Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Effectiveness of Virgin Coconut Oil and Virgin Olive Oil on Perineal Laceration Asiyah, Nor; Risnawati, Indah; Khoirunnisa', Fania Nurul
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 13, No 3 (2018)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v13i3.11076

Abstract

Perineal massage is one of the way to reduce maternal morbidity and reduce the risk of bleeding caused by laceration of the perineum. Not only Virgin Olive Oil, but also Virgin Coconut Oil becomes the alternative thing that easily absorbed by the skin. This study aims to examine the effect of Virgin Coconut Oil and Virgin Olive Oil on perineal massage on the degree of perineal laceration. This research was Quasi experimental designs, with the subjects were pregnant women with gestational age ≥34-35 weeks. The data used the Mann-Whitney test and tested 2 proportions to assess the effectiveness of the essential oils used. The result showed that there was influence of perineal massage with perineal laceration (p <0,05). Therefore, there is influence of VCO and VOO on perineal massage against the perineal laceration event. Further research is needed to assess the determinants of perineal laceration with different variables or interventions.
Peningkatan Kesiapan Menghadapi Menopause Melalui Edukasi Kesehatan Berbasis Media Audio visual pada Kelompok Pra Lansia Kartikasari, Fitriana; Pusparatri, Edita; Risnawati, Indah; Jauhar, Muhamad
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.403

