A.A. Ayu Yuliati Darmini
Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Antara Kecanduan Bermain Game Online Dengan Perkembangan Psikososial Anak Usia Sekolah Di Sdn 1 Sesetan Nyoman Ayu Dian Saskia Dewi P; A.A.A Yuliati Darmini; Asthadi Mahendra Bhandesa
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.426

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Seiring dengan pesatnya perkembangan internet banyak jenis game online bermunculan. Secara umum anak usia sekolah lebih banyak menghabiskan waktunya dengan mencoba hal baru dan bermain, mereka bermain untuk menyenangkan rasa penasaran mereka melalui game online. Game online dianggap sebagai hal yang menarik bagi anak sekolah dasar, mereka menyukai permainan bernuansa persaingan sehingga tidak memperdulikan waktu yang digunakan untuk bermain. Tujuan : untuk mengetahui Hubungan antara Kecanduan Bermain Game Online dengan Perkembangan Psikososial Anak Usia Sekolah di SDN 1 Sesetan. Metode : Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 368 siswa SDN 1 Sesetan. Besar sampel dalam penelitian ini diperoleh sebanyak 192 siswa. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan menggunakan probability sampling    dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan lembar kuesioner Kecanduan Bermain Game Online dan Lembar Kuesioner Perkembangan Psikososial Anak. Analisa data menggunakan uji SPSS versi 20. Pada uji univariat menggunakan uji asumsi Kolmogorov-Smirnov, selanjutnya  uji bivariat menggunakan uji Rank Spearman.Hasil : Hasil analisis hubungan didapatkan ada hubungan antara kecanduan bermain game online dengan perkembangan psikososial anak usia sekolah di SDN 1 Sesetan dengan level signifikan p-value<0,001 <a=0,05.Kesimpulan : Bermain game online berkaitan erat dengan perkembangan psikososial anak usia sekolah di SDN 1 Sesetan Kata Kunci: Kecanduan Game Online, Perkembangan Psikososial, Anak Usia Sekolah
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN PHBS CUCI TANGAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI BANJAR PANCA BHINEKA DESA ADAT TANJUNG BENOA Nur Fadila Haryanti; Yuliati Darmini; Asthadi Mahendra Bhandesa
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.476

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Sebagian besar anak usia sekolah yang belum mengetahui PHBS cuci tangan karena minimnya tenaga promosi kesehatan. Tujuan: mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan cuci tangan pada anak usia 10-12 tahun di Banjar Panca Bhineka Desa Adat Tanjung Benoa. Metode: Desain penelitian ini pra-eksperimen dengan one group pretest posttest design. Jumlah sample sebanyak 35 responden, dipilih dengan tehnik non-probability sampling dengan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan PHBS cuci tangan dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon Ranks Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum penyuluhan PHBS cuci tangan sebanyak 25 responden (71,4%) memiliki pengetahuan yang cukup, 8 responden (22,9%) memiliki pengetahuan yang baik. Sesudah penyuluhan PHBS cuci tangan sebanyak 5 responden (14,3%) memiliki pengetahuan yang cukup dan 30 responden (85,7%) memiliki pengetahuan yang baik. Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai p value (0.01<0.05) artinya terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian penyuluhan PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan anak usia 10-12 tahun. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian penyuluhan tentang PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan anak usia 10-12 tahun di Banjar Panca Bhineka Desa Adat Tanjung Benoa. Kata Kunci: Penyuluhan, PHBS Cuci Tangan, Pengetahuan, Anak Usia 10-12 Tahun
Determinants of Compliance with Complication Prevention in Type 2 Diabetes Mellitus Patients in the Outpatient Unit of Tk. II Udayana Hospital I Wayan Remiasa; I Gede Putu Darma Suyasa2; A.A. Ayu Yuliati Darmini; Sri Dewi Megayanti
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : LPPM Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jkds.v10i2.354

