Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Tingkat Beban Kerja Mental Masinis berdasarkan NASA-TLX (Task Load Index) di PT. KAI Daop. II Bandung Astuty, Miranty Siti; Wahyuning, Caecilia Sri; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.988 KB)

Abstract

Salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan kereta api adalah manusia (human error), seperti: beban kerja mental yang dirasakan oleh masinis. Dampak beban kerja mental berlebih menyebabkan kelelahan, yang dapat menimbulkan kelalaian dalam menjalankan tugasnya hingga dapat menyebabkan kecelakaan kereta api. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa beban kerja mental yang dirasakan masinis Daop II Bandung yang menjalani dinasan kereta jarak dekat (Bandung-Padalarang, Bandung-Cicalengka) dan kereta jauh (Bandung-Banjar, Bandung-Jakarta). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran beban kerja mental menggunakan NASA-TLX (Task Load Index). Nilai Score rata-rata NASA-TLX yang diperoleh untuk dinasan jarak dekat yaitu 71,7%, dan pada dinasan jarak jauh 82,7% , serta adanya perbedaan faktor yang mempengaruhi beban kerja mental masinis pada dinasan kereta jarak dekat dan jarak jauh, meliputi: mental demand dan effort. Faktor dominan yang mempengaruhi beban kerja masinis pada saat menjalani dinasan jarak jauh adalah mental demand dan physical demand. Kata kunci : Beban kerja mental, NASA-TLX, mental demand, effort, physical demand
Evaluasi Beban Mental Masinis Kereta Api Berdasarkan Subjective Workload Assesment Technique (SWAT) dan Aktivitas Amilase dalam Air Liur RASFA, ASRAR FUAD; Wahyuning, Caecilia Sri; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.038 KB)

Abstract

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencatat kecelakaan kereta api sebanyak delapan kali semenjak Januari sampai Mei 2013. Izazaya (2011) dengan pengukuran secara objektif dan penelitian Astuti (2012) dengan pengukuran secara subjektif menyatakan bahwa salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kereta api adalah stres yang dialami masinis dan beban kerja mental yang tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan secara objektif dan subjektif untuk mengetahui kelelahan dan stres yang dialami masinis, dengan menggunakan SWAT sebagai Pengukuran subjektif dan pengukuran aktivitas amilase dalam air liur sebagai pengukuran objektif. Berdasarkan hasil pengukuran SWAT, terdapat beberapa aktivitas pekerjaan masinis dengan beban kerja mental yang tinggi, berdasarkan hasil pengukuran aktivitas amilase beberapa masinis mengalami stres yang tinggi pada saat bekerja. Kata kunci: Kelelahan, Stres, SWAT, Aktivitas amilase ABSTRACT National Transportation Safety Committee (KNKT) recorded  eight times train acccident since January to May 2013. Izazaya`s research (2011) with an objective measurement and  Astuti`s research  (2012) with a subjective measurement  stated that one of the causes of train accidents is the stress experienced by machinist and high mental workload. Therefore, this research was conducted objectively and subjectively to determine fatigue and stress experienced by machinist, using the SWAT as subjective measurement and using salivary amylase activity as objective measurement. Based on the SWAT measurement results, there are several activities of machinist with high mental workload, and based on amylase activity measurement results are some machinists who experienced high stress when working. Keywords: Tiredness, Stress, SWAT, Amylase activity
Analisis Kecelakaan Kerja Untuk Meminimisasi Potensi Bahaya Menggunakan Metode Hazard and Operability dan Fault Tree Analysis (Studi Kasus Di PT X) PITASARI, GIA PRATIWI; Wahyuning, CAECILIA SRI; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.706 KB)