Abstract

Menopause merupakan suatu proses pada masa klimakterik yang ditandai dengan berkurangnya aktivitas ovarium dan penurunan Tingkat kesuburan. Menopause, yang terjadi secara alami pada sebagian besar wanita berusia antara 45 dan 55 tahun, adalah hasil dari penuaan biologis. Banyak wanita tidak siap menghadapi menopause dikarenakan kurangnya pengetahuan dan dukungan keluarga. Oleh karena itu, pada fase menopause diperlukan persiapan, pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga yang memadai untuk menghadapinya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan kesiapan menghadapi menopause melalui edukasi Kesehatan berbasis media audio visual. Bentuk kegiatan ini yaitu edukasi Kesehatan menggunakan video animasi yang dikembangkan oleh pengabdi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2024 di PRA Dudakawu. Variabel yang diukur yaitu kesiapan menghadapi menopause pada anggota Aisyiyah melalui kuesioner. Pengabdi memberikan edukasi Kesehatan selama 45 menit menggunakan video. Kesiapan menghadapi menopause diukur sebelum dan sesudah edukasi Kesehatan. Analisis data menggunakan Wilcoxon test. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan menghadapi menopause sebelum dan sesudah edukasi Kesehatan dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Edukasi Kesehatan meningkatkan kesiapan anggota Aisyiyah dalam menghadapi menopause. Kegiatan semacam ini dapat diintegrasikan dalam kegiatan pengajian rutin dikelola oleh majelis Kesehatan cabang Aisyiyah.
DAMPAK ANEMIA KEHAMILAN TERHADAP PERDARAHAN POST PARTUM Indah Risnawati; Allania Hanung PSN
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdarahan postpartum akibat Atonia uteri  merupakan salah satu penyebab terbesar pada kematian ibu di Indonesia. Hal  ini diperberat dengan  kondisi ibu hamil yang mengalami anemia saat kehamilannya, anemia dalam kehamilan yang sering disebabkan oleh defisiensi zat besi prevalensinya masih cukup tinggi di Indonesia. Anemia dalam kehamilan yang merupakan rendahnya kadar hemoglobin dalam darah diduga menjadi faktor yang dapat memengaruhi terjadinya perdarahan postpartum.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan jumlah perdarahan postpartum pada ibu hamil yang menderita anemia dan tidak anemia, subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang akan melahirkan di 2 BPM yaitu BPM Rohmah dan Sri Mulyani, dengan metode cross sectional yaitu dengan mengukur kadar hemoglobin ibu saat awal proses persalinan dan mengukur jumlah perdarahan  2 jam postpartum dengan jumlah kehilangan darah menggunakan bengkok dan  mengukur tekanan darah systole dan diastole kemudian hasil dari 2 pengukuran akan dianalisis.Pada penelitian didapatkan hasil tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara anemia dan perdarahan, perdarahan dan penurunan tekanan darah, karena responden pada penelitian ini hanya ditemukan anemia ringan. Peningkatan deteksi  anemia pada ibu hamil sedini mungkin menjadi salah satu upaya menurunkan kematian ibu akibat perdarahan post partum.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DENGAN PRAKTIK PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PUTRI Indah Risnawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Jumlah penderita kanker payudara yang meningkat setiap tahunnya di Indonesia yaitu 21,69 % pada tahun 2011 dan hal ini dapat mengakibatkan kematian. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan upaya deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan oleh wanita mulai masa remaja yang sudah menstruasi sebagai pemeriksaan awal untuk mengetahui tanda dan gejala adanya kanker payudara.Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang  Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada remaja putri.Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelatif  dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah Populasi pada penelitian ini adalah semua remaja putri usia 14 – 16 tahun yang berada di Pondok Pesantren Rohmatillah Desa Besito Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus yang berjumlah 141 orang. Sampel pada penelitian ini  sebanyak 35 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang kurang yaitu sebanyak 19 orang (54.3%), sebagian besar remaja tidak melakukan pemeriksaan payudara sendiri yaitu sebanyak 28 orang (80%), terdapat hubungan  tingkat pengetahuan tentang  Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada remaja putri dengan nilai chi square 19.792Simpulan dari hasil penelitian ini diperlukan adanya peningkatan pengetahuan tentang SADARI dan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja dari tenaga kesehatan sebagai upaya deteksi dini adanya tanda dan gejala kanker payudara.
KORELASI ANEMIA PADA IBU HAMIL CUKUP BULAN DENGAN ANTROPOMETRI BAYI BARU LAHIR Indah Risnawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya  prevalensi  anemia  dalam  kehamilan  di  wilayah  Kabupaten  Jepara  dapat meningkatkan  risiko  lahirnya  bayi  dengan  berat  lahir  rendah  yang  merupakan  salah  satu penyebab  kematian  neonatal.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  korelasi  anemia pada ibu hamil cukup bulan dengan antropometri bayi baru lahir. Penelitian  dilakukan  secara  analitik  korelasional  dengan  pendekatan  cross  sectional. Subjek  penelitian  152  parturien  yang  diperiksa  kadar  hemoglobinnya  dan  diukur antropometri bayinya. Analisis bivariabel menggunakan uji chi kuadrat, uji Mann-Whitney, dan uji korelasi dengan Rank-Spearman, untuk multivariable dengan analisis regresi linier.Hasil penelitian: bayi yang lahir dari ibu hamil dengan anemia mempunyai antropometri lebih  kecil  (p0,001),  dan  terdapat  korelasi  negatif  antara  beratnya  anemia  dengan antropometri  bayi baru  lahir  (r= -0,403 -0,707).  Hasil  uji regresi  linier  19-47,7%  variasi antropometri dipengaruhi oleh anemia, umur dan LILA pada ibu hamil. Simpulan: Antropometri bayi yang lahir dari ibu hamil cukup bulan dengan anemia lebih kecil,  semakin  berat  anemia  pada  ibu  hamil  maka  semakin  kecil  rata-rata  ukuran antropometri pada bayi yang dilahirkan.
MOTIVASI KADER DAN KELENGKAPAN PENGISIAN KARTU MENUJU SEHAT BALITA DI KABUPATEN KUDUS Ika Tristanti; Indah Risnawati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.221

