasil analisis hubungan didapatkan ada hubungan antara kecanduan bermain game online dengan perkembangan psikososial anak usia sekolah di SDN 1 Sesetan dengan level signifikan p-value<0,001 <a=0,05.Kesimpulan : Bermain game online berkaitan erat dengan perkembangan psikososial anak usia sekolah di SDN 1 Sesetan Kata Kunci: Kecanduan Game Online, Perkembangan Psikososial, Anak Usia Sekolah
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN PHBS CUCI TANGAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI BANJAR PANCA BHINEKA DESA ADAT TANJUNG BENOA Nur Fadila Haryanti; Yuliati Darmini; Asthadi Mahendra Bhandesa
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.476

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Sebagian besar anak usia sekolah yang belum mengetahui PHBS cuci tangan karena minimnya tenaga promosi kesehatan. Tujuan: mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan cuci tangan pada anak usia 10-12 tahun di Banjar Panca Bhineka Desa Adat Tanjung Benoa. Metode: Desain penelitian ini pra-eksperimen dengan one group pretest posttest design. Jumlah sample sebanyak 35 responden, dipilih dengan tehnik non-probability sampling dengan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan PHBS cuci tangan dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon Ranks Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum penyuluhan PHBS cuci tangan sebanyak 25 responden (71,4%) memiliki pengetahuan yang cukup, 8 responden (22,9%) memiliki pengetahuan yang baik. Sesudah penyuluhan PHBS cuci tangan sebanyak 5 responden (14,3%) memiliki pengetahuan yang cukup dan 30 responden (85,7%) memiliki pengetahuan yang baik. Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai p value (0.01<0.05) artinya terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian penyuluhan PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan anak usia 10-12 tahun. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian penyuluhan tentang PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan anak usia 10-12 tahun di Banjar Panca Bhineka Desa Adat Tanjung Benoa. Kata Kunci: Penyuluhan, PHBS Cuci Tangan, Pengetahuan, Anak Usia 10-12 Tahun