Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Mencapai Sumber Daya Manusia Berkompeten (Analisis Kinerja dan Kualitas Pelayanan pada UMKM Labuhan Batu) Syukron Arjuna; Yona Melia; Muhammad Raja Sirega; Fresly Juliarta; Cristine Herawati Limbong; Reza Dalimunthe
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.411 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4405

Abstract

Dalam proses nya sumber daya manusia sebagai tempat mengevaluasi,mengembangkan dan memotivasi semua karyawan dalam organisasi agar peranan tenaga kerja efektif dan efisienAspek individu yang dapat meningkatkan kinerja SDM dan berdampak pada kinerja ialah kemempuan individu,kepuasan kerja dan komitmen organisasi.UMKM di Indonesia saat ini menjadi hal yang harus diperhatikan karena UMKM saat ini menjadi suatu entitas yang hampir 97% menciptakan lapangan pekerjaan maka UMKM ini harus terus berkembangdalam hal ini khusus nya di Labuhan Batu usaha usaha yang bergerak di bidang makanan dan minuman terus berkembang secara pesat oleh karena itu tujuan penelitian saat ini ialah untuk mengetahui pengaruh kemampuan individu,kepuasan kerja dan motivasi terhadap kinerja dan kualitas pelayanan karyawan agar mampu memberikan pelayanan terhadap para pembeli di gerai masing-masing.
PELATIHAN MEMASARKAN PRODUK MELALUI DIGITAL MARKETING DENGAN MEDIA INSTAGRAM PADA UMKM DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN DELITUA KABUPATEN DELI SERDANG Syukron Arjuna; Nurul Wardani Lubis; Beby Karina F Sembiring; Emanuel Zebua; Yupiter Mendrofa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16073

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam upaya meningkatkan nilai jual adalah dengan melakukan usaha pemasaran yang baik. Salah satu yang sedang marak adalah memanfaatkan teknologi internet yang kerap disebut Pemasaran Digital (Digital Marketing). Pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi sudah merupakan keharusan mengingat pengguna internet Indonesia yang sudah mencapai 80%. Banyak pelaku UMKM yang masih belum mengetahui bagaimana memanfaatkan teknologi untuk masuk ke dalam sistem pemasaran digital. Salah satunya adalah bagaimana menampilkan produk yang mereka jual dalam bahasa gambar. Untuk membantu hal tersebut maka dilakukanlah pelatihan Digital Marketing agar pelaku UMKM dapat lebih optimal dalam mengenalkan produk dan meluaskan jangkauan pemasarannya. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para pelaku UMKM merasa terbantu dengan pelatihan dan optimis bisa menggunakan teknologi yangada untuk menyiapkan produknya lebih baik lagi dan menarik untuk dilihat sehingga menimbulkan minat membeli konsumen.
TRANSFORMATION OF MSME’s COFFEE SHOPS IN MEDAN CITY: THE ROLE OF SUPPLY CHAINS AND BUSINESS INNOVATION IN IMPROVING COMPETITIVENESS THROUGH ENTERPRENEURIAL COMPETENCE AS A CATALYST Syukron Arjuna; Munthe Abdillah; Yasir Pohan
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 6 No. 4 (2026): August
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21523728

Abstract

The coffee shop business is growing rapidly, with many entrepreneurs facing problems in maintaining the sustainability of their businesses. Some of the main problems that often arise include limitations in financial management, a lack of innovation in products and services, and problems in the supply chain for quality coffee beans. The purpose of this study is to determine the direct and indirect effects of supply chains and business innovation on competitiveness through entrepreneurial competence. This type of research is associative research. The types of data used are primary data and secondary data obtained from interview questionnaires and documentation studies. The population in this study is all coffee shop MSMEs in Medan City, the number of which cannot be determined with certainty. Accidental sampling was used. Based on the Lameshow formula, the sample size is 100 respondents, but the researcher added 50 respondents so that the total sample became 150 respondents in order to make the results more representative and avoid data bias. Data analysis was carried out using structural equation modeling (SEM) techniques with Smart-PLS analysis tools to test the direct and indirect relationships between these variables. The results explain that supply chains directly do not have a significant effect on entrepreneurial competence, business innovation directly has a significant effect on entrepreneurial competence, supply chains directly have a significant effect on competitiveness, business innovation directly has a significant effect on competitiveness, and business innovation directly has a significant effect on competitiveness. Supply chains and business innovation indirectly have a significant effect on competitiveness through entrepreneurial competence.
Manajemen Inovasi Berkelanjutan Dalam Perusahaan Start-Up Tantangan dan Best Araction Nicco Pebrianto Sihombing; Muhammad Yasir Arafat Pohan; Syukron Arjuna
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3.1 (2026): EDISI SPESIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen inovasi berkelanjutan diterapkan dalam perusahaan start-up, mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi, serta merumuskan best practice (tindakan terbaik) yang dapat mendukung keberlanjutan inovasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis beberapa kasus start-up yang berhasil maupun yang mengalami kegagalan dalam mempertahankan inovasi. Data dikumpulkan melalui kajian jurnal ilmiah, laporan industri, serta sumber relevan lainnya, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam manajemen inovasi berkelanjutan meliputi keterbatasan sumber daya, ketidakpastian pasar, tekanan untuk pertumbuhan cepat, serta kurangnya struktur organisasi yang matang. Selain itu, faktor budaya organisasi yang belum mendukung inovasi jangka panjang juga menjadi kendala signifikan. Di sisi lain, ditemukan beberapa best practice yang efektif, antara lain penerapan budaya inovasi yang adaptif, kolaborasi lintas tim dan eksternal, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan model bisnis yang fleksibel dan berorientasi pada keberlanjutan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan manajemen inovasi berkelanjutan dalam start-up sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam menyeimbangkan eksplorasi ide baru dengan eksploitasi sumber daya yang ada. Penerapan strategi yang tepat serta dukungan budaya organisasi yang inovatif menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan dan mencapai keunggulan kompetitif jangka panjang.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Pembayaran Piutang Perusahaan Starup Berbasis Digital (PT. Agung Toyota Bagan Batu) Hardi Sugianto; Zulkarnain; Syukron Arjuna
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3.1 (2026): EDISI SPESIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan pembayaran piutang pada perusahaan startup berbasis digital, dengan studi kasus pada PT. Agung Toyota Bagan Batu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi laporan keuangan perusahaan. Variabel yang diteliti meliputi arus kas, tingkat pendapatan, manajemen keuangan, serta penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap ketepatan pembayaran piutang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas dan manajemen keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap ketepatan pembayaran piutang, sementara tingkat pendapatan dan penggunaan teknologi digital juga berpengaruh namun tidak sekuat dua variabel utama tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan yang baik dan stabilitas arus kas menjadi faktor kunci dalam menjaga ketepatan pembayaran kewajiban perusahaan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa perusahaan perlu meningkatkan efektivitas manajemen keuangan dan optimalisasi arus kas guna meminimalisir risiko keterlambatan pembayaran piutang.
Efektivitas Financial Tehcnology (Fintech) Dalam Menyederhanakan Akses Kredit Bagi UMKM di Wilayah Bagan Batu Elfrida Juniati Sitompul; Zulkarnain Nasution; Syukron Arjuna
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3.1 (2026): EDISI SPESIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Financial Technology (Fintech) dalam menyederhanakan akses kredit bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah perkotaan Bagan Batu. Permasalahan utama yang diangkat adalah keterbatasan akses pembiayaan konvensional yang sering dihadapi UMKM akibat persyaratan administratif yang kompleks, kurangnya agunan, serta proses yang memakan waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelaku UMKM di wilayah perkotaan Bagan Batu, serta didukung dengan wawancara dan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial untuk mengukur tingkat kemudahan, kecepatan, dan keterjangkauan layanan fintech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan akses kredit bagi UMKM, terutama melalui proses pengajuan yang lebih cepat, persyaratan yang lebih fleksibel, serta pemanfaatan teknologi digital dalam penilaian kelayakan kredit. Selain itu, fintech juga mampu menjangkau pelaku UMKM yang sebelumnya tidak terlayani oleh lembaga keuangan konvensional. Namun, terdapat beberapa kendala seperti rendahnya literasi keuangan digital dan risiko keamanan data yang masih menjadi perhatian. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa fintech terbukti efektif dalam menyederhanakan akses kredit bagi UMKM di wilayah perkotaan Bagan batu, meskipun diperlukan peningkatan literasi digital serta penguatan regulasi untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko yang ada.
Pengaruh Ketepatan Perencanaan Keuangan Terhadap Tingkat Kesejahteraan Pelaku UMKM Bagan Batu Firman Junoven Sinurat; Zulkarnain Nasution; Syukron Arjuna
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3.1 (2026): EDISI SPESIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketepatan perencanaan keuangan terhadap tingkat kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bagan Batu. Ketepatan perencanaan keuangan dalam penelitian ini mencakup aspek penyusunan anggaran, pengelolaan arus kas, pencatatan keuangan, serta pengendalian pengeluaran usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelaku UMKM sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik, seperti regresi linier sederhana, untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan perencanaan keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesejahteraan pelaku UMKM. Pelaku UMKM yang menerapkan perencanaan keuangan secara tepat cenderung memiliki kestabilan usaha yang lebih baik, peningkatan pendapatan, serta kemampuan memenuhi kebutuhan hidup yang lebih optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik ketepatan perencanaan keuangan yang diterapkan, maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan pelaku UMKM di Bagan Batu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pengelolaan keuangan usahanya guna mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.
Pengaruh Faktor-Faktor E-Comerce Terhadap Pertumbuhan UMKM Butik di Bagan Siapi-api Riska Septiani; Zulkarnain Nasution; Syukron Arjuna
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3.1 (2026): EDISI SPESIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-commerce terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bagan Siapi-api. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelaku UMKM yang telah memanfaatkan platform e-commerce. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik, seperti regresi linear sederhana, untuk mengetahui hubungan antara penggunaan e-commerce dan pertumbuhan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan UMKM, yang ditunjukkan melalui peningkatan omzet penjualan, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan efisiensi operasional. Selain itu, pemanfaatan e-commerce juga membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan daya saing di tengah perkembangan digital. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa e-commerce berperan penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM di Bagan Siapi-api, sehingga pelaku usaha disarankan untuk terus mengoptimalkan penggunaan teknologi digital guna meningkatkan kinerja usahanya