Abstract

AbstrakBadan kesehatan dunia (WHO, 2011) memperkirakan bahwa 54% kematian anak disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Di Indonesia, saat ini tercatat 4,5% dari 22 juta balita atau 900 ribu balita di Indonesia mengalami gizi kurang atau gizi buruk dan mengakibatkan lebih dari 80% kematian anak (Kemenkes,2012). Status gizi balita di Jawa Tengah tahun 2012 menunjukkan status gizi kurang sebesar 4,88% dan gizi buruk sebesar 0,06% (Dinkes Provinsi Jawa Tengah, 2012). Kabupaten Kudus tahun 2013 terdapat 3,74% balita menderita gizi kurang dan 0,76% gizi buruk. Penggunaan Kartu Menuju Sehat(KMS) untuk memantau pertumbuhan balita sangat efektif dan bermanfaat untuk mendeteksi adanya gangguan pertumbuhan seperti gizi kurang ataupun gizi buruk. Pengisian KMS dilakukan oleh kader kesehatan. Hasil survei pendahuluan dengan wawancara yang mendalam kepada 10 kader posyandu pada bulan Desember 2016 di Kabupaten Kudus, diperoleh 4 kader (40%) lengkap dalam pengisian KMS dan 6 kader (60%) tidak lengkap dalam pengisian KMS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kader terhadap kelengkapan pengisian Kartu Menuju Sehat di Kabupaten Kudus. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Tempat penelitian ini di Posyandu Kabupaten Kudus pada bulan Januari 2017. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 39 kader yang bertugas mengisi KMS. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling.Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan uji univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh motivasi kader dengan kelengkapan pengisian Kartu Menuju Sehat. Hendaknya kader kesehatan lebih diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan tentang posyandu dan pengisian KMS. Selain itu, insentif yang diberikan kepada kader lebih ditingkatkan lagi. Kata kunci : Motivasi, Kader,Kartu Menuju Sehat AbstractThe World Health Organization (WHO, 2011) estimates that 54% of child deaths are caused by poor nutritional status. In Indonesia, there are 4.5% from 22 million children less than 5 years or 900 thousand children less than 5 years in Indonesia suffered malnutrition or poor nutrition, and there are resulted more than 80% from childhood deaths (MoH, 2012). Nutritional status of children in Central Java in 2012 showed that malnutrition status is 4.88% and malnutrition is 0.06%  (Central Java Provincial Health Office, 2012). Kudus Regency in 2013 has 3.74% toodler under five suffer from malnutrition and 0.76% severe malnutrition. The use of Kartu Menuju Sehat (KMS) to monitor the growth of children is very effective and useful for detecting the presence of growth disorders such as malnutrition or poor nutrition. Charging KMS is done by health workers/ health cadre. The results of  preliminary survey with in-depth interviews to 10 cadres Posyandu in December 2016 in Kudus,is there are four cadres (40%) complete in charging  KMS and 6 (60%) did not complete in charging KMS. The purpose of this study was to determine the effect of the motivation of cadres in completeing Kartu Menuju Sehat in Kudus. The study was observational analytic with cross sectional design. This study place at Kudus District in January 2017. The population in this study is the  total 39 cadres and their duty to fill KMS.  The sampling technique is accidental sampling. Furthermore, the data obtained were analyzed by univariate and bivariate using SPSS version 20.  The results of this study are there is no motivational effect cadre completeness Kartu Menuju Sehat. Health workers should be given the opportunity to attend training on posyandu and charging KMS. In addition, the incentives for the cadres can be added and developed.  Key words: Motivation, cadres, KMS
EFEK EDUKASI KARTUN ISLAMI TERHADAP KECERDASAN SPIRITUAL ANAK SDN 1 PURWOSARI KABUPATEN KUDUS Indah Risnawati; Sukarmin Sukarmin; Sri Karyati; Zuliana Zuliana
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 1 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i1.1002

Abstract

Latar Belakang : Kecerdasan spiritual adalah aplikasi adaptif spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Ini melibatkan menggunakan spiritualitas dalam memecahkan masalah, membuat rencana dan beradaptasi tentang hidup. Azzet 2010, upaya dalam meningkatkan dan mengembangkan kecerdasan spiritual bisa dilakukan dengan membimbing anak menemukan makna hidup dengan cara berpikir positif, melatih anak untuk berbuat baik kepada semua orang tanpa mengharapkan suatu imbalan, dan melibatkan anak dalam beribadah dengan keimanan serta kesadaran yang tumbuh dari pribadi anak. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek Edukasi Kartun Islami Terhadap Kecerdasan Spiritual Pada Anak SD N 1 Purwosari Kabupaten Kudus . Metode : Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experiment yang berdesain pre test-post control group. Teknik sampling dalam penelitian ini diambil secara Non Probability Sampling dengan metode Purpossive Sampling. Jumlah sampel 32 responden yang merupakan siswa SD kelas 5 di SDN Purwosari Kudus. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kecerdasan spiritual sebelum dan sesudah edukasi kartun islami dengan p value sebesar 0,034 α (0,05). Kesimpulan : Terdapat perbedaan Pengaruh Edukasi Kartun Islami Terhadap Kecerdasan Spiritual Pada Anak Kelas V di SD N 1 Purwosari Kabupaten Kudus.
EFEKTIFITAS DAUN KATUK, PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI WILAYAH PUSKESMAS DEMPET Indah Risnawati; Indanah Indanah; Fania Nurul Khoirunnisa&#039;; Rizka Himawan; Khoirur Rohmah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1481