Abstract

Kecelakaan kerja pada lantai produksi di PT. X cukup besar. Kecelakaan paling banyak terjadi pada pada operator mesin gerinda tangan, sehingga stasiun kerja ini dijadikan sebagai titik kajian penelitian. Pada penelitian ini, identifikasi potensi bahaya menggunakan metode hazard and operability. Setelah melakukan identifikasi potensi bahaya, selanjutnya dilakukan penilaian risiko menggunakan metode risk index. Berdasarkan penilaian risiko, untuk nilai risiko sedang dan tinggi dilakukan analisis menggunakan Fault Tree Analysis (FTA), sehingga dapat diketahui basic event dan dapat diberikan rekomendasi dari masalah tersebut. Rekomendasi berdasarkan potensi bahaya yang mungkin terjadi, yaitu rekomendasi mengenai instruksi kerja mesin gerinda tangan, rekomendasi mengenai maintenance terhadap mesin gerinda tangan dan batu gerinda, rekomendasi mengenai lingkungan kerja dan rekomendasi mengenai display. Kata kunci: Hazard and Operability, Titik Kajian, Risk Index. Abstract Work accident on the floor of production at PT. X big enough. An accident most occur on operators hand, grinding machine so workstations used as a point of asseement research, in this research, identification of the potential danger uses the method Hazar and Operability. After doing the potential of danger. Next the studies the risk of using methods risk index. Based on research, the risk, to value the risk of medium and high kinds of analysis using Fault Tree Analysis, so as to be of basic be given a recommendation, recommendation, base on potential harm occured that is a recommmendation on instruction of machine work hand, a grindstone about maintenance against of millstones grinding, and machinery about the environment of work and on display. Keywords: Hazard and Operability, guidewords, Risk Index
PERANCANGAN PRODUK TAS RANSEL ANAK MENGGUNAKAN METODE THEORY OF INVENTIVE PROBLEM SOLVING (TRIZ) Ramos, Ferdian; Wahyuning, Caecilia Sri; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.276 KB)

Abstract

Tas ransel untuk anak sekolah yang memiliki desain yang menarik tidak sepenuhnya aman, banyak diantaranya tidak memiliki komponen yang dapat menunjang pertumbuhan anak. Sebaliknya, tas ransel ergonomis yang terjual di pasaran memiliki desain yang kurang menarik. Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ) digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. Proses pemecahan masalah dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan merancang tas ransel. Tahap identifikasi kebutuhan konsumen dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kebutuhan konsumen. Tahap perancangan tas ransel dilakukan menggunakan innovation situation questionnaire, situation model, dan  inventive principles  guna menyelesaikan masalah kontradiksi desain dan tingkat ergonomi tas ransel dengan cara yang inovatif.   Kata kunci: Tas ransel, TRIZ, kontradiksi desain, dan ergonomis.   ABSTRACT Backpacks for school childrens that have an attractive design is not fully secure, many of it do not have components that can support the growth of the child. Instead, the ergonomic backpack are sold in the market do not have attractive design. Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ) used to solve that problem. The troubleshooting process performed by identifying consumer needs and designing backpack. Consumer needs identification phase is done by spreading consumers needs questionnaire. Backpack design phase made with innovation situation questionnaire, situation model, and inventive principles in order to solve the contradiction of backpack design and level of ergonomic with an innovative way. Keywords: Backpack, TRIZ, contradiction of backpack design and ergonomic.
Usulan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Perguruan Tinggi X Dengan Menggunakan Metode Service Quality (Servqual) WASTRANU, I KOMANG; Wahyuning, Caecilia Sri; LIANSARI, GITA PERMATA
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.62 KB)

Abstract

Perguruan Tinggi X sebagai salah satu dari beberapa Perguruan Tinggi Bandung mengalami ketatnya persaingan dalam menarik minat mahasiswa baru. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengukur kualitas pelayanan dan memberikan usulan perbaikan kepada pihak manajemen Perguruan Tinggi X untuk mencapai tingkat pelayanan yang diharapkan oleh mahasiswa. Atribut pernyataan yang berjumlah 22 diturunkan berdasarkan lima dimensi menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry (1988) dalam Tjiptono (2005). Dengan menggunakan instrumen kuesioner sebagai pengumpulan data, maka akan diketahui faktor penyebab ketidakpuasan. Setelah melakukan pengumpulan dan pengolahan data, dapat diketahui bahwa tingkat kepuasan mahasiswa adalah -0,05. Hal ini berarti mahasiswa masih belum puas terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.   Kata Kunci: Kepuasan Pelayanan, Perguruan Tinggi, Metode Service Quality, Abstract As one of the University in bandung, University X face the competition with the others university to impress the new students.  The purpose of this study is to measure the service quality of education in University X . Also, this study propose the refinement strategy to the management of University X to match the quality which is students wanted to. There is 22 attributes which is obtained based on five dimension, refer to Parasuraman, Zeithaml, dan Berry (1988) in Tjiptono (2005). By using the questionnaire instrument  as the data collection, the unsatisfactory factor will be determined. after going through the data collection and data processing, the result is that the satisfactory level of students is -0.05. This results show that the students isn’t satisfy to the service quality provided by University X.   Keywords: Satisfaction Services , Higher Education , Method of Service Quality
ANALISIS PENGARUH TINGKAT KANTUK TERHADAP KECEPATAN REAKSI MASINIS DAERAH OPERASI II BANDUNG Fachrudin, Fachmi; Wahyuning, Caecilia Sri; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.363 KB)

