Gusnarib Wahab
STAIN Datokarama Palu, Jl. Diponegoro 23 Palu

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER ISLAM MODERAT PADA ANAK USIA DINI DI RA DWP IAIN PALU Gusnarib Wahab
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol1.Iss1.2

Abstract

Penelitian ini bertolak dari rumusan masalah yakni bagaimana bentuk implementasi penanaman nilai-nilai karakter Islam moderat melalui sosialisasi dan pembelajaran pada anak usia dini di RA/TK DWP IAIN Palu, faktor pendukung dan penghambat serta implikasi dari implementasi penanaman nilai nilai karater Islam moderat melalui sosialisasi dan pembelajaran pada anak usia dini di RA DWP IAIN Palu. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan mendeskripsikan tentang proses implementasi penanaman nilai-nilai karakter Islam Moderat melalui sosialisasi dan pembelajaran pada anak usia dini. Selanjutnya pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data menggunakan skala penilaian indicator karakter dengan mengukur pada skala sikap : BT (Belum Terlihat), MT (Mulai terlihat), MB (Mulai berkembang), MK (Sudah Menjadi Kebiasaan dan sudah Membudaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisa dan hasil pembahasan terhadap Implementasi penanaman nilai nilai karakter islam moderat, dari aspek Kesetaraan, Pembebasan, Toleransi, Kemanusiaan, Pluralisme,Kemanusiaan, Sensitifitas, dan Non Deskriminatif. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penanaman nilai nilai karakter Islam moderat pada anak usia dini di RA DWP IAIN Palu sudah terlaksana namun belum dapat terukur sesuai harapan yaitu pada indicator tertinggi yaitu, Sudah menjadi kebiasaan dan sudah membudaya (MK).
PERAN PENDAMPINGAN ORANG TUA ANAK TK AL-KHAIRAAT DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS LURING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA PAKULI UTARA KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Zahratun Mawahda; Gusnarib; Kasmiati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol2.Iss2.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pendampingan Orang Tua Anak Tk Al-khairaat dalam Pembelajaran Berbasis Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 dan untuk mengetahui Faktor Penghambat dan Pendukung Orang Tua Anak Tk Al-khairaat dalam Pendampingan Pembelajaran Berbasis Luring Pada Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pendampingan orang tua anak tk al-khairaat dalam pembelajaran berbasis luring pada masa pandemi covid-19 yaitu : 1. Orang Tua Berperan Sebagai Guru. 2. Orang Tua Sebagai Motivator 3. Orang Tua Sebagai Fasilitator. Sedangkan Faktor Penghambat Orang Tua Anak Tk Al-khairaat dalam Pendampingan Pembelajaran Berbasis Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Pakuli Utara Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi yaitu : 1. Faktor Internal yang berasal dari dalam diri anak, yang dapat menyebabkan kesulitan belajar bagi anak antara lain kemampuan intelektual, perasaan dan kepercayaan diri, motivasi kematangan untuk belajar, serta faktor psikologis dan biologis anak seperti kondisi anak yang kurang sehat, dll. 2. Faktor Eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar diri anak itu sendiri, berupa faktor non-sosial dan faktor sosial. Faktor non-sosial berupa peralatan belajar atau media belajar yang kurang baik atau kurang lengkap. Sedangkan faktor sosial berupa faktor keluarga, teman bermain, dan lingkungan masyarakat. 3. Gadget. Sedangkan Faktor Pendukung Orang Tua Anak Tk Al-khairaat Dalam Pendampingan Pembelajaran Berbasis Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 yaitu. 1. Faktor Orang Tua 2. Faktor Situasi 3. Faktor Motivasi Belajar Anak dan 4. Faktor Psikologis anak Dalam Belajar. Implikasi dari penelitian ini adalah orang tua hendaknya menyadari bahwa peran nya dalam mendukung pendidikan anak sangat mempengaruhi keberhasilan anak dalam belajar dan bersosialisasi. Orang tua perlu membuat anak menyadari bahwa belajar adalah hal yang penting, menyenangkan dan harus dilakukan termasuk menanamkan pentingnya menempuh pendidikan setinggi-tingginya sebagai pondasi membentuk masa depan yang cerah.
Implementasi Metode Pembiasaan dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini Gusnarib Wahab; M. Iksan Kahar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4360

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini  di RA Darul Da’wah wal-Irsyad (DDI) Lonja Kab. Sigi Prov. Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di RA DDI Lonja Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah yakni pertama, melalui kebijakan kepala sekolah, kedua, penerapan kurikulum 2013 dan ketiga, pembiasaan dan keteladanan. Adapun Faktor pendukung Implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di RA DDI Lonja Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah yakni pertama, adanya kebijakan kepala sekolah, kedua, kerjasana seluruh guru di Sekolah, ketiga, sarana dan prasarana di Sekolah. Sedangkan Faktor penghambat Implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di RA DDI Lonja Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah yakni tidak adanya peserta didik beragama non Muslim di Sekolah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKLUSI DI RA DWP 1 KANWIL DEPARTEMEN AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGAH Hijrah, Nur; Wahab, Gusnarib; Hildawati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol5.Iss2.163

Abstract

Artikel ini berkenaan dengan Penerapan Model Pembelajaran Inklusi di RA DWP 1 KANWIL Departemen Agama Provinsi Sulawesi Tengah dengan rumusan masalah: 1) Bagaimana penerapan model Pembelajaran inklusi di RA DWP 1 KANWIL. 2) Apakah faktor penghambat dalam menggunakan Model Pembelajaran Inklusi di RA DWP 1 KANWIL. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, tehnik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a). Penerapan model Pembelajaran inklusi di RA DWP 1 KANWIL dilaksanakan dengan menggabungkan antara anak berkebutuhan khusus, tanpa menggunakan kelas yang berbentuk reguler agar kiranya anak berkebutuhan khusus melihat bahwasanya mereka diperlakukan sama dengan anak normal lainnya dan proses pembelajran dengan cara mengulangi beberapa kali materi yang diberikan. Faktor penghambat dalam menggunakan Model Pembelajaran Inklusi di RA DWP 1 KANWIL Tengah: terbagi menjadi 4 yaitu: 1. Keterbatasan kapasitas kognitif, 2. Memori atau Daya Ingat Rendah, 3. Gangguan dan kurang konsentrasi, 4. Ketidakmampuan mengungkapkan ide. Implikasi penelitian pertama, kepada kepala sekolah diharapkan lebih memperhatikan sarana dan prasarana khususnya meja dan kursi sebagai tempat belajar yang ada dikelas, kepada guru diharapkan meningkatkan kualitas mengajarnya tentang penerapan metode tanya jawab menggunakan media kartu bergambar dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak, dan diharapkan para guru mengembangkan media pembelajaran yang bersifat menarik sehingga anak tidak merasa bosan pada saat proses pembelajaran dan dapat meningkatkan berbahasa anak didik.
KONSEP MODERASI BERAGAMA PADA ANAK USIA DINI Wahab, Gusnarib; Kahar, M. Iksan
Musawa: Journal for Gender Studies Vol. 15 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak, IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/msw.v15i1.2907

Abstract

Early Childhood Education as the main basis of education for an individual should be able to build and integrate a tolerant attitude towards plural social life contained in the Islamic values of moderation, where these values must be applied and become a habit for a child who will grow into a person who has a tolerant attitude towards differences. If young children are not introduced to the values of moderation, then when growing up they will be easily influenced and even influence liberal and extreme ideas which can later threaten disintegration in public life. Seeing the dangers of disintegration that continue to threaten today and the importance of implementing Islamic moderation values in early childhood.