Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENJUALAN CERDAS MELALUI PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI EFEKTIF DI KOMUNITAS ORGANIK BRENJONK, MOJOKERTO Puput Tri Komalasari; Elsa Yustika Putri; Sri Hartini; Wisudanto Wisudanto; Nugroho Sasikirono; Noorlaily Fitdiarini; Zahrin Hazrina Qalbi
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32381

Abstract

ABSTRAK                                                                            Komunitas Petani Organik Brenjonk di Desa Penanggungan, Mojokerto, telah mengembangkan empat unit usaha berbasis ekowisata, namun tiga di antaranya—yakni homestay, kuliner sawah, dan wisata edukasi—menghadapi tantangan dalam pelayanan pelanggan dan penjualan. Analisis situasi menunjukkan pola pemasaran yang masih reaktif dan ketiadaan standar komunikasi menyebabkan stagnasi pertumbuhan dan penurunan jumlah pengunjung. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan komunikasi efektif bagi pelaku usaha lokal sebagai upaya mendukung smart selling dan mempertahankan pelanggan. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan: (1) perencanaan dengan FGD dan analisis SWOT, (2) pelatihan interaktif menggunakan metode simulasi dan role play, dan (3) evaluasi berbasis pre-post test serta diskusi tindak lanjut. Mitra kegiatan adalah Komunitas Petani Organik Brenjonk dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang yang berasal dari tiga unit usaha non-pertanian. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap komunikasi efektif dan etika komunikasi, ditunjukkan oleh perbedaan hasil pre-test dan post-test yang signifikan secara statistik. Program ini berhasil memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam berkomunikasi profesional, memahami pelanggan, serta menyampaikan informasi secara jelas. Sebagai langkah keberlanjutan, disarankan penyusunan SOP komunikasi untuk mendukung praktik pelayanan yang konsisten dan berkualitas. Kata kunci: kampung Brenjonk; keterampilan komunikasi;pelatihan frontliner; pemberdayaan masyarakat; SDGs; smart selling ABSTRACTKampung Organik Brenjonk in Penanggungan Village, Mojokerto, has developed four eco-tourism-based business units. However, three of them—namely homestay, rice field culinary, and educational tourism—still face challenges in customer service and sales performance. Situation analysis revealed that reactive marketing approaches and the absence of communication standards have led to stagnant growth and a decline in visitor numbers. This community service program aimed to enhance effective communication skills among local entrepreneurs to support smart selling practices and improve customer retention. The program was implemented in three stages: (1) planning through focus group discussions (FGD) and SWOT analysis, (2) interactive training using simulation and role-playing methods, and (3) evaluation using pre- and post-tests as well as follow-up discussions. The target partner was the Brenjonk Organic Farmer Community with a total of 32 participants from the three non-agricultural business units. Evaluation results indicated a statistically significant improvement in participants’ understanding of effective communication and communication ethics, as shown by higher post-test scores. The program successfully equipped participants with practical skills for professional communication, customer understanding, and clear information delivery. As a sustainability measure, the development of communication standard operating procedures (SOP) is recommended to ensure consistent and high-quality service practices.   Keywords: communication skills; community empowerment; front-liner training; kampung Brenjonk; SDGs; smart selling
Co-Authors Aditya Rizky Syahputra Alan Dillon Fahmi Alisya Naura Z. H Angela, Jesslyn Anisa Chandra Handayani Annisa Firdaus Ariel, Novita Putri Azfar Malik Bin Usman Bellinda Cyastri Friska Friscilla Bimo Irawan Bunga Fitria Caitlyn Wilson Santoso Camilia Fikhriyah Chanzabreena, Fanenda Yusfeha Christian Juan Manurung Dandy Akhbaris Raditya Dea Ayu Silvia Ningrum Deva Mutiara Adzizah Deven Apristo Yobel Diaz Agdiansyah Hendra Kusuma Dining Octahayu Dunga Dwi Barinta Evika Dewi Cantika Fahira Salsabila Elvana Faiz Ahmad Rabbani Kusuma Faiz Jamil Rahmadi Faris Farrosi Luthfi Kamil Wibowo Fayola Novia Artama Felicia Evangeline Yolanda Filla Aldiansyah R. H Ghani, Izzahabby Ahmad Ghytsaselda Ammadea Rosyadi Gita Ayu Puspitarini Halimatus Sakdia Hapsari Azzahra Widyarini Ignacia, Nadinda Irna Azza Mawaddah Khansa Nabila Farahdini Kristanto Pramudito Respati M. Bayu Eka Prayoga Maria Salwa Humairoh Muh Sultan Hakim Setiyawan Muhammad Adam Fadhulullah Muhammad Daffa Arga Muhammad Firja Radinsyah Muhammad Hisyam Muhammad Rafiul Islami Nabila Tamara Hairani Nadia Miftakhul Ilmi Nadya Olivia Dwi Aldhini Nanda Devy Aprilia Nasywa Fadhilah Nimas Ayu Larasati Noorlaily Fitdiarini, Noorlaily Nyoman Kirana Geetha Yogaputri Puput Tri Komalasari Radhi Astri Akila Putri RAHMAT SETIAWAN Rania Aunillah Fasya Rendi Panjaitan Revolusi Islam, Muhammad Galang Richcel Euginia Adistana Risendy Rafi Akbar Ryan Alfred Stephensen Manik Safira Andina Salma Rezanita Salsabil Shafa Mayoza Salsabilla W, Roro Ayu Salwa Maulida Che Asmeran Sasikirono, Nugroho Sri Hartini Susilo, Yuliani Priscilla Tri Siwi Agustina Valentino Marcel Pattipeilohy Wisudanto Wisudanto Yonada Rizki Satria Zahrin Hazrina Qalbi