Abstract

Direktorat Keselamatan Perkeretaapian mencatat pada tahun 2009 hingga tahun 2013 diperoleh  24.73% kecelakaan kereta disebabkan oleh human error. Salah satu bentuk human error yaitu keterlambatan merespon sinyal yang diakibatkan oleh kelelahan seperti perubahan pola tidur, shift kerja, dan kuantitas istirahat. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai pengaruh tingkat kantuk terhadap kecepatan reaksi masinis. Tingkat kantuk dilihat secara objektif dari kecepatan reaksi dan secara subjektif dari Karolinska Sleepiness Scale dan Epworth Sleepiness Scale. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan tingkat kantuk masinis meningkat saat sesudah dinasan dan kecepatan reaksi semakin lambat. Kata Kunci: kecelakaan kereta, kecepatan reaksi, tingkat kantuk       ABSTRACT Directorate of Railway Safety based in 2009 to 2013 gained 24.73% train crash was caused by human error. One form of human error that the delay in responding to the signals caused by fatique induced changes in sleep patterns, shift work, and quantity rest. This will be discussed on the research about the influence of the reaction time against sleepiness level machinist. Levels of sleepiness were seen objectively from the reaction time and subjectively from the Karolinska Sleepiness Scale and Epworth Sleepiness Scale. Based on the results obtained by the data processing level increased when sleepiness level machinist after duties and reaction time is getting slower. Keywords: train accident, reaction time, sleepiness level
Rancangan Alat Ukur Galvanic Skin Response Menggunakan Konsep Hirarki Chart Gunawan, Erwin; Wahyuning, Caecilia Sri; Mustofa, Fifi Herni
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.954 KB)

Abstract

Selama ini telah banyak dikembangkan metoda pengukuran stres secara obyektif, yaitu metoda yang langsung mengukur dari aspek fisiologi manusia melalui saliva, darah, dan urin. Pengukuran  secara obyektif tersebut harus melalui pengujian di laboratorium yang membutuhkan waktu yang lama dan mahal, sehingga metoda ini kurang efisien untuk digunakan. Metoda pengukuran obyektif yang lain adalah elektrodermal, yang dilihat melalui keringat pada permukaan kulit. Metoda ini telah banyak digunakan oleh para peneliti, sehingga telah dikembangkan produk Galvanic Skin Response. Akan tetapi di Indonesia alat tersebut belum ada dan hanya dapat diperoleh dari luar negeri, oleh karena itu dalam penelitian ini akan dirancang dengan menggunakan konsep hirarki chart alat ukur stres melalui elektrodermal yang dapat digunakan dengan mudah, dan murah serta cepat baik dalam memperoleh hasil pengukuran maupun menginterpretasi hasil pengukuran. Kata kunci: pengukuran obyektif, aspek fisiologi manusia, elektrodermal, Galvanic Skin Response, hirarki chart.
ANALISIS PENGARUH TEMPO DAN GENRE MUSIK TERHADAP KEWASPADAAN PENGEMUDI MOBIL PRIBADI Arya, Ayu Widyowati; Wahyuning, Caecilia Sri; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.492 KB)

Abstract

Pengemudi mobil pribadi sering mendengarkan musik ketika berada dalam kondisi mengemudi yang monoton. Mendengarkan musik sambil menjalankan tugas bersamaan akan mempengaruhi beban kognitif. Pada penelitian ini akan dibahas apakah tempo dan genre lagu akan mempengaruhi tingkat kewaspadaan pengemudi mobil. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sebuah simulator mobil. Tingkat kewaspadaan partisipan dilihat secara objektif dari waktu reaksi dan secara subjektif dari nilai Visual Analogue Scale. Partisipan yang terlibat berjenis kelamin laki-laki. Terdapat dua jenis genre musik dan tiga jenis tempo musik yang digunakan pada penelitian ini. Kata kunci: mengemudi, musik, waktu reaksi, visual analogue scale ABSTRACT Private car drivers are often listen to music while in monotonous driving conditions. Listening to music while running concurrent tasks would affect cognitive load. In this study will be discussed whether the tempo and genre of the song will affect the car's driver vigilance state. The study was conducted by using a car simulator. Vigilance state of the participants seen objectively by reaction time and subjectively by Visual Analogue Scale value. Participants who involved are male. There are two types of music genres and three types of music tempo that used in this research. Keywords: driving, music, reaction time, visual analogue scale
RANCANGAN PRODUK ALAT PEDAGANG ASONGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ERGONOMIC FUNCTION DEPLOYMENT (EFD) Akbar, Geraldine Fakhmi; Wahyuning, Caecilia Sri; Rispianda, Rispianda
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.666 KB)

Abstract

Kondisi alat asong yang digunakan saat ini menyebabkan cidera dan kerusakan postur tubuh pedagang asongan karena dimensi alat yang tidak sesuai dengan tubuh. Pertimbangan dari alat asong yang digunakan adalah kapasitas yang besar untuk produk yang akan dijual. Perbaikan untuk alat asong yang digunakan saat ini menggunakan EFD (ergonomic function deployment) dengan mengintegrasikan keinginan konsumen menjadi rancangan alat yang ergonomis. Perancangan perbaikan alat asong dengan mengubah bentuk strap menyerupai tas backpack dapat membagi beban pada kedua bahu dan bentuk box yang nyaman untuk digunakan.  Aspek ergonomi yang digunakan adalah antropometri dan biomekanika. Hasil perhitungan antropometri untuk alat asong disesuaikan dengan pengukuran dimensi tubuh pedagang asongan. Hasil analisis biomekanika merekomendasikan massa alat asong yang dihasikan sebesar 2-3 kg. Faktor yang lain yang mempengaruhi perancangan alat asong yang ergonomis adalah penentuan posisi, fitur, dan komponen yang mempengaruhi alat asong. Kata kunci: Perancangan Alat Asong, Ergonomic Function Deployment, EFD, Antropometri, Biomekanika
Evaluasi Performansi Pegawai Itenas Berdasarkan Kemampuan Kognitif dan Psikomotor STEPHANIE, MARIA; Wahyuning, CAECILIA SRI; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.759 KB)

Abstract

Bagi karyawan yang mempunyai kinerja yang baik, maka akan mempercepat pencapaian tujuan organisasi, sebaliknya karyawan yang tidak memiliki kinerja yang baik akan memperlambat tujuan organisasi yang akan menimbulkan kesalahan-kesalahan dalam melakukan pekerjaan, salah menanggapi suatu perintah dan karyawan tidak cepat memberikan respon. Penelitian ini akan dilakukan pengukuran kemampuan kognitif dan psikomotor di Institusi Teknologi Nasional dengan menggunakan DirectRT dan CFQ (Cognitive Failure Questionnaire) yang ditujukan untuk karyawan teknisi dan administrasi. Langkah penelitian dilakukan uji normalitas, linieritas, korelasi dan uji beda. Hasilnya, kecepatan reaksi teknisi lebih cepat dibandingkan dengan administrasi dan variabel kognitif mempengaruhi variabel kecepatan reaksi.   Kata kunci: Performansi, Psikomotor, Kognitif ABSTRACT For those employees who have a good performance, it will accelerate the achievement of organizational goals, employees who do not have a good performance will slow the goals of the organization that will lead to errors in doing the job, incorrect response to a command and not employees quickly responded. So in this study will be measured cognitive and psychomotor abilities in National Institute of Technology using DirectRT and CFQ (Cognitive Failure Questionnaire) that is intended for technicians and administrative employees. Step study tested the normality, linearity, correlation and different test. As a result, the reaction time technician is faster than administration and cognitive variable depend on reaction time variable. Keywords: Performance, Psychomotor, Cognitive