Abstract

Introduction: Diabetes Mellitus (DM) is one of the main causes of 1.6 million deaths every year in the world. Irregularity of blood sugar control and the absence of a healthy lifestyle are risk factors and complications of type 2 Diabetes Mellitus (DM) patients. Many factors need to be studied related to compliance to diabetes complication prevention. Objective: The objective of this research was to analyze the determinants of compliance to complication prevention in type 2 DM patients. Method: This research used a correlation design with a cross-sectional approach. The sample was 233 type 2 DM patients recruited using the convenience sampling technique. Data were collected using questionnaires and analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analyses. Results: The results of the Chi-Square analysis showed several factors had a significant relationship with compliance with diabetes complication prevention, including knowledge (p 0.003), attitude (p 0.000), motivation (p 0.020) and family support (p 0.000). On the other hand, the results of multivariate analysis showed that attitude (AOR: 6.148), family support (AOR: 2.846) and motivation (AOR: 1.912) were the dominant factors in preventing DM complications. Conclusion: Compliance with complication prevention in type 2 DM patients is the main aspect that needs to be improved through improving several factors, namely patient attitude, motivation and family support.
Manajemen Stres Pada Lansia Yang Tinggal Di Komunitas Kusuma, Made Dian Shanti; Darmini, Anak Agung Ayu Yuliati; Kartiningsih, Luh Putu; Yasa, I Ketut Sude Arta
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i2.570

Abstract

Seiring pertumbuhan populasi yang menua, lansia mengalami beberapa masalah kesehatan kronis pada saat yang bersamaan, kebanyakan lansia hidup dengan kondisi mental dan fisik yang perlu perhatian. Sebagai masalah kesehatan mental yang umum, gangguan depresi biasanya terjadi di antara orang yang lebih tua, yang telah dikenal sebagai Late-Life Depression (LLD). Terjadinya depresi pada lansia juga terkait dengan berbagai faktor salah satunya Adverse Life Events/peristiwa kehidupan yang dihadapi orang tua. Peristiwa kehidupan didefinisikan sebagai beberapa pengalaman yang mengganggu aktivitas, menyebabkan perubahan besar dan perlu penyesuaian kembali. Tujuan dilakukan kegiatan ini adalah sebagai upaya pencegahan munculnya masalah depresi pada lansia. Metode yang dilakukan adalah skrining dan penyuluhan kesehatan. Kegiatan pengabadian masyarakat ini diikuti oleh 15 orang lansia yang mengikuti posyandu lansia di banjar wilayah kerja Puskesmas II Denpasar Selatan. Kegiatan yang dilakukan adalah mengajarkan teknik manajemen stress (latihan teknik nafas dalam) dan demonstrasi penerapan teknik nafas dalam untuk latihan manajemen stress. Hasil skrining Adverse Life Events dari 15 orang lansia yang diberikan kuesioner, 2 lansia mengungkapan mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan selama satu tahun terakhir. Selanjutnya diberikan latihan teknik nafas dalam sebagai salah satu metode manajemen stres. Seluruh lansia mengikuti kegiatan dengan baik dan mampu menerapkan latihan manajemen stres. Kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan secara rutin oleh lansia sebagai upaya meningkatkan kesehatan mental. Penerapan manajemen stres dapat membantu lansia mengatasi stress akibat peristiwa kehidupan yang tidak menyenangkan dapat membantu lansia beradaptasi dengan perubahan.   Kata kunci: Lansia, Adverse Life Events, Gejala Depresi
Gejala Depresi pada Lanjut Usia di Masa Pandemi Covid-19 Made Dian Shanti Kusuma; Anak Agung Ayu Yuliati Darmini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i2.817

Abstract

Introduction: Corona Virus Diseases (Covid-19) 's impact on older adults leads to physical health problems and can affect psychological issues such as depressive symptoms. This study aims: To determine the prevalence of depressive symptoms in older adults and the related factors that influence depressive symptoms. Methods: This study uses a literature review approach based on data sources from Google scholar, PubMed, and ProQuest.Then, 17,323 articles were filtered based on inclusion criteria, and 14 were included in this study. Results: The prevalence of depressive symptoms ranged from 7.7% to 62.3%. The older adults at risk of having symptoms of depression are the older adults in older age groups ≥ 75 old age, living alone, loneliness, lack of social contact with family and friends, and older adults with comorbidities or illnesses. The prevalence of depressive symptoms among older adults with comorbidities was 61%. Conclusion: The results of this literature study can be used as a basis for providing interventions to older adults at risk of having symptoms of depression so that older adults can achieve physical and psychological well-being.