Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Improving the Students' Reading Comprehension by Using Magazine at the First Grade Students of SMPN 2 Lasusua Hijrah, Nur
Journal of Teaching and Education Vol 1, No 2 (2022): Journal of Teaching and Education
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jte.v1i2.1894

Abstract

This study aimed to improve students’ reading comprehension through the use of magazines. The research was conducted at SMPN 2 Lasusua with 26 first-grade students as the subjects. The researcher employed a Classroom Action Research (CAR) design, implemented in two cycles, to enhance the learning process and students’ comprehension skills. Each cycle included planning, action, observation, and reflection stages.  Data were collected using reading comprehension tests administered at the end of each cycle. The findings demonstrated a significant improvement in students’ reading comprehension scores across the two cycles. The average score increased from 61.1 in Cycle 1 to 83.3 in Cycle 2. This improvement was particularly evident in students’ ability to identify main ideas, a critical component of reading comprehension. Observation of classroom activities also indicated increased student engagement and motivation during learning sessions using magazines.  The results suggest that incorporating magazines into reading instruction can serve as an effective pedagogical strategy for enhancing comprehension skills. The visual and contextual support provided by magazines helps students to connect text with real-life contexts, facilitating better understanding and retention of information.  Based on these findings, it is recommended that English teachers integrate magazines as supplementary materials in reading lessons. Additionally, further research can explore the effectiveness of different types of magazines or other authentic materials to improve students’ higher-order reading skills. This study highlights the importance of active, student-centered approaches in fostering literacy and comprehension in secondary education.
Improving the Students' Reading Comprehension by Using Magazine at the First Grade Students of SMPN 2 Lasusua Hijrah, Nur
Journal of Teaching and Education Vol 1, No 2 (2022): Journal of Teaching and Education
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jte.v1i2.1894

Abstract

This study aimed to improve students’ reading comprehension through the use of magazines. The research was conducted at SMPN 2 Lasusua with 26 first-grade students as the subjects. The researcher employed a Classroom Action Research (CAR) design, implemented in two cycles, to enhance the learning process and students’ comprehension skills. Each cycle included planning, action, observation, and reflection stages.  Data were collected using reading comprehension tests administered at the end of each cycle. The findings demonstrated a significant improvement in students’ reading comprehension scores across the two cycles. The average score increased from 61.1 in Cycle 1 to 83.3 in Cycle 2. This improvement was particularly evident in students’ ability to identify main ideas, a critical component of reading comprehension. Observation of classroom activities also indicated increased student engagement and motivation during learning sessions using magazines.  The results suggest that incorporating magazines into reading instruction can serve as an effective pedagogical strategy for enhancing comprehension skills. The visual and contextual support provided by magazines helps students to connect text with real-life contexts, facilitating better understanding and retention of information.  Based on these findings, it is recommended that English teachers integrate magazines as supplementary materials in reading lessons. Additionally, further research can explore the effectiveness of different types of magazines or other authentic materials to improve students’ higher-order reading skills. This study highlights the importance of active, student-centered approaches in fostering literacy and comprehension in secondary education.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKLUSI DI RA DWP 1 KANWIL DEPARTEMEN AGAMA PROVINSI SULAWESI TENGAH Hijrah, Nur; Wahab, Gusnarib; Hildawati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol5.Iss2.163

Abstract

Artikel ini berkenaan dengan Penerapan Model Pembelajaran Inklusi di RA DWP 1 KANWIL Departemen Agama Provinsi Sulawesi Tengah dengan rumusan masalah: 1) Bagaimana penerapan model Pembelajaran inklusi di RA DWP 1 KANWIL. 2) Apakah faktor penghambat dalam menggunakan Model Pembelajaran Inklusi di RA DWP 1 KANWIL. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, tehnik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a). Penerapan model Pembelajaran inklusi di RA DWP 1 KANWIL dilaksanakan dengan menggabungkan antara anak berkebutuhan khusus, tanpa menggunakan kelas yang berbentuk reguler agar kiranya anak berkebutuhan khusus melihat bahwasanya mereka diperlakukan sama dengan anak normal lainnya dan proses pembelajran dengan cara mengulangi beberapa kali materi yang diberikan. Faktor penghambat dalam menggunakan Model Pembelajaran Inklusi di RA DWP 1 KANWIL Tengah: terbagi menjadi 4 yaitu: 1. Keterbatasan kapasitas kognitif, 2. Memori atau Daya Ingat Rendah, 3. Gangguan dan kurang konsentrasi, 4. Ketidakmampuan mengungkapkan ide. Implikasi penelitian pertama, kepada kepala sekolah diharapkan lebih memperhatikan sarana dan prasarana khususnya meja dan kursi sebagai tempat belajar yang ada dikelas, kepada guru diharapkan meningkatkan kualitas mengajarnya tentang penerapan metode tanya jawab menggunakan media kartu bergambar dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak, dan diharapkan para guru mengembangkan media pembelajaran yang bersifat menarik sehingga anak tidak merasa bosan pada saat proses pembelajaran dan dapat meningkatkan berbahasa anak didik.
GIGITA’: Gerakan Edukasi Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Anak Taman Kanak-Kanak Di Kelurahan Tamalanrea Indah Saleh, Tenri Sa’na Firman; Ardianti, Ainiyyah; Aldawiyah, Syifa Karina; Hijrah, Nur; Soba, Florentina Naran; Fil ‘ayati, Aunillah; Rahmat, Zarah Annisa; Jafar, Nuurhidayat; Mariani, Siti; Rahim, Suryadi HS
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.843

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak usia dini. Lebih dari 57% penduduk Indonesia memiliki masalah gigi dan mulut. Data di Kelurahan Tamalanrea Indah menunjukkan 44,2%–54,5% keluarga memiliki anggota dengan karies, meskipun mayoritas telah menyikat gigi dua kali sehari. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi cara menyikat gigi yang benar dan praktik menyikat gigi yang benar. Metode pelaksanaan menggunakan desain evaluasi deskriptif, dengan kegiatan meliputi pembacaan dongeng, media visual, demonstrasi typodont, dan praktik menyikat gigi pada anak Taman Kanak (TK) didampingi oleh guru TK, perawat gigi dan dokter gigi dari Puskesmas Antara. Berdasarkan observasi terstruktur terjadi Peningkatan 70% pada jumlah anak yang mampu menyikat gigi dengan benar. Analisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 94% anak hadir dan lebih dari 75% terlibat aktif. Sebagian besar anak mampu memperagakan langkah menyikat gigi yang benar pada permukaan depan, belakang, dan kunyah. Kesimpulan dari kegiatan GigiTa’ ini adalah efektivitas program GigiTa’ dalam mengoptimalkan keterampilan menyikat gigi anak sebagai Upaya preventif karies. Disarankan agar program ini diintegrasikan ke dalam agenda rutin UKS dalam pengawasan berkelanjutan dari tenaga Kesehatan Puskesmas Antara untuk menjamin keberlanjutan perlikau sehat anak. Program serupa berpotensi direplikasi di Taman Kanak-kanak lain di wilayah kerja puskesmas, dengan pengembangan instrumen evaluasi yang lebih sistematis pada implementasi berikutnya guna mengukur dampak jangka panjang secara lebih akurat. Kata kunci : kesehatan gigi dan mulut, karies gigi, edukasi kesehatan, anak TK, keperawatan komunitas