Abstract

 Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Cakupan ASI eksklusif di seluruh dunia hanya sekitar 36% selama periode 2007-2014 menurut data WHO (2016). Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal termasuk faktor kesiapan ibu dalam menyusui. Penurunan hormon Prolaktin dan Oksitosin sangat berpengaruh terhadap proses menyusui. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperlancar proses menyusui adalah dengan melakukan pijat oksitosin dan mengkonsumsi daun katuk sebagai sumber makanan tambahan.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Daun Katuk, Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Ibu Menyusui Di Wilayah Puskesmas Dempet Kabupaten Demak. Metode penelitian menggunakan quacy eksperimen dengan jumlah responden 15 dengan melakukan observasi. Analisis menggunakan uji wilcoxon diperoleh untuk pijat oksitosin p value = 0.046, untuk daun katuk p value = 0.038 dan untuk pendidikan kesehatan p value = 0.317. Kesimpulan pada penelitian adalah pijat oksitosin, dan konsumsi daun katuk pada ibu menyusui terbukti efektik dalam meningkatkan produksi ASI. 
GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI BERDASARKAN TINGKAT STRES KERJA PADA BIDAN DI RUMAH SAKIT ISLAM NAHDLATUL ULAMA DEMAK I&#039;im Fa&#039;imah; Atun Wigati; Indah Risnawati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 9, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v9i1.2924

Abstract

Menstruasi merupakan proses fisiologis yang terjadi secara berkala pada wanita, dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Siklus menstruasi yang teratur menunjukkan kesehatan reproduksi yang baik, namun banyak wanita mengalami gangguan siklus menstruasi akibat faktor seperti stres dan kualitas tidur yang buruk. Pra penelitian dalam penelitian ini, ditemukan bahwa bidan sebagai tenaga kesehatan sering menghadapi tuntutan kerja tinggi seperti jam kerja panjang, tanggung jawab besar, upah yang tidak sesuai dan tekanan emosional membuat mereka rentan terhadap stres kerja yang berdampak pada kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres kerja dan gangguan siklus menstruasi pada bidan di Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama Demak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik Sampling dalam penelitian ini dengan menggunakan sampling jenuh, sampel diperoleh sebanyak 30 bidan yang bekerja di RSI NU Demak, yang termasuk dalam non probability sampling, dan penelitian dilakukan pada bulan Mei 2025. Analisis data meliputi analisis univariat (distribusi frekuensi) dan analisis bivariate (uji spearman). Hasil penelitian menunjukkan dari 30 bidan di RSI NU Demak mayoritas usia 26–35 tahun yang memiliki siklus menstruasi normal (70%), namun sebagian mengalami gangguan seperti oligomenorea (26,7%) dan polimenorea (3,3%). Sebagian besar bidan mengalami stres kerja pada tingkat sedang dan berat (masing-masing 36,7%). Analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif yang cukup kuat antara tingkat stres kerja dan gangguan siklus menstruasi dengan nilai korelasi sebesar 0,661 (p 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi stres kerja yang dialami, semakin besar risiko gangguan siklus menstruasi akibat ketidakseimbangan hormon reproduksi.
EDUKASI AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG MENARCHE PADA ANAK DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS Indah Risnawati; Liyantina Hasan; Suryo Ediyono
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 2 (2022): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i2.1681

Abstract

Menarche merupakan menstrusi pertama yang dialami remaja umur 10-15 tahun. Pengetahuan tentang menstruasi sangat dibutuhkan oleh remaja terutama penyandang disabilitas. Pengetahuan tentang perubahan yang terjadi pada diri saat menarche seperti seperti sakit pinggang, pegal linu, muncul jerawat dan lain sebagainya. Oleh karena untuk meningkatkan pengetahuan anak dapat digunakan untuk memberikan pendidikan kesehatan salah satunya adalah dengan media audiovisual. Media audio visual merupakan bentuk media pembelajaran yang murah dan terjangkau. Disamping menarik dan memotivasi untuk memperlajari materi lebih banyak, materi audio dapat digunakan untuk menyampaikan suatu infromasi dari sumber kepada penerima. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Edukasi Audio Visual Terhadap Pengetahuan Tentang Menarche Pada Children With Special Needs di SD Inklusi Semai Senenan Jepara. Jenis penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah Quasy-eksperimental jumlah responden 28 responden. Hasil analisis statistik uji wilcoxon diperoleh p value = 0.000 lebih kecil dari nilai tingkat kemaknaan ɑ 0.05. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ada “ Pengaruh Edukasi Audio Visual Terhadap Pengetahuan Tentang Menarche Pada Children With Special Needs Di SD Inklusi Semai Senenan